seorang wanita yang multitalenta yang jenius yang selalu tak ingin kalah dalam segala hal dan merupakan salah satu petinggi pembunuh bayaran yang di segani dan haus darah,malah mati karena tersedak kacang Sukro original
yang kini membuat ia harus berpindah jiwa ke seorang putri jendral yang lemah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part 12
Setelah selesai di sembuhkan Qing yu bangkit duduk di atas tanah.
"siapa kau?"ucap Zhang Xin bersama dengan Hong yi dan Lauyan bersedekap dada,ketiganya sedang menghakimi Qing yu.
Qing yu menatap ke tiganya lalu kemudian melirik ke arah Xiao yuexin yang memejamkan matanya.
"bisa di katakan kami adalah rival adu kekuatan"ucap Qing yu.
"tidak mungkin,kami saja selalu kalah di pukul oleh nona"ucap Hong yi.
Qing yu yang awalnya berekspresi datar kini terbiasa senyum tipis di wajahnya.
"bahkan makhluk legendaris saja tunduk dan di kalahkan olehnya, sungguh menarik" batin Qing yu.
"huh baiklah,sudah waktu aku pergi,sampaikan salam ku untuknya setelah doa bangun dari tidurnya"ucap Qing yu lalu bangkit dan menggunakan sihir teleportasi.
"heh tidur,mana mungkin bukannya nona pingsan"ucap Lauyan.
Hoammm
"nona"ucap ketiganya.
Xiao yuexin meregangkan otot-otot tubuh nya dan kemudian membuka matanya.
"nona kau sudah sadar??"ucap Zhang Xin.
"hum, terimakasih telah menyembuhkan luka kami,hoamm tidur ku nyenyak sekali"ucap Xiao yuexin.
"ehh???jadi sejak tadi nona tidur??!"ucap Hong yi.
"hum,memang kalian kira apa?"ucap Xiao yuexin.
"dimana Qing yu??"ucap Xiao yuexin.
"Qing yu??"beo ketiganya.
"ahh maksud nona pria itu,dia sudah pergi"ucap Zhang Xin.
"ohh begitu"ucap Xiao yuexin bangkit dengan mata di pejamkan namun beberapa detik kemudian ia membuka matanya.
"gawat A yin,Yuyun!!!"teriak Xiao yuexin.
"masuk dalam ruang dimensi"seru Xiao yuexin yang langsung di laksanakan oleh Zhang Xin, Lauyan dan Hong yi.
Xiao yuexin menggunakan sihir teleportasi untuk muncul di kota,sudah sunyi karena sekarang sudah dini hari.
"astaga kenapa aku tidak ingat kalau aku izin pergi sebentar"ucap Xiao yuexin.
Xiao yuexin berhenti dan menutup matanya dengan menggunakan telinga nya yang tajam.
"ketemu"gumam Xiao yuexin yang langsung menggunakan Qing gong untuk melompat-lompat dari atap ke atap sampai di taman dekat jembatan tepatnya di sebuah pohon persik dua orang memakai jubah sedang saling duduk bersandar dan tertidur di bawah pohon persik itu.
"hufff mereka terus menunggu ku"ucap Xiao yuexin
Lalu Xiao yuexin menyentuh keduanya dan menggunakan sihir teleportasi ke kediamannya.
"engghh jiejie"ucap Xiao A yin yang terbangun.
"maafkan jiejie,tidurlah ke kasur"ucap Xiao yuexin.
Xiao A yin mengangguk dan berdiri kemudian melepas jubah dan sepatunya lalu naik ke atas kasur untuk melanjutkan tidurnya.
Sedangkan Yuyun belum terbangun lalu di angkat oleh Xiao yuexin ke atas kasur, Xiao yuexin menyelimuti keduanya.
"selamat malam,semoga hari esok masih bahagia"ucap Xiao yuexin.
Xiao yuexin bangkit dan menatap ke arah pintu masuk kediamannya.
Xiao yuexin langsung menggunakan sihir teleportasi dan muncul di belakang seseorang pria dengan pisau lipat di leher pria itu.
"hello tuan,tidak baik mengintip kamar seorang wanita"ucap Xiao yuexin dingin.
Pria itu terdiam beberapa saat.
"huh ternyata nona pertama Xiao sudah melupakan tata Krama keluarga Xiao"ucap pria itu lalu menjauhkan pisau itu dari lehernya dan berbalik menatap ke arah Xiao yuexin.
Xiao yuexin terdiam ia merasa sangat familiar dengan wajah pria itu.
Xiao yuexin tersenyum tipis saat sebuah asumsi muncul di otaknya.
"biar ku tebak kau adalah Gege Xiao Yun Xi ahh mungkin kau tak suka di panggil Gege oleh anak terbuang ini"ucap Xiao yuexin.
"ahh malang sekali nasib ku,sudahlah lupakan"ucap Xiao yuexin.
Sring
Xiao yuexin mengacungkan pisau lipat tadi di depan putra tertua keluarga Xiao, Xiao Yun Xi seorang jendral muda.
"jadi apa yang tuan muda Xiao lakukan di kediaman ku??tidak mungkin kan kau ingin menemui ku setelah 5 tahun tak ingin menatap wajah ku"ucap Xiao yuexin.
sesaat Xiao Yun Xi terdiam ada sebuah rasa sakit yang terbesit di dalam lubuk hati Xiao Yun Xi.
"bukan urusan mu,aku mendengar kau membawa adik ku kemari jadi aku datang untuk mengambilnya dari tempat terkutuk ini"ucap Xiao Yun Xi.
Rasa sakit mengiris hati Xiao yuexin saat mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Xiao Yun Xi.
"CK perasaan bodoh apa ini??!kenapa sakit sekali padahal aku hanyalah jiwa pengganti" batin Xiao yuexin.
Tanpa di sadari air mata Xiao yuexin meluncur begitu saja tanpa bisa di bendung.
"baik,kau ku izinkan mengambil A yin"ucap Xiao yuexin.
"tapi langkahi mayat ku dulu hiks"ucap Xiao yuexin sambil menghapus air mata nya yang tak kunjung berhenti.
Xiao Yun Xi terteguh melihat Xiao yuexin yang menangis ingin tangannya bergerak untuk menghapus air mata itu namun ego yang ia pendam mendominasi dan menutupi niatnya itu
brak
"Gege jangan lukai jiejie hiks hiks"ucap Xiao A yin yang keluar dari kamar.
Ia terbangun karena mendengar suara Xiao Yun Xi berbicara dan suara Isak dari Xiao yuexin.
"A Yin"gumam Xiao Yun Xi saat melihat adik bungsunya yang tampak baik-baik saja bahkan kini terlihat sangat imut dan sehat.
"tidakkah Gege memaafkan jiejie??jiejie tidak bersalah"ucap Xiao A yin.
"tidak bisa,apa kau tidak ingat bagaimana ia membunuh ibu??"ucap Xiao Yun Xi.
"jiejie tidak humppp"Xiao yuexin menutup mulut Xiao A yin agar Xiao A yin tidak meneruskan kata-katanya.
"pergi dari sini dengan terhormat atau aku sendiri mengusir mu dengan tidak terhormat"ucap Xiao yuexin dengan tatapan tajam.
"aku tidak akan pergi jika tidak akhh"Xiao Yun Xi tidak melanjutkan kata-katanya saat sebuah tandangan di luncurkan kepadanya dan mengenai perutnya.
Xiao Yun Xi terlempar beberapa meter.
"aku tidak suka bertele-tele"ucap Xiao yuexin.
"jiejie"cicit Xiao A yin.
"kau tidak suka??masuklah jangan sampai aku murka"ucap Xiao yuexin datar.
Yuyun yang berada di belakang pintu langsung keluar dan mengajak A yin untuk masuk.
"nona ayo masuk dulu,jangan membuat jiejie mu marah.yakin lah bahwa nona tidak akan melakukan tindakan yang membuat tuan tertua kehilangan nyawanya"bisik Yuyun.
"hum baiklah"ucap Xiao A yin.
"se-sejak kapan kau bisa bela diri??"ucap Xiao Yun Xi sambil berlutut memegangi perutnya yang sakit.
"sejak aku bangkit dari kematian"ucap Xiao yuexin.
"kematian??"beo Xiao Yun Xi.
"pergi lah atau kau lebih ingin ku tendang lagi?"ucap Xiao yuexin.
Xiao Yun Xi terdiam lalu bangkit berdiri.
"besok aku dan ayah akan pulang ke kediaman,jika terjadi apa-apa dengan A yin aku akan benar-benar tidak akan memaafkan mu"ucap Xiao Yun Xi.
Xiao yuexin hanya berdecih.
"aku tidak suka dengan perintah mu"ucap Xiao yuexin.
TBC
makin penasaran, ayo lanjut up lagi kak author