NovelToon NovelToon
Sang Penjaga (The Guardian)

Sang Penjaga (The Guardian)

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Fantasi Timur / Penyelamat / Romansa Fantasi / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Abdullah Perwira Ginting

100.000 tahun yang lalu, dunia ini telah ditaklukkan oleh sebuah sekte bernama Sekte Sang Raja! Pemimpinnya dijuluki Huang atau Sang Penjaga. Huang telah menjelajahi dunia dan menciptakan legendanya sendiri.

Hingga suatu saat ia pergi dari dunia untuk menjelajahi dunia lain. Sebelum kepergiannya, ia mewariskan posisinya kepada para muridnya yang ia pilih. Selama 10.000 setelah kepergiannya, dunia masih baik-baik saja.

Hingga pada tahun 10.001 setelah kepergiannya, portal raksasa terbuka diberbagai penjuru dunia, makhluk-makhluk aneh dan menyeramkan keluar dari portal itu, membunuh dan membantai apapun yang mereka lihat. Orang-orang menyebutnya, RAS IBLIS!

Sejak saat itu, dunia yang dulunya damai dan tentram, kini kembali kedalam kekacauan, demi melindungi dunia sekte Sang Raja jatuh hingga titik terendah dan memaksanya untuk menutup diri. Kini 90.000 tahun lagi telah berlalu, dunia hampir sepenuhnya dikuasai oleh ras iblis.

Huang kembali, tapi orang sudah hampir lupa dengannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdullah Perwira Ginting, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Leluhur Naga Hitam

"Aku mau dia menjadi hewan tungganganku."

Huang terdiam cukup lama mendengar permintaan putranya itu. Sedikit banyaknya Huang sudah menjelaskan, tapi putranya malah menginginkan harimau putih itu.

"Apa tidak boleh?" Ucap Xu Feng lagi dengan wajah cemberut.

Huang menghela nafas, "Bukannya tidak boleh. Ayah hanya takut apa yang terjadi pada putra angkat ayah juga terjadi padamu."

Xu Feng menggaruk kepalanya bingung, "Ayah, aku tidak punya garis darah iblis. Jadi itu tidak mungkin, aku lihat dia sangat setia pada ayah."

Lagi-lagi Huang terdiam, alasan putranya itu sangat masuk akal, tapi tetap saja Huang masih khawatir.

"Dengar ayah, Bai Laohu ini kuat dan juga memiliki jiwa pelindung. Dia membunuh putra angkat ayah karena merasa ayah dan orang-orang sekitarnya terancam. Menurutku ini tidaklah pengkhianatan, dia hanya mencoba melindungi meskipun akhirnya di benci."

Huang menatap dalam wajah putranya, sepertinya jiwa kedewasaan nya sedang keluar. Huang kemudian berlutut, mensejajarkan tingginya dengan putranya.

"Katakan pada ayah, kau pasti punya alasan lain kan?"

Xu Feng mengangguk, "Um...Jika suatu saat aku sudah kuat, namun tersesat ke jalan yang salah, Bai Laohu adalah yang paling tepat untuk menghentikan ku. Karena pada dasarnya manusia memiliki sifat sombong dan tidak puas juga keserakahan. Aku tidak bisa menjamin kalau aku tidak akan menjadi salah satu dari mereka hanya karena aku putramu ayah."

Apa yang di katakan Xu Feng menusuk dalam hati Huang. Bagaimana dia tidak paham apa yang putranya katakan? Dahulu dia adalah salah satu orang yang dikatakan putranya, tidak pernah puas dengan kekuatan yang dimilikinya dan juga berhati dingin.

Membiarkan pedang digantung diatas kepala untuk menghentikan diri sendiri

Itu adalah sebuah pribahasa yang artinya telah dijelaskan oleh Xu Feng.

Huang tersenyum bangga. Putranya ternyata sangat cerdas dan pintar, meskipun dia telah kembali ke masa anak-anak namun pemikirannya jauh melebihi orang dewasa, pandangannya juga jauh kemasa depan.

"Bagus! Bagus sekali, akan ayah kabulkan permintaanmu putraku!"

Ketika kata-kata Huang jatuh, Xu Feng sangat senang sampai berjingkrak-jingkrak. Sementara Bai Laohu tertegun sekaligus kagum. Xu Feng ini adalah penyelamatnya!

Setelah itu, Huang mengeluarkan Bai Laohu dan menyembuhkan luka-lukanya dalam sekejap.

"Kau ikutilah putraku dan patuhi perintahnya. Tapi ingat, ini adalah kali pertama aku memaafkan kesalahan besar, jika ada yang kedua akan kupastikan kau sampai di menara lantai sembilan!" Ancam Huang untuk terakhir kalinya.

Bai Laohu pun hanya bisa mengangguk dengan tubuh gemetar, dia tahu tuan besarnya tidak pernah bercanda dan selalu menepati kata-katanya.

Bai Laohu langsung di tunggangi oleh Xu Feng dan mengelus bulu lembutnya, dia terlihat sangat senang. Kemudian Huang pun kembali berjalan hendak naik kelantai selanjutnya.

"Aku sudah dapat hewan tungganganku. Buat apa lagi nai keatas ayah?" Tanya Xu Feng penasaran, karena sebelumnya ayahnya memang membawanya kemari adalah untuk mencari hewan tunggangan untuknya.

"Menemui teman lama."

Dan ternyata Huang masih punya tujuan lain. Lantai demi lantai di naiki, Bai Laohu m mbawa Xu Feng di punggungnya sambil mengekori Huang dari belakang. Setiap lantai yang di naiki, bentang yang dihukum disana terlihat lebih berat hukumannya ketimbang dilantai sebelumnya. Begitulah seterusnya hingga sampailah mereka di dilantai delapan, tepatnya didepan pintu untuk naik kelantai sembilan! Bai Laohu bahkan merinding ketakutan hanya dengan melihat pintunya saja.

"Tidak usah takut Laohu, ayah tidak akan melemparkanmu kedalam." Ucap Xu Feng menenangkan, dan itu berhasil membuat Bai Laohu sedikit tenang.

Ketika pintu pertama kali dibuka, jeritan mengerikan langsung terdengar memekakkan telinga.

"Feng'er tunggu ayah disini."

"Baik ayah."

Tatapan Huang berubah tajam, ia menaiki tangga dengan perlahan. Dia sama sekali tidak terganggu dengan jeritan itu. Sesampainya dilantai sembilan, terlihatlah seekor Naga Hitam yang dirantai dan dibakar oleh api hitam yang sangat pekat diatas tungku. Naga Hitam itu dipenuhi luka, dia memberontak hendak melepaskan diri, tapi rantai yang mengikatnya sangat kuat! Selain itu, kekuatannya juga disegel yang membuatnya semakin tidak berdaya.

Naga Hitam itu menyadari kehadiran Huang, namun dia tidak punya tenaga untuk menyambut. Satu-satunya yang ia inginkan adalah untuk segera lepas dari penjara mengerikan ini! Karena dia bukan hanya dibakar, tapi juga disayat-sayat oleh banyak pedang!

Huang menatap dingin kearah Naga Hitam itu, tangannya terkepal erat. Sesaat kemudian, api hitam itu padam dan pedang pun diam ditempat. Huang menghentikan penyiksaannya.

"Long Tianyu, bagaimana kabarmu?" Tanya Huang santai.

Kalian pasti sudah menebak siapa naga Hitam itu bukan? Benar sekali! Dia adalah leluhur naga klan Naga Hitam!

"A..ayah t-tolong ampuni aku. Ini sangat sakit ayah, aku tahu aku salah tolong lepaskan aku ayah..." Kata Long Tianyu dengan terbata-bata dan suara serak.

Huang tersenyum sinis, "Apakah aku punya anak durhaka?"

Naga Hitam itu langsung menangis, "Tidak ada yang lebih menyakitkan daripada dibuang olehmu ayah. Siksa saja aku kembali, itu lebih baik dari pada dibuang oleh ayah!"

"Tapi itu adalah pilihanmu sendiri karena berani terang-terangan menantang dan ingin membunuhku. Jika bukan karena muridku Qingyue, takutnya aku sudah mati sekarang."

Long Tianyu menangis semakin keras dan menyatakan penyesalannya. Ia perlahan merangkak hendak mencium kaki Huang, tapi rantai hitam itu menahan tubuhnya.

"Aku menyesal ayah, aku benar-benar menyesal! Tolong jangan buang aku! Lebih baik aku dipenjara disini selamanya."

Mata Huang terlihat sedih sekarang, bagaimana tidak? Long Tianyu adalah salah satu anak angkatnya, dia menetaskan Long Tianyu dari telur juga menggunakan tetesan darah Huang. Jadi wajar kalau dia memanggil Huang ayah, dia sangat menyayangi Huang sebenarnya dan begitu pula sebaliknya. Namun, dahulu dia dibutakan oleh kekuatan dan gelap mata hingga ia hampir membunuh Huang. Hanya karena Huang sedang terluka dan kekuatannya turun drastis waktu itu, Naga Hitam ini merasa yang paling kuat dan berkuasa.

Tiba-tiba tangan Huang terulur dan membelai kepala Long Tianyu, "Tapi karena itu juga aku akhirnya memiliki seorang putra. Mu Qingyue menyelamatkanku mengorbankan tubuh Dewi Kematian miliknya."

Mata Long Tianyu melebar karena terkejut, dia bingung apakah dia harus senang atau sedih sekarang. Karena faktanya, jika bukan karena insiden waktu itu maka mustahil Huang mengenal apa itu cinta sekarang, atau bisa jadi masih menjomblo sampai sekarang. Benar sekali, itu adalah kejadian yang akhirnya melahirkan Xu Feng

"Untuk pertama dan terakhir kalinya, aku akan mengampunimu. Berterimakasih lah pada adikmu dan Mu Qingyue."

Setelah mengucapkan itu, rantai yang mengikat Long Tianyu pun terlepas. Akhirnya Long Tianyu pun merasakan kebebasan, terpenjara dan disiksa selama ratusan ribu tahun adalah hal yang sangat menyakitkan. Diam-diam Long Tianyu berjanji dalam hati kalau dia tidak akan pernah mengkhianati ayahnya lagi.

Tiba-tiba Long Tianyu berubah menjadi seorang pria tampan bertanduk, dia langsung bersujud dikaki Huang.

"Terimakasih ayah terimakasih! Aku bersumpah tidak akan mengkhianati ayah lagi!"

BERSAMBUNG......

1
Nanik S
Lanjutkan Tor
Nanik S
Lanjutkan
Nanik S
Uhuk... uhuk... sialan cacing kecil
Nanik S
Hadir
Haryati Tti
mantap 👍💪💪
Haryati Tti
gas💪
Haryati Tti
mantap 👍
Haryati Tti
👍
Haryati Tti
mantap
Haryati Tti
mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!