NovelToon NovelToon
JULIA

JULIA

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen Angst / Teen School/College / Keluarga / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nisa saumatgerat

Sinopsi cerita
Gadis cantik yang bernama Julia anita, putri dari seorang pengusaha hebat sanjaya kusuma, diasingkan oleh keluarganya sedari kecil. Ia sedari memasuki dunia pendidikan, kedua orang tuanya, saudara ataupu saudarinya, kakek neneknya bahkan keluarga besarnya tidak mermperdulikan dirinya. Ya, walaupun secara finansial, hidunya juga ditanggung, namun biaya yang diberikan tak sama dengan saudarnnya yang lain. Ia juga tak pernah mendapat kasih sayang dan perhatian dari keluarganya.

karena merasa lelah dengan perlakuan kedua orang tuanya dan keluarganya itu, akhirnya Julia memutuskan untuk menyerah dan fokus pada hidupnya sendiri. ia berhenti mengharapkan kasih sayang keluarganya dan memilih untuk menjauh.

Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya ? di kepoin aja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5. Brian marah

Sementara itu. Brian yang tiba-tiba marah berjalan meninggalkan kantin. Iya tak peduli untuk saat ini. Tapi yang jadi pertanyaan kenapa juga yang menjadi marah. Tiba-tiba, Bryan menghentikan langkah kakinya ketika melihat melodi. Melodi juga yang melihat keberadaan Brian langsung berjalan mendekat ke arahnya.

"Kak Brian..!!" Seru melodi dengan riang gembira. Melodi adalah perempuan yang begitu menyukai Bryan.

Karena mereka sudah berteman sejak dari kecil. Tapi Bryan memperlakukan melodi dengan baik bukan karena menyukainya, melainkan karena menganggap melodi sudah menjadi adiknya sendiri. Jadi sudah menjadi tanggung jawabnya untuk melindungi melodi.

Brian yang melihat melodi berjalan mendekat ke arah dirinya seketika langsung tersenyum. Ia juga sudah melupakan kemarahannya yang tiba-tiba kepada teman-temannya itu akibat menyinggung Julia.

"Hai Mel..?? Kamu dari mana ? Kenapa tidak ke kantin.?" Tanya Brian dengan lembut selembut lembutnya.

Barangkali ketika ada orang yang melihat Brian yang memperlakukan melodi begitu lembut, mereka pasti akan langsung memuntahkan seteguk darah. Pasalnya Brian dikenal dengan lelaki yang tidak pernah memperlakukan perempuan dengan lembut.

"Hehehe... Nggak apa-apa kok Kak. Tadi melodi di kelas saja karena ada beberapa tugas dari guru. Jadinya melodi keluar paling belakang deh.. dan sekarang melodi akan ke kantin. Lalu kakak mau ke mana ? Kenapa terburu-buru seperti itu.?" Tanya melodi lagi. Melodi benar-benar sangat menyukai Brian, sehingga hal kecil apa saja dapat diperhatikan oleh melodi.

"Oh tidak apa-apa. Kakak hanya baru dari toilet kantin, dan sekarang kakak mau kembali ke kelas dulu. Kakak memiliki beberapa urusan yang harus kakak selesaikan." Bohong Brian kepada melodi.

Bryan tidak ingin dengan suasana hati yang begitu kacau, melodi malah bertambah mengacaukannya. Mendengar penuturan Brian. Melodi langsung mengganggu anggukkan kepalanya tanda mengerti.

"Oh begitu.. Ya udah deh kalau begitu. Melodi ke kantin dulu ya Kak mau isi perut soalnya udah lapar." Ujar melodi mencoba untuk mengerti. Karena melodi sepertinya dapat menangkap emosi dari sorot mata Brian. Ia tidak ingin mengambil resiko dengan memaksa ikut dengan Brian. Akhirnya untuk bisa mendapatkan hati Bryan seutuhnya, melodi hanya mampu mengalah saja dulu.

"Ya sudah sono. Keburu bel masuknya berbunyi." Ujar Brian menyuruh melodi segera ke kantin.

Setelah itu Brian pun langsung bergegas meninggalkan melodi yang masih berdiri melihat kepergiannya sampai punggung Brian tertelan oleh tikungan gadung. Dengan perasaan sedikit dongkol karena tak berhasil mendekati Brian hari ini, ya walaupun sudah dapat setengah, akhirnya melodi melangkahkan kakinya menuju kantin sekolah.

****

Sementara di atas balkon sekolah. Julia memejamkan matanya sejenak. Ia ingin tidur beberapa menit untuk mengalihkan rasa laparnya. Namun tiba-tiba ya dikejutkan oleh satu hal, yaitu kedatangan seseorang di atas balkon sekolah. Siapa lagi kalau bukan Brian.

Brian sendiri berbohong kepada melodi dan malah pergi ke atas balkon. Brian juga tidak tau, kalau ada Julia disana. Julia tentu saja terkejut melihat kedatangan Brian. Jantung nya seketika langsung berdetak kencang. Tapi, saat Brian mengalihkan pandangannya, ia langsung melihat keberadaan Julia disana.

"Julia.." gumam Brian dengan pelan. Sekilas mereka saling memandang satu sama lain.

Tik Tik Tik

Tapi tiba-tiba Brian terus sadar dan langsung memutuskan tatapannya. Ke arah lain sambil berdecak pinggang.

(Waduh kenapa malah bertemu dengan Julia di sini.!! Takutnya nanti dia akan berpikiran macam-macam tentang ku. Nanti malah berpikir, aku kesini datang untuk mencarinya.) Batin Brian. Ia merasa bingung sendiri.

Sebenarnya ia sangat ingin menyapa, tapi gengsi. Apalagi, ia merasa ada yang kurang ketika Julia tak lagi menempelinya. Tapi, tentu saja gengsi.

(Brian pasti merasa malas bertemu dengan ku. Belum apa-apa saja, ia sudah berpaling muka.) batin Julia dengan sedih. ia sadar diri.

Tanpa mengeluarkan sepatah katapun, karena Julia juga Sadar kalau Brian pasti tak mau bertegur sapa dengan nya. Akhirnya memilih untuk beranjak dan pergi dari sana. Brian yang lagi-lagi menemukan kejanggalan dalam sikap Julia lagi-lagi di buat melongo. Brian memandangi punggung Julia yang menghilang dari sana. Ia masih belum percaya.

(Ada apa ya dengannya. Apa terjadi sesuatu dengan otaknya ? Atau ia terbentur sesuatu. Tapi, Julia tidak pernah kecelakaan. Masak iya berubah begitu saja.) Batin Brian tak mengerti.

***

Bell pulang sekolah akhirnya berbunyi. Julia yang memang sudah tidak terlalu memikirkan apapun, kini tak lagi tergesa-gesa mengejar keluar karena takut di tinggal oleh adik-adik nya, atau hanya sekedar berjalan beriringan dengan Brian. Kini ia lebih Santai memasukkan semua buku-buku nya dalam tas, dan kemudian meninggalkan kursinya dengan nyaman.

Saat sudah berada di depan gedung sekolah, Julia juga mengabaikan sekitarnya, ia berjalan keluar dan mencari angkutan umum untuk nya pulang. Sementara itu, dibelakangnya, meta dan Mita mengamati Julia dari jauh.

Mereka menduga-duga, apakah Julia akan menghampiri mobil mewah mereka dan menunggu seperti biasanya ? Tapi, apa yang terjadi, semua diluar ekspektasi. Julia malah mengabaikan hal itu dan melewati parkiran mobil begitu saja.

"Ada apa dengan kak Julia. Biasanya dia akan menunggu si dekat mobil kita, atau juga mengejar senior Brian. Tapi.." meta mengeluarkan suaranya merasa heran dengan perubahan sikap Julia.

"Kamu juga memperhatikan kak Julia ??" Tanya Mita.

Kemudian langsung dibalas dengan anggukan kepala. Mita pun menghela nafasnya. Sungguh mereka memiliki pemikiran yang sama. Mita juga merasa kan perasaan tidak enak terhadap kakaknya itu. Lah, kenapa baru sekarang ??

"Ya sudah, ayo pulang.." ujar meta lagi langsung menyeret lengan adik kembarnya itu. Kemudian memasuki mobil dan langsung pergi meninggalkan gedung tempat mereka menuntut ilmu itu.

***

Sementara itu, Julia sudah berada di dalam angkutan umum. Di duduk berdesakan dengan penumpang yang lain. Juga anak-anak sekolah yang lain, yang baru saja pulang dari sekolah masing-masing. Beberapa anak yang berseragam beda dengannya bertanya kepada Julia karena heran.

"Eh.. kakak dari sekolah tunas harapan internasional school ( nama sekolah karangan ) ya kak ??" Tanya salah seorang yang berseragam beda dengan nya. Julia yang mendengar penuturan anak yang seusia nya itu langsung mengangguk kan kepalanya.

"Iya benar." Ujar Julia dengan sopan. Di matanya tak ada Niat untuk merendahkan karena berasal dari sekolah elit itu. toh, cuma sekolah nya saja yang elit, tapi hidupnya tidak elit. Wkwkwk...

"Wah !!! Tapi, kenapa kakak malah naik angkutan umum. Bukannya yang sekolah di

Sana adalah orang orang kaya semua..??" Tanya nya lagi, sementara para penumpang yang lain hanya mendengar kan saja.

"Benar, sekolah itu dipenuhi dengan anak-anak orang kaya. Tapi bukan termasuk saya, saya bersekolah disana hanya karena beruntung saja. Kalau tidak, mana sanggup.." ujar Julia lagi sedikit bergurau. Mereka semua pun tertawa.

"Kakak benar. Biaya masuk saja sudah mencapai ratusan juta. Mana bisa sekolah di tempat itu. Tapi, kakak beruntung bisa kesana. Semangat ya kak." Ujar mereka lagi.

Julia pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya. Ya walaupun yang dikatakan olehnya tidak benar adanya. Ia masuk ke sekolah itu karena merengek kepada tuan Sanjaya untuk mendaftarkan nya disana. Karena nilai rata-rata nya semasa SMP dulu rendah, dan pasti tidak lulus.

***

1
ollyooliver🍌🥒🍆
ndk masuk akal sih kalau sadar". masuk akal jika dimemperlakukan julia buruk kalau julia melakukan kesalahan fatal atau mmng dia bukan anaaak yg diharapkan
Anonymous
Si julee kah ini😄
Acretia Soldier
dari jijik jadi bucin
Acretia Soldier
keren ridho g banyak omong langsung bawa koper 🤣🤣
Acretia Soldier
siapa yang naruh bawah didepanku 😭😭
Raine
hais si author , kek ga ada cowok lain aj
Raine
paling benci sama cowok yg dari awal selalu ilfil dan belagu sama si cewek trus pas si cewek berubah kelihatan lebih cantik, langsung pdkt 🤮 kek tolol banget si cewek kalo tetap kepincut sama tu cowok
Nur Alifa
bagus
Nindi Maylawati
crtanya bgus
Itoh
kalau tau critanya bgini AQ jngn pke skincare dluuu.
Nia Risma
tiap chapter selalu bisa buat kita ikut ke dlaam alur cerita
Nia Risma
satu kata untukmu tuan Sanjaya "TERLAMBAT"
Marie Louis AK
orang tua macam apa itu. karma baru tahu rasa.
Nia Risma
mampir Thor,,,
baru baca udah nyesek banget
Fatima
nangis aku Thor🥲
Yuni Ngsih
Authooooor ceritramu hebat banget ,bagiku yg baca banyak contoh" yg positipnya ,satu kata buat B.Ratih keu Anaknya dzolim . pasti bakal ada karma sekarang jg dah ditinggal sm suaminya ,untuk Julia smg Sucses bahkan lebih sucses .......tetap semangat ....lanjut Thor 👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Yanti Uud
banyak bawang ceritanya
Memyr 67
𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗄𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁. 𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝖺𝗇𝖺𝗄, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺, 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗉𝖾𝗋𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗅𝗂 𝗄𝖾 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺.
Wulan Dy
🐕🐕🐕
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!