Malam itu,tubuh ku seakan tersambar petir,ķekasih dan sahabat ku menghianati ku secara bersamaan.
Dan tidak berhenti sampai disitu saja,aku pun harus merelakan hal yang sangat aku jaga selama ini karna kebodohan ku sendiri
Aku harus merelakan malam pertamaku bersama pria asing yang tidak pernah aku kenal sebelum nya,ya ini semua karna mulut bodoh ku,jadi aku harus menanggung akibat nya sendiri juga
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva maya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 7
Tok tok,bartender mengetuk meja tempat Hani duduk bermaksud membangunkan nya,Hani sudah banyak minum teramat mabuk dan tidak sadar
"Maaf nona,kurasa anda sudah mabuk apa ada seseorang yg menjemput anda?,saya bisa bantu untuk menghubungi."tanya pria tampan yg memakai clemek di sebrang meja nya itu
Hani pun terkejut seraya mengangkat kepala nya
"Iya,ah tidak aku akan pulang sendiri,terimakasih untuk minuman nya."
Lalu Hani membayar dan beranjak dari tempat duduk nya dan berjalan menuju tangga,tpi karna dia sangat mabuk bukan nya menuju keluar,Hani malah berjalan menuju lorong yang lumayan sepi,dia berjalan di antara pintu pintu kamar yang berhadapan,sambil terseok seok dan memegang tembok untuk menopang badan nya agar tidak terjatuh
Dan saat Hani berjalan tak tau arah,pintu kamar di hadapan nya terbuka dan ada sesosok pria menyeret tubuh nya ke dalam kamar dan melemparkan ke ranjang
____________________________________________
"Jadi kau tidak mengingat ku?."tanya Haru sambil membisik kan di telinga Hani pelan,Haru memang sangat tau siapa gadis itu,karna dia sama sekali tidak mabuk,dia hanya tidak bisa menahan nafsu yang menyelimuti nya
"Si siapa kau,ku rasa kau salah orang aku tidak mengenali mu."ucap Hani yang masih blum bisa melihat dengan jelas,sambil mencoba menjauh kan tubuh nya dari pria kekar yang sudah bertelanjang dada di hadapan nya
"Bukan kah kau tadi yang mengajak ku tidur malam ini?."Haru masih mencoba mengingat kan Hani dan terus mendekati Hani
Hani pun membelalak kan mata nya,dia mulai ingat dengan suara pria ini
"Astaga,kau benar benar ORANG ITU?,maaf tuan bukan kah tadi aku sudah menjelas kan?."pekik Hani sambil melihat wajah pria yang ada di hadapan nya
"Aku tidak peduli lagi."batin Haru sambil tiba tiba menindih tubuh Hani
"Tapi aku tidak terlalu mendegar kan penjelasan mu tadi,jadi ku rasa tawaran mu masih tetap berlaku."ucap Haru lirih sambil mengelus bagian rambut Hani yang menutup wajah cantik nya
"Tapi tapi."Haru langsung membungkam bibir Hani dengan bibir nya,Haru terus menerus mengetuk pintu yang tertutup rapat dan tidak mau diam,Hani masih mencoba mengelakan wajah dan tubuh nya dari Haru,tapi Hani sama sekali tidak bisa bergerak,di samping Haru yang memang sangat kuat, Hani juga sudah sangat mabuk
Karna kehabisan nafas Hani yang terus menerus di serang akhir nya membuka bibir nya,yang membuat Haru bisa bebas untuk menikmati bibir manis Hani
Haru yang sudah di kendalikan dengan nafsu mulai menyelancarkan tangan nya ke bagian leher Hani,yang membuat Hani merinding,tapi sekejap kesadaran nya datang,dan berusaha melepas kan ciuman panas dari pria itu
"Tolong hentikan"suara Hani masih memohon,Haru memegangi kedua tangan Hani di atas kepala Hani yang berbaring,yang membuat tangan satu nya lagi berjalan ke arah yang tidak seharus nya
Hati Hani selalu mengatakan tidak,tapi berbeda dengan tubuh nya,tubuh nya terus bergerak mendapatkan perlakuan dari Haru,bagai kan pria yang sangat berpengalaman Haru terus menerus melancar kan serangan nya,membuat Hani semakin tidak bisa menolak
Ya ini memang pertama kali nya untuk kedua insan ini,tapi karna kedua nya sama sama tidak sadar,mereka hanya mengikuti naluri mereka sebagai manusia dewasa
Satu persatu pakaian mereka terlepas dan terlempar ke sembarang arah,Haru yang masih sadar dengan apa yang dia lakukan
"Ini harus cepat selesai."batin nya,sambil memandangi wajah Hani yang masih terpejam,Hani tidak begitu sadar dengan apa yang terjadi dengan tubuh nya
Setelah merasa cukup dengan pemanasan nya,Haru segera begegas ke inti permainan nya,ia mulai beranjak ke permainan di bawah sana
"Akkhhh,ini. sakit."Hani berteriak
Haru pun ikut terkejut,"ini pertama kali baginya?."tanya nya dalam hati,tpi Haru tidak berkata kata,dia hanya langsung memeluk Hani
"Sakit nya hanya sebentar." ucap nya pelan di telinga Hani
"Ku mohon hentikan bukan ini yang ku ingin kan."ucap Hani lirih yang membuat air mata nya mengalir pelan
"Ini sudah terlanjur mari kita selesai kan saja,aku janji tidak akan sakit lagi."Lagi lagi Haru berusaha,karna ini pun juga bukan keinginan nya
Dan Haru mencoba memulai dengan sangat pelan,sambil terus memeluk tubuh Gadis itu, dia berusaha agar Hani bisa menerima nya,semakin lama tangis Hani semakin memudar
Kedua insan ini melalui malam yang tidak pernah di bayangkan sebelum nya,seakan sepasang kekasih yang sudah menjalin hubungan sangat lama
Setelah selesai Hani yang memang sangat mabuk dan kelelahan langsung terpejam,dan Haru sempat memandangi wajah cantik Hani beberapa saat dan menyusul tertidur karna kelelahan
Dua insan yang tidak saling mengenal ini pun tertidur di ranjang yang sama tanpa menggunakan sehelai pakaian dan hanya bertutup kan selimut berwarna putih,menunggu waktu yang di sebut malam berganti menjadi siang.