Ani Alexa gadis 17 tahun yang terpaksa menikah dengan pria pilihan kedua orang tuanya.
Menikah dengan pria yang mesterius, Sombong, Angkuh, membuat dirinya harus terjerat dalam pernikahan ini.
Dendam yang menggebu dalam dirinya terhadap kedua orang tuannya yang sudah memperlakukan dirinya bagaikan anak terbuang.
Silahkan baca di story " Mendadak Nikah Sama CEO"
follow instragram @tikaputri.yesi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Suprise
Aldo maju sedikit hingga ia berada di belakang Adik kesayangannya itu ,lalu ia memeluk adiknya dari belakang dan sontak membuat Ani terkaget atas perlakuan Aldo.
Ani yang kaget tiba -tiba dia dipeluk dari belakang entah siapa itu langsung berteriak histeris dan langsung diam ketika tau siapa yang memeluk dirinya itu.
Bahkan ia tak kala histerisnya berteriak sambil merangkul kakaknya itu ke pelukannya hingga aldo merasa sesak di d ada karena terlalu erat Ani memeluknya.Ia merasa sulit sekali untuk bernafas.
"Ani kamu mau bunuh kakak kesayangan kamu ini?" bisik Aldo .
"Tidak lah."
"Lepas dulu ya bisa -bisa kakak is dead ,"kata Aldo.
Sontak Ani sadar jika dirinya memeluk Aldo begitu erat pantas saja dia sesak napas
"Maaf kak, terlalu erat peluknya."
"Ya gapapa, peluk lagi dong pinta aldi pada Ani kakak masih kangan," ucap
Ani kembali memeluk sang kakaknya itu.
"Kakak kapan pulangnya?" tanya Ani.
"Kakak sampai 2jam yang lalu," kata Aldo.
"Kenapa kakak gak kasih tau Ani kalau kakak pulang hari ini?" minta penjelasan dari sang kakak.
"Kan mau kejutan Ani, jadi kakak sengaja gak bilang kalau kakak pulang hari ini."
"Padahal Ani mau kan jemput kakak ke bandara! rajuk Ani sambil melepas pelukannya dari kakaknya.
"Kak kafe kakak pengunjungnya sangat ramai sekali, kadang aku akan sibuk sekali sehingga tidak bisa kabarin kakak. selama di sana!"jelas Ani pada sang kakak.
"Iya kamu sedang bikin apa kakak mau dong?" pinta Aldo.
"Aku lagi bikin ini,suap jepang kakak!kakak mau biar aku ambilkan?" gumam Ani.
"Iya kakak mana, tapi kamu antar keruang lantai dua ya nanti!kata Aldo."
"Iya kakak, mama sama papa kakak juga pulang hari ini, Ani pingin ketemu mereka soalnya sudah lama sekali," ujar Ani.
"Belum sayang, mama sama papa masih ada kerjaan di sana jadi kakak yang pulang sendirian ."
"Iya de kakak padahal aku kangen bangat," rajuk Ani .
"Kan kakak kamu udah pulang ni, emang kamu gak mangan?" Tanya Aldo.
"kangan bangat mala kakak,kalau gak ada kakak sepi rasanya." Aldo gemas melihat tingkah adiknya ini, dia tau jauh d balik ini tersimpan luka sangat dalam dalam hatinya .
Ani sungguh gadis yang sangat luar biasa bagi Aldo. Dia sangat menyayangi Ani sebagai adik kandungnya sendiri.
"Hey kak Aldo," sapa Tina sama lili.
"Hay juga kalian berdua," balas Aldo.
"Kak Aldo kapan pulang?" ujar Tina.
"Baru dua jam lalu."
"Kak Aldo oleh -oleh buat kita ada gak?" Tanya lili tampa malu.
"Ada kok tenang aja nanti dikasih ya!" balas Aldo.
"Yes kita dapat oleh-oleh cengir Lili."
Yang lain lihat lili aja ,mereka sudah tau lili memang suka seperti itu apalagi sama Aldo anak bos mereka karena lili juga menganggap Aldo seperti kakaknya begitu juga dengan Tina.
"Ya Allah Lili, kamu gak malu apa di lihatin banyak oran," bukan Tina.
"Gak kok santai aja aku ma."
"Iye lah kalau gitu,tapi Kak aldo kemaren pergi kemana?" tanya Tina.
"Jepang Tina," jawab Aldo.
"Wah negara impian gua," ujar Tina dengan gaya mengkhayalkan.
"Ani kakak keatas dulu ya, kamu antar keatas saja ya makan kakak," ujar Aldo sambil mengelus kepala Ani.
"Kakak, kita juga mau dong dielus kayak Ani," ketus Lili.
Aldo yang mendengar tersenyum saja lalu ia mengelus juga kepala kedua gadis yang seumuran dengan Ani.
"Wah begini rasanya ya jika dielus sama kakak," kata Tina dengan senyum. sumrightnya.
mereka hanya bisa tersenyum melihat Tina.
Sekarang Ani sudah berada didepan ruang kakaknya itu ia segera mengetuknya .
Tokk...tok...
"Masuk "
Akhirnya Ani masuk dengan membawa Sebuah nampan dengan makanan dan segelas minuman kesukaan kakaknya itu.
"kakak, ini makanan ya silahkan di coba,"ujar Ani.
"Makasih ya sayang ,kamu udah bawain kakak makan."
"Sama -sama kakak," saut Ani.
Lalu Aldo menyodorkan paper bag yang ia pegang itu kepada Ani.
"Ini apa kakak?" nnminta penjelasan.
"Ha dia buat kamu dari Mama dan kakak."
"Boleh sekarang Ani buka?" izin Ani.
"Boleh."
Ani segera membukanya dan melihat apa isi kado yang diberikan kakak dan mamanya itu.
"Wah..... ini gaun bagus bangat kakak?" jelas Ani.
"Kamu suka?" tanya Aldo.
"Iya kakak, ini juga handphone Ani juga suka
dan casing kita Couple kakak! senyum Ani yang begitu senang.
"iya semau itu untuk kamu Adikku."
"Makasih bangat kakak Ani kembali memeluk Aldo dengan erat dan tersenyum bahagia.
Aldo melihat itu sungguh suatu kepuasan hatinya bisa membuat Ani adiknya itu tersenyum bahagia ,gembira .