NovelToon NovelToon
Not A Sugar Baby

Not A Sugar Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: dtyas

Revisi PUEBI

Diminta oleh orang tuanya untuk menyelesaikan persoalan hutang keluarga serta harus mengganti rugi dari kerusakan mobil yang Aruna tabrak.

Manakah takdir yang dipilih untuk menyelesaikan persoalannya. Menjadi istri muda Broto sebagai pelunasan hutang atau menjalani One Night Stand dengan Ben agar urusan ganti rugi mobil selesai. Juga cinta Alan pada Aruna yang terhalang status sosial.

Manakah pilihan yang diambil Aruna ? Dengan siapakah Aruna akan menjalani hidup bahagia penuh cinta. Ben atau Alan ? Ikuti terus kisah Aruna

Cerita ini hanya kehaluan author untuk hiburan para pembaca. Silahkan ambil pesan yang baik dan tinggalkan yang buruk.

ig : dtyas_dtyas
fb : dtyas auliah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Ganggu

Drt drt

Meisya : Woy, gw tunggu di lobby ya. Maksi bareng, Chika kangen loe nih

Una : Kapan ?

Meisya : Sekarang lah, masa lebaran Monyet

Una : Hmmm

Meisya : Cepetan

Una membereskan mejanya, tadinya dia akan makan di kantin kantor seperti biasa tapi ajakan Meisya makan siang bersama pun tidak ditolak.

Ting

Pintu lift terbuka, ia pun keluar dari lift menuju lobby.

"Bundaaaaa," seru Chika ketika melihat Una dan berlari menghampirinya.

"Chikaaa, eh jangan lari sayang," ucap Aruna lalu memeluk Chika dan menggendongnya, menggesekan hidung miliknya pada pipi Chika membuat anak itu tertawa karena kegelian

"Bunda, geli," ucap Chika. Aruna berjalan sambil menggendong Chika, menyusul Meisya dan Vino.

Tanpa Aruna sadari ada sepasang mata memperhatikan interaksi Aruna dan Chika.

"Cari tau hubungan Aruna dengan anak itu," ucap Ben pada Bian

"Baik Pak".

...____...

Aruna masih fokus pada pekerjaannya, bahkan jam kerja akan berakhir sekitar satu jam lagi saat pesawat telepon dimejanya berbunyi.

"Halo"

.....

"Siapa ?"

.....

"Iya saya turun, terima kasih mbak."

Aruna menghela nafas saat meletakan kembali gagang telepon.

"Kenapa Na?" tanya Abil

"Enggak apa-apa, cuma ini mantan enggak bisa move on kali sampe datang kesini segala."

"Perlu bantuan enggak, gue bisa kok pura-pura jadi pacar loe. Enggak usah khawatir sama totalitas peran." seru Abil sambil tertawa

"Sementara masih bisa aku handle kok."

Aruna akhirnya turun karena panggilan dari resepsionis yang mengatakan kalau ada yang mencarinya di bawah.

"Mbak, mana orang yang mencari saya ya?"

"Itu mba Aruna saya minta tunggu di lobby. Ganteng loh mbak, katanya pacar mbak Aruna."

"Mantan."

"Wah, kok diputusin mbak. Saya mau loh dikasih yang model begitu untuk jadi pacar saya."

Aruna hanya tersenyum, lalu menuju sofa-sofa ruang tunggu di lobby. Alan yang melihat Aruna langsung menghampiri.

"Aruna, kenapa ___"

"Sebentar kak," ucap Una menghela ucapan Alan. "Ini kantor aku enggak mau bahas apapun di sini."

"Aku enggak bakal nekat kesini kalau kamu bisa dihubungi"

"Di tempat biasa jam 7, kita bicara di sana."

"Aku tunggu di sini."

"Kak Alan, kita ketemu nanti atau aku panggil security untuk usir kakak."

"Oke, aku tunggu di sana. Sampai kamu enggak datang, aku akan datang kesini lagi."

Una sudah berada di lokasi tempat dia menemui Alan. Menghampiri meja tempat Alan menunggu. Alan menatap lekat pada Una. Una duduk dan belum mengatakan apapun, dia menunduk karena merasa tidak nyaman dengan tatapan dari Alan. Hingga akhirnya pelayan datang mengantarkan minuman.

"Aku sudah pesan sebelum kamu datang, ini minuman kesukaanmu," ucap Alan

"Kak, untuk apa cari aku. Kita sudah selesai."

"Belum, itu menurutmu bukan mauku."

"Jangan egois kak, kamu pikir kita bisa baik-baik aja setelah aku menyaksikan kejadian di apartemen kamu,"

"Beri aku kesempatan Na, kita perbaiki hubungan kita."

"Maaf kak, aku enggak bisa."

"Kenapa ?"

Aruna tidak menanggapi dan mengalihkan pandangannya dari Alan. Rupanya Alan menjadi emosi dia mencengkram rahang Una.

"Kak, lepas," sahut Una sambil memukul lengan Alan

"Bisa dapatkan hati kamu itu lama banget hampir 4 tahun, kita baru resmi pacaran baru beberapa bulan dan kamu putusin aku."

"Lepas kak, atau aku teriak."

Alan akhirnya melepaskan cengkramannya.

"Selain selingkuh sekarang main tangan juga."

"Jaga mulutmu Aruna."

"Loh, kenyataan kan."

"Aku enggak akan begitu, kalau hubungan kita itu normal seperti pasangan pada umumnya."

"Normal versi aku dan kak Alan sepertinya berbeda."

"Ck, ada yang lain kan?"

"Enggak dan saat ini yang menjadi alasan kita berakhir karena kak Alan bukan aku".

"Kamu jangan munafik Na, posisi kita sudah sama. Jangan sok lugu".

"Beda kak, apa yang kak Alan lakukan itu jatuhnya tidak setia"

"Kalau sebelum dengan aku kamu pernah, kenapa dengan aku enggak bisa ?"

"Karena itu kesalahan, aku tidak mau melakukan kesalahan yang sama."

"Sok suci kamu Na."

"Terserah kak Alan, yang jelas kita sudah berakhir. Jangan ganggu aku lagi kak," ucap Una lalu berdiri.

"Duduk Na."

"It's over kak."

"Aku bilang duduk."

"Lebih baik kak Alan temuin perempuan itu, atau jangan-jangan kalian masih sering ketemu setelah kejadian hari itu," sahut Una

Plakkk

Alan berdiri lalu menampar Una. Una sedikit limbung saat menerima tamparan di pipinya. Dia terdiam, ujung bibirnya perih, telinganya berdengung dan matanya sudah berembun.

Alan menghampiri Una dan memegang jemari tangan Una.

"Maafkan aku Na, aku refleks."

"Lepas kak," Una menghempaskan tautan tangan Alan.

"Maaf Na," ujar Alan sambil mengelus pipi Aruna.

"Sudah cukup, kita berakhir dan jangan ganggu aku," jawab Una sambil beranjak pergi

"Aruna,, arggghh"

...____...

1
Siti Dede
Ternyataaa aku belum baca
Doffeer Zaliaan
Karya yg bagus
Mini Amora
thor.... karyamu yg ini tuh yaaa
bener² bikin sewot, coz tokoh utama perempuannya yaitu Aruna terlalu sabarrrrr & baikkk bgtttt, trus juga tokoh utama lakinya seorg Ben Chandra juga kurang garang & kurang teges, gtu...
tp tetep sihhh, penasaran baca sampe tamat🤭🤭🤭
dtyas (ig : dtyas_dtyas): karya pertama sy di NT, masih belajar 🤭🤭
total 1 replies
LikCi Vinivici
cerita bagus... g berlebihan & tidak membingungkan
LikCi Vinivici
terimaksih banget u author.. sy suka dg karya nya😍👍
dtyas (ig : dtyas_dtyas): thanks kak, ini karya pertama, berantakan pastinya 🤭
total 1 replies
LikCi Vinivici
ya dipecatlah.. berani bantah begitu. terbilang baru& kurang ajar
LikCi Vinivici
dihh mau2 nya si ben punya sekretaris kek nia
LikCi Vinivici
haduuh kecolongan lagi dah
LikCi Vinivici
lagian Aruna kelamaan ceritanya
LikCi Vinivici
haduuh gini amat.. yg promo 🤭🤭
LikCi Vinivici
sokoor dah.. biar kapok... klo kapok modelan tebal muka ni devi
LikCi Vinivici
muncul lagi ni si depi2
LikCi Vinivici
heran aja dg ibu nya arsbela.. sdh tau anaknya kaya apa?? dilepas g dikekepin.. 🤣🤣
LikCi Vinivici
begitulah klo partner bego. g mikir g kapok😄😄
LikCi Vinivici
partner bego
LikCi Vinivici
Firda Firda bodyguard or asisten g peka
LikCi Vinivici
tuh kan?? masalah lagi
LikCi Vinivici
ngapain juga g cerita dr awal supaya g slh paham.. si una juga g sembarangan klo ktm dean
LikCi Vinivici
Firda g laporan ke ilham tuhh
LikCi Vinivici
kumat lagi ni bu fatma sableng nya.. p samsul nya kemana?? Huda sdh baik. kok jd kambuh eh kumat nii si ibu2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!