Menikah lagi bukanlah hal yang diinginkan Albert untuk saat ini. Namun apa daya, ia tak bisa menolak keinginan putri kecilnya yang terus meminta sosok ibu untuk dirinya.
Kanya, Albert terpaksa menawarkan sebuah pernikahan pada Kanya atas permintaan Lala yang menginginkan Kanya menjadi ibu sambungnya.
"Menikahlah denganku untuk Lala. Tapi jangan pernah berharap setelah menikah nanti aku bisa mencintaimu, karena cintaku sudah habis untuk mendiang istriku."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SHy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14 - Bersikap Yang Baik!
Kanya mengerutkan dahi setelah mendengarkan pertanyaan Albert. Dia bertanya dalam hati memangnya apa salahnya menyapa Albert dengan sebutan Bapak?
"Apa yang salah. Memang seperti itu kan seharusnya?"
Albert yang tak mendapatkan jawaban dari Kanya pun kemudian berkata. "Panggil saya Kak seperti biasanya."
Tak ingin berdebat, Kanya mengangguk saja. Dia pun segera duduk di atas kursi yang berhadapan dengan Albert setelah diminta oleh pria itu.
"Jadi bagaimana, apa kamu mau menerima tawaran dari saya?" Tanya Albert langsung pada intinya. Seharusnya tanpa ia bertanya sekalipun, Albert sudah tahu jawabannya. Kanya pasti menerimanya. Terbukti wanita itu saat ini datang ke perusahaannya seperti apa yang ia katakan tadi malam jika mau menerima tawaran darinya.
Kanya mengangguk. "Aku menerimanya, Kak." Balas Kanya.
"Bagus. Kalau benar kamu sudah bersedia, maka mulai besok kamu sudah bisa bekerja di sini. Dan untuk hari ini, kamu bisa menyerahkan surat lamaran kerja yang kamu bawa pada asisten saya."
Kanya menganggukkan kepalanya. Dia pun mengulurkan tangan pada Albert untuk mengucapkan kata terima kasih.
"Terima kasih. Semoga saya bisa bekerja dengan baik di sini dan tidak mengecewakan Bapak." Kata Kanya. Dia kembali berkata formal karena sudah diterima bekerja.
Albert tak menyahut. Walau Kanya tidak salah memanggilnya dengan sebutan bapak, tapi tetap saja dia merasa tidak terima bila dipanggil bapak. Albert merasa sudah seperti bapak Kanya saja.
"Apa ini yang dirasakan David dulu saat dipanggil bapak oleh Embun?" Tanya Albert dalam hati. Dia jadi teringat bagaimana kesalnya David saat itu dipanggil bapak oleh Embun saat mereka mengadakan sosialisasi di kampus Embun.
Setelah mengucapkan kata terima kasih pada Albert dan menyerahkan surat lamaran kerja pada asisten Albert, Kanya akhirnya pergi meninggalkan perusahaan.
"Ternyata Kak Albert bisa bersikap baik juga kepadaku. Kupikir dia akan kembali bersikap ketus saat kami bertemu hanya berdua." Gumam Kanya. Menurut Kanya, perubahan sikap Albert saat ini sangatlah jauh lebih baik dibandingkan sikapnya dulu yang selalu ketus dan seperti orang yang tidak menyukai dirinya.
"Semoga saja sikapkan akan selalu seperti itu di saat aku bekerja di perusahannya." Harap Kanya. Tidak dapat ia bayangkan bagaimana nantinya bila Albert masih saja bersikap ketus dan dingin kepada dirinya.
**
Informasi jika Kanya telah menerima tawaran pekerjaan dari Albert akhirnya sampai di telinga David. Entah dari mana pria itu bisa mengetahuinya, yang penting saat ini David sudah langsung menghubungi Albert untuk memberikan beberapa petuah pada pria itu.
"Kamu harus ingat pesanku ini, Al. Jangan bersikap dingin dan ketus lagi sama dia. Anggap dia sebagai adik seperti kamu menganggap istriku. Jika nantinya kamu ketahuan masih bersikap buruk kepadanya dan diketahui oleh istriku, maka bersiap-siaplah kamu mendapat amukan dari istriku!" Kata David.
Albert mendengus mendengarnya. Kenapa dia seperti mendapatkan amanat setelah menikahi Kanya, bukan mempekerjakannya. "Kamu pikir aku baru menikahinya apa sampai kasih pesan kayak gini?" Ketus Albert.
"Ya, mungkin saja suatu saat nanti kamu akan menikahinya. Jadi lebih baik dari sekarang aja kamu belajar untuk menjadi suami yang baim untuk dia." Balas David.
"Ck. Jangan sembarangan bicara kamu, Dav. Kamu tahu sendiri aku gak mau menikah lagi. Aku menawarkan pekerjaan sama dia juga atas saran dari kamu bukan karena keinginanku sendiri!" Albert mengingatkan sebelum sahabatnya itu berbicara terlalu jauh.
***
Sebelum lanjut ke bab berikutnya, jangan lupa berikan rate bintang 5 ⭐️⭐️⭐️⭐️⭐️, like, komen dan giftnya dulu teman-teman🤗
Dan jangan lupa follow instagram @shy1210 untuk seputar info karya. Terima kasih kesayangan semua🤗🤗🤗
smoga kecelakaan albert hikmahnya kanza menerima albert kembali