Mengkisahkan seorang wanita malam yang bekerja setiap malam untuk memuaskan hasrat para lelaki hidung belakang, dengan bayaran yang besar tapi mendapatkan sedikit karena harus membayar hutang pada orang yang memperkerjakan nya, rasa sedih setiap hari Alice rasa kan setelah melayani para tamu.
Bukan, bukan, bukan pekerjaan ini yang dia ingin kan, tapi keadaan memaksanya dan mengharuskan nya melakukan nya.
Akan kah ada hari bahagia bagi wanita malam ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
09 - Tugas Baru
Alice yang duduk di Kursi belakang sendirian sementara di depan nya Sekertaris Ken yang menyetir.
"kenapa perasaan ku tidak enak ya, apa yang akan terjadi pada ku disana?." Gumam Alice.
"Apa dia sangat tua, atau jelek, atau dia mungkin...., tidak-tidak, Alice kau sudah biasa melakukan nya, kau sudah profesional, jangan biarkan pendapatan mu terbuang percuma, ayo buang rasa gugup mu Demi 100% pendapatan mu."Batin Alice.
Ken melihat dari balik kaca kalau Alice tampak begitu gelisah. "Nona,tidak usah khawatir, selama anda mendengarkan dan melayani bos kami dengan baik, dia tidak akan menyakiti mu."ucap Sekertaris Ken.
"Maksud mu, dia akan menyakiti ku kalau aku melakukan kesalahan dan membuat nya marah?." Tanya Alice.
Ken tersenyum. "Itu sebab nya dia menyewamu beberapa hari agar kau melakukan yang terbaik untuk nya Nona."Jawab Sekertaris Ken.
"Orang ini, dia menyuruh ku jangan khawatir, tapi perkataan nya bahkan membuat hati ku semakin gugup, seperti apa ya sosok tuan Ares."Ucap Alice di dalam hati nya.
Mobil Yang di supiri oleh sekertaris Ken memasuki sebuah halaman rumah yang begitu besar.
Mata Alice terpesona saat melihat rumah ini. "Ini Rumah Tuan Ares?"Ucapan itu terdengar sampai di telinga Sekertaris Ken.
"Iya Nona." Ucap Ken dan Lekas ia berlalu keluar dan membuka kan pintu untuk Alice.
Sekertaris Ken mengajak Alice masuk, mata Alice tersenyum melihat kebesaran dan kemewahan rumah ini, tapi tampak sepi, tidak ada siapa pun disini, rumah sebesar ini, tak memiliki siapa pun ,bahkan pelayan juga tidak terlihat.
Sekertaris Ken membawa nya ke sebuah kamar di lantai atas dan membuka pintu kamar itu.
"Silakan masuk Nona."Ken mempersilakan Alice untuk masuk.
Alice dengan ragu-ragu masuk ke dalam kamar itu, tapi tidak ada siapa pun, bahkan tidak ada sosok Tuan Ares yang sudah membuat nya sangat penasaran itu.
"Silakan untuk membersihkan diri anda Nona, Pakaian ganti ada di dalam lemari, nanti malam Tuan Ares akan menemui Anda, tampil dengan baik dan manis nona, saya permisi dulu."Ucap Sekertaris Ken.
Alice hanya bisa mengangguk, ia tak tahu harus menjawab apa dan hanya bisa diam.
Alice duduk di atas kasur yang besar dan sangat empuk, kamar nya sangat besar dan mewah, aku jadi penasaran sosok Tuan Ares."Gumam Alice.
Ia lalu membaringkan tubuh nya, memanjakan diri nya dengan bergerak di atas tempat tidur.
Hingga hari mulai sore. Alice yang sudah selesai mandi dan memakai dress mini yang begitu indah, yang ia dapatkan di dalam lemari yang penuh dengan Dress yang indah, tiba-tiba merasa kalau perut nya terasa sangat lapar.
"Aku lapar sekali, sejak tadi tidak ada yang mengantarkan apa pun pada ku."Ucap Alice sembari memegangi perut nya.
Alice lalu memberanikan diri untuk keluar, namun ia merasa aneh, karena saat ia datang, rumah itu sangat sepi dan sekarang ia melihat pelayan berlalu lalang.
Alice mengurungkan niat nya dan kembali masuk ke dalam kamar, karena ia sungguh tak ingin melakukan kesalahan dalam tugas nya.
"Kapan Tuan Ares akan datang, apa dia akan mengurungku hingga aku mati kelaparan."Ucap Alice menghela nafas dengan berat.
Tiba-tiba Terdengar suara orang berjalan , ketukan sepatu itu terdengar jelas berjalan ke arah kamar nya, Alice pun lekas duduk dengan manis dan nyakin kalau itu adalah Tuan Ares yang berjalan untuk datang ke arah kamar nya.
kan yg nentuin ares buka sora
kok greget
tinggak dibebaskan aja
kok aneh