"Mas, serius mau ke kantor?" tanya Syifa.
"Ya, sayang. Meski sebentar, setidaknya datang."
"Mualnya hilang?"
"Belum, malah semakin jadi. Apalagi, melihat makanan yang sedikit aneh."
Bagas pun menunduk, bahkan bersimpuh. Ia mengusap perut sang Istri yang masih rata itu, sembari bercakap dengan calon bayinya yang ada di dalam.
"Hay, B? Baik-baik kan, disana? Terimakasih, kamu sudah menyiksa Papi dengan mengalihkan semua rasa. Sehingga Mamimu tetap sehat dan kuat. Terus sehat, hingga kita dapat bertemu lagi." kecupnya diperut itu.
"B? Siapa?"
"Inisial nama Anak kita. Awalannya B, nanti kita fikirkan utuhnya."
"Kenapa tidak S, atau A? Kenapa harus B?" Syifa memanyunkan bibirnya.
Bagas tampak gemas. Di raihnya wajah sang istri dan di kecupinya berkali-kali.
"Udaaah..."
"Kenapa? Makin kenyal loh, pipnya." ledek Bagas.
"Maksudnya gendut?"
"Engga, sayang. Makin cantik. Yuk, sarapan. Meski akhirnya, harus keluar lagi ke dalam closet."
Bagas menggandeng sang istri, dan nengajaknya ke meja makan.
"Pagi, Mami... Mami sehat?" sapa Reza.
"Sehat, kenapa?"
"Lihat Papi, kenapa begitu lemas dan pucat. Ah, tampak tak bersemangat sekali. Ayo dong, semangat."
"Kau tak fahamkah, jika aku sedang.... Ah, sudahlah. Jika kau memancing emosiku lagi, awas kau." ancam Bagas, berusaha menahan sabarnya.
Reza hanya tertawa renyah. Seperti sangat bahagia dibalik segala derita yang dirasakan Bagas saat ini.
"Olin jadi masuk?" tanya Bagas.
"Ya, akhirnya sekretaris cantik itu jadi milikku."
"Jaga diri, kalian akan sering bersama setelah ini."
"Iya, aku ingat kok." jawab Reza.
"Kau dalam pengawasan." Bagas mengarahkan dua jari, dari mata ke arah Reza.
"Udah ih, ayo cepetan. Udah siang nih. Masa iya, Dua bosnya malah telat. Ngga kasih contoh yang baik sama karyawannya."
"Iya, Mi." jawab mereka bersamaan.
Keduanya telah siap. Bagas pun sudah mendapat kecupannya seperti biasa.
"Oh Carolina... Ayo segera halalkan hubungan kita." ucap Reza, berlari menuju mobilnya.
***
"Selamat pagi, Pak." senyum, sapa…
Suamiku Pria Lumpuh
Ekstra part 4
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
Afika Fika Yesy
semangat olin jangan mau di tindas
2024-01-03
1
Fatah Liverpooldlian
berrrr
2023-12-28
0
Fatah Liverpooldlian
woy
2023-12-28
0