NovelToon NovelToon
Istri Kedua Ustadz Tampan

Istri Kedua Ustadz Tampan

Status: tamat
Genre:Poligami / Cintapertama / Tamat
Popularitas:347.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia And'Marian

kisah seorang ustadz

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17

"Eunhgh" Zahra menggeliat , merasakan seseorang menepuk pelan pipi nya . Lalu Zahra dengan perlahan membuka kedua kelopak mata nya . Dan Zahra langsung melihat wajah bunda nya yang tengah menatap nya .

"Udah mau Maghrib sayang , ayo bangun shalat , kamu udah tidur lama banget , shalat ashar juga kamu kelupaan" ujar Lydia lembut .

Ya karena tidak ingin membangun kan Zahra , dan kasihan karena melihat Zahra yang terlelap tertidur akibat kelelahan setelah berkeliling mall , jadi Zahra meninggalkan shalat ashar nya .

"Iya bunda , maaf , Zahra ngantuk banget ." Ucap Zahra sambil menguap , beranjak dari tempat tidur .

"Mandi habis tu wudhu terus ya . Bunda tunggu di depan " ucap lagi Lydia yang langsung membuat Zahra mengangguk kan kepala nya .

Lydia berniat keluar dari dalam kamar Zahra , namun suara Zahra membuat nya berhenti .

"Bunda ... Bunda ... "

"Iya ada apa Zahra ?" Tanya Lydia .

"Bunda dimana kamar mandi nya ?"

Lydia tersenyum , lalu menghampiri Zahra . "Itu , ada pintu warna biru , itu kamar mandi nya" ucap Lydia menunjuk ke arah pintu berwarna biru yang tepat berada di dalam kamar milik Zahra .

Zahra membulat kan kedua bola mata nya . "Kamar mandi nya di dalam kamar Bun?"

Lydia mengangguk . "Iya , udah buruan sana kamu mandi , nanti telat shalat Maghrib nya "  ucap Lydia dan langsung berlalu dari kamar Zahra .

Zahra terpekik . "Wow , sekaya apa sih si om Arsyad itu , sampe kamar mandi nya aja di dalam" mololog nya seorang diri ....

Setelah beberapa menit , Zahra pun selesai dengan pakaian dan juga mukena yang sudah di siapkan oleh Lydia tadi .

Zahra keluar dari dalam kamar nya .

Lagi-lagi Zahra terpekik ketika sampai di ruang tamu , di sana Zahra melihat ruangan yang sangat mewah dan sungguh sangat nyaman . Kalau di bandingkan sama rumah kakek dan nenek nya , ini rumah lebih besar dari rumah yang di tempati oleh Zahra dulu .

"Subhanallah cantik banget rumah nya bunda "

Suara Zahra yang menggema membuat Lydia yang tengah duduk dan membaca Al-Qur'an di atas sofa mendongak .  Lydia langsung meletakkan Al-Qur'an yang tengah di baca nya dan berdiri , melangkah kan kaki nya menghampiri Zahra .

Tangan Lydia terangkat mengelus kepala Zahra yang tertutup mukena. "Yuk shalat , udah Maghrib " ucap Lydia lembut .

Zahra mengangguk kan kepala nya ,

Lydia mengajak Zahra ke ruangan yang memang di khususkan untuk shalat .

Dan lagi-lagi Zahra terpukau .

"Bunda .. bunda ... Om Arsyad itu orang kaya ya .. rumah nya aja gede banget , mana mewah lagi" seru Zahra .

Lydia menggeleng kan kepala nya kecil , melihat tingkah putri nya itu ,lalu tangan nya masih sibuk menggelar sajadah .

"Panggil ayah Zahra . Dia sekarang ayah kamu" ucap Lydia mengabaikan perkataan Zahra tadi .

Zahra mencebikkan ujung bibir nya , teringat diri nya masih menentang keras pria itu menjadi ayah sambung nya . Ck' Zahra sampai lupa , karena terlena dan terpukau dengan apa yang di lihat nya . Seharusnya Zahra bisa bersikap tidak lebay , dan kampungan .

Zahra itu kan masih anak-anak jadi wajar saja lah .

Dan Zahra harus tetap dalam misi nya , diri nya tidak mau pria yang bernama Arsyad- Arsyad itu menjadi ayah sambung nya ...

Bunda nya harus keluar dari jerat pria itu ...

Harus !

"Udah jangan melamun , ayo shalat" ucap Lydia membuyarkan lamunan Zahra .

Zahra langsung menoleh ke arah sang bunda , dan mengangguk kan kepala nya .

Dan mereka pun shalat dengan khusuk ..

___oOo___

Setelah selesai shalat isya, Arsyad langsung datang ke rumah yang di tempati Lydia dan Zahra , tujuan nya ingin mengajak kedua nya untuk makan malam di rumah dalam pondok ...

   Tok tok tok 

  

    Cklek 

Arsyad langsung menatap wajah istri nya yang baru saja membuka pintu rumah .

Arsyad tersenyum melihat nya . Arsyad sangat terpesona karena melihat Lydia . Sungguh penampilan Lydia itu memang sangat sederhana , tapi kesan cantik nya sangat nampak . Lydia sangat cantik . Dan Arsyad sangat mengagumi kecantikan istri nya itu .

"Masuk bang " ucap Lydia ketika melihat Arsyad hanya diam di ambang pintu  ,lydia lalu membuka pintu rumah tersebut dengan lebar .

Arsyad berdekhem sejenak , menetralkan debaran jantung nya yang menggila . Baru melihat wajah Lydia saja , jantung nya sudah berdetak kencang .

"Ly, ajak Zahra , kita akan makan malam di rumah pondok , tempat Abi , umi dan Dila " ucap Arsyad .

Lydia mengangguk kan kepala nya . Lalu membalikkan tubuh nya , pergi memanggil Zahra ...

Tidak lama Lydia sudah datang bersama Zahra .

Zahra pun yang melihat Arsyad tersenyum tipis .

Zahra akan memulai ekting nya .

"Ayah ! Ayah ! " Teriak Zahra antusias dan Arsyad langsung menyunggingkan senyuman nya .

"Iya Zahra " sahut Arsyad lembut , tangan nya terangkat mengelus hijab Zahra .

"Ayah tadi kemana ? Bangun-bangun Zahra enggak lihat ayah... Di cari-cari di dalam rumah juga enggak ada " ucap Zahra mengembung kan kedua pipi nya . Berpura-pura merajuk .

Arsyad terkekeh melihat nya . Merasa gemas melihat Zahra .

"Maaf , ayah tadi ke masjid di pondok . Jadi ayah enggak ada di samping Zahra ."

Zahra mengangguk-anggukkan kepala nya .

"Iya deh . Oiya ayah , rumah ayah gede banget ya , mewah lagi" ucap Zahra .

Arsyad tersenyum ... "Ekhm Zahra . Yuk ikut ayah ke Rumah dalam pondok . Di sana kita makan malam sama nenek dan kakek . Abi dan umi nya ayah " Ucap Arsyad lembut .

Zahra mengangguk kan kepala nya .

Lalu mereka bertiga berjalan menuju ke rumah di dalam pondok pasantren ..

______

"Assalamualaikum , umi , Abi " Arsyad masuk ke dalam rumah , dan di sambut oleh umi Aisyah dan Abi Husein serta Dila dan ada juga Rayyan yang sudah duduk di kursi meja makan .

"Wa'alaikum salam , masuk , Lydia , ayo nak masuk " ucap umi Aisyah .

Deg

Jantung Dila berdetak ketika umi Aisyah dengan senyuman di balik cadar nya menyambut antusias kehadiran istri kedua suami nya .

Rasa nya tidak rela dan hati nya terasa berdenyut ... Namun Dila harus bersikap seperti biasa saja . Dila tidak boleh menampakkan nya .

"Ayo Lydia , duduk , " ucap Dila berusaha untuk tetap tegar .

Lydia dengan canggung duduk dan di susul oleh Zahra .

Kini semua nya sudah duduk dan menikmati makan malam mereka .

Rayyan anak kecil berusia 4 tahunan itu sedari tadi mencuri-curi pandang ke arah gadis kecil yang tepat berada di hadapannya .

Rayyan mengerutkan dahi nya melihat dua orang asing , terlebih ada anak yang hampir seusia nya .

Setelah makan malam selesai , Rayyan langsung menatap Zahra dan Lydia  .

"Mereka  siapa umi ?" Tanya Rayyan sambil menunjuk ke arah Zahra dan Lydia.

Semua nya mendongak , dan saling lempar pandang .

Dila sudah membuka mulut nya , namun Zahra terlebih dulu berkata .....

Zahra yang mendengar nya langsung tersenyum . "Kenalin nama aku Zahra ... Aku Anak nya ayah Arsyad "

Deg. 

1
Nona Sifa
lagi ibu udah penyakitan ga tau diri juga ya🤭
Nona Sifa
wow setelah baca bab 21 baru paham aku stuju thor arsyad mending sama lydia aja samawa nya😄
HjRosdiana Arsyam
Luar biasa
Nazwaainal_
karyamu sangat bagus😘
Nazwaainal_
wahh cerita ini sangat menarik, aku suka😘
Nazwaainal_
ayo baca cerita aku juga tentang "gadis bar-bar milik GUS EL-ZIHAN" jangan luapa di baca ya......
Catur Rini
katanya anak pondok, harus ya gak boleh dong, walaupun bohong buat kebaikan, tapi kan istri orang.....
Catur Rini
hadow,kok aneh udh tau ada yg aneh, nolak kok gak lngsung pergi ke rumaj istri ke 2,mlh tetep di dlm ruangan....aneh ceritanya...
betriz mom
azzura sungguh menggemaskan...
kirain bakal ada lanjutan sampai Azzam dan Zura dewasa Thor 🙏😘
betriz mom
Innalillahi wainnailaihi rojiun
kasihan banget... kasih kesabaran dan keikhlasan buat Fatin ya Thor
betriz mom
kasihan juga Rayyan di gituin sama Arsyad.
anak kyai atau seorang yang pintar agama kok begitu ya sikapnya pada anak kecil😢🙏
betriz mom
se.oga author sudah menyiapkan pendamping yang baik buat Fatih....dan bunda Zulaikha tetap baik baik saja sampai pulih kembali 🤲
betriz mom
kasihan banget Thor....semoga ikhlas ya Fatih. sedih pun jngan terlalu larut😢🤲
betriz mom
cepat banget...kasihan Fatih yang sudah sangat bahagia dengan janji Lidya akan menikah dengan nya dan bagaimana dengan ibu Zulaikha semoga tidak terjadi apa apa🤲😢
betriz mom
cerita bagus seperti nya ceritanya ringan konflik saya suka. karena memang suka cerita novel yang menghibur dan konflik ringan saja🤗🙏👍🏻
betriz mom
baru ketemu cerita ini, lgs baca dan suka sepertinya cerita bagus...semoga bisa baca sampai akhir👍🏻🤗😘
Lilik Juhariah
ha ha ha ngakak kl punya anak kembar tukaran seru
Anonim
dua orang mungkin maksudnya ya thor bukan dua pasang sebab anaknya cuma dua, kalau dua pasang berarti jumlahnya 4 orang anak dong.
Julia and'Marian: hehehe maaf ya Kakak, author typo
total 1 replies
Greace Abigail
Lidya terlalu baperan perasaan cantik.knp km nggak kn pisau itu.biabkamuSM anak km yg mati.anjing
Surati
Bagus ceritanya 👍🙏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!