NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Kado Spesial

"Hallo Nek..." Ucap Bintang dengan sopan sambil membungkukkan tubuhnya, menyapa wanita tua yang masih cantik itu.

"Hei... Siapa Nenek mu, panggil aku Nyonya besar...!" Ucap Natasha ketus sambil membuang wajahnya.

"Akh... Eh iya... Maksud Bintang Nyonya besar..." Ucap Bintang seakan tersadar akan kesalahannya.

"Siapa namamu?" Ketus Natasha.

"Bintang... Bintang Senja." Sahut Bintang dengan semangat dan tersenyum manis hingga menampakan lesung kecil yang ada disudut bibirnya.

"Berikan Dia hadiah yang sudah aku persiapkan." Ucap Natasha pagi sambil mengibaskan jari-jarinya pada pelayan sekaligus asisten pribadi yang setia disampingnya.

Setelah itu, tampak pelayan itu mendekat dengan membawa satu kotak kado.

lalu menyerahkannya pada Bintang, setelah itu Bintang membuka Kodo itu setelah Natasha memberi isyarat untuk membukanya. Sepasang sepatu cantik, membuat Bintang langsung terbaru dan berkaca-kaca.

Flashback on

"Kakak tahu apa kado yang diberikan wanita tua yang kejam itu, Dia memberikan Rora sepasang sepatu lusuh yang ketinggalan zaman, sungguh pelit sekali, bahkan Dia berbicara dengan ketus dan tidak pernah ada kelembutan sama sekali," Ucap Aurora sambil menangis dalam pelukan Saka.

"Wanita jahat itu selalu berkata dengan pedas dan selalu menyindir Rora, seolah Rora ini barang yang sangat menjijikkan." Ucapnya lagi sambil terisak.

"Siapa yang mengatakan itu! Kau itu suci dan bersih seperti bunga teratai, mereka saja yang buta tidak melihat betapa anggun dan cantiknya adek kakak ini, katakan kau ingin hadiah apa, biar Kakak saja yang membelikanmu, bagaimana?" Ucap Dewa sambil mengelus kepala Aurora dengan lembut.

"Benarkah? Kakak tidak bohong!" Teriak Aurora dengan antusias.

"Iya... Kita akan menuruti semua keinginan tuan putri ini," Ucap Saka menyakinkan.

"Asyikkk... Baiklah... Ayo...!" Ucap Aurora sambil bertepuk tangan kecil dan wajah yang berbinar dan menatap Bintang yang sedang membersihkan ruangan itu dengan tatapan sinis.

Mereka bertiga pergi sebelum mereka melemparkan baju kotor pada Bintang untuk dicuci, lalu berjalan santai tanpa memperdulikan lantai yang baru saja dibersihkan oleh Bintang, dan Bintang hanya menatap kepergian mereka dengan tatapan yang nanar.

Flashback off

"Akh... Aku menyerah, aku tidak bisa menjadi wanita yang kejam," Ucap Natasha sambil terkekeh pelan sambil melambaikan tangannya memberi kode pada Bintang agar mendekat.

"Hah..." Ucap Bintang terkejut dan tidak mengerti lalu melangkah mendekat saat Xavier memberikan kode untuk mendekat pada Natasha.

"Oh... Asataga... Ya Tuhan, lihatlah wajah kecil ini, sangat cantik dan lucu, siapa yang tidak akan terpikat dengan kecantikan alami ini..." Ucap Natasha sambil menarik Bintang untuk duduk disampingnya, lalu mencubit gemas pipi Bintang dengn pelan.

"Kau tahu... Sudah lama aku menginginkan seorang cucu perempuan, tapi sayangnya keempat cucuku semuanya laki-laki," Ucap Natasha yang tampak sangat bersemangat.

"Maksud Nyonya besar?" Tanya Bintang tidak mengerti sambil mengerutkan dahinya bingung.

"Hei... Panggil aku Nenek, tadi aku dipaksa untuk memerankan wanita tua yang antagonis, Akhh... Sungguh melelahkan." Ucap Natasha sambil melirik Xavier sinis.

"Lihat, aku sudah menyiapkan hadiah yang lain juga untukmu." Ucap Natasha sambil memberi kode pada asistennya untuk membawa hadiah yang Dia maksudkan.

"Lahat ini, gelang dan semua perhiasan ini sampai berdebu tidak tersentuh oleh siapapun. Ini barang yang nenek kumpulkan untuk cucu perempuan Nenek kelak. Kau lihat cantik bukan." Ucap Natasha sambil membuka kotak perhiasan yang berisikan satu set perhiasan bertahtakan batu Ruby dan ada juga satu set perhiasan dari mutiara dan berlian dengan berbagai bentuk.

Bintang yang melihat itu semua semakin memundurkan tubuhnya, dirinya takut untuk menyentuh perhiasan itu, Dia tahu harga perhiasan itu tidaklah murah.

"Nah... Kau pilihlah mana yang kau suka...lihat... Ini cantik, yang ini juga cantik... Bagaimana jika ini untukmu semuanya, kalau masih kurang kita akan berbelanja lagi." Ucap Natasha sambil menumpuk kotak perhiasan itu dan bermaksud menyerahkannya pada Bintang.

"Nek... Jangan menakutinya..." Ucap Xavier setelah melihat Bintang yang menatapnya dengan tatapan yang tertekan.

"Benarkah... Baiklah... Diantara semua hadiah ini, kau boleh memilih mana yang paling kau inginkan..." Ucap Natasha setelah menyadari raut wajah shok Bintang.

"Bintang hanya menginginkan sepasang sepatu ini Nek, apakah boleh Bintang memilikinya?" Ucap Bintang dengan sopan dan hati-hati sambil menunjuk kotak yang berisi sepasang sepatu cantik itu.

"Tentu saja boleh..." Sahut Natasha sambil terkekeh pelan, lalu mengelus bahu Bintang pelan, membuat tubuh Bintang sontak menegang sesaat dan tak lama kemudia normal kembali setelah Natasha memeluk lembut tubuh ringkihnya itu.

"Ayo akan aku antar kau kembali kekamarmu, biarkan Nenek beristirahat." Ucap Xavier sambil melangkah keluar ruangan itu setelah berpamitan pada Natasha.

"Jangan gunakan cara licik untuk mendapatkan simpati dari Nenek," Ucap Xavier sambil berhenti dan berbalik menoleh kearah Bintang yang berjalan pelan di belakangnya.

"Hahh....?"

1
Rossy Annabelle
next thor 💪
Vhiy08: siap... lagi proses pengetikan, sabar ya kak..👍❤️
total 1 replies
Vhiy08
siap👍
Vhiy08
❤️
Vhiy08
👍
Vhiy08
maaf ya kalo author telat balas... 🙏
Sulati Cus
diawal kukira mereka sepupu g taunya adik tiri 😅
Vhiy08: Hah... iyakah... Seperti kisah di novel... kayaknya itu sangat seru👍🤣 Kapan-kapan bisa lah bernagi sama kita
total 5 replies
Alissia
/Sob//Sob/
Sulati Cus
jgn galak2 awas tar suka sm sepupumu🤣
Sulati Cus
sesuai namanya udah pasti lah dia py cahaya dan sinar yg berbeda dg aurora😅
Sulati Cus
kunci sukses mereka kan bintang🤔 krn bintang out apa mereka msh akan sukses🤣
Vhiy08: Bener sayangnya mereka enggak pada sadar... selamat bergabung kak... dan terima kasih atas like dan support nya🙏❤️
total 1 replies
Viana
lanjut....
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Sahira
Next...💪
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Rossy Annabelle
lanjut iih🤯
Rossy Annabelle
next🤯
Vhiy08: siap... selamat bergabung kak, terima kasih ata like dan dukungannya, kuti terus ya kisah bintang dan Xavier. 👍❤️
total 1 replies
Viana
lanjut... 💪
Vhiy08
Siap...
Vhiy08
Terima kasih Doa nya kak... 🙏
Viana
lanjut
Sahira
yang sabar ya Thor... Dan tetap semangat💪/Heart/
Vhiy08
Belum kak... karena ada sebab lainnya jadi ini author nya baru bisa up lagi... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!