NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.30. PERTEMUAN DENGAN BLOSSOM

Intan dan Aluna saling mempertahankan prinsip masing-masing, nyonya Yunita selalu membela Intan dan tidak peduli permintaan Aluna yang ingin mengurung kan pertunangan itu.

Memang ia salah, begitu saja menerima dan menyanggupi permintaan mamanya, ia b*doh kenapa tidak bertanya dengan siapa tunangan.

"Mama aku mohon untuk pergi mencari pacarku. Dia akan bertanggung jawab atas anak yang aku kan-dung."

"Aku mau bertanggung jawab walaupun itu bukan anakku. Percayalah nona, aku akan jadi suami siaga." Yudi memelas.

"Yud..kamu jangan ikut campur, masalah ini murni kesalahanku, biarkan mama yang memutuskan."

"Baik nona...." yudi kecewa.

"Mama tidak bisa menormalisasikan perbuatanmu, kamu membuat kami malu. Kalau sampai pertunangan ini di batalkan nama keluarga kita hancur!"

"Maafkan aku maa..."

"Aluna stop membuat ulah, mama mu sakit. Aku tidak menyangka langkahmu sejauh ini, bisa-bisanya ditipu dengan lelaki, semurah itu nilaimu."

"Intan, aku tidak di tipu, kami saling sayang dan saling cinta. Dia bukan pria ingkar janji."

"Mama lebih dulu makan asam garam kehidupan, lebih tahu modus laki-laki. Jika pria itu serius padamu pasti kamu akan dicari. Buktinya dia tidak mencarimu berarti habis manis sepah dibuang."

"Tidak maa..dia serius, mungkin dia belum tahu tempat tinggalku. Waktu itu aku menyamar jadi orang miskin, karena takut dapat cowok matre."

"Luna tidak usah banyak cakap, suka tidak suka besok kamu tetap bertunangan!!" suara Intan membuat Aluna geram, tanpa permisi ia beranjak pergi dan naik ke kamarnya.

Blamm!!

Suara bantingan pintu menandakan Aluna sangat marah. Ia benci dengan Intan yang selalu mengompori mamanya. Harusnya Intan terus terang, bahwa ia kenal dengan Darren dan membantu mencari pria itu.

Jalan satu-satunya Aluna menghubungi papanya dan minta dukungan, walaupun ia ragu karena papanya setali tiga uang dengan mamanya.

[Hallo paa..]

[Sayank, tumben telpon papa kamu ada masalah?]

[Paa..atmosfer di rumah kita menyesakan dadaku, Intan selalu menyudutkanku dan mama membela tanpa menimbang baik buruk penjelasanku. Tau begini lebih baik aku jadi t*mbal desa Beduwi, buat apa pulang, aku seolah tidak punya orang tua]

[Kadang orang tua lebih tau mana yang benar dan salah atau baik buruk ke depan mama pasti sudah memikirkan, jadi kamu harus sabar]

[Papa..sama saja, oke..]

[Sayank..sayank...papa belum selesai bicara, belum tau masalahnya]

Untung Aluna belum mematikan hapenya, ia tau sifat putrinya agak keras. Biasanya jujur. Istrinya sudah memberitahu bahwa putrinya besok akan tunangan, ia harus pulang, tapi untuk menyenangi putrinya ia akan pura-pura tidak tau masalahnya.

[Uks..uks..besok aku tunangan dengan Yudi, aku di jodoh kan. Ntah cowok dari mana itu. Dia mengaku menolongku saat di desa Beduwi, uks..uks]

[Ohh..itu, begini sayank, jika kita punya janji kepada orang harus di tepati. Apa kamu punya janji jika selamat dari desa Beduwi, kamu akan memberi apapun penolongmu?]

[Ada paa...]

[Nah, itulah..memang harus ditepati. Yudi sudah pernah papa tawari hotel dan uang tapi dia menolak, dia ingin menikahimu]

[Yang ditolong Yudi khan Intan bukan aku]

[Jangan bohong sayank, Yudi katanya menolongmu]

[Yang menolong aku Darren paa, makanya aku menyerahkan diriku padanya. Sayang sekali kami berpisah karena aku dijemput oleh Intan dan Yudi diajak ke Jakarta. Aku yang salah tidak sabaran menunggunya, kami sudah mau menikah dan aku h*mil anaknya]

Lama pak Cahya tidak bicara, ia kaget mendengar putrinya h*mil dan merasa tertipu oleh Intan dan Yudi. Apakah Darren ini salah satu agen rahasia yang di tugaskan di desa Beduwi? Ia harus menghubungi Jhon Meyer. Tapi kenapa Waktu penyerahan sandera Yudi yang mengaku menolong Aluna?

[Sayank, ini masalah besar, kita tidak boleh salah memilih karena pernikahan seumur hidup]

[Demi Tuhan aku tidak bohong paa..Jika aku bohong aku rela mati di tabrak mobil]

[Us..jangan bicara begitu, papa selidiki dulu kebenarannya]

[Baik paa, jangan sampai telat]

[Oke sayank, love you]

[Love you paa..]

Pak Cahya cepat menghubungi Jendral, ia tidak boleh telat karena putrinya sudah berani mengeluarkan ancaman akan pergi ke desa Beduwi. Biasanya putrinya tidak pernah main-main, makanya ia takut.

Setelah di kasi tahu secara mendetail, pak Jenderal lalu menghubungi Jhon Meyer.

[Hallo Jhon..]

[Hallo pak, bisa saya bantu?]

Jhon Meyer masih tetap sopan walaupun hatinya sakit pernah disiksa dan di sandra oleh mereka. Semua gara-gara Darren yang belum menyerahkan Aluna kepada keluarga Blossom.

[Saya mau tanya, Darren anak buah bapak]

[Ada apa lagi, Darren putra saya]

[Jangan berprasangka buruk dulu Jhon, kami ingin menyambung silahturahmi saja. Tempo hari Darren menyelamat kan Aluna, saya ingin berterimakasih dan ingin bertemu denganmu dan Darren]

[Tidak usah repot-repot pak, kami sudah menerima upah, itu sudah cukup dan saya berterimakasih atas kepercayaan bapak kepada kami]

[Kita bertemu saja, tolong alamatnya Jhon]

Jhon Meyer terpaksa memberi alamatnya, ia memutuskan pertemuan di kantor saja. Jika orang-orang itu berani berbuat jahat dan semena-mena anak buahnya bisa menolongnya.

[Kami akan datang dua jam lagi]

[Siapp..]

Jhon Meyer mengadakan rapat mendadak semua anak buahnya di intruksikan untuk menjaga gedung, karena yang akan datang jenderal bersama Cahya Blossom. Jhon Meyer takut kejadian tempo hari terulang karena yang datang Agen rahasia luar negeri.

SATU JAM BERLALU

Darren duduk dengan wajah di tekuk, ia kesal dengan papanya yang menerima Cahya Blossom datang ke gedung XpostOne. Harusnya papanya menerima orang macam begini di tempat lain.

"Kenapa papa tidak mengajak Jenderal ke Apotik?"

"Disini septy, mereka berpikir dua kali untuk mengambil tindakan."

"Aku jadi emosi duluan belum dia nongol, apalagi kalau ketemu Blossom mungkin aku mau tinju mukanya."

"Sabar..kalau bertindak jangan asal, kita harus patuh pada undang-undang, jangan sampai masa depan hancur gara-gara balas dendam."

"Maksud mereka datang apa paa?"

"Katanya cuma sowan saja dan ingin memberi hadiah, mungkin saja mau disuruh jadi CEO di hotel mereka."

"Elehhh...gak usah, aku muak dengan mereka. Dasar mafia. Dulu kenapa juga mereka menyewa agen luar negeri untuk menculik papa, ingat itu aku tambah geram."

"Mungkin ada pertimbangan lain, bisa juga karena Aluna disangka kamu yang sembunyiin."

"Kalau tau Aluna itu anaknya Blossom, aku biarin dia terjebak di desa Beduwi, supaya dimakan Le-ak."

"Ihh..tidak boleh begitu, anaknya tidak salah, yang salah orang tuanya." ucap Darren berapi-api.

"Mereka sudah dekat, semua siap-siap. Semoga ini murni bertamu, tidak ada unsur lain yang bisa mencelakai kita." ucap Jhon Meyer.

*****

"

1
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liat saja intan.. karma pasti tak salah jalan pulang...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
bisa JD mereka berdua pelaku nya yg membuat nyonya kecanduan nrkba
VicSel 1996
takut juga kan Darren makanya jngn menyakiti Aluna terus...
VicSel 1996
serba salah nya jdi Luna...
VicSel 1996
sakit bnget jdi Luna, entah sampai kapan Darren menyiksa batin nya...
VicSel 1996
Darren ih jnganlah pedas2 kata2nya kasihan Aluna...
VicSel 1996
buat apa menumbuhkan dendam toh kamu juga cinta mati sma Aluna...
mending buang ego masing2 kalian harus bersatu untuk mengalahkan Intan...
VicSel 1996
jangan mudah tepancing Aluna tahan emosi apalgi sedang hamil...
D⁵¹
yuhu hadir
D5⁰
jangan sedih lun
D⁴9
sabar ya lun
D⁴⁸
bu lurahnya gak tau tentang intan
D⁴⁷
menyeramkan
D⁴⁶
hm deg"an bacanya
D⁴⁵
kasian aluna. orang tuanya gak sayang lagi
D⁴⁴
intan ditolong malah ada maunya
D⁴³
wah misi baru
D4²
jangan khawatir lun
D⁴¹
kalian harus baikan
D⁴⁰
ada yang gak jujur kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!