Steven seorang insinyur mesin, ia dikenal sebagai seorang bujang lapuk. Diusianya yang mencapai 28 thn, ia belum pernah pacaran.
Suatu hari, saat hujan turun dengan deras, Steven mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan tinggi. Di sebuah tikungan, dari arah berlawan muncul sebuah sepeda motor juga dalam kecepatan tinggi. Kedua motor itu bertabrakan dan Steven tidak sadarkan diri.
Saat ia terbangun, ia sadar jika tubuhnya sekarang bukanlah miliknya. Steven bertransmigrasi ke dalam tubuh Pangeran Kelima, kekaisaran Jiang. Pangeran kelima, Jiang Fengyun, yang berusia 15 thn. Walau Jiang Fengyun disayangi oleh kaisar, ia dikucilkan oleh saudara-saudarnya.
Hari dimana Steven mengambil alih tubuhnya adalah hari pernikahan Jiang Fengyun.
Wanita yang menjadi istrinya adalah putri sulung rumah Perdana Menteri Huang, tetapi ternyata istrinya juga sampah sia-sia yang terkenal di ibukota kekaisaran
Kedua pasangan sampah yang bersatu dalam pernikahan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon angin malam 888, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ajakan bekerjasama
“Jadi rumah Perdana Menteri Huang sudah berani menipu Keluarga Istana, apa kau tahu hukumannya? Hukuman mati, sembilan generasi dimusnahkan.” Balas Jiang Fengyun dengan nada dipenuhi kemarahan, sebenarnya ia tidak tahu apakah yang dikatakannya itu benar atau tidak. Jiang Fengyun mengatakannya karena dia teringat cerita di dalam novel fantasi tentang hukuman menipu Kaisar. Wajah Jiang Fengyun yang awalnya terlihat marah, berubah menjadi sangat terkejut saat melihat wajah gadis di depannya. Wajah itu tidak terlihat rasa takut sedikitpun.
Huang Ruli tersenyum sinis, sambil membalikkan meja yang terguling dan mengambil sebuah kursi lalu ia duduk. Wajahnya terlihat tenang saat menatap Jiang Fengyun, dengan jari telunjuknya, ia menunjuk kursi lain lalu berkata, “Tidak perlu mengancamku dengan hukuman seperti itu, aku tidak pernah peduli. Kamu duduklah, ayo kita berbicara tentang bisnis. Percayalah, apa yang akan aku tawarkan kepadamu, tidak akan merugikanmu. Kita akan saling membantu dan saling menguntungkan. bagaimana?”
Jiang Fengyun menegakkan punggungnya, ia benar-benar tidak bisa percaya dengan ketenangan gadis di depannya. Mendengar gadis itu mengajukan penawaran kerjasama, wajah Jiang Fengyun terlihat sedang berpikir. Tetapi segera Jiang Fengyun membuang jauh pemikirannya, pemuda itu lantas mencibir, “Kamu hanyalah seorang sampahnya, sama seperti diriku. Dengan dantianmu yang hancur, apa yang bisa kamu tawarkan? Bahkan untuk menolong dirimu sendiri saja, kamu tidak akan sanggup.”
Wajah meremehkan terlukis di wajah Huang Ruli, senyum sinis kembali muncul di bibirnya, "Kamu mau mendengarkan atau tidak? Jika kamu tidak mau, aku akan pergi. Jangan pernah berpikir aku akan peduli dengan Keluarga Perdana Menteri Huang. Dan aku tidak akan takut hukuman mati dari Kaisar. Selain itu tidak ada salahnya bagimu untuk mendengarkan penawaranku terlebih dahulu. Jika kamu merasa tidak cocok, kamu bisa menolak."
Jiang Fengyun menatap gadis di depannya, Huang Ruli terlihat penuh percaya diri. Pria itu terdiam, setelah menimbang beberapa waktu. Pemuda itu berpikir tidak ada salahnya mendengar penawaran gadis di depannya, Jiang Fengyun mengambil kursi lalu duduk di seberang Huang Ruli. "Baiklah, aku akan mempertimbangkan tawaranmu, jika itu bisa menguntungkan kita berdua maka aku akan setuju untuk bekerjasama denganmu."
Huang Ruli menjadi tenang saat pemuda itu mau mendengarkan penawarannya, lalu ia mulai bercerita, “Aku bisa di sini karena aku dibius lalu dimasukkan ke dalam tandu pengantin. Ini rencana istana Perdana Menteri Huang, aku tidak terlibat di dalamnya. Nanti kamu bisa memerintahkan pengawalmu untuk menyelidiki masalah ini dan bagaimana kehidupanku selama aku tinggal di sana, aku tidak mempunyai apapun disana."
Sialan, aku memintanya untuk mengajukan penawaran, dia malah bercerita tentang kisah hidupnya, pria itu membatin. Jiang Fengyun tiba-tiba teringat ia pernah melihat bagaimana gadis itu di bully oleh saudara-saudaranya, Jiang Fengyun terdiam. Dari ingatannya, ia juga tahu bagaimana kehidupan gadis di depannya ini. Pria itu menatap gadis di depannya tanpa ada rasa permusuhan lagi, yang ada hanya rasa kasihan.
“Putri Sulung Perdana Menteri Huang, Huang Renyuan tidak ingin menikah denganmu, dia mencintai Pangeran Pertama. Mereka sengaja menggantikan pernikahan Huang Renyuan dengan diriku dan Perdana Menteri Huang mengetahui hal ini. Pangeran Pertama juga terlibat dalam hal ini. Dia...Hei...Kamu mendengarkanku atau tidak?” Huang Ruli memukul meja sambil menatap tajam ke arah Jiang Fengyun. Aku sedang bercerita dan kamu berani tidur? Rupanya orang ini minta di tampar lagi, maki Huang Ruli di dalam hati.
Membosankan, ceritanya sama seperti di dalam novel-novel fantasi. Ini seperti cerita putri buruk rupa yang tidak diinginkan, aku mengantuk, ucap Jiang Fengyun di dalam hati. Pria itu lalu menampar keras pipinya sendiri dan segera ia menjadi sadar kembali, hilang rasa mengantuknya. Lalu pemuda itu berkata, “Aku mendengarkanmu, lanjutkan ceritamu dengan cepat.”
Huang Ruli melihat tindakan Jiang Fengyun. Apa aku racun saja Pangeran bodoh ini? Kelihatannya tidak ada harapan bekerja sama dengannya, dia terlalu bodoh, maki Huang Ruli di dalam hati. “Jika kamu membawa masalah pernikahan ini kepada Kaisar, maka Perdana Menteri Huang akan beralasan jika aku yang mengambil dengan paksa untuk menjadi pengantinmu dan aku akan dihukum mati, ini sesuai rencana mereka dan mereka ingin menggunakan tanganmu untuk membunuhku."
Jiang Fengyun menjadi tidak sabar setelah mendengar cerita Huang Ruli yang ia anggap bertele-tele. “Aku sudah tahu akan hal ini, cerita seperti ini sudah basi bagiku. Ceritamu membuatku mengantuk, langsung saja ke intinya. Bagaimana kamu mau bekerjasama denganku, tolong ajukan langsung penawaranmu? Jangan bertele-tele lagi."
Huang Ruli menarik nafas dalam-dalam, dengan wajah penuh keyakinan, ia menatap Jiang Fengyun. “Dantianmu yang cacat, aku bisa membantumu membentuk ulang tetapi aku butuh waktu.”
Saat mendengar perkataan gadis di depannya wajah Jiang Fengyun terlihat sangat terkejut sehingga pemuda itu berdiri dari kursinya,
"Apa kamu tidak sedang berbohong? Apa kamu seorang Master Alkemis?”
“Ya, tetapi aku butuh bahan-bahan herbal dan itu semua harus kamu yang menyediakan. Kamu pasti tahu jika aku sangat miskin saat ini.” Huang Ruli menjawab dengan santai. Mendengar perkataan gadis di depannya, Jiang Fengyun menjadi bersemangat, harapannya menjadi pendekar hebat akhirnya akan segera terwujud. Pria itu kembali duduk dan berkata, “Aku tidak ada masalah dengan itu, aku akan menyediakan semua bahan-bahan herbal yang kamu butuhkan. Berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk memperbaiki dantianku?”
Huang Ruli terlihat sedang berpikir tetapi sebelum gadis itu sempat menjawab pertanyaan Jiang Fengyun, harapan pria itu kembali menjadi padam. Mata Jiang Fengyun menatap tajam ke arah gadis di depannya, ia ingin melihat apakah ada kebohongan di sana. “Aku dengar jika dantianmu sudah hancur, bagaimana kamu bisa menjadi seorang Master Alkemis dengan dantian yang telah hancur? Kamu pasti berniat membohongiku, kan? Jangan-jangan kamu berniat membawa lari uangku.”
Huang Ruli membalas tatapan pria di depannya dengan berani, ia tahu pria di depannya tidak mempercayainya, “Aku akan membentuknya kembali, berikan aku waktu satu minggu. Ketika saatnya tiba, kamu bisa memeriksanya sendiri. Jika aku gagal membangun kembali dantianku, maka perjanjian kita batal. Saat itu, kamu bisa melakukan apapun terhadapku.”
Jiang Fengyun terdiam, ia masih menatap gadis di depannya sambil berpikir, haruskah mempercayainya. "Berapa lama waktu yang kamu butuhkan?"
“Paling cepat satu bulan, tetapi bisa juga dua bulan itu tergantung kualitas herbal yang kamu sediakan. Semakin bagus kualitas herbalnya dan semakin mahal harganya maka akan semakin bagus pilnya. Aku akan mencoba menghasilkan pil berkualitas tinggi sehingga kamu akan memiliki dantian yang berkualitas sangat bagus.”