NovelToon NovelToon
Kultivator Pengembara 2

Kultivator Pengembara 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Action / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:9.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Lanjutan novel kultivator pengembara

Jian Feng berakhir mati dan di buang ke pusaran reinkarnasi dan masuk ke tubuh seorang pemuda sampah yang di anggap cacat karena memiliki Dantian yang tersumbat.

Dengan pengetahuannya Jian Feng akan kembali merangkak untuk balas dendam dan menjadi yang terkuat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Apa kabarnya Petir kecil?

​Cahaya mentari pagi menyelinap di sela-sela kayu lapuk rumah tua itu, menerpa wajah Jian Feng yang masih menyisakan jejak kelelahan dari ritual pemisahan jiwa.

Perlahan, ia membuka kelopak matanya, merasakan hangatnya fajar yang seolah berusaha menghapus sisa-sisa kegelapan malam tadi.

​"Ha... sudah pagi saja," gumamnya pelan. "Aku harus tetap berjalan. Pengembaraan ini tidak akan selesai hanya dengan meratapi kenangan."

​Jian Feng bangkit, mengganti pakaiannya dengan jubah baru yang bersih, mengenakan tudungya, lalu melangkah keluar.

Ia berhenti sejenak, menatap langit cerah dengan sorot mata yang sulit diartikan—ada duka yang mendalam, namun ada juga secercah kebahagiaan karena ia tahu Lin Xue kini telah bebas dari penderitaannya.

​"Jalanku masih panjang." ucapnya mantap.

​Sebelum benar-benar meninggalkan tempat itu, Jian Feng berjalan menuju gundukan tanah di bawah pohon Oak yang mati—makam Guru Luo.

Ia mengeluarkan sisa arak semalam, menyiramkannya dengan khidmat ke atas tanah yang kering.

​"Aku pamit, Guru. Aku pasti akan kembali untuk membangkitkanmu suatu saat nanti, agar kau bisa bertemu dengan kekasihmu itu. Beristirahatlah dengan tenang untuk saat ini. Selamat tinggal."

​Jian Feng berbalik, melangkah menuju jalan setapak yang mengarah ke sebuah kota yang dulu pernah ia hancurkan dalam kemarahannya.

Namun, baru beberapa langkah ia berjalan, suara gesekan kaki-kaki tajam di atas dedaunan kering terdengar dari belakang.

​Jian Feng berhenti, instingnya menegang. Ia berbalik dan matanya membelalak.

​"P-Petir Kecil?!"

​Di hadapannya, berdiri seekor laba-laba petir dengan ukuran yang jauh lebih besar dari terakhir kali ia melihatnya. Tubuhnya berkilat dengan arus listrik biru yang statis.

Tanpa peringatan, laba-laba itu melesat menyerang. Jian Feng tidak menghindar; ia justru merentangkan tangannya dan menangkap serangan kaki depan laba-laba itu dengan tangan kosong.

​"Kenapa kau masih lemah begini, bodoh? Padahal dulu kau sangat kuat," ejek Jian Feng, meski matanya berkaca-kaca. "Ke mana saja kau? Kupikir kau sudah mati karena aku tidak menemukanmu di tubuh Lin Xue saat aku membawanya."

​Jian Feng mengalirkan Qi Petir Murni dari ujung jarinya ke tubuh laba-laba itu. "Makanlah! Apa kau ingat pertemuan kita dulu? Itu momen yang indah, bukan? Nama 'Petir Kecil' adalah pemberian Lin Xue... sayang sekali, dia sudah pergi."

​Laba-laba petir itu terdiam. Ia merasakan frekuensi energi tuannya. Delapan mata hitamnya yang besar mulai berkaca-kaca.

Ia mendekat perlahan, menyapukan kepalanya ke tangan Jian Feng seolah sedang menangis tanpa suara.

​Jian Feng mengelus kepala keras laba-laba itu. Ia kemudian merogoh sakunya, mengeluarkan sebuah artefak berbentuk kalung perak dengan permata Transliterasi Jiwa tingkat tinggi, lalu memasangkannya ke leher Petir Kecil.

​"Setidaknya kau bisa bicara dengan ini. Jadi sekarang... bicaralah!"

​Detik berikutnya, Petir Kecil melompat dan langsung menggigit kepala Jian Feng dengan taringnya yang besar.

​"DASAR TUAN SIALAN! KENAPA KAU MEMBIARKAN LIN XUE MATI?! KENAPA KAU MEMBIARKAN SEPULUH MURIDMU MATI?!" suara serak dan penuh emosi terdengar dari artefak itu. "Aku terlempar dari tubuh Lin Xue saat dia diculik karena mencoba melindunginya! Aku mencari kalian ke mana-mana sampai aku hanya diam di hutan ini sendirian!"

​Jian Feng hanya diam, membiarkan taring itu menekan kepalanya meski darah sedikit menetes. "Bisa kau lepaskan ini? Tubuhku jadi basah oleh lendirmu, tahu." ucapnya dengan nada malas yang dipaksakan.

​Perlahan, Petir Kecil melepaskan gigitannya. Ia jatuh terduduk dan mengeluarkan suara isakan yang memilukan. Jian Feng berjongkok,memakai tudungnya yang jatuh lalu mengelus kepala teman lama yang telah menunggunya selama ribuan tahun itu.

​"Petir Kecil, di dunia ini, yang paling menderita bukanlah mereka yang mati, melainkan kita yang ditinggalkan untuk mengingat segalanya. Kita adalah sisa-sisa dari badai yang sama. Tapi dengarlah... Lin Xue tidak benar-benar pergi. Dia hanya menjadi cahaya yang menuntun jalan kita. Kita akan mencari mereka yang bertanggung jawab atas air mata ini, dan kita akan membuat takdir berlutut di hadapan kita."

​Jian Feng berdiri, menatap ke arah cakrawala dengan tatapan yang kini jauh lebih tajam. "Ayo pergi. Masih banyak nyawa yang harus kita pertanggung jawabkan, dan banyak perut yang harus kita isi dengan Tanghulu."

​Petir Kecil mengusap matanya dengan kaki depannya, lalu melompat ke bahu Jian Feng. "Tapi sebelum itu kecilkan tubuhmu, laba-laba bodoh! Kau berat!" keluh Jian Feng.

​Laba-laba petir melompat ke atas tudung Jian Feng dan membelakanginya. "Hmp! Baiklah, Tuan Perjaka!"

​"Heh! Kau belajar dari mana kata-kata itu?" Jian Feng kesal.

​"Bukannya benar? Kau bahkan belum melakukan malam pertama dengan Lin Xue dulu karena dia lemah? Kasihan sekali tuanku ini. Sungguh tragis hidupmu. Jika aku jadi kau... aku lebih memilih untuk menjadi hewan saja!"

​Jian Feng hanya bisa menghela napas panjang menanggapi celotehan peliharaan cerewetnya itu. Meski kesal, ada rasa hangat di hatinya; setidaknya ia tidak lagi berjalan sendirian di dunia yang luas ini.

1
MF
💪/Hunger//Hunger/💪💪💪💪💪💪
aku
sedikit
Agen One: Hehe, Nuhun pisan🤣🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
aku
ber arti adeganngewetidakpernahterjadiyathor
aku
lalu emas yg banyak itu,sdh masuk cincin ya thor.
thor lu kaya Jiang Feng
Ra_Lathia
knp jadi tubuh ganda, cb tetep pke tubuh satu tp kmdian jd kultivator yg menipu "penulis takdir", tp ttp bgus laah👍
Agen One: /Rice//Rice//Rice//Rice/
total 1 replies
Ra_Lathia
pembukaan season yang bagus👍
MF
💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Adibhamad Alshunaybir
mantap kak author lanjutkan up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!