"Aaaaah, lelahnya. Seharian, berkutat dengan laptop dan semua dokumen. Aku lapar, aku ingin makan siang, aku juga ingin bertemu Olin." ucap Reza, yang tengah sendirian.
Ia pun mengayunkan kakinya, menuju keluar. Di jam seperti ini, Ia tahu jika Olin tengah ada di kantin dengan makan siangnya. Meski tahu jika Olin tetap akan menghindar, tapi Ia akan mengamatinya dari kejauhan.
Reza berjalan menyusuri lorong dari kantor besar itu. Mengatongi tangan kanannya, sembari bersenandung ria melantunkan lagu kesukaannya.
Di tengah jalan, Ia bertemu dengan Syifa dan Bagas.
"Mas, mau kemana?" sapa Syifa.
"Ke kantin, kenapa?"
"Ikut, boleh?" tanya Syifa.
"Ngapain, Ifa udah makan banyak tadi." lirih Bagas.
"Ikut aja. Nungguin Mas kerja, ujung-ujungnya tidur. Sekalian, silaturahim sama karyawan. Boleh?" goda Syifa.
"Yasudah, hati-hati saja, ya?" pesan Bagas, mengusap rambut istrinya yang lembut dan wangi itu.
"Yaelah, sama gue, juga." sergah Reza, melirik sengit.
"Reza...."
"Edwardo... Itulah namaku. Jangan dipertegas." senyum Reza, mengejek.
Bagas mendengkus kesal, lirikannya tajam. Tapi, kini Reza tak menghiraukannya, karena merasa mendapat perlindungan dari Kakak Ipar cantiknya itu.
Keduanya melenggang, meninggalkan Bagas yang kemudian masuk ke dalam ruangannya.
Di kantin, semua sudah berkumpul di meja masing-masing. Dengan makanan yang mereka pilih dengan menunya masing-masing. Reza pun demikian, memilih makanannya, lalu duduk di sebelah Syifa yang lebih dulu santai di kursinya.
"Olin, mana?" tanya Syifa, yang seketika membuat Reza tersedak dan batuk.
"Lah, kok batuk? Kan cuma nanya."
"Kenapa nanya ke aku? Aku belum jadi siapa-siapanya dia, Fa."
"Belum 'kan? Bukan berarti ngga akan jadi?" ledek Ifa.
"Fa... Jangan godain gitu deh." lirik Reza, yang mulai menikmati makan siangnya.
Syifa dengan sabar, menunggu Reza makan. Tangannya pun tetap tak bisa diam, memainkan meja dan bahkan mengambil es teh manis Reza dan meminumnya hingga tandas. Ia tampak gelisah, mencari yang tak kunjun…
Suamiku Pria Lumpuh
Tersedak hatiku karenamu, Olin.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
febby fadila
ciiiieeee yg mulai gombalin si olin si rambut mi 🤣🤣🤣
2026-09-19
0
Fareza Gmail.Com
jiahhh 🤣🤣🤣
2024-09-19
0
Mey Kusrini
Sa aza si Othor 😂
2024-08-08
0