NovelToon NovelToon
ANAYA-nya HELGA

ANAYA-nya HELGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Bad Boy / Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:634
Nilai: 5
Nama Author: NLiRa

Sekolah internasional terkenal dijakarta yang bernama Grand Imperial Academy, sedang disibukan dengan kedatangan siswa-siswi baru, yang sedang melakukan masa orientasi.

Anaya menjadi salah satu siswi baru di Grand Imperial Academy, ia bersekolah disana karena ada kedua abang kandungnya dan juga abang sepupunya yang bersekolah disana dan sudah menjadi siswa kelas 12 yang merupakan panitia orientasi juga.

Helga si Ketua OSIS yang tak pernah terlihat senyumannya sedikitpun menjadi icaran banyak siswi di Grand Imperial Academy.

Namun senyum Helga mulai muncul saat ia mulai tertarik dengan Anaya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NLiRa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENYAKIT ANAYA

Floella tau betul apa maksud Ana, hal itu membuat ia sedih.

Di lorong rumah sakit Sinta terduduk di sebuah kursi dan menangis tersendu.

"Ma, mama kenapa? " tanya Farraz, William dan Mahesa yang langsung menghampiri Sinta.

"Hiks... hiks... hiksss...hiksss. " isak tangis Sinta semakin pecah.

"Sinta, kamu kenapa" ucap Arunika yang langsung duduk di samping Sinta dan memeluknya erat.

"Hiksss... hiksss..a-aku gak siap Aru, aku gak siap hiksss" ucap Sinta disela isakan tangisnya.

"Pa kenapa dengan mama, masalah apa yang terjadi di perusahaan? " tanya Mahesa.

"Andreas, ada masalah apa? kasih tau aku, aku akan membantu mu" tanya Devandra yang ada disana.

"Ini bukan masalah perusahaan, ini masalah adik kalian" ucap Andreas yang menatap Farraz, Mahesa dan William.

"Ana?, ada apa pa? " tanya Farraz yang kebingungan.

"Adik kalian... dia.. " ucap Andreas yang tak sanggup melanjutkan ucapannya.

"Ada apa pa?, ada apa dengan Ana? " tanya Mahesa yang tak tenang.

"Penyakit Ana masuk ke stadium akhir" ucap Andreas sambil memejamkan matanya sejenak.

Bagaikan dihantam dari belakang, jelas perkataan dari papanya membuat Farraz, William dan Mahesa sangat terkejut. Devandra dan Arunika juga ikutan terkejut dan kebingungan.

"Bagaimana bisa?, bagaimana bisa pa? " tanya Mahesa yang tak percaya akan ucapan dari papanya.

"Ana selalu kemo kan?, bagaimana bisa penyakitnya semakin naik bukan turun" ucap Mahesa lagi yang panik.

"Kata dokter beberapa jenis kanker otak seperti glioblastoma multiforme , dengan sel-sel yang tumbuh dan menyebar sangat cepat serta memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri terhadap pengobatan dan tumor berada di area otak yang sulit dijangkau secara penuh oleh kemoterapi karena adanya penghalang darah-otak, sebagian sel kanker bisa tetap bertahan dan berkembang kembali"jelas Andreas panjang lebar.

"Tidak semua kemoterapi bekerja sama baiknya pada setiap pasien atau jenis kanker. Kadang dosis atau jenis obat yang diberikan tidak cukup untuk menghancurkan semua sel kanker. Dokter juga bilang kalau sistem imun Ana yang lemah membuat tubuh sulit melawan sel kanker yang tersisa setelah kemoterapi"sambung Andreas.

Mahesa dan Farraz langsung terduduk lemas dan air mata mereka sudah mengalir sedangkan William hanya bisa terdiam kaku dengan air matanya juga sudah mengalir.

"Andre... " ucap Devandra yang memegang pundak Andreas.

"Putri bungsu kami mengidap penyakit glioblastoma multiforme atau yang kita kenal kanker otak primer agresif" ucap Andreas yang seolah paham maksud dari sahabat sekaligus tekan bisnisnya.

"Dan sekarang sudah masuk ke tahap paling ganas, stadium akhir" ucap Andreas lagi yang membuat Arunika ikut menangis dan Devandra ikut syok.

"Jadi pengobatan Ana selama ini sia-sia? " tanya Mahesa lirih.

"Tidak Mahes, namun seperti yang dijelaskan oleh dokter tadi" ucap Andreas.

"Hikss.... hiksss.. mama gak mau kehilangan Ana, mama gak bisa" ucap Sinta yang masih menagis.

"Sinta, kamu yang tenang ya. Aku dan Devandra akan membantu mencarikan dokter terbaik untuk Ana" ucap Arunika yang mencoba menenangkan Sinta.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang pa" ucap Farraz lirih.

"Untuk sekarang pengobatan akan tetap dilakukan, dokter Gilang akan memanggil beberapa dokter dari Australia untuk membantu, namun.. " ucap Andreas yang terhenti sejenak.

"Namun apa pa? " tanya William namun tak ada jawaban dari Andreas.

"Pa... " ucap Mahesa yang juga menunggu jawaban dari papanya.

"Kanker otak primer agresif seperti glioblastoma multiforme (GBM) stadium akhir, kemungkinan kesembuhan kurang dari 5%, dan rata-rata masa hidup setelah diagnosis sekitar 12-15 bulan, meskipun beberapa pasien bisa hidup lebih lama dengan pengobatan yang optimal"ucap Andreas pelan.

"Gak, gak mungkin. Aku gak mau kehilangan Ana pa, gak mau" teriak Mahesa yang tak bisa lagi bersikap tenang.

"Hes" ucap Farraz pelan.

"Gak gak bisa Raz, gue gak mau kehilangan adik gue, gak gak bisa" teriak Mahesa.

"Gue juga gak bisa, kita akan berusaha untuk menyembuhkan Ana, dia akan sembuh" ucap Farraz.

"Mahesa tenang, lihat mama sekarang" ucap William.

Mahesa yang melihat mamanya yang masih menangis langsung memeluk mamanya.

"Hiks... hikss.... adik kalian Mahes, adik kalian hikssss" tangisan Sinta pecah dalam pelukan Mahes.

"Ana akan sembuh ma, Ana akan sembuh" ucap Mahesa yang memeluk erat tubuh mamanya.

"Aku akan menemui dokter gilang, aku akan minta dia segera menghubungi dokter dari Australia dan juga dokter dari Jerman" ucap Devandra sambil menepuk pundak Andreas.

"Terimakasih Van, tolong rahasiakan semua ini dari siapapun, karena Ana gak mau ada orang lain yang tau tentang penyakitnya" ucap Andreas.

"Kami akan menjaga rahasia ini" sambung Arunika.

"Baiklah hapus air mata kalian semua, sekarang kembali ke ruangan Ana, sebelum dia curiga nanti" ucap Andreas yang mengusap kasar wajannya.

"Dan satu lagi, Ana gak bisa kelelahan sedikitpun, dia akan sering mengalami rasa sakit kepala parah, mual muntah, kejang, kelelahan, rambutnya yang akan rontok parah dan kesulitan bernapas. Jadi papa mohon di sekolah kalian harus lebih protect sama dia, karena papa yakin dia gak akan mau jika kita meminta dia untuk berhenti sekolah "jelas Andreas.

"Kami akan menjaga dia Pa" sahut William.

"Ma, hapus air matanya sekarang, tenangkan diri mama sebelum kita bertemu dengan Ana" ucap Andreas pada Sinta.

Mendengar ucapan dari suaminya Sinta maupun anak-anaknya langsung menghapus air mata mereka dan berusaha untuk tenang.

"Dre, aku harus kembali ke kantor, ada pertemuan dengan klien besar hari ini" ucap Devandra.

"Oh ya, aku lupa. Maaf aku gak bisa hadir" jawab Andreas.

"Tenang, aku akan meng-handle semaunya. Kirimkan asisten mu untuk menggantikan posisi mu, sisanya aku ya urus" ucap Devandra.

"Terimakasih Van"ucap Andreas.

"Jangan sungkan, kita sudah menjadi keluarga" ucap Devandra.

"Sinta, aku pamit dulu ya. Kamu jangan takut, aku selalu ada di samping kamu" ucap Arunika.

"Panggil aku jika kamu perlu" sambung Arunika.

"Terimakasih Arunika" ucap Sinta.

"Kalau begitu kami pamit dulu" ucap Devandra dan hanya mendapatkan anggukan oleh Andreas dan Sinta.

"Kita ke ruangan Ana" ucap Andreas yang tersenyum tipis.

Mahesa langsung melongos berjalan menuju ke ruangan Ana.

Sesampainya di ruangan Ana dia melihat adiknya yang tertawa saat ngobrol dengan teman-temannya.

Mahesa langsung memeluk Ana dengan erat yang membuat semuanya kebingungan begitupun dengan Ana sendiri.

"Abang" ucap Anaya pelan.

"Abang sayang Ana" ucap Mahesa yang memeluk Anaya.

"Ana juga sayang abang" jawab Anaya lembut.

"Mahes" ucap Farraz yang gak mau melihat Mahesa kelepasan.

"Ana" ucap Sinta yang memeluk Ana.

"Mama tadi kenal gak mau lihat Ana? " tanya Anaya.

"Bukan sayang, tadi mama panik banget soalnya di perusahaan mama ada orang yang berbuat curang" ucap Sinta yang jelas ia berbohong.

"Curang gimana ma? " tanya Anaya yang penasaran.

...****************...

...****************...

...****************...

Hai udah lama author gak up cerita, so kali ini author up cerita baru yang bertemakan anak sekolah lagi. mohon dukungannya, maaf kalau banyak kata yang typo. Jangan lupa Like, Comment dan Sarannya. Jujur saran dari kalian bisa menjadi motivasi bagi author untuk buat jalan cerita. Makasih semuanya, selamat menikmati...

...****************...

...****************...

1
Meenyaaa
up lagi dong kak☹️
Meenyaaa
tuh kan ☹️☹️☹️ Ana
Meenyaaa
curiga Ana punya penyakit parah
Meenyaaa
Ana sakit parah ya?
Meenyaaa
Ana cukup manja sama abang2nya aja, kalau sama musuh cakar Ana cakar
Meenyaaa
nah gini baru keren
Meenyaaa
aaakkkkkk helgaaaa
Meenyaaa
pada heboh semua🤣🤣
Meenyaaa
HELGAAAA
Meenyaaa
Vika kecintaan soalnya😄
Meenyaaa
ka Helga doang bye bye nya🤭
Meenyaaa
lanjuttt
Meenyaaa
nasip lu mahesss🤣🤣🤣
Meenyaaa
🤣🤣
Meenyaaa
up lagi kak
Meenyaaa
up yang banyak thor
Meenyaaa
bner lagi🤣🤣
Meenyaaa
mampusss
Meenyaaa
huhuhu Mahesa... ☹️
Meenyaaa
keren ceritanya, ringan untuk kisah anak SMA. lanjut tiap hari thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!