NovelToon NovelToon
Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2

Pembalasan Gadis Mafia, Harem Sang Penguasa 2

Status: tamat
Genre:Mafia / Mengubah Takdir / Keluarga / Romansa / Tamat
Popularitas:85.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Sekuel 'Harem Sang Penguasa'... sebaiknya baca itu dulu karena ini adalah kelanjutannya.

Dalam suatu organisasi yang dipanggil dengan sebutan Yakuza, Mafia jepang. Terlahirlah Yakuza paling termuda sepanjang sejarah yang bisa membuat gentar para musuhnya.

Evelyn yang bergender wanita setelah diculik saat kecil menyamar menjadi seorang laki-laki bernama Jepang Genkei Yamamoto. Dia menjadi pemuda paling ditakuti di organisasi tersebut. Hanya dengan mendengar namanya saja, para anggota Yakuza di pelosok Jepang akan bergetar ketakutan.

Dengan niat balas dendamnya kepada keluarga Lazarus, dia berganti nama lagi menjadi Kei Alejandro dan pergi dari Jepang untuk menuntut balas.

Akankah dendam yang diawali karena hasutan itu hilang atau dendam akan terbalaskan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.10

Sean bergerak ia mengerang memegang kepalanya yang sakit, pesta semalam benar-benar adalah pesta tergila.

"Lazarus! Jangan terlalu keras. Kita harus mendengarkan dari putra kita juga jangan terlalu percaya dengan apa yang dibicarakan orang," Angela mengekor suaminya masuk ke dalam kamar putra sulungnya.

"Bagaimana aku akan percaya padanya? Kamu lihat kelakuannya sehari-hari! Pesta dan pesta bermain tak ada batasannya! Padahal aku sudah sering ingatkan dia, diumurnya sekarang dia harus lebih dewasa. Tapi kamu lihat anakmu ini, bahkan sekarang polisi memintanya datang! Seorang gadis meninggal Angela! Gadis itu mati!"

Sean membiarkan celotehan Ayahnya seperti biasa, tapi saat mendengar kata-kata terakhir Ayahnya dia dengan cepat bangkit dari baringannya.

"Apa maksud Daddy? Mati? Seorang gadis?"

Angela maju mendekati putranya, duduk dipinggir ranjang besar Sean. "Seorang gadis yang ikut berpesta denganmu dan teman-temanmu ditemukan meninggal pagi ini. Semua bukti-bukti di TKP menyeret namamu tapi karena polisi mengenal Daddy-mu dan menghargainya. Pihak polisi menunggumu datang dengan sukarela untuk memberikan keterangan."

"Mom, aku tak berbuat apapun. Di pesta itu aku hanya bergaul seperti biasa dengan teman-temanku, aku bahkan tak pernah meladeni gadis-gadis yang mendekatiku," Sean membela dirinya.

"Salah satu Cctv memperlihatkan kamu bersama gadis itu beberapa saat sebelum kematiannya."

Sean menggeleng, mencoba mengingat-ngingat kejadian semalam tapi pikirannya tak bisa diajak bekerjasama, ia melupakan kejadian yang dikatakan Ibunya.

Lazarus menghela nafas berat, "Bagaimanapun ini adalah kasus pembunuhan, kamu harus bekerjasama meskipun kamu merasa tak bersalah."

Angela mengelus punggung putranya, "Dengarkan Daddy-mu, ingat-ingat juga kejadian semalam dengan pelan-pelan..."

"Daddy kecewa padamu Sean! Aku terlalu memanjakanmu. Mulai hari ini semua kartu-mu Daddy blokir, ke kampus kamu akan diantar jemput Timothy. Selama kasus ini belum terungkap siapa pembunuhnya, tak ada kebebasan untukmu lagi!"

Lazarus menatap kecewa pada putra sulungnya itu, lalu dia pergi dengan amarah yang masih bersarang di hatinya.

"Jangan memberontak, terima saja keputusan daddy-mu. Selama ini kami masih menunggumu berubah, sekarang pun mommy masih mempercayaimu. Sean... jangan sia-siakan kepercayaan mommy dan daddy."

Angela bangun dari pinggir ranjang, menatap sebentar putranya lalu berjalan keluar meninggalkan putranya untuk memutuskan tindakan apa yang akan diambil putranya itu.

"Shittt!!"

Sean mencari ponselnya ingin menelepon teman-teman yang bersamanya semalam, tapi saat ia menelepon semua ponsel temannya tidak aktif.

Tok... tok... tok...

Samantha membuka pintu kamar, membawa sarapan untuk saudara kembarnya.

"Mommy menyuruhku membawa sarapan untuk kakak, Daddy masih marah besar. Kak, aku ada dipihakmu, buktikan kak Sean tak bersalah. Tapi, aku juga akan menasehati kakak, teman-teman bermain kakak hanya akan ada disaat bersenang-senang tapi saat kakak terjatuh hanya keluarga yang akan selalu berada di sampingmu. Ingat itu! Jadi ikuti perintah Daddy."

Samantha lalu meninggalkan Sean.

Timothy mengetuk pintu yang masih terbuka, masuk begitu saja ke dalam kamar Sean.

Sean berdecak kesal, kenapa pagi ini banyak sekali orang keluar masuk kamarnya. "Kau mau menasehatiku juga?"

"Tidak tuan muda, saya tidak berani. Saya diperintah Tuan besar menyita semua kartu anda, kunci motor dan mobil serta mulai sekarang saya akan bertanggung jawab mengantar Anda kemanapun. Saya harap tuan muda bisa bekerjasama dengan saya dalam mematuhi perintah Tuan besar."

"Argggttttt!" Sean berteriak frustasi.

...*****...

Lazarus sedang murka, semua anak-anaknya tak berani mendekat, Angela hanya bisa mendukung sepenuhnya keputusan suaminya itu.

Albert masuk ke dalam ruang kerja Lazarus yang kini sudah tiga tahun menjadi iparnya itu.

"Tuan, saya akan langsung menangani kejadian ini."

"Hm, tidak usah. Sebentar lagi Amanda akan melahirkan, kau uruslah dia. Dia tidak punya siapa-siapa selain dirimu. Angela dan Ella memang pasti akan selalu menjaga Amanda, tapi dia tetap membutuhkan suaminya, jadi biarkan Timothy yang mengurus kejadian ini."

Albert menatap kakak iparnya dengan rasa hormat baru, meskipun keluarga Lazarus sendiri sedang ada masalah tapi Lazarus tetap memperhatikan dirinya dan Amanda.

...*****...

Siang nya Sean berangkat ke kantor polisi ditemani Lazarus, memberikan keterangan dan menjawab semua pertanyaan tanpa ragu. Meskipun belum sepenuhnya ingatannya tentang kejadian semalam pulih tapi Sean tetap kooperatif menjawab semua pertanyaan Detektif.

Setelah berjam-jam diperiksa, tiba-tiba seorang anggota polisi berbisik di telinga Detektif yang sedang memeriksa Sean. Detektif itu hanya mengangguk, lalu polisi yang baru saja datang pergi keluar.

Lazarus hanya bersedekap, tatapan matanya sejak awal pemeriksaan anaknya sudah mengintimidasi Detektif yang memeriksa Sean. Bagaimana pun Sean adalah putranya, tidak boleh ada yang tidak menghormatinya.

Detektif itu menatap Lazarus tapi karena sorot mata Lazarus membuatnya gugup, dia mengalihkan tatapannya ke arah Sean.

"Begini Tuan Sean, baru saja ada seorang saksi yang memberikan kesaksian jika Anda sedang bersamanya disaat kejadian pembunuhan itu. Dia juga memberikan bukti beberapa foto yang dimana di dalam foto itu tertera waktu disaat kalian berdua ada dalam foto tersebut. Jadi, Anda dibebaskan dari segala kecurigaan. Tapi mungkin kami akan meminta keterangan Anda lagi, jika Anda ditetapkan menjadi saksi."

Lazarus menarik nafas lega, ia menatap anaknya menepuk bahunya. "Ayo pulang. Bagus Sean, kau sudah bekerja keras dan juga bekerja sama dengan baik putraku."

Detektif itu baru saja ingin mengatakannya, tapi didahului Lazarus. Dia berdiri, mengulurkan sebelah tangannya ke arah Sean, "Terimakasih atas kerjasamanya."

Sean ikut berdiri, membalas uluran tangan sang Detektif. "Terimakasih juga pak, saya berjanji akan terus bekerjasama dalam kasus ini."

Lazarus ikut berdiri mengulurkan tangannya, "Terimakasih atas kerjakeras Anda, Pak."

Setelah Lazarus dan Sean keluar ruangan pemeriksaan, Sean terkejut karena mengenali sosok yang sedang duduk. Sosok itu seperti sedang memberikan keterangan pada para polisi.

Polisi yang tadi berbisik segera menghampiri Detektif pemeriksa Sean. "Pak, dia saksi yang memberikan kesaksian dan juga bukti pada kami jika Tuan Sean bersamanya malam itu."

Sean semakin terkejut, dia?

.

.

.

----Bersambung

Jangan lupa like dan komen ya ♡♡♡

1
marchang
s3 nya Judul nyaaa apaaa thorr
Rita Juwita
seruu thor ceritanya ditunggu kelanjutan nya... /Good//Good/
HNF G
kpn nih seasons 3 nya, buruan ya thor☺
HNF G
definisi buaya di kadalin😂😂😂😂😂👍👍👍
HNF G
benerkan.... Louis sdh tau itu bukan daddynya
HNF G
apakah Louis tau itu bukan daddynya?
HNF G
aq kawatir, angela di apa2in sm lucas, secara dia gak tau itu bukan suaminya. hrsnya albert kasih tau angela.
HNF G
sebaiknya angela diberitau, dia kan pandai bersandiwara
HNF G
ayahmu, david
HNF G
kei.... bukan sean
HNF G
kamu terlalu polos sam, itu mereka yg bikin skenarionya
HNF G
iiihhh... kasihan sekali kei😟
HNF G
huhuuuyyyyy...... meleleh ya kei
HNF G
waduuuh.... tdr sama sean??? 🤭🤭🤭
HNF G
wah cocok sama kei tuh.
HNF G
gmn tuh kl samanta jg naksir kei😅
HNF G
Luar biasa
HNF G
hahahaha...... saingan berat
HNF G
kl dibikin film pasti keren banget👍👍👍👍
HNF G
jgn2 ntar katashi jatuh cinta juga sm kei😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!