NovelToon NovelToon
My Husband Is Possessive

My Husband Is Possessive

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Cinta setelah menikah / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:566.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: ismiati

Selesai membaca biasakan tekan LIKE ya.


Seorang perempuan cantik bernama Nindi harus menikah dengan pria pilihan orang tuanya yang tak lain adalah seorang pengusaha muda yang sukses.


Nindi tak bisa menolak permintaan sang papa dengan alasan balas budi, dia dengan terpaksa menerima pernikahan itu karena tak ingin membuat kedua orang tuanya bersedih.

Akankah hidup Nindi bahagia dengan pria pilihan orang tuanya itu atau justru berakhir dengan kesedihan??

Yuk simak kelanjutan kisah mereka berdua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ismiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

"Apa kamu tidak ingin bertanya tentang malam kemarin sayang?" Bisik Tristan di telinga Nindi.

Kini Tristan tak canggung ataupun ragu memanggil Nindi dengan sebutan sayang.

Deg

Malu, itulah yang Nindi alami saat ini karena dia sudah ingat bagaimana kejadian malam itu meskipun samar-samar tetapi Nindi ingat dia yang bertanya dengan suaminya terlebih dahulu tentang malam pertama, dia ingat dia yang memulai terlebih dahulu.

"Sebaiknya ka-mu mandi dulu," pinta Nindi dengan gugup.

"Apa istri ku lupa kalau kamu harus memanggilku dengan sebutan mas, apa malam panas kita membuat mu lupa panggilan itu. Atau istri ku tak sabar ingin menerima hukuman dari ku," bisik Tristan. Nindi benar-benar merinding dibuatnya.

Deg...

"Hukuman," beo Nindi di dalam hati saat ini.

"Sial, bagaimana aku bisa lupa," kesal Nindi di dalam hati. Dia takut dan berdebar tentang hukuman apa yang akan suaminya itu berikan.

"Ti...." Sebelum itu mulut Nindi sudah di bungkam dengan bibir milik Tristan.

Emmmm..... Nindi mencoba memberontak dengan mengelengkan kepalanya, Nindi terus saja memberontak agar bisa lepas dari suaminya namun itu semua sia-sia saja karena Tristan dengan cepat memegang kepala sang istri dengan erat.

"Nikmat," batin Tristan kala bibir Nindi begitu manis baginya. Bibir sang istri itu sudah seperti candu yang membuatnya ketagihan.

Melihat istrinya yang seperti kesulitan bernafas, Tristan melepaskan bibir sang istri dengan cepat.

"Ahhh......" Nindi langsung menjauh dari suaminya yang ganas itu dan meraup udara sebanyak-banyaknya. Wajahnya yang tadi merah kini kembali normal.

"Hos hos hos hos hos hos.... Dasar mesum," umpat Nindi di sela-sela nafasnya yang ngos-ngosan akibat ulah dari sang suami. Matanya menatap suami dengan kesal, bagaimana tidak tanpa aba-aba suaminya itu mencium dirinya dengan cukup lama membuatnya kesulitan bernafas.

"Bagaimana? Enak bukan hukuman ku," kata Tristan menarik turunkan alisnya menggoda sang istri. Nindi memonyongkan bibirnya cemberut dan memilih diam langsung memalingkan wajahnya, dia begitu malu bercampur kesal.

"Jadi hukuman yang dimaksud selama ini adalah ciuman, ck dasar mesum," batin Nindi kaget, dia tak menyangka karena dari kemarin Nindi berfikir hukuman yang akan dia terima paling bersih-bersih, memasak, atau mengerjakan sesuatu yang gampang.

"Sayang, apa kamu tidak ingin melakukannya lagi?" Tanya Tristan sambil menunjukkan ke arah bawah, Nindi melotot saat tahu apa yang di maksud suaminya itu.

Tiba-tiba Nindi bergidik ngeri melihat benda itu terlihat begitu menonjol.

"Daripada aku nanti di serang lagi sama nih suami mesum, mending aku cari cara agar bisa kabur. Ini saja masih nyeri masa mau di hajar lagi," batin Nindi, tiba-tiba jiwa bar-bar miliknya muncul.

"Dasar mesum, cepat mandi," kesal Nindi berusaha menjauh dari sang suami.

"Ck...." Tristan berdecak kesal melihat istrinya menjauh.

"Sayang...." Rengek Tristan dengan wajah di buat mengemaskan mungkin. Tristan berusaha mendekati istrinya namun istrinya itu justru mundur menjauh.

"Nindi kuat Nindi, jangan hiraukan suami mesum mu itu nanti kamu tidak akan bisa jalan, mending kamu lari saja kalau ada kesempatan," guman Nindi di dalam hatinya saat ini mencoba bertahan di tengah godaan wajah tampan sang suami.

"Sial mana dia terlihat begitu tampan padahal baru bangun tidur," gerutu Nindi di dalam hatinya.

Nindi mundur 2 langkah saat Tristan juga berusaha maju mendekat ke arahnya.

"Ayolah sayang, satu 1x saja," bujuk Tristan, dia tak menyerah untuk membujuk istrinya itu.

"Tidak...." Tolak Nindi cepat.

"Ayolah sayang, apa kamu tidak kasihan dengan nya," kata Tristan masih menunjukkan kebanggaannya yang sudah berdiri tegak.

Nindi semakin ketakutan, apalagi punya dia masih sakit membayangkan saja membuat Nindi ngilu seketika.

"Ayo Nindi cari cara," batin Nindi, dia harus memutar otaknya dengan cepat agar bisa menghindari suami mesumnya untuk saat ini.

"Punyaku masih sakit, apa kamu tidak kasihan sama aku," kata Nindi dengan wajah di buat melow agar suaminya itu kasihan dan meminta lagi, meskipun menolak permintaan suami dosa tetapi apa boleh buat karena bagian sensitifnya masih nyeri.

Melihat wajah sang istri yang memelas itu membuat Tristan harus bersabar. "Sabar Tristan, masih ada malam hari untuk membujuk istrimu," bujuknya kepada dirinya sendiri.

"Ini pertama buat dia jadi mungkin istri mu itu masih sakit, masih ada hari esok dan seterusnya untuk mencetak Tristan junior," kata Tristan di dalam hatinya.

"Ck harus mandi air dingin nih, sabar bro belum saatnya nanti kalau Nindi sudah mau kita lembur lagi," kata Tristan dalam hatinya untuk kesekian kalinya.

Tiba-tiba wajah Tristan yang tadinya lesu berubah cerah membuat Nindi binggung.

"Hah! Kenapa tuh orang? Kesurupan? Senyumnya begitu aneh, apa dia merencanakan sesuatu?" Guman Nindi di dalam hati binggung melihat perubahan sang suami yang menurutnya aneh.

"Ya sudah aku mandi dulu, tetapi kamu jangan keluar dari kamar dan tunggu aku selesai mandi," pinta Tristan agar istrinya itu tak keluyuran di luar tanpa dirinya, apalagi ini negara asing takutnya Nindi hilang karena tak tahu arah atau ada seseorang pria yang akan menganggu istrinya itu.

"Hmmm....."

Krukkkk .... Tiba-tiba perut Nindi berbunyi keras membuat Tristan menoleh sebentar.

"Tetapi aku sudah lapar," kata Nindi, dia tersenyum canggung saat sang suami dapat mendengar bunyi perutnya yang meminta di isi. Nindi mengusap perut laparnya, dia juga sudah tak sabar ingin mengisi perutnya yang lapar itu dengan berbagai makanan enak.

"Kamu tunggu aku dulu, jangan keluar duluan. Aku mandi cuma sebentar dan tidak lama," kata Tristan.

"Tetapi....." Protes Nindi namun dengan cepat ucapannya di sela sang suami.

"Iya aku mandi cuma sebentar jadi tunggu aku," jelas Tristan dengan tegas tanpa ada bantahan sedikit pun.

Tristan buru-buru masuk kedalam kamar mandi agar istrinya itu tidak meninggalkan dirinya makan.

"Kan cuma ke luar sebentar untuk makan kenapa tidak boleh," gerutu Nindi sambil berjalan menuju meja rias untuk memoles wajahnya agar semakin cantik.

"Stttt...." Nindi meringis menahan rasa sakit.

"Benar kata orang, pertama kali itu sakit," gerutunya.

Tring.... Ponsel Nindi berbunyi. Dengan malas dia meraih ponsel miliknya dan ternyata itu pesan grup dari temannya siapa lagi kalau bukan Wulan.

Di dalam pesan itu Wulan begitu antusias saat mendengar Nindi berbulan madu, di susul komentar dari Vera dan Rita yang juga tak kala hebohnya.

"Bagaimana mereka bisa tahu?" Guman Nindi binggung, dia merasa tak memberitahu siapapun itu.

Nindi pun bertanya kepada mereka, siapa yang sudah memberitahu mereka kalau saat ini dirinya tengah berbulan madu.

Ternyata mereka tahu dari orang tua Nindi.

Bersambung...

1
🍭ͪ ͩ✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Pasti lahh sekali kan percobaan.. udah tau rasanyaa ya pasti ketagihan..🤣🤣🤣
🍭ͪ ͩ✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
Elahhhh... pake mode cerita ke nindii
🍭ͪ ͩ✹⃝⃝⃝s̊S𝕭𝖚𝖓𝕬𝖗𝖘𝕯☀️💞
ehhhhh kapan gaweenee kok wes Hamidun waee...🤣🤣🤣
Yami Yani
iiih dah tamat aj Thor
Dewi Kasiani
kelanjutan ceritanya Wulan gmn?
ℋℐᎯτυs: tekan profilku kak nanti disana cari judul novel CEO MENGEJAR ISTRI BAR-BAR.
total 1 replies
kaylla salsabella
Alhamdulillah akhirnya nindi udah lahiran selamat ya bang Tristan dan mama nindi
ℋℐᎯτυs
Hay semua Wulan dan Kevin sengaja ku buat judul sendiri ya karena my Husband Is Possessive ini cerita Nindi.
ℋℐᎯτυs: terimakasih ya kak masih setia dengan novelku 😊
cerita Wulan dan Kevin ada di judul CEO MENGEJAR ISTRI BAR-BAR
baru bab 1
kaylla salsabella: di tunggu karya nya thor
total 2 replies
vera tri
up dong..kok lama ya
Virgo 08
rasain .. abis boong samaa istri. nangis nangis deh
Yami Yani
aduh thor jgn lm2 upx 😭
Yami Yani
knp gk up
Yami Yani
looos Thor upx 💪💪
kaylla salsabella
nah Lo rasain Kevin
Yami Yani
Luar biasa
Tiara Dewi
double up dong kak
Kanza Nia
up y yg banyak tor,jgn nanggung KLO up y
Kanza Nia
bagus cerita KLO bisa up y lebih banyak soal y seru bgt
Yami Yani
visualnya Thor
vera tri
waduhhhh..kok makin greget ya
Virgo 08
dikit baget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!