NovelToon NovelToon
I Miss You Because I Love You

I Miss You Because I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Tamat
Popularitas:43.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sopaatta

Nethaniel adalah pria muda tampan, sukses, dan mempesona. Lahir di tengah keluarga konglomerat dan hidup berkelimpahan. Namun ada yang kurang dan sulit diperoleh adalah pasangan hidup yang tulus mencintainya.

Ketika orang tua mendesak agar segera berkeluarga, dia tidak bisa mengelak. Dia harus menentukan pilihan, atau terima pasangan yang dipilih orang tua.

Dalam situasi terdesak, tanpa sengaja dia bertemu Athalia, gadis cantik sederhana dan menarik perhatiannya. Namun pertemuan mereka membawa Nethaniel pada pusaran konflik dan menciptakan kekosongan batin, ketika Athalia menolaknya.

》Apa yang terjadi dengan Nethaniel dan Athalia?

》Ikuti kisahnya di Novel ini: "I Miss You Because I Love You."

Karya ini didedikasikan untuk yang selalu mendukungku berkarya. Tetaplah sehat dan bahagia di mana pun berada. ❤️ U 🤗

Selamat Membaca
❤️🙏🏻💚

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopaatta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. IMU coz ILU

...~•Happy Reading•~...

Mamah Ethan berdiri mematung dalam kamar. Bayangan kemarahan Papahnya tergambar jelas dalam tindakannya menutup akses terhadap mereka dari Ethan.

"Apa terjadi sesuatu dengan Ethan? Atau Ethan sudah pulang dan tinggal dengan Papah?" Mamah Ethan bertanya seakan pada diri sendiri.

Ia berjalan dalam kamar sambil berpikir, karena dengan ditutupnya akses ke mansion Papahnya, mereka tidak akan mudah bertemu Ethan.

Papahnya makin jelas menunjukan sikap atas kepemilikan Ethan. Dan itu adalah alaram bahaya bagi kelangsungan hubungan mereka. Tanpa persetujuan Papahnya, mereka tidak bisa bertemu Ethan.

"Kau mau ke mana?" Mamah Ethan terkejut melihat suaminya sudah berpakaian rapi dan tidak merespon pertanyaannya.

"Aku harus ke kantor." Ucap Papah Ethan serius. Rasa panik tergambar jelas di wajahnya.

"Sudah kubilang..." Ucapan Mamah Ethan terhenti. Ia harus mengatup gigi, agar tidak meneruskan rasa marahnya lewat kata yang akan membuat mereka bertengkar.

Hatinya sangat panas, karena suaminya tidak mau dengar dan menganggap apa yang dikatakan Papahnya hanya ancaman kosong, sehingga lakukan tindakan ceroboh. Padahal sebagai anak, dia sangat mengenal karakter Papahnya.

Ia sangat khawatir, mengetahui Papahnya sudah menutup jalan penghubung yang dibuat Papahnya saat Ethan diperkenankan tinggal bersama mereka.

Baginya itu adalah simbol ketegasan yang diperlihatkan Papahnya, bahwa mereka sudah melewati batas toleransi yang ditentukan Papahnya.

Mamah Ethan tidak tahu, jantung suaminya berdetak tidak teratur memikirkan posisinya di kantor saat melihat tembok tinggi sudah memisahkan mansion mereka dengan Opah Ethan.

Jadi tanpa disadari, mereka memiliki rasa khawatir yang berbeda atas penutupan akses jalan penghubung yang dilakukan Opah Ethan.

"Kau pikirkan cara, agar bisa bertemu Ethan." Ucap Papah Ethan, lalu berlari keluar.

"Kau yang mulai..." Mamah Ethan tidak meneruskan, karena suaminya sudah tidak ada di kamar.

Ia segera mengganti outfit lalu berjalan cepat keluar menemui sopir yang sudah ditelpon. "Tidak usah diantar. Saya mau pergi sendiri." Ucap Mamah Ethan kepada sopir yang sudah menunggu.

'Mungkin Papah akan terimaku, kalau datang sendiri.' Mamah Ethan membatin dan berharap. Oleh sebab itu, ia jalankan mobil memutar, melewati gerbang utama menuju gerbang mansion Papahnya.

Ia yakin hanya itu akses yang terbuka atau di kantor untuk bisa bertemu Papahnya. Supaya tahu kondisi Ethan dan menyelesaikan persoalan di antara mereka.

Ketika sudah berada di depan gerbang mansion Papahnya, Mamah Ethan terkejut karena pintu gerbang tidak langsung dibuka seperti biasanya. Security hanya membuka pintu samping untuk menemuinya di depan gerbang.

Mamah Ethan terpaksa menurunkan kaca mobil. "Mengapa tidak dibuka gerbangnya?" Tanya Mamah Ethan kepada security, karena mobilnya pasti sudah terlihat di monitor pos security.

"Maaf, Bu. Atas perintah tuan besar, Ibu Judith dan Pak Carlos tidak diperkenankan masuk ke sini." Ucap security sopan, tapi tegas.

Mamah Ethan tersentak, tapi ada sepercik cahaya dibalik penolakan, Papahnya ada di dalam. "Apa Papah dan anak saya sudah pulang? Apa mereka ada di dalam?" Tanyanya untuk menutupi rasa sedih dan malu ditolak Papahnya.

"Tuan besar dan tuan muda belum pulang, Bu." Jawaban security membuat Mamah Ethan heran.

"Kalau belum pulang, mengapa saya dilarang masuk?" Mamah Ethan curiga, security berbohong.

"Itu perintah tuan besar, Bu. Pak Carlos dan Ibu tidak boleh masuk ke mansion, walau tuan besar dan tuan muda tidak ada di dalam." Security tidak meneruskan, intinya. Mereka dilarang masuk ke mansion.

Mendengar itu, Mamah Ethan tidak mau berdebat dan tidak berani melawan. Karena akan menimbulkan kemarahan Papahnya dan berakibat fatal untuk kelangsungan hubungan mereka. Mamah Ethan segera kembali ke mansionnya untuk memikirkan solusi hadapi Papahnya.

~••~

Di rumah sakit ; Ethan telah menjalani serangkain pemeriksaan, Opah Ethan dipanggil untuk berbicara dengan dokter. "Pak Ken, kondisi retina mata Pak Ethan baik. Kebutaan ini hanya respon tubuh atas syok yang dialami Pak Ethan."

"Jadi Pak Ethan tidak bisa melihat hanya sementara. Selanjutnya akan kembali normal seperti semula. Tapi proses penyembuhannya butuh waktu...." Dokter menjelaskan perlahan dan rinci. Ethan menarik nafas panjang berulang kali. Opahnya menepuk pundaknya dengan rasa syukur.

"Kondisi ini berlangsung berapa lama, dokter?" Ethan ingin tahu lebih lanjut, karena tidak mau hanya diberikan harapan. Dia tidak bisa bernafas lega, kalau belum ada kepastian kondisi matanya.

"Waktunya relatif, Pak Ethan. Tergantung kondisi, situasi dan mujizat bisa terjadi. Kadang bisa hari, minggu, atau bulan..." Dokter tidak melanjutkan tahun, agar tidak membuat Ethan putus asa.

Ethan menarik nafas panjang. "Kalau begitu, saya bisa pulang hari ini?" Ethan kembali menanyakan keinginannya untuk pulang, karena dia tidak tenang di kamar perawatan.

"Bisa. Tapi harus rutin lakukan pemeriksaan...." Dokter menjelaskan apa saja yang harus dilakukan Ethan dan obat yang harus dikonsumsi.

"Terima kasih, dokter." Ethan dan Opahnya berterima kasih, lalu berdiri.

"Apa kita bisa pulang sekarang, Opah?" Ethan tidak tenang, karena merasa diperhatikan oleh orang.

Walau matanya tertutup, dia bisa merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.

Panca indra lain lebih tajam dan sensitif mendeteksi sekitar, sehingga mempengaruhi emosinya.

"Iya, Nak. Mari kita pulang." Opah Ethan mengusap punggungnya berulang kali dengan sayang.

~••~

Papah Ethan yang sudah tiba di kantor, langsung menuju ruang kerjanya. "Lombi, ke ruangan saya." Papah Ethan memanggil asistennya.

"Saya, Pak." Lombi masuk ke ruang kerja dengan perasaan was-was, karena melihat bossnya panik.

"Pak Ken sudah ada di ruangannya?"

"Belum, Pak. Dari pagi Pak Ken belum masuk kerja. Hanya kemarin Pak Gerry yang masuk."

"Apa ada pengumunan tentang kecelakaan anak saya?"

"Tidak sama sekali, Pak." Jawab Lombi cepat dan makin was-was.

"Kalau begitu, segera adakan meeting dengan staff. Agendanya akan saya dikte sekarang." Perintah Papah Ethan.

"Maaf, Pak. Perintah Pak Ken kemarin, Pak Carlos dan Ibu Judith tidak boleh adakan meeting, membuat kebijakan atau ambil keputusan yang berhubungan dengan perusahaan tanpa persetujuan beliau."

"Apa maksudmu?" Teriak Papah Ethan sambil berdiri. "Mengapa kau tidak kasih tahu saya?" Papah Ethan jadi marah dan berteriak kepada Lombi.

"Tadi malam saya sudah email surat keputusan kepada bapak. Jadi saya kira bapak sudah tahu." Lombi memperlihatkan surat keputusan yang ditanda tangani oleh Opah Ethan, resmi.

Papah Ethan seperti orang kelimpungan, hingga memegang pinggiran meja dengan kedua tangan. Hal yang ditakutkan hingga membuatnya buru-buru berangkat kerja, sudah terjadi.

Ia merai ponsel di atas meja, lalu menghubungi pengacaranya untuk berkonsultasi. Sebab ia menyadari, kekuasaannya sedang dipreteli. Kemudian ia menghubungi Mamah Ethan. "Judith, di mana?"

"Di jalan." Jawab Mamah Ethan singkat.

"Sudah bicara dengan Papah?"

"Belum. Ini dalam perjalanan ke kantor untuk temui Papah. Ada apa?"

"Jangan ke kantor. Papah tidak ada di sini...." Papah Ethan menjelaskan yang terjadi di kantor.

Mamah Ethan langsung lemas, seperti tidak bertulang. "Maksudmu, itu berlaku buatku juga?"

"Cek sekretarismu atau emailmu." Ucap Papah Ethan, lalu mematikan ponsel.

...~•••~...

...~•○♡○•~...

1
🤎🍁Faiz❣️
Bisa jadi Velina itu masih kerabat Carlos, dia sengaja menyusupkannya karena ingin menguasai harta opah Ethan❣️
🤎🍁Faiz❣️
makin kesini makin mencurigakan tindakan papah Carlos, mengapa dia menyelundupkan Velina❣️
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Ethan ngga usah ragu Athalia itu sangat mencintai kamu dengan tulus
🤎🍁Faiz❣️
licik juga si papah Ethan, dia minta rekaman CCTV jelas mau menghilangkan bukti, untung Opah udah gercep menyuruh Rion mengamankan❣️
Aku kamu tak terpisahkan
Athalia kamu sangat tulus mencintai Ethan pasti Ethan bahagia banget
Aku kamu tak terpisahkan
Ethan manja banget kayak bocil deh hal itu membuat opah Ethan khawatir tahu
Aku kamu tak terpisahkan
Niel kamu sudah bisa melihat walau bayangan saja itu kabar baik dong
Aku kamu tak terpisahkan
Wah Ethan kamu mencintai wanita yang unik seperti Athalia karena punya banyak ide
Aku kamu tak terpisahkan
Athalia membuat ide makan di kamar Ethan karena Ethan ngga mau makan di ruang makan keren deh idenya
Aku kamu tak terpisahkan
Opah Ethan dan Athalia dekat dan akrab padahal baru saling kenal ya
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Ethan senang tuh tahu kalau Athalia menerima Ethan apa adanya
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Opah Ethan pasti mendukung hubungan Ethan dan Athalia apalagi tahu Athalia tulus mencintai Ethan
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Niel akhirnya ada perubahan dalam matanya saat ini bisa melihat walau samar samar
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Suasana mansion opah Ethan semakin ceria karena ada Athalia apalagi ide Athalia selalu
. menyelesaikan solusi masalah
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Athalia sama opah Ethan kerjasama yang luar biasa kompak walau baru kenal deh
@Yayang Risa💏🤵👰👨‍👩‍👦👨‍
Thalia semoga doanya kamu di kabulkan ya
You And Me Cinta Abadi
Niel sudah sembuh tapi Athalia dan opah Ethan belum tahu ya
You And Me Cinta Abadi
Athalia kamu bakal menjadi istri idaman buat Ethan karena kamu paket komplit
You And Me Cinta Abadi
Niel kamu sudah ada perubahan untuk sembuh karena sudah bisa melihat walau bayangan saja tuh
You And Me Cinta Abadi
Athalia kamu bisa membuat suasana ceria ya makan di kamar Ethan lucu deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!