NovelToon NovelToon
OVERTHINKING

OVERTHINKING

Status: sedang berlangsung
Genre:Cerai / Selingkuh / Janda
Popularitas:10.9k
Nilai: 5
Nama Author: Lel

SEKUEL DARI CINTA LAMA BELUM KELAR

Dalam kisah ini didominasi perjalanan cinta antara Sasa dan Sakti, restu orang tua dari Sakti yang belum juga turun, meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, bahkan kedua anak Iswa sudah sekolah, namun hubungan mertua dan menantu ini tak kunjung membaik.

Kedekatan Sakti dan kedua anak mendiang adiknya, Kaisar, Queena dan Athar membuat Sasa overthinking dan menuduh Sakti ada fair dengan Iswa. Setiap hari mereka selalu bertengkar, dan tuduhan selingkuh membuat Sakti capek.

Keduanya memutuskan untuk konsultasi pernikahan pada seorang psikolog yakni teman SMA Sakti, Mutiara,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENYAMBUT STATUS BARU

Nyatanya hubungan dingin antara Sakti dan Sasa tidak diketahui oleh karyawan lain. Ya memang Sakti sejak dulu terlihat cuek dan sangat membatasi interaksi berdekatan dengan Sasa di kantor. Ia tak mau mengistimewakan Sasa di area kantor.

Sasa terlihat enjoy saja tak ada Sakti, dia mempunyai aktivitas baru yakni menjadi member gym. Dia mau menyehatkan badan, setelah pernikahan 5 tahun diobrak abrik dengan pikiran buruk. Sasa mulai menyadari melepaskan apa yang menjadi beban memang bisa membuat pikiran tenang. Dan semakin hari, ia semakin bahagia menjadi single begini.

Begitu juga dengan Sakti, dia tak perlu berusaha membujuk siapa pun untuk mengerti dirinya. Merasa bebas saja. Bahkan Sakti mulai mengikuti tongkrongan teman bisnisnya ataupun teman SMA dan kuliah, saling tukar pendapat dan ide untuk menyiapkan masa pensiun. Berkumpul dengan orang yang sefrekuensi memang enak dan nyaman.

Bahkan Sakti makin terlihat muda dan fresh, seperti tak ada beban. Urusan kantor juga dipikir bersama dengan tim, dia menyadari sekarang ternyata Sasa memang sebatas teman kerja yang royal bukan cocok sebagai pasangan. Sakti tahu sesekali Sasa memang menatapnya, kangen mungkin, tapi bagi Sakti sikap keras kepala sang istri tidak akan pernah berubah dan tak mau mengulang rumah tangga seperti kemarin.

"Tahun ini projeknya apa?" tanya Hadi, salah satu teman Sakti yang hobi dengan pengembangan aset. Sakti menggeleng, fokusnya pada property saja, tak mau bidang lain. Khawatir dia tak kompeten.

"Join bangun rumah sakit sama aku gimana, Sak?" pinta Hadi lagi.

"Kalau mau bangun rumah sakitnya bolehlah kita kerja sama, tapi kalau soal manajemennya aku gak mau!" tolak Sakti, Hadi tertawa. Entah berapa kali dia menawari Sakti join menjadi investor tetap saja tak pernah berhasil. Temannya ini sangat saklek dengan prinsipnya, kalau satu ya sudah itu yang dikembangkan sampai sukses.

Hadi dan Sakti kemudian membahas lain, fokus Sakti tiba-tiba beralih pada sepasang laki-laki dan perempuan yang baru saja masuk ke restoran ini. Sakti dan Hadi sangat kenal siapa laki-laki itu, "Itu Karim, kan?" tunjuk Sakti pada kursi di mana teman SMA yang juga suami Mutiara duduk dan tertawa mesra dengan seorang perempuan muda. Jelas bukan Mutiara.

"Wei, suami Mutiara mulai nakal rupanya," ledek Hadi. Suami Mutiara ini seorang pengacara hebat, perkara yang ditangani memang cenderung berurusan pada permasalahan keluarga dan warisan. Sakti tak menyangka, Karim yang tampak alim bisa mesra dengan perempuan lain selain istrinya. Sakti dan Hadi tahu gelagat mana perempuan sebagai saudara atau selingkuhan.

Hadi iseng memotret dan mengirimnya ke Mutiara, dibanding Sakti, Hadi memang lebih friendly dan selengekan, jadi tidak memikirkan itu urusan orang lain atau enggak. Bagi Hadi, Mutiara teman baik mereka, patut dibantu kalau suaminya mulai selingkuh di belakangnya.

Udah berani go public berarti, Di. Begitu balasan Mutiara, Hadi dan Sakti langsung mengerutkan dahi.

"Berarti Mutiara sudah tahu?" tanya Sakti. Seingat Sakti saat dia dan Sasa konsultasi, pembawan Mutiara sangat tenang, seolah tak menampakkan ada masalah dalam pernikahannya. Bahkan saat mendampingi Sakti dan Sasa, hidup dia tampak sempurna karena dipandang sebagai psikolog yang bisa mengatasi permasalahan sendiri.

Lo udah tahu, Ti? Hadi memancing, mendadak dua pria ganteng ini menjadi duo julid yang kepo dengan permasalahan orang.

Udah. Ya karena gue belum bisa hamil di pernikahan yang ke 10 tahun ini. Kayaknya dia mau poligami.

"Gila si Karim!" ucap Sakti dan Hadi bareng.

"Perkara anak sampai menyakiti istrinya," ujar Hadi yang memang family man sekali. Sakti hanya diam, tak menimpali. Dia sendiri sempat punya keinginan punya anak, namun Sasa yang menolak. Hanya saja Sakti tak punya niatan poligami dengan anak, murni permasalahan mereka karena perbedaan cara pandang tentang keluarga dan pertengkaran terus menerus.

Sebagai teman yang sempat dibantu Mutiara, Sakti mengirim pesan pada Mutiara. Kalau ada apa-apa bilang, Ti. Lo pernah bantu gue dan Sasa. Jangan sungkan, apalagi ini berkaitan dengan rumah tangga yang tak jauh beda dengan masalah gue. Sakti hanya sebatas simpati saja, tidak ada niatan lain.

Oke Sakti, santai saja. Mungkin aku juga akan mengikuti jejak Sasa kok. Lebih baik melepaskan daripada saling menyakiti.

Udah proses? Tanya Sakti.

Udah. Baru kemarin aku mendaftarkannya. Cuma memang kita sepakat tanpa drama, jadi kayaknya gak butuh waktu lama. Biar dia juga cepat menikah sama calon pilihan keluarganya. Jelas Mutiara.

Kok mirip sinetron sih, Ti?

Entahlah, Sak. Kita sudah kepala 3 malah jadi single. Ya sudahlah tak apa, memang sudah jalannya ya.

Sakti menyadari jalan hidup setiap orang berbeda. Sebagai laki-laki melihat Mutiara diceraikan karena belum bisa memberi anak ya agak kasihan juga, tapi dia juga tak bisa memungkiri kalau kehadiran anak memang diharapkan dalam rumah tangga, cuma Sakti tidak setuju dengan cara Karim. Hufh, Sakti tidak akan menyakiti Sasa dengan melibatkan perempuan lain.

Sasa sendiri masih kepo dengan kehidupan Sakti, tiap pulang ke rumah, Sasa tampak menderita batin. Kepalanya tiba-tiba pusing, prasangka buruk datang terus menerus.

Pasti Sakti semakin bebas ke rumah Iswa tiap hari. Tak hanya pergi ke rumah tapi chat hampir setiap waktu juga mungkin. Bisa jadi awalnya tanya soal Queena dan Athar tapi ujung-ujungnya PDKT pada Iswa juga. Brengsek.

Di kantor, Sasa beberapa kali melihat Sakti bertelepon serius, pikiran buruknya menuduh bahwa Sakti sedang telepon dengan Iswa atau mungkin perempuan lain. Secara logika, dia sudah pernah merasakan berhubungan intim, jauh dengan Sasa, apa Sakti tak butuh penyaluran?

"Gak mungkin," gumam Sasa menolak pikirannya yang menuduh Sakti sampai berhubungan intim dengan Iswa.

Setiap hari Sasa berusaha mengalihkan prasangka Sakti dan Iswa, namun tak bisa. Apalagi Aulia pernah meminta tanda tangan Sakti, di tengah-tengah tanda tangan ada pesan masuk, dan Sakti membaca pesan itu tak lama langsung menelepon. Sempat terdengar Aulia Sakti berucap Kalau butuh apa-apa bilang, sebentar lagi status kita sama.

Aulia kepo dan melaporkan ke Sasa. Status apa yang dimaksud? Sasa hanya mengedikkan bahu, ia mengaku tak mau ikut campur urusan Sakti selain rumah tangga, Sass juga tidak mungkin mengaku kepada Aulia kalau ia sudah mendapat surat panggilan dari pengadilan agama untuk sidang. Yah, sebelum sebulan waktu yang ditentukan Sakti, ternyata ia sudah mendaftarkan cerai mereka, dan tak perlu menunggu lama sebentar lagi mereka akan berpisah. Sasa juga tidak akan minta apapun selain akta cerai.

"Aku tak sabar hubungan kamu dan Iswa go public, aku orang pertama yang akan memberikan mereka selamat dan menunggu undangan pernikahannya," ucap Sasa dengan senyum sinis.

1
Oktavia Zuriko
semangat bang sak meluluhkan hati adek iparmu🤭 si ellin emng mulutnya minta ditampol🤣
Oktavia Zuriko: betul kak si ellin tukang kompornya😄
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
perlu sholat malam pak sakti🤭
Lel: boleh2
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
ads yg perlu d tabok nih🤭
Lel: memang perlu ditabok si elin
total 1 replies
Septyana Kartika
Ayo Pepet terus bang Sak....
eh kok g enak y manggil nya
Lel: enaknya dipanggil apa dong
total 1 replies
Ray Aza
aigoooo... udah dipasrahin tuh wa. 😍
Ray Aza: ga lah. masa iya kebahagian sakti n iswa tergantung sasa? sdh diksh kesempatah 5 th bknnya memperbaiki diri mlh menggila. sdh saatnya sakti n iswa bahagia. anggap aja 5th kmrn hukuman sakti krn kualat sm ortu
total 2 replies
Ray Aza
kawin kawin kawinnn..! eh salah, nikah ding. 😅😅😅
Ray Aza: biarin aja, sdh bkn tgjwb sakti. msh untujng dibiayain sampe sembuh, msh diksh pekerjaan jg. ga fair bgt krn sasa hidup sakti jd tergadai
total 2 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
iya wa terima aja y..tuh udah dapet ijin dari ayang kai🤭
Lel: galau tapi
total 1 replies
Ovha Selvia
Jadi wajar sih sasa overtinking sama sakti dan iswa.. Lihat aja, bagaimana perhatiannya sakti ke iswa.. Apalagi sakti memang mendam perasaan ke iswa.. Semoga sasa cpt sembuh dan jadi pribadi yg lebih baik lagi. Dan move on dari sakti ya sa, semoga kamu juga dpt jodoh yg terbaik.
Lel: aamiin
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
please thor sama sakti aja biar mm pp bhgia
Lel: enaknya gimana ya
total 1 replies
Septyana Kartika
Kan ada mas Duda ,Wa
Lel: hwkwkkw senangnya pendukung sakti
total 1 replies
Heni Fitoria
dah nikah aja sama sakti, wa. lagian kaisar udh ksh lampu hijau....
Lel: hwkwkkw senangnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
dbikin sikone pas mama papa lagi g ada jd sakti bs menolong iswa🤭 pertama ny y bs nyentuh iswa pun krn darurat..dl pas ngajak kencan iswa buat bkn cemburu kai kyne g d kntk fisik
Lel: iya cuma jalan sama makan es krim
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
org g bener ky mma e sada g dpt musibah apa2 nih. nah itu loh orgtua mcm apa gt yg pnya prinsip memanfaatkan anak merasa itu hak nya dan kwjbn anak membenarkan memaklumi perbuatan orgtuanya..yg pntg dr sndiri seneng duit banyak bhkn g peduli skalipun ibarat kata ngerampok anak sndiri, mau anak mskn kelaparan dsb g pdli yg pntg dia byk duit
Lel: tunggu berita mengejutkan lainnya
total 1 replies
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
jebul penak dadi konco timbang bojo ya🤭
Lel: betul
total 1 replies
Nita Yusnia
mulai dah... sasa tuh dgn laki laki mana pun pasti nethink trus otaknya... dr Fandy yg bkn siapa siapa dia z di cemburuin... siapa jg yg tahan & mau sama kamu Sa klo udh tau karakter otak kamu
Lel: dulu waktu muda juga sering gonta ganti pacar juga sblm sama Sakti
total 1 replies
Ray Aza
serah kamu aja deh sa
Lel: masih keras kepala
total 1 replies
Septyana Kartika
mbk Micin terjebak antara kata Bakti dan kesehatan mentalnya...Melu aku ae mbk
Septyana Kartika: mancing
total 2 replies
Masha 235
error mamanya Sasa ni
Masha 235: ho oh ..bukanya minta maaf, ini malah ..
total 2 replies
Septyana Kartika
Hmmm mungkin mamanya mbk Micin ,sesekali perlu d ajak k pengajian nya Mama Dedeh
Lel: mari buk
total 1 replies
Ovha Selvia
Tinggalkan aja mamamu yg sampah itu sa.. Jgn mau diperbudak lagi, bukannya dia tak pernah benar2 merawatmu? Bahkan tak pernah tulus menyayangimu..
Lel: enaknya kayak gitu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!