Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.
Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.
Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.
Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.
Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.
Trimakasih, jangan lupa like, coment***
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB.16.SEMAKIN CINTA
Jhon Meyer terpaku melihat berita yang menampilkan sosok Intan dan Yudi. Ia berpikir dan menduga-duga bahwa sosok Yudi bukanlah korban tapi pelaku. Tidak ada yang bisa lolos dari desa Beduwi sebelum di obok-obok oleh Darren.
Jika Yudi korban belum tentu bisa lolos dan masih hidup. Saat pertempuran di kub*ran memang gelap gulita, tapi tidak ada korban lain kecuali Agung dan Katrin.
Wajah mereka yang berada di kub*ran agak buram tapi suara di vidio jelas. Ratu Le-ak mengatakan dengan jelas kalau ada tiga gadis yang digantung, ada vidionya.
Waktu Darren masuk kepertempuran baru korban bertambah lagi satu yaitu Darren. Vidio ini kurang jelas karena saat itu kaca mata Darren terjatuh, tapi rekaman suara jelas.
Detik-detik terakhir ada vidio Agung dan suaranya jelas. Nama Yudi tidak pernah disebut, malah kebanyakan nama Le-ak.
Bukti otentik ada rekaman vidio yang di transfer otomatis lewat kaca mata Darren. Tidak terlihat ada Yudi, kalau tiga gadis yang tergantung di tiang besi itu ada. Berarti salah satu dari tiga gadis itu adalah Intan, saat itu Aluna masih hidup.
Rekaman ini tidak bisa di rekayasa, ini bukti otentik yang disimpan oleh Jhon Meyer untuk arsip XpostOne. Jika suatu hari diminta pertanggung jawaban atau hasil dari tugas yang dibebankan kepada Darren, Jhon tinggal memperlihatkan bukti itu.
Misi sudah di kerjakan dengan baik. Dan hasil dari misi itu sudah ada. Uang dari Mr.x yang berjumlah sepuluh miliar tidak boleh di minta kembali. Setengah masuk perusahan dan setengah masuk kantong Darren.
Firasat Jhon, Intan bersekongkol dengan Yudi untuk menipu atau ingin di publis, panjat sosial, primary years programme.
Tujuannya untuk mencari sensasi dan perhatian atau ada maksud tertentu yang terselubung. Mungkin ingin menguasai harta pak Cahya.
Pengamatan terakhir sangat jelas Yudi dan Intan resmi di ajak oleh kluarga pak Cahya. Intan di angkat sebagai pengganti Aluna dan Yudi mungkin ditempatkan sebagai karyawan salah satu perusahan pak Cahya. Ntahlah...
Jhon Meyer berani jamin kalau Darren saat ini tidak mungkin menonton berita di sosial media, kebiasaan agen XpostOne jika lagi cuti hape di simpan, mereka tak mau di ganggu. Pekerjaan mereka sangat berat mempertaruhkan nyawa.
Mereka perlu refreshing. Nanti selesai cuti mereka baru mengaktifkan hapenya
Jadi kalau agen rahasia bertugas kembali otaknya fres.
Jhon Mayer duduk di depan monitor dan mencari kordinat atau posisi Darren saat ini. Ternyata Darren sudah pindah dari home stay dan tinggal di sebuah hotel melati.
Berarti Darren masih menyamar menjadi orang mis-kin. Jhon Meyer tersenyum dalam hati, perbuatan Darren terasa konyol. Karena gadis yang diajak putri konglomerat, kekayaannya tidak habis tujuh turunan.
Mungkin gadis itu juga pura-pura mis-kin mau tinggal di tempat murah. Sungguh membagongkan ke dua orang ini. Semoga saja mereka baik-baik saja. Bathin Jhon Meyer.
Dia tak akan menjelaskan kepada Darren masalah Intan dan Yudi. Karena sangat riskan, Darren pasti akan marah besar dan mengangkat senjata untuk balas dendam kepada Cahya Blossom.
Selama ini Cahya Blossom tidak pernah ada di depan camera, ia memakai nama Mr.x untuk berurusan dengan dunia luar. Untung Darren ada di Bali dan tidak tau masalah ini. Jika Darren tahu bahwa ia mengorbankan diri dan hampir menjadi t*mbal demi menolong putri Blossom pasti ia mengamuk.
Jhon Meyer tidak berani membayangkan seandainya Darren tau siapa Aluna. Yang pasti akan hancur keluarga Blossom. Ia juga akan pura-pura tidak tahu, walaupun ia pertama kali curiga bahwa Mr.x adalah salah satu keturunan Blossom.
"KRING..KRING..KRING"
Suara hape membuyarkan lamunannya. Jhon Meyer melihat layar siapa menelpon malam-malam begini. Dadanya berdebar keras ternyata pak Jenderal.
[Hallo..malam pak]
[Malam juga, ada apa malam-malam menghubungi saya]
[Begini...bapak sudah melihat sosial media tentang korban yang selamat dari desa Beduwi?]
[Belum pak, nanti saya coba cari....] Jhon Meyer berbohong. Padahal ia sudah tahu.
[Disitu ada dua korban yang selamat dan kini sudah ada di pak Cahya...]
[Oh begitu, syukurlah, saat ini agen saya masih stay di Bali, dia menyelamatkan salah satu. Mungkin lagi tiga hari akan balik ke Jakarta] jawan Jhon Meyer datar.
[Yang saya pertanyakan bagaimana kerja agen anda, kenapa orang lain dengan mudah menyelamatan salah satu dari tiga gadis yang hilang, padahal pemuda itu bukan agen rahasia, sedangkan anda yang agen rahasia tidak becus!!] suara pak Jenderal terdengar keras berapi-api. Nafasnya memburu.
[Maaf Jenderal, kondisi pada saat kejadian sangat membahayakan.....]
[Jangan banyak alasan, anda harus bertanggung jawab menemukan putri keluarga Blossom!!] potong sang Jendral cepat, ia muak mendengar alasan Jhon Meyer.
XpostOne adalah pusat agen nomer satu selevel BIN, KGB, CIA tapi mengurus tiga gadis yang hilang tidak berhasil, malah seorang pemuda sipil berhasil menolong Intan. Muka Jenderal seolah tertampar, ia malu kepada pak Cahyo karena sampai saat ini tidak ada berita dari XpostOne.
Jhon Meyer terpaku, hubungan telpon di putus sepihak oleh sang Jendral. Ia sudah tau akan begini jadinya karena Darren tak cepat pulang.
Ntah apa yang akan terjadi jika Darren tau kalau yang di tolong putri dari keluarga Blossom, bagaimana nanti reaksinya?
Jhon Meyer segera menelpon Darren dan memerintahkan balik ke Jakarta. Ia tidak membicarakan desakan dan kemarahan Jenderal dan keluarga Blossom, karena ia tidak mau Darren tau bahwa Aluna putri Blossom.
Perintah Jhon Meyer tak bisa diganggu gugat, Darren harus balik ke Jakarta. Berarti ada hal penting yang harus cepat ditangani.
"Kenapa Beb, wajahmu tetiba mengkerut, jangan-jangan kau ingat mantan." canda Aluna mendekati Darren.
"Papa menyuruhku pulang, sedangkan urusan kita belum selesai, aku belum menikahimu." jawab Darren menunduk. Tadi papanya notif di GSM umum, berarti sangat urgent.
"Lebih baik ikuti kata papamu, kita balik ke jakarta, aku banyak urusan karena semua surat-surat hilang, mau membuat kartupenduduk supaya bisa menikah denganmu."
"Aku khawatir kalau sampai Jakarta kau tidak mau menikah denganku."
"Mana berani aku mengingkari janji."
"Jika orang tuamu tidak setuju karena aku mokondo, kau memilih siapa?"
"Aku memilihmu!" ucap Aluna keras.
Darren merasa terharu dan memeluk calon istrinya dengan mesra. Tiada hari tanpa cinta. Kebahagiaan yang mereka rasakan seolah tidak akan pudar, janji manis mengalir deras dari bibir mereka.
"Tapi setelah dipikir sebaiknya kau saja yang pulang, aku tinggal disini, kebetulan ada saudara tinggal di Bali." ucap Aluna.
Ia baru ingat, salah satu hotel Blossom ada di Bali dan juga ada beberapa Villa. Ia tidak tau berapa ada properti disini, ia yakin pasti banyak.
Kalau dia pulang ke Jakarta Darren akan tau dia orang kaya. Dan orang tuanya juga tak akan melepaskannya.
Rencananya ia akan dijodohkan dengan sepupunya yang bernama Indra. Kata papanya lebih baik nikah dengan saudara jadi warisan tidak jatuh keluar.
"Yank, kita harus pulang bersama aku takut kau tinggal disini dan kembali menjadi tumbal...."
"Jangan ingatkan aku dengan tragedi itu bikin takut saja." potong Aluna cepat.
*****