Alice Seraphia joy adalah siswi SMA kelas 12 yang bar bar,riang,dan suka menolong.
ia juga terkenal sebagai siswi yang suka bolos, terlambat dan suka membuat masalah yang jadi langganan guru BK dan OSIS juga menjadi langganan berdiri di depan bendera merah putih.
namun di balik itu dia juga siswi yang berprestasi dan memiliki banyak bakat non-akademik.
suatu hari dia membuat masalah dengan anak kepala sekolah yang membuat masalah dengannya yang membuat dia harus di hukum menghormati bendera lagi.
namun kali ini malah mengantarnya ke dunia lain di dalam novel yang baru selesai dia baca semalam dan parahnya dia masuk ke tubuh putri antagonis yang berakhir tragis karena mencelakai tokoh utama wanita yang di cintai Duke.
bagaimana kah perjalanan Alice di dunia novel untuk mempertahankan hidupnya?akankah Alice kembali ke dunia nyata atau malah.....
mari kita ikuti kisahnya.
jangan lupa like, coment, subscribe and beri penilaian.
love sekebooooonnnn buattt kalian semua🌳🌲🌴❤️❤️🌴❤
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R3C2YMYFMYME, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21
"tenang saja aku pastikan ukurannya pas,karena aku bisa mengingat berapa ukurannya saat sekali lihat saja"ucap Alice sambil mengedipkan sebelah matanya.
"ahh ini juga ada beberapa koin emas, gunakan lah untuk memenuhi kebutuhan mu.Ingat jangan jadi maling lagi,kau adalah teman ku"ucap Alice sambil mengedipkan matanya lalu masuk ke kamarnya.
sedangkan Duke hanya melihat kantong uang koin yang di berikan oleh Alice tadi.
"menarik,aku di beri secuil harta ini sebagai bentuk pertemanan,teman ku adalah tunangan ku.Benar-benar menarik"gumam Duke lalu mengunakan sihir teleportasi menuju ke kamarnya yang ada di istana kerajaan Thornevale itu.
Alice menyadari sesuatu yang salah langsung keluar lagi ke balkon.
"gawat jangan-jangan"ucap Alice.
"Rion kau menurunkan aku di tempat salah.....ehh udah hilang,ahhh pokoknya aku harus menanyakan padanya saat bertemu lagi,jangan sampai indentitas q terbongkar"ucap Alice sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal.
Lalu Alice memilih masuk ke dalam kamarnya namun terkejut saat melihat di samping tempat tidurnya ada Lillia yang tertidur lelap.
"eehh Lillia?? kenapa dia tidur di sini,wah gawat jangan-jangan istana gempar gara-gara nya"gumam Alice lalu melepas kan gulungan kain itu ke sofa lalu menghampiri Lillia.
"hey, Lillia,bangun.Lillia hey"ucap Alice me bangun kan Lillia.
"eengg??aahh tuan putri maafkan hamba"ucap Lillia lalu bergegas bangkit berdiri dan menjauh sambil menundukkan kepalanya.
"tidak apa-apa, tak perlu takut. tapi bisakah kamu memberitahukan ku alasanmu tertidur di sini? dan apakah ada kejadian yang menggemparkan istana selama aku pergi...?"ucap Alice.
"katakan, jangan bilang kalau kamu memberitahukan orang-orang kalau aku tidak ada di kamar sehingga, orang-orang menjadi heboh mencari diriku??"ucap Alice sambil memegangi pundak Lillia.
"hamba tidak memberitahukan apapun saat melihat kamar tuan putri kosong, awalnya hamba sedikit Panik dan hampir memanggil prajurit, namun saat itu saya melihat tuan putri sedang memanjat tembok jadi hamba mengurungkan niat,pasalnya hamba melihat kertas yang di tulis oleh tuan putri yang berisi 'aku ingin jalan-jalan di kota ini menikmati kebahagiaan fantasi',setelah melihat itu hamba berpikir bahwa tuan putri pasti kembali dan tugas ku adalah menjaga agar tidak ada orang masuk ke sini dan menyebabkan masalah untuk tuan putri,maaf kelancangan hamba tuan putri."ucap Lillia yang berusaha menjelaskan apa yang terjadi.
Puk
"baguslah,hahaha kamu memnag pengertian Lillia,kalau saja kamu memberitahukan orang-orang di saat saja aku tidak bisa berjalan-jalan lagi, terimakasih Lillia,uuhhhh aku sayang pada mu"ucap Alice sambil memeluk erat Lillia.
"tu-tuan putri ini,hamba tidak pantas dipeluk oleh Tuan Putri yang begitu mulia"ucap Lillia yang merasa takut.
"ummmm, hilangkan pemikiranmu seperti itu Lillia,aku dan kamu sama-sama manusia biasa.ah benar Lillia maukah kamu membantu ku untuk meminta maaf dengan para pekerja di istana ku ini"ucap Alice sambil melepas pelukannya.
Alice menatap ke arah bulan purnama yang berada di langit malam itu.
"aku telah berbuat banyak kesalahan kepada kalian para pelayan dan para pekerja lainnya, begitu bejatnya hidup ku selama ini. aku hanya ingin mendapat maaf dari kalian semua,karena itu paling berharga bagi ku"ucap Alice dengan mimik wajah sedih.
"Lillia maukah kamu memaafkan ku?"ucap Alice sambil menatap ke arah Lillia dengan mata yang berkaca-kaca.
TBC