NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

Liora tak pernah menyangka jika pertemuannya dengan Marvin akan membawanya pada sesuatu yang menggila. Marvin, pria itu begitu menginginkannya meskipun tahu jika Liora adalah adik iparnya.

‎Tidak adanya cinta dari suaminya membuat Liora bisa dengan mudah menerima perlakuan hangat dari kakak iparnya. Bukan hanya cinta yang Marvin berikan, tapi juga kepuasan diatas ranjang.

"Adikku tidak mencintaimu, jadi biar aku saja yang mencintaimu, Liora." ~ Marvin Leonardo.


📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 11 ~ CTDKI

Untuk beberapa saat Marvin membiarkan mereka masih dalam posisi saling berpelukan. Suara langkah Audrey yang sudah kembali naik ke lantai atas bahkan sudah tidak terdengar lagi. Liora mengurai pelukannya, menatap Marvin yang juga sedang menatapnya.

Marvin merengkuh pinggang Liora dan membawa tubuhnya kembali mendekat, satu tangannya terangkat untuk menyentuh rambut Liora dan membenahi anak rambutnya kebelakang telinga.

"Aku harus kembali ke kamarku sekarang," ucap Liora pelan.

"Apa kamu tidak ingin tahu aku tadi darimana?" tanya Marvin dengan tatapan menjelajahi mata Liora.

"Bukankah tadi kamu sudah menjawab." Liora menjawab datar. "Lagipula... Aku tidak berhak bertanya terlalu banyak,"

Marvin mendekatkan wajahnya, saling menempelkan kening mereka. "Aku suka, aku suka saat kamu bertanya. Itu artinya kamu peduli padaku."

Liora diam. Dia sadar jika tadi dia sudah terlalu jauh. Tapi jujur, dia menikmati, menikmati ciuman mereka berdua tadi.

"Aku naik sekarang, Kak. Takut suamiku terbangun dan mencariku," Liora menarik diri, menurunkan tangan Marvin dari pinggangnya.

Kali ini Marvin tak menghalangi, dia membiarkan Liora kembali kekamarnya. Tangannya menyentuh bibirnya, tersenyum saat mengingat bagaimana tadi Liora membalas ciumannya.

❄️

❄️

Pagi ini semua orang sudah berkumpul di meja makan untuk sarapan. Seperti biasa, Marvin selalu datang terakhir, dia menarik kursi dan mengambil posisi duduk didepan Liora. Bi Sari langsung membantu mengambilkan makanan untuk tuan mudanya.

"Mau pakai dada atau paha, Den?" tanya Bi Sari saat akan mengambilkan ayam goreng untuk Marvin.

Marvin mengusap-usap tengkuknya, seolah sedang mempertimbangkan. Diam-diam matanya melirik ke arah Liora yang sedang menikmati sarapannya. "Pahanya mulus dan dadanya lumayan besar,"

"Uhukkk... Uhukkk..." Liora langsung tersedak makanan yang sedang dia kunyah saat mendengar ucapan Marvin. Dia meraih gelas didepannya dan meminum airnya sedikit.

Marvin menopang dagunya dengan kedua tangan, "Pelan-pelan makannya adik ipar." ucapnya dengan senyuman tertahan. "Menurut adik ipar, lebih enak paha atau dada?"

Astaga, apa yang sedang dipikirkan oleh kakak iparnya ini? Meskipun yang ditanyakan oleh Marvin adalah dada dan paha ayam, tapi Liora tahu jika arah pembicaraan Marvin menjurus ke arah lain.

"Aku juga mau pahanya satu, Bi." Audrey mengangkat piringnya dan langsung diisi dengan paha ayam oleh Bi Sari.

"Apa saja enak," jawab Liora cepat, menurunkan kembali pandangannya dan menyuapkan nasi kedalam mulutnya.

"Kalau begitu beri aku paha juga satu, Bi." Marvin menegakkan duduknya dan bersiap menyantap sarapannya. "Dadanya buat nanti malam saja,"

"Baik, Den." Bi Sari mengisi piring Marvin dengan paha goreng.

Liora tak berani mengangkat wajahnya lagi karena dia tahu Marvin terus memperhatikannya. Sementara Tuan Arthur merasa sangat bahagia karena keluarganya berkumpul dan terlihat akur. Tuan Arthur memang tidak tahu dan sengaja tidak diberitahu jika kemarin Nyonya Maria dan Marvin sempat berdebat.

Selesai dengan sarapannya Liora mengantarkan suaminya sampai ke teras rumah. Dia menggandeng lengan suaminya dengan manja.

"Mas, kamu tidak lupa kan kalau besok hari ulang tahunku?" tanya Liora, ini akan menjadi ulang tahun pertamanya disaat dia sudah berstatus menjadi istri orang. "Aku ingin membooking kafe untuk makan malam kita berdua, apa kamu mau datang?"

Haikal tersenyum, mengusap lembut wajah Liora dan menyematkan ciuman di pipi istrinya. "Booking saja, Sayang. Aku usahakan pasti datang."

Mata Liora langsung berbinar, "Sungguh?" tanyanya masih tak percaya.

Haikal mengangguk yakin, "Ya."

Setidaknya Haikal ingin menjadi orang istimewa dihari ulang tahun istrinya kali ini. Dia ingin memberi ruang bagi dirinya untuk mengenal istrinya lebih dalam.

"Aku berangkat dulu," Haikal mencium kening Liora sebelum masuk ke dalam mobil.

Lambaian tangan Liora mengiringi kepergian mobil suaminya. Sebuah dasi tiba-tiba melingkar di lehernya, membuat Liora terkesiap kaget. Marvin menarik dasi itu kebelakang dan mensejajarkan wajahnya dengan wajah adik iparnya.

"Aku cemburu," bisik Marvin ditelinga Liora.

Liora menurunkan dasi itu dari lehernya, membalikkan badannya dan melihat Marvin yang sudah berdiri tepat di hadapannya. Liora menghela napas panjang, tangannya mulai bergerak memasangkan dasi itu dileher Marvin.

"Dia suamiku," ucap Liora.

"Lalu aku?" tanya Marvin, jelas sekali jika wajahnya mulai terlihat kesal saat ini. "Selingkuhanmu?"

Gerakan tangannya tertahan sejenak, "Kita tidak pernah membahas tentang hal ini. Soal tadi pagi..." Liora menundukkan wajahnya sebentar, kemudian menatap Marvin dengan tatapan lebih berani. "Kita lupakan saja,"

"Aku tidak mau," Marvin menggeleng cepat, menatap Liora dengan tatapan serius. "Aku tidak akan pernah melupakan apa yang sudah terjadi diantara kita, Liora."

Liora menurunkan tangannya saat dasi itu sudah terpasang dengan benar. "Sejak awal kamu sudah tahu jika aku ini adik iparmu, dan aku tidak tahu kenapa kamu terus berusaha untuk mendekatiku. Tolong jangan beri aku perhatian berlebihan, Kak. Aku tidak ingin berharap."

Dengan gerakan cepat Marvin menarik lengan Liora mendekat, "Aku tidak pernah memberikan harapan palsu, yang aku lakukan semuanya adalah asli. Bukankah sudah aku katakan jika aku mencintaimu." ucapnya penuh penekanan.

"Liora..."

Suara Nyonya Maria terdengar memanggil dari dalam rumah, Marvin melepaskan cengkeramannya dari lengan Liora.

"Kita bicarakan lagi nanti," Marvin membalikkan badannya dan bersiap menuju ke mobilnya.

"Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Kak!"

Sebenarnya Liora merasa berat untuk mengatakan ini, dia sudah mulai merasa nyaman saat bersama dengan Marvin. Namun, melihat itikad baik suaminya yang tadi mau merayakan ulang tahunnya besok bersamanya, Liora merasa jika Haikal sedang berusaha untuk membuka hati untuknya. Tentu saja dia tidak ingin mengecewakan suaminya.

"Aku mohon tolong bersikaplah sewajarnya padaku." imbuhnya kemudian. Liora kembalikan badan, langkahnya terasa berat saat dia ingin meninggalkan Marvin di halaman rumah.

Brakkk...!

Marvin menutup pintu mobilnya dengan kasar, kemudian melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah tersebut dengan wajah kesal. Liora berbalik, menatap kepergian mobil kakak iparnya dengan tatapan sendu. Liora merasa bersalah, dia belum pernah melihat Marvin semarah ini. Namun disisi lain dia juga sadar akan statusnya yang adalah istri dari Haikal, adik sambung Marvin.

✳️

✳️

✳️

Bersambung....

1
Marina Tarigan
Elisa biadap yg membakar pasti dpt kzrma karena mereka tfk punya siapa2
Marina Tarigan
loira hamil muda .asa tak ada istrihat jln 2 apa tdk takut keguguran ya
Marina Tarigan
hambar sekarang pernikahanmu ya itu upah yg serakah
Marina Tarigan
jijik mau muntah kayak anjing
Marina Tarigan
jgn kauhina liora butet kamu utu perlu berobat ke RS jiwa Marvin itu suami liora kamu tdk apanya pun tdk tahu malu ceburkan dirimu ke laut sana supaya. adem Liora tdk mudah kamu tindad
Marina Tarigan
swmua mati kutu tak bucara Marbin bicara tdgas tdk mempan reaksi siapapun casandra kesepiam ya Haikal sdh jijik pdmu wanita gatal
Marina Tarigan
apalagi
Marina Tarigan
kata si Lisa Sabrina orang orang baik dan berpendidikan tapinyatanya. jalang seperti. monyet gatal ya ambil cokan cabe setan godokkan ke lobang gatalmu itu keparat
Marina Tarigan
lagi ada jebakan Marvin hati2 maunya kamu antar Kiara sm Liora saja
Marina Tarigan
hebat deh marn ada juga ulat ingin dekat kalau Haikal candra tdk bisa tinggal diam Marvin tdk mau mundur yg sakit kepala. Maria. Elisa dan tuan Arthur
Marina Tarigan
liora kamu sdh terlampau jauh disakiti mereka menurut kita bercerai dgn haikal dan pergi jauh tinggalkan semuanya sm Haikalpun kamu akan tersiksa karena Casandra txk tinggal diam pergi tinggalkan semua diam2
Marina Tarigan
anakmu itu yg tdk sanggup berpisah dgn liora ibu jgn terla.pau percaya kamu sangat keterlaluan menghina Liora Marvin dan Haikal tdk usah sm anakmu itu dua2nya walaupun dia janda akan ada jodohnya yg terbaik yg ditentukan takdirnya
Marina Tarigan
perang Iran Irak perang saudara yg menegangkan baru tahu rasa ayah Arthur sakit kepala deh semoga lumpuh nya terus sembuh karena kagetnya
Marina Tarigan
apa salah bodat kamu tinggalkan istrimu di hotel sepi balik menjumpai pacarmu sehari sampai larut sendirian jgn egois dong kamu pikir lioa anak yatim piatu bisa kamu buat seenak jidatmu sdh 6 bln lebih kalian menikah kamu abaikan terus malahan kamu tampar keras dia bertanya kemana kamu jgn egois dong tanpa kamu bisa liora hidup di panti tahu
Marina Tarigan
rmh tgga amburadul bawa liora ke Australia Marvin
Marina Tarigan
sdh dibawa kabur bos mknya jgn amburadul selama pernokahanmu tak pernah kamu seperti suami sungguhan tak perduli sm liora kamu sdh ditikung Marvin yg mencintai Lora
Marina Tarigan
bahaya akan menantang rmh tggamu nanti
Marina Tarigan
kalau betul haikal sdh diluar jalur baiklah Marvin dekati Liora tapi tolong jgn buat liora jd p elapiasan dan melecehkan kan kasihan ia yatim piatu
Marina Tarigan
beraryi Marven sdh tahu kelakuan Haikal dan ibunya memperlakuan liora sepeperti babu dirmh
Marina Tarigan
sebaiknya tinggalkan rmh itu Liora pulang ke panti saja di rmh itu bahaya pake otakmu jgn bodoh iparmu sdh kewat batas bila terjadi apa2 pasti kamu yg disalahkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!