NovelToon NovelToon
HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM

HIDUP DALAM TUBUH IBU YANG KEJAM

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Time Travel
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nisa saumatgerat

seorang gadis dari zaman modern, yang melakukan touring di salah satu gunung tertinggi yang ada di Indonesia. dan menyebabkan dirinya meninggal setelah berhasil menaklukkan gunung tertinggi itu.

namun, arwah yang ditarik itu, bukannya pergi kealam baka, malah melakukan perjalanan waktu ke dunia yang lampau, yang mungkin hanya ada dalam sejarah.

ia, sang gadis bernama Aryani mayora merasuki tubuh seorang ibu yang kejam, yang tega menyiksa anak kandung sendiri tanpa ampun. nama wanita itu adalah Anarawati.

lalu, bagaimana kah Kisah Aryani setelah mengambil alih jasad ibu kejam itu.?? yuk.. disimak..🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. memasak hasil buruan

Anara pun langsung meletakkan barang bawaannya tadi dan mengeluar beberapa buah-buahan dari balik daun yang ia gunakan untuk membungkus barang bawaannya itu. Kemudian langsung memberikannya kepada kedua anaknya.

"Nah... Ini ibu ada buah untuk Nakula dan Sadewa. Karena kakak dan adek sudah patuh, jadi dapat hadiah.. yeeee..." Ujar anara girang sendiri. Sementara kedua anak itu hanya tersenyum simpul melihat hal itu. Melihat sifat ibu mereka yang memang berubah itu, mampu membuat keduanya tersenyum.

"Ayo sayang. Ambil dan makanlah. Ibu akan kedapur dulu untuk masak makan malam untuk kita." Ujarnya lagi.

Kedua anak itu mengangguk dengan patuh. Kemudian mengambil buah itu dan mengekori ibu mereka pergi menuju dapur. Disana, keduanya duduk dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari jangkauan sang ibu. Anara yang melihat kedua anak itu mengikutinya dan duduk dengan patuh, langsung tersenyum manis. Saat ini, kedua anaknya pun sudah mulai memakan buah yang ia bawa dari hutan.

"Kalian berdua, tunggu ibu disini, biar ibu membersihkan hasil buruan dulu." Ujarnya kepada kedua anaknya. Keduanya pun kembali menganggukkan kepala mereka.

"Baik Bu." Setelah itu, anara langsung bergegas ke belakang untuk mencari mata air guna membersihkan kembali rusa itu sebelum di masak.

Ia berencana untuk memasak banyak, ia juga ingin berbagi kepada beberapa warga yang kelaparan yang ada di desa itu.

Karena anara sangat lama berada di luar untuk membersihkan daging-daging itu, sekaligus memotong menjadi ukuran kecil-kecil, membuat Nakula sebagai anak pertamanya datang menyusul dirinya yang sedang membersihkan rusa itu.

"Ibu..." Panggil Nakula dengan suara pelan, namun Masih terdengar di Indra pendengaran anara. Dengan cepat, anarawati langsung membalikkan tubuhnya dan mendapati sang anak pertama di belakangnya.

"Kula. Kenapa kesini nak.. mana adikmu.??" Tanya anara dengan suara lembutnya. Nakula yang mendengar penuturan sang ibu langsung menunjukkan jarinya kesuatu tempat. Dimana sang adik berada.

"Nakula kesini karena khawatir. Ibu begitu lama diluar, udara juga sangat dingin di tempat ini. Jadi, Nakula menyusul ibu." Ujar Nakula sambil memainkan dua jari telunjuknya.

Anara tersenyum melihat betapa lucunya anak ini ketika mengkhawatirkan dirinya. Dengan penuh sayang anara membelai puncak kepala Nakula.

"Terima kasih sudah mengkhawatirkan ibu. Tapi Ibu tidak apa-apa sebentar lagi pekerjaan ibu juga akan selesai. Kalau Ibu boleh minta tolong sama Nakula, tolong hidupkan api dari kedua tungku itu ya nak.." ujar anara.

Karena untuk mempersingkat waktu, anara harus meminta tolong kepada anaknya untuk menghidupkan api di kedua tungku tersebut. Dengan wajah yang berbinar bahagia Nakula langsung menganggukkan kepalanya.

"Baik bu..." Dengan cepat Nakula langsung bergegas pergi untuk menghidupkan api. Sementara anara tersenyum melihat ke antusiasan anak tersebut.

Nakula dan Sadewa saat ini berumur 3 tahun. Dan sebentar lagi mereka juga akan berumur 4 tahun. Biasanya di usia-usia yang seperti ini adalah, di mana anak-anak sedang imut-imutnya dengan tubuh mereka yang gemoy-gemoi. Tapi berbeda dengan kedua anak kembar ini.

Badan mereka begitu kurus dan tak terurus karena Ibu asli mereka begitu kejam dan tak memiliki hati. Ia dengan teganya menyiksa kedua anak kembarnya dengan tanpa ampun. Walaupun kelahiran keduanya adalah berawal dari sebuah kesalahan, namun kedua anak ini tidak berdosa dan tidak tahu apapun.

Sementara anara sendiri adalah anak dari seorang Adipati dari kerajaan barang sabrangan yang terkenal dengan kekuatan militer yang besar di bawah kekuasaan sang Adipati.

sang Adipati begitu sangat menjunjung tinggi harkat dan martabat keluarga. ia juga adalah orang yang keras dan pantang untuk dibantah. sang Adipati Hangga juga memiliki beberapa anak lainnya. dan termasuk Anarawati.

ketika kejadian naas yang menimpa anara, saat itulah sang Adipati bersikap tegas, dan tanpa memberikan kesempatan kepada sang anak, untuk membela diri, dengan teganya, ia membuang putrinya di tempat pembuangan atau tempat orang-orang yang tidak dianggap ada oleh kerajaan barang sabrangan ini.

Karena hal itu pulalah, anarawati menyalahkan semua kesialannya kepada anak-anak yang ia dapat dari hasil pemerkosaan yang tidak ia ketahui siapa lelaki tersebut. Ia menumpahkan segala kemarahannya dan menyiksa anak-anak kandungnya sendiri tanpa ampun. seolah semua Amarah dan dendamnya ia lampiaskan kepada anak-anak tak berdosa itu.

Tak lama anara kembali masuk ke dalam gubuk reot mereka itu dengan membawa satu gentong besar daging rusa, dan juga satu gentong besar ubi kayu. Lalu pertanyaannya, Bagaimana anara bisa membawa semua itu dari hutan, sementara dirinya begitu kecil untuk memikul semua itu. dan, jawabannya, Tentu saja semua itu terjadi karena keberadaan ruang dimensinya. Sehingga ia mampu membawa banyak makanan-makanan itu, dengan mengandalkan ruang dimensi.

"Apakah sudah selesai Nakula..??" Tanya anara kala itu. Nakula yang memang sudah selesai menyalahkan api dari kedua tungku itu langsung menganggukkan kepalanya. Tatapannya beralih pada dua gentong besar yang sepertinya berisi banyak.

"Ibu. apa yang ada dalam gentong itu..?? " Tanya Nakula kepada ibunya.

Sementara anara sedang memasukkan beberapa racik bumbu untuk mengharumkan daging-daging tersebut yang tentu saja semua bumbu-bumbunya ia dapat dari ruang dimensi. Sementara nanti, jikalau anak-anaknya bertanya mengenai, di mana dirinya mendapatkan bahan-bahan tersebut, dia akan mengatakan kalau semua bahan ini berasal dari dalam hutan.

"Ini ada daging rusa dan juga ubi kayu. Ibu berencana mau masak banyak untuk kita dan juga membagikan sebagian kepada para warga yang ada di lingkungan kita nak. Kita harus mulai berbagi walaupun hidup kita juga sulit.." jelas antara lagi kepada Putra sulungnya itu. Nakula yang paham dengan penuturan sang Ibu hanya kembali mengganggu anggukkan kepalanya saja.

"Baiklah Bu. Mari Nakula bentuk angkat.." ujar Nakula dengan santainya.

Ia yakin pasti ganteng itu sangat berat jika sang ibu mengangkatnya sendiri. Karena itulah ia berinisiatif untuk membantu meringankan berat dari gentong tersebut. Anara tersenyum melihat betapa perhatian dan dewasanya anak itu.

"Tidak usah sayang.. Ibu bisa melakukannya sendiri.. sebaiknya kamu kembali duduk bersama dengan Sadewa. Yang sepertinya akan menghabiskan buah-buahan itu.."; ujar anara sambil menunjuk ke arah Sadewa yang sedang sibuk melahap semua buah-buahan yang ada. Nakula yang melihat hal itu pun langsung bergegas berlari dan menegur sang adik.

"Sadewa jangan habiskan !! Sisakan untuk ibu juga !! Kamu ini rakus sekali sih..!!" Tegur Nakula kepada adiknya. Sementara anara tersenyum simpul mendengar penuturan Nakula.

"Tidak apa-apa sayang. Kalian makanlah buah itu berdua. Ibu memang sengaja mencarikan buah itu untuk kalian, lagi pula Ibu sudah puas mau makan buah itu di tengah hutan." Ujar anara kepada kedua anaknya. Sadewa yang baru tersadar bahwa ia telah memakan banyak buah itu, langsung memasang wajah sedih dan menatap ke arah sang ibu.

"Ibu maaf. Dewa sudah menghabiskan banyak buah.. " ujar Sadewa dengan tatapan sayu.

1
Rizghandini Trompang
imajinasi ny good
Raudah Anis
banjir air mata ku😭😭😭
Noni Diani
Luar biasa
Noni Diani
Lumayan
momi
Luar biasa
Jade Meamoure
lah trus istri adipati mana ya yang nugasin selir ke 3 buat ngurusin Anara saat kecil karna ibu kandungnya tak mau mengurusnya sedikit bingung d chapter ini
Jade Meamoure
salep Thor koq jadi seleb ya 😄😄😄
Asna
Luar biasa
Evi Yana
apa akan di up lg kah thor ???
Llyzaa
serius dighosting dri 2023 smpe 2025 thorr tegaa kamuuu
Nurul kasyfiyah Muchtar
seru cerita nya
gun ting tang
kok mau menyalahkan anarawati emang dia minta untuk di cari😂
Nona Vemilia
ya ampun ngg terasa.. semangat thor jgn lma2 ya gantungx😁
Wildan Aly
bagus kak😁😁
Siti Mariyam
aturan jngn butik, tp toko pakaian kan cerita jaman dulu tor.
Anggi Ta
Luar biasa
echa purin
👍🏻
sihat dan kaya
Tampuk Kepimpinan
sihat dan kaya
namanya juga mayat Yoga..... ya matilah..... hahahahahahahha
sihat dan kaya
PAPAH Thor..... MEMAPAH....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!