NovelToon NovelToon
NIKAH KONTRAK

NIKAH KONTRAK

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Sudah Terbit / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat / CEO / Tamat
Popularitas:37.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: tya gunawan

Seorang CEO tampan blesteran Turki-Indonesia, Alexander Kemal Malik, putra satu-satunya Billionaire, Emir Kemal Malik, raja properti dan ritel, Malik Corp, Turki, dipaksa menikah dalam waktu satu bulan. Jika tidak Alex hanya ada dua pilihan, dijodohkan atau dicabut hak warisnya. Sialnya sang kekasih, Monica Young, model internasional Hongkong, lebih memilih kariernya dan meminta waktu satu tahun untuk menikmati puncak kariernya sebelum melepasnya untuk menikah.
Tapi waktu yang ada hanya satu bulan. Atau Alex harus merelakan, dijodohkan ataukah melepaskan semua sahamnya untuk didonasikan?
Dan ide menikah kontrak dari Monica membuatnya bertemu dengan gadis manis Rianti Azalea Jauhar. Relakah Monica, saat Alex menikahi Rianti? Sanggupkan Rianti tidak jatuh cinta pada Alex? Saat tiba kontraknya selesai, mampukah Alex menceraikan Rianti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tya gunawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beautiful Night

Beberapa jam yang lalu, sebelum Alex pulang.

“Di mana menantuku? Apa kamu sudah menghubungi, Alex?" Nyonya Arimbi datang ke mansion Alex dengan tergesa-gesa.

"Nyonya muda ada di kamarnya, Nyonya. Tuan Muda tidak bisa dihubungi, tapi kami sudah memanggil dokter."

"Baiklah, aku akan ke atas," Arimbi segera menaiki tangga dengan setengah berlari.

Sudah lama sekali dia menginginkan memiliki anak perempuan yang cantik, dan sekarang dia memiliki Rianti. Gadis itu terlalu cantik dan polos sehingga mudah baginya untuk menyayanginya.

Kening wanita cantik itu mengernyit heran, meski sudah mengetahui sebelumnya jika mereka tidur terpisah, tapi melihat gadis itu meringkuk di kamarnya yang luas membuat nalurinya mencelos seketika.

Gadis itu tertidur pulas setelah meminum obatnya. Tidak merasa terganggu sedikitpun dengan beberapa pelayan yang masih sibuk mondar-mandir memindahkan barang-barangnya ke kamar Alex.

"Kenapa dipindahkan?" tanyanya heran kepada pelayan yang menunduk hormat ketika berpapasan dengannya.

"Tuan Alex yang menyuruh kami, Nyonya."

"Hm," Arimbi tersenyum dalam hati. Puteranya itu memang sungguh pandai bermain-main dengannya. Tapi jangan kira Arimbi tidak mengetahui permainannya. Lihat saja siapa yang akan menang dalam permainan ini.

Senyum Arimbi semakin mengembang.

"Pindahkan Nyonya Muda ke kamar Tuan," Perintahnya kemudian.

Beberapa pelayan mengangguk patuh. Mencoba membangunkan gadis itu dan membimbingnya dengan hati-hati ke kamar Alex.

Arimbi turun ke ruang keluarga setelah dia memastikan Rianti baik-baik saja.

Tiba-tiba ponselnya berdering. Wanita cantik itu mengernyit heran dan buru-buru menekan tombol hijau. Terdengar suara di seberang.

Wajah Arimbi mengeras. "Apa katamu? Orang kepercayaanmu melihat Alex masih bertemu dengan wanita itu?" Arimbi berteriak di ponselnya. Tidak peduli Bu Fatma berjegit kaget di belakangnya.

"Baiklah. Aku mengerti. Tetap awasi putera kita. Aku akan melakukan rencana kita sekarang," Arimbi menutup ponselnya dengan kasar.

"Ini tidak bisa dibiarkan, aku harus melakukan sesuatu." Arimbi berbisik kepada Bu Fatma, wanita setengah baya itu mengangguk kaku.

"Apa yang bisa kita lakukan, Nyonya?"

"Berikan ini pada minuman, Alex," Arimbi menyerahkan sesuatu kepada Bu Fatma.

Bu Fatma memicingkan matanya, "Apa ini akan berhasil, Nyonya?"

"Hmm Percayalah."

Bu Fatma mengangguk mantap dan memasukkan botol kecil itu ke dalam saku bajunya.

"Baik, Nyonya," Bu Fatma mengangguk hormat.

"Malam ini tutup pintu kamarmu rapat-rapat. Jangan kau pedulikan apa yang terjadi. Aku akan menunggu Alex pulang, dan setelah dia masuk ke kamarnya, aku juga akan pulang. Suruh supir bersiap untuk itu."

"Baik Nyonya," Bu Fatma kembali membungkuk hormat. Segera wanita paruh baya itu melaksanakan perintah majikannya.

Kebiasaan Tuan Mudanya, minum wine sebelum tidur untuk menenangkan pikirannya. Dan Bu Fatma memasukkan serbuk itu ke dalam gelas wine di meja kerja Alex.

🍁🍁🍁

"Ri? kau baik-baik saja?" Alex terdiam kaku di tempatnya. Gadis itu sudah melepas sebagian bajunya.

"Aku merasa panas, Alex," Rianti bergerak tidak nyaman. Tubuhnya terasa panas dan ada rasa yang aneh. Yang tidak ia mengerti.

Rianti bingung dengan rasa ini, ditambah dengan sensasi alkohol yang membuatnya pusing dan berkunang-kunang.

Alex terpaku, menatap istrinya. Melihat bagaimana tubuh Rianti basah karena keringat. Baju tidurnya sudah terlepas. Gadis itu terlihat molek dan seksi. Ke mana dia selama ini, hingga baru sekarang menyadari jika istrinya sangat cantik dan begitu menggairahkan untuk dipeluk.

"Ri," panggilnya dengan suara serak.

Rianti hanya menoleh. Tubuhnya yang terasa semakin tidak nyaman tertelungkup di atas meja.

Alex mengulurkan tangan, menangkup wajah cantik itu yang semakin memerah. Mengelus pelan pipi dan bibir istrinya. Mereka bertatapan dan tanpa sadar Alex mengecup bibir istrinya lembut. Rianti berteriak kecil saat tangan Alex memeluknya dan menggendongnya ke kamar pribadinya.

Antara sadar dan tidak gadis itu berusaha mendorong tubuh Alex. Sebelum ia sempat membuka mulut untuk bertanya apa yang terjadi padanya, Alex sudah menyergapnya dengan ciuman yang bertubi-tubi. Ciuman yang mendesak dan menuntut membuatnya tersengal kehabisan napas.

Dalam keremangan Rianti melihat suaminya menatapnya tajam sebelum kembali menciumnya dengan mesra dan dalam. Tanpa sadar dia mengalungkan tangannya pada leher Alex.

"Ri, aku tidak akan memaksamu," desah Alex di antara ciuman yang memabukkan di lehernya.

"Tapi aku menginginkanmu sekarang. Apakah kamu mau?" tanya Alex lembut.

Tidak ada jawaban dari Rianti. Alex terus menciumi gadis itu dengan posesif.

"Jawablah, apakah kamu mau?" bisiknya menuntut.

Rianti hanya mengerang di bawahnya. Pengaruh obat itu benar-benar memabukkannya. Gadis itu hanya memandangi Alex dan mengangguk.

Alex tersenyum dan kembali menciumnya dengan lembut dan dalam. Ia sama sekali belum pernah merasakan hal yang seperti ini. Ciuman yang membuat darahnya berdesir.

Alex mengamati istrinya yang mendesah pasrah di bawah tubuhnya. Ada perasaan yang kuat untuk memilikinya, melindunginya, dan mencintainya. Ia tidak akan pernah meninggalkan Rianti. Tidak akan menyerahkannya kepada siapa pun, karena wanita yang ada di pelukannya sekarang adalah miliknya. Persetan dengan Monica, Dori, perusahaannya atau saham-sahamnya.

Saat ini ia hanya ingin mencurahkan seluruh kasih sayang, hidup, dan cintanya. Perasaan yang tidak pernah ia rasakan saat bersama wanita lain.

Dengan perasaan yang meluap-luap, dia berbisik, I love you. I love you so much. Tepat saat gairah mereka mencapai puncak.

🍁🍁🍁

Rianti mengerjap-ngerjapkan matanya. Kepalanya masih terasa pening. Pandangannya juga agak sedikit kabur.

Digeleng-gelengkan kepalanya. Bau alkohol terasa menyengat membuat perutnya juga sedikit terasa mual.

Rianti memijat pelipisnya. Nyeri kepalanya sedikit berkurang. Sedikit demi sedikit kesadarannya mulai pulih.

Rianti mencoba membaca situasi. Samar-samar jendela yang tertutup tirai tebal itu agak sedikit terang. Tanda hari sudah pagi. Gadis itu menggeliat. Kenapa rasanya seperti ada yang aneh?

Oh my God.

Rianti membuka selimutnya. Mata indahnya terbelalak. Tubuhnya polos tanpa selembar benang pun.

Gadis itu mulai menyadari. Saat mendengar dengkuran halus seseorang di sampingnya.

Ya Tuhan...

Apa yang terjadi?

Seorang pria tampan tertidur pulas dengan wajah polos tanpa dosa.

Dada bidangnya yang mulus dan perut sick packnya memang menggoda. Rianti yakin, bagian bawah pria itu juga sama seperti dirinya.

Rianti mencoba bangkit. Ngilu disekujur tubuhnya dan perih di pusat dirinya.

Aaaaaaarg...

Rianti histeris.

Mengacak rambutnya frustasi.

Bercak darah merah di sprei putih itu jelas-jelas bukan karena darah datang bulannya. Rianti tahu persis itu darah apa.

Hancur sudah.

Habislah kini.

Ciuman pertamanya, bahkan malam pertamanya harus terenggut dengan cara seperti ini. Bahkan Rianti tidak ingat sama sekali apa yang dilakukannya semalam.

Pria itu menggeliat mendengar teriakan Rianti. Mata indahnya terbuka. Mengerjap pelan.

"Kamu sudah bangun?"

Tangan kekar pria itu mencoba memeluk pinggangnya. Mata Rianti nanar. Memandang dengan jijik dan mencoba menghindar.

"Kamu kenapa?"

Kenapa? Air mata mulai menggenang di sudut mata Rianti. Begitu mudahnya bertanya kenapa?

Susah payah Rianti mencoba bangun. Menarik paksa selimut untuk menutupi tubuhnya. Sial. Kenapa untuk jalan saja begitu nyeri.

"Kenapa ditutupi sayang. Aku sudah melihat semuanya."

Sial.

Rianti mengumpat sendiri.

Tanpa mempedulikan pria itu yang masih memandanganya dengan keheranan. Rianti berjalan tertatih menuju ke kamar mandi.

Gadis itu menangis tertahan. Berulangkali digosoknya dengan kasar kulit halusnya hingga kemerahan, seolah ingin menghapus jejak yang tertinggal di sana.

Tuhan. Rianti merintih dalam tangisnya. Dia memang mulai menyukai pria itu. Tapi bukan begini caranya.

🍁🍁🍁

Alex memandang tubuh indah yang menghilang di balik pintu kamar mandi itu dengan keheranan.

Ada apa dengan gadis itu? Bukankah semalam dia? Ah. Sudut bibir Alex terangkat. Diusapnya dada dan punggungnya yang penuh dengan bekas cakaran kuku memanjang. Meski terasa perih tapi menimbulkan sensasi yang nikmat.

Malam panjang yang tak akan pernah terlupakan. Alex kembali merebahkan tubuhnya. Terpejam mencoba mengingat kembali betapa seksinya gadis itu semalam dalam dekapannya. Mendesahkan namanya berkali-kali yang selalu membuatnya berdesir setiap kali mengingatnya.

Hanya dengan Rianti Alex merasakan kebahagiaan yang membuncah, sebuah rasa yang mampu menerbangkan berjuta kupu-kupu dari perutnya. Sebuah rasa yang aneh, yang bahkan tidak pernah dirasakannya ketika bersama Monica.

Damn.

Gadis itu membuatnya gila. Akan sangat menyenangkan ketika Alex mengulang kegiatannya semalam. Mungkin menghabiskan pagi di kamar mandi bukanlah ide yang buruk. Alex tersenyum sendiri.

Tapi senyum itu perlahan pudar, ketika Alex menyadari gadis itu menghabiskan waktu yang lama di kamar mandi. Segera disambarnya boxernya yang berserakan di bawah ranjang.

"Ri. Are you ok?" teriak Alex di depan pintu kamar mandi.

Tak ada balasan, hanya gemericik air yang tak urung membuat pria itu merasa khawatir.

"Ri. keluar dari kamar mandi sekarang atau kudobrak pintu ini?"

"Aku benci kamu, Alex!"

🍁🍁🍁

1
Hari Saktiawan
cerita nya keren dan lucu makan belalang 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rahmi Fauziah
hallo pembaca lama nih, tapi akun baru, ada yang tau ga novel yang ceritanya tentang gadis pesantren yatim piatu yang terpaksa menikah dengan kembaran orang yang nabrak dia dan keluarga nya. bagi yang tau tolong kasih tau judulnya ya.
Hikmah Araffah
sebel sm alex
Hikmah Araffah
kaya ga rela gw bacanya ,alex anjay living together selama 4tahun ,kasian rianti dirugiin bgt ,pdhl rianti polos bisa dpt yg lebih baik bahkan jauh lebih baik dr alex
Hikmah Araffah
sumpah sweet bgt bab ini ,pas alex tbtb cium pipinya😂
Hikmah Araffah
bukankah dlu alex gamau lg bertmu monica setlah monica menbak pesawat yg ada mach nya,skrg malah ngrusin monica
Hikmah Araffah
alex bisa selembut sutra klo sm istrinya doang rianti ,aslinya jg ngeri bgt alex klo udh di usik
Hikmah Araffah
knpa ga diner aja diresto mewah gtu pas ngelamar ,wktu sm monica dia ngelamar di resto mewah,masa sm istri di pasar malam😀
Hikmah Araffah
sbeel ih banyak bgt cerita ciuman
Hikmah Araffah
klo aku jd rianti psti udh ngambek sebulan ngediemin suami liat fto sm mantan😜
Hikmah Araffah
bab ini aku sakit perut ngakak bgt 😂🤣 "bagaimana kalo kita lompat bersama😭🤣🤣🤣
Hikmah Araffah
keknya alex juga salah deh ,mskipun pd akhrinya alex tau monica pcrnya sean ,tp alex gamau melepaskan,malah bertaun" pcrn
Hikmah Araffah
knpa si alex megang pipi monica sih ,mana manggilnya lembut bgt lg,klo rianti tau pasti ngamokkk itu ,
Hikmah Araffah
brti alex selama sm monica selalu bercinta ya ,beruntungnya alex dpt rianti yg masih tingting ,rianty yg malah rugi dpt alex bekas monica😭
Pinondang Herlina Sianturi
yg jadi rianti bodohnya kelewatan
Yuli Andra Qusia
ini mas rud nya Rosa ya
Anif
Arta Yuda Armana ada di novel apa yaa ada yang tau gak
Najwa Putri Aroeh
kembali lagi kak tya
Serviana Nunuk1973
aq pilih alex lah..
She Imoed
sean mirip pemain Transporter🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!