NovelToon NovelToon
TENTANG KAMU DAN DIA

TENTANG KAMU DAN DIA

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Cintapertama
Popularitas:736
Nilai: 5
Nama Author: MAMI ADRIELLA20

Mungkin ini jalan takdir atau rencana terselubung ku, ternyata tak perlu jauh aku mencari mu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Makan malam

Nada dering berbunyi, sercak harapan timbul. Handuk masih mengganggu di tubuh ku lihat panggilan dari anggota komunitas, mereka mengundang untuk makan malam. Dekat dengan kos sekitar 30 menitan kalau misalnya mengendarai motor. Pesan ojek langsung pergi ke tujuan, dalam batinku hanya mencari tempat untuk pulang.

sejenak aku lupa apa yang terjadi sebelum aku datang menemui mereka, kami saling bertukar cerita. Membuka perkumpulan diantara kumpulan, canda tawa di iringi penyanyi menyanyikan lagu-lagu Batak, maklum karena konsep komunitas dibentuk berdasarkan remaja Batak jadi tempat kumpulnya sering kali di ambil adalah Lapo.

Lapo ini sendiri lebih modern ketimbang Lapo sebelumnya, Lapo dengan konsep cafe baru dibangun ditengah kota Bekasi.

"Kalau pindah kesini kau kak sayang lah rumah mu," kata adek yang semarga dengan bang Dean, eh iya ngomong-ngomong bang Dean kenapa belum datang ya. Lista dan Ijonk juga sudah lama enggak ada di sini. Suasana enggak ada yang berubah karena ketidak hadiran mereka, lebih asiknya kami pesan minuman anggur. Aku hanya minum segelas lebih sedikit, katanya enak kalau ditambah dengan resep mereka.

Segelas masuk, rasa pusing bikin tenang itu datang. Ketagihan aku meneguk lagi dan lagi, sedihnya hati menghilang sejenak. Aku tertawa lepas, namun masih menjaga kewarasan ku. Di tengah-tengah acara aku melihat bang Dean datang bersama dengan teman lainnya, posisiku masih tetap duduk tegap dengan pandangan mata sedikit plenger.

"Sudah,dia pulang sama kami aja." Kata bang Dean melihat kondisiku sekarang.

Enggak butuh berapa lama, aku sudah tidak mampu berpura-pura untuk tegap, rasa ngantuk mendatangkan ku. Ku pikir bang Dean datang dengan mengendarai mobil ternyata tetap dengan motor ninja nya. Aku masih sadar oleh sebab itu aku tau bang Dean mengajak ku untuk pulang bersama beberapa teman lainnya, dia juga minum cuman dengan kesadaran penuh tidak seperti ku.

"Ngantuk banget," kataku padanya.

Aku nyaman meletakkan kepala ku padanya punggung nya, kenyamanan itu membuat ku menarik nafas beberapa kali pada punggung nya. "Capek banget ya Tuhan."

"Ha apa?" dikira bang Dean kali yang di ajak bicara, bodohnya efek alkohol aku mengulang kata-kata itu sampai bang Dean dengar dan berdiam, diam nya membuatku sadar aku salah meletakkan rasa nyaman ku padanya. Apa ya dipikirannya kira-kira "Kamu ada masalah? Enggak usah sungkan cerita aja."

"Apa?" Entah kenapa aku nyaman meletakkan badan ku di punggung bang Dean, dia terus mengajak ku berbicara tapi tak satupun ku dengar sama sekali."Sudah dekat." Kata ku

Sesampainya dirumah,motor belum menyentuh halaman hujan deras sudah menghampiri, bagaimana ini? Apa ku persilahkan bang Dean untuk mampir.

"Masuk aja bang, sepertinya hujan masih deras." Aku amat ngantuk sampai tidur pulas tanpa memperhatikan bang Dean.

POV: Dean

Aku enggak tau ini anak siapa yang kasih minum, berani betul sama kawasan ku. Mana kasihan banget lagi tapi seburuk itukah perasaan nya sampai meluapkan ke hal-hal seperti ini, minuman ini bukan penenang bagi kaum seperti Miwa.

Hah Miwa-miwa, untung kamu ketemu aku laki-laki no modus. Aku benci sebenarnya ngelihat cewek terlihat murah seperti ini cuman kamu beda; aku tau kamu apa adanya. Makanya aku enggak langsung judge kamu, kamu menarik Miwa, maaf jika aku lancang menyentuh pipi dan mengusap rambut yang menutupi wajah mu.

AC ini terlalu dingin untuk mu Mi, aku bukan laki-laki romantis Mi, oleh itu kan kau tidak menyukai ku. "Selamat malam wanita hebat, istirahat ya."

Selimut panjang menutupi tubuh Miwa, aku memberi kan kehangatan dan ya aku tidak membiarkan nafsu bejat ini berulah pada Miwa, Miwa itu wanita yang harus ku jaga. Bagaimana ya, aku tidak mungkin lama-lama sini bisa-bisa jelek nama Miwa kalau aku menginap. Tapi apakah Miwa aman?

Aman lah, yang terpenting pintu di tutup Miwa tidur dalam keadaan aman. Lagi pula ini perumahan dengan pengawasan ketat, gak mungkin keamanan Miwa tidak terjamin disini.

"Eh bang kamu mau pulang?" Sapa Miwa. Sebenarnya Miwa lagi enggak normal sekarang aku tau itu efek minuman. Pandangan nya masih kosong walaupun sehabis bangun tidur. "Kunci pintu mu ya." Kata ku meninggalkan dia.

Kembali ke Miwa :

Dalam tidur ku masih teringat bang Dean belum pulang, jadinya terbangun. Ku pikir ia sama seperti laki-laki lain, modus. Nyatanya bang Dean hampir pergi meninggalkan ku, ku lihat sekilas wajah bang Dean amat data melihat ku. Apa aku se-muakan itu.

"Tidur lah disini, gak apa-apa.Tapi tidur diluar ya, ketimbang Abang..."

"Enggak usah, mumpung kau udah bangun juga , jangan dibiasakan nawarin orang yang enggak dikenal dekat nginap di rumah. Paham! Apalagi kamu wanita bermartabat.

Sebenarnya kalimat itu mengingatkan makna tertentu,namun karena intonasi nada bicara bang Dean keterlaluan tegas aku jadi bisa berpikir secara realitas.

Intinya malam ini aku butuh ditemani, bukan ke hal negatif cuman kek someone duduk bersama ku, untuk aku bercerita... ah lebay kamu Mi, lihat lah bang Dean mulai ilfeel dengan tingkah mu.

Rintik gerimis masih berbunyi menghantam genteng, seperti kata itu pula kata-kata bang Dean menghantam diriku dibagian terdalam, aku tak sanggup rasanya bila terlalu jauh berpikir, bahkan ketika bang Dean sudah pergi untuk pulang aku masih seperti seorang gadis tolol duduk termenung.

Nyatanya hanya dinding dingin ruang tamu menjadi teman tidur ku, dalam lelah ku lampiaskan semua unek-unek dihati. Tidur dalam keadaan capek itu malas untuk bangun, apalagi yang capek bukan nya badan melainkan hati.

Secangkir kopi rutinitas pagi, update diri untuk lebih baik dari sebelumnya. Ku pandangi halaman luas untuk kembali menapaki bumi, bidadari tak bersayap harus siap berjuang kembali menata kehidupan. Kalau mereka tidak ingin memperjelas biarkan keadaan yang menjelaskan.

Ku singkat cerita pada pagi hari di kantor, menatap meja dan ya kini kerjaan memerlukan tanggung jawab lebih, kemungkinan dibulan depan aku akan memulai pekerjaan dikantor baru, harus siap-siap masa uji coba. Semoga hasilnya memuaskan, nanti ada waktu untuk presentasi aku harus siap sedia pada bahan presentasi ku.

Kinerja ku sedikit melemah, aku harus memperbaiki kedepannya. Jangan sampai ini awal kehancuran ku, detik-detik jam. Kebisingan kantor menjadi irama musik dalam telinga, bahkan fokus ku ini tidak ada luput dari bayang-bayang bang Dean, tentang apa yang dipikirkan nya ketika aku bersandar pada badan nya kemarin malam, kenapa aku begitu nyaman dekat dengan dia.

Josua:[ Maaf untuk kemarin Mi, kalau aku ada salah mohon di maafkan ya. Aku mau melangkah ke kehidupan baru, mungkin dia jodohku Mi. Aku sudah berupaya namun tidak ada yang bisa menyatukan kita.Tetap jadi Miwa yang bijak bertindak ya, aku senang pernah menjadi bagian hidup mu.] Sebagai seorang dewasa bagaimana tanggapan ku atas pertanyaan ini? Ya Tuhan ini amat bertubi-tubi, aku enggak ngerti kejutan apa selanjutnya yang kau berikan.

Miwa:[ Ikut bahagia Jo kau menemukan pasangan mu, apa pun yang indah dalam hubungan kita cukup jadi kenangan ya Jo, jangan jadikan beban untuk mu.] Cukup sekian dan terimakasih, sebenarnya tidak ingin menggubris cuman apalah artinya hubungan selama ini jika berpisah pun tidak bisa dengan cara baik-baik.

Josua:[Sebelum aku ke Kalimantan nanti, bisa gak aku menemui mu untuk terakhir kalinya Di bandara Soekarno-Hatta? ku tunggu ya. Soalnya aku mau jemput pariban ku itu.] Di iyakan apa enggak ya, sulit untuk meng-iyakan tapi kalau enggak begini bagaimana cara ku lepas dari bayang-bayang hubungan ini.

Miwa:[ Kabarin aja ya] WTF jawaban macam apa itu, astaghfirullah mau di delate juga sudah dibaca . Murah banget ya Tuhan, hati macam apa ini seluas samudera banget kamu bisa bertemu begitu.

1
Zanahhan226
aku mampir nih, Kak..
semangat, yah..
jan lupa mampir juga..
kita saling dukung, yah..
💪💪💪
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
MAMI ADRIELLA20: woke kak, terima kasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!