Hari sudah semakin sore. Karena alat yang menempel sudah banyak di lepas, Bagas pun menjadi lebih mudah untuk di pel tubuhnya. Syifa mengubah posisi Bagas menjadi setengah duduk, agar dapat lebih mudah untuk membantunya menyikat gigi.
"Buka mulutnya..." pinta Syifa, dan Bagas pun menurutinya.
Dengan begitu perhatian, Syifa menggosok perlahan gigi Bagas agar bersih. Hingga terasa semakin fresh dan mempermudah ketika belajar bicara nanti.
Rambut telah di sisir, wajah Bagas tampak semakin segar dan saat itulah terlihat bahwa Bagas begitu tampan dan menawan. Hanya saja rambut, kumis dan jenggotnya sedikit mengganggu.
"Bolehkan, aku mencukur rambutmu besok?" tanya Syifa, Bagas pun mengangguk perlahan untuk menjawabnya.
Perawat lain datang untuk memberi obat, dan kesempatan itu di pakai Syifa untuk mandi sebentar. Begitu lah selama hampir Satu minggu merawat Bagas yang koma.
" Tuan, kau bersedia menikah dengannya? Aku tahu, kalian terpaksa menikah karena keadaan. Dan bahkan, Syifa terkesan menggadaikan diri. Tapi, Syifa itu gadis yang baik dan tulus. Ia perawat yang sangat profesional, jadi jangan ragu dengan setiap tindakannya. Eh, iya lupa. Kan anda sendiri yang memilih dia." ucap Airin.
Bagas memang hanya bisa diam dan sesekali mengedipkan mata ataupun mengangguk. Tapi Ia mengerti benar dengan apa yang perawat itu katakan.
" Rin.. Udah injeksinya?" tanya Syifa, yang keluar dari kamar mandi. Dengan rambut yang tergerai panjang, wajah yang putih dan bersih. Membuat Bagas meliriknya tanpa berkedip.
"Udah, cuma tinggal nunggu kamu aja."
"Iya, makasih ya..." ucap Syifa.
"Fa... Setelah semua alatnya lepas, dan kamu bersihkan tubuhnya, ternyata emang ganteng banget ya? Andai bisa berdiri, pasti lebih ganteng. Mana tinggi, putih, ya ampun, sempurna banget jadi lakik." kagum Airin pada sosok Bagas.
"Huuus... Apaan sih." tegur Syifa.
"Ada kiriman ngga, buat aku atau Bagas? Mamanya pesen Elektro laring katanya."
Elektrolaring merupakan alat elektromekanik untuk membantu tuna lari…
Suamiku Pria Lumpuh
Sakit yang tak dapat di sembuhkan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 241 Episodes
Comments
febby fadila
sabar syifa banyak berdoa semoga aja bisa sembuh nantinya si bagas itu biar kamu ikut bahgia
2026-09-11
0
febby fadila
sabar syifa banyak berdoa semoga aja bisa sembuh nantinya si bagas itu biar kamu ikut bahgia
2026-09-11
0
Nayyara Kalyani
jangan panggil aku anak kecil paman!
panggil aku SIFA!
sifa sifa~
sifa sifa~
2024-11-23
1