NovelToon NovelToon
Putri Kecil Pemuas Dady

Putri Kecil Pemuas Dady

Status: tamat
Genre:Mafia / Diam-Diam Cinta / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sopi_sopiah

Sejak kecil Naura tinggal bersama dengan asisten Ayahnya bernama Gilbert Louise Tom, membuat Naura sedari balita sudah memanggilnya "Dady".

Naura terus menempel pada laki-laki yang menyandang gelar duda tampan dan kekar berusia 40 tahun. Diusianya yang semakin matang laki-laki itu justru terlihat begitu menggoda bagi Naura.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sopi_sopiah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Tidak ingin Naura menggigil terus akibat kedinginan, Gilbert pun menganggukkan kepalanya! Walaupun dia tau resiko akan dia tanggung sendiri.

"Kau boleh memeluk Dady,"

"Asik!" Naura langsung memeluk erat tubuh Gilbert, tangannya melingkar sempurna ditubuh duda tampan berusia 40 tahun itu.

Baru saja sepersekian detik tubuhnya menempel dengan tubuh Naura, sudah membuat Gilbert mengalami reaksi alamiah sebagai seorang laki-laki dewasa yang haus akan belaian seorang wanita.

"Tubuh Dady sangat kekar, Nola jadi tidak merasa dingin lagi Dad! Eum tubuh Dady wangi sekali, aku suka," Naura terus mengendus-endus aroma kekar tubuh Gilbert yang mengeluarkan wangi khas parfum yang selalu dia gunakan dalam keadaan apapun.

Gilbert sudah teracuni dalam segala hal oleh Ayahnya Naura, karena seringnya Gilbert bersama dengan Domanick membuatnya ikut mengedepankan penampilan dalam kondisi hendak bertarung dengan musuh sekalipun, apalagi ini didekat Naura tentu saja Gilbert tidak akan membiarkan tubuhnya bau keringat.

Karena letih setelah ikut anggota group Limson berlatih fisik di hutan ini, Naura langsung terlelap dalam pelukan dada bidang Gilbert! Terdengar suara dengkuran halus dari bibir ranum sehalus sutra yang membuat Gilbert menyentuh bibir itu dengan jari telunjuknya.

"Sabar ya putri kecil ku, selama ini kau tidak pernah tidur di hutan seperti ini, kau juga tidak pernah tidur di motel kumuh seperti kemarin! Dady janji akan mengembalikan semua keadaan seperti semula, tidak akan pernah Dady biarkan kau menderita lagi seperti ini sayang!"

Gilbert pun menge cup dahi Naura, hal itu membuat Naura menggeliat hingga bagian paha mulusnya menyentuh lobak import terpanjang sepanjang sejarah perlobakan.

Kedua bola mata Gilbert memutar melirik kearah bawah dan paha Naura sangat menekan lobak miliknya.

"Astaga Nola, kenapa kau hobi sekali menyiksa Dady!" gumam Gilbert.

Tidak sanggup lagi berada dalam posisi seperti ini, Gilbert berjaga-jaga agar dia tidak sampai melewati benteng pertahanannya dan melampiaskan itu pada Naura, segera Gilbert melepaskan pelukan Naura pada tubuhnya secara perlahan, kemudian Gilbert pergi keluar tenda menuju semak belukar.

Tidak ada cara lain yang bisa dia lakukan saat ini untuk melampiaskan segala hasrattnya, hanya dengan cara bersolo karier lah Gilbert akan merasa lega tanpa memikirkan tubuh Naura terus menerus.

Keesokan harinya! Semua para anggota sudah bersiap dengan senjata mereka masing-masing, agenda hari ini murni latihan cara membidik agar tepat sasaran.

Lokasi yang aman untuk menembakkan peluru dengan leluasa, membuat mereka tidak khawatir jika sampai ada peluru nyasar karena di hutan ini jauh dari pemukiman warga.

Gilbert sedang melihat perkembangan para anggota group Limson dalam latihan menembak kali ini, tiba-tiba Naura pun menghampiri Gilbert.

"Dad, ajari aku menembak!"

"Untuk apa belajar menembak, kau itu wanita Nola lebih baik kau belajar memasak bukan malah belajar menembak,"

"Memangnya Dady suka kalau aku belajar masak?"

"Tentu saja suka, nanti kalau Dady lapar kan kau bisa memasak makanan untuk Dady!"

"Baiklah nanti aku akan belajar memasak agar Dady puas dengan masakan istrinya,"

Perkataan Naura membuat Gilbert memicingkan sebelah matanya.

"Cih, kau ini pokoknya Dady tidak izinkan kau belajar menembak!"

"Kalau begitu aku akan belajar dengan para laki-laki itu," Naura menunjuk pada anggota group Limson yang sedang fokus menembak.

Dor.

Dor.

Dor.

Terdengar banyak sekali suara peluru-peluru yang saling bersahutan antara anggota satu dengan anggota lain.

"Sini!" Gilbert menggiring Naura ke salah satu papan target yang kosong.

Gilbert menunjukan pistol yang belum dia isi peluru, diajarinya Naura dari mulai mengisi peluru hingga cara memegang pistol dengan cara yang benar.

"Pasang kuda-kuda, posisi tanganmu harus benar-benar kuat dan jangan bergoyang-goyang, fokus!"

Gilbert memegangi tangan Naura, posisi Gilbert berada dibelakang Naura dan wajah keduanya kini sejajar, Gilbert fokus kedepan melihat papan target yang menjadi sasaran peluru, sementara Naura justru menikmati geli-geli yang ditimbulkan oleh brewok Gilbert yang saat ini menempel dipipinya.

"Dad, geli!"

Mendengar perkataan manja berikut dengan suara sedikit serak Naura, membuat Gilbert buru-buru melepaskan tangan Naura dan mundur beberapa langkah.

Tak ingin Naura semakin merasakan sentuhan-sentuhannya, Gilbert memberikan arahan beberapa langkah dibelakang Naura.

"Tembak,"

Dor...

Naura adalah gadis yang cepat memahami hal-hal baru, bahkan tembakan pertamanya menyentuh angka 7,5 dipapan target.

"Good Nola, coba lagi! Kau harus bisa membidik angka 10 ditengah, lebih fokus lagi!"

Dor.

Dor.

Sedang fokus mengajari Naura, seorang anggota group Limson menghampiri Gilbert.

"Tuan, tadi nona Anna istri dari Tuan Bright menelpon!"

"Apa katanya?" terus terang Gilbert berharap sekali Anna mau membantu penyerangan.

"Dia sekeluarga sudah berada ditempat aman, tapi Tuan Bright melarang keras nona Anna untuk ikut menyerang! Tuan Bright sangat marah besar, dan menyalahkan semau ini terjadi karena Tuan Domanick kekeh meneruskan group Limson!"

Naura yang mendengar saudara ayahnya itu malah menyalahkan Ayahnya disaat keadaan seperti ini, langsung menyambar obrolan.

"Apa Paman Bright menyalahkan Dady ku atas kejadian ini?"

"Nola sudah! Paman mu itu berhak untuk tidak ikut campur,"

"Tidak dad, dia sadar tidak si Dady Domanick itu saudara kembarnya sendiri, bisa-bisanya dia tidak mau membantu!" Naura melampiaskan kekesalannya, pasalnya saudara kembar ayahnya yang atu itu memang tidak pernah ada peran penting dalam keluarga, dia fokus saja hidup sebagai seorang Dokter dengan image baik.

"Anggota kita sudah cukup Nola, hanya tinggal penerapan strategi dan berlatih sampai hari dimana kita kembali ke negara kita dan menyerang!"

Saat sedang membahas tentang saudara kembar ayahnya Naura yang tidak mau membantu, seseorang anggota berteriak menghampiri.

"Tuan, musuh sudah berhasil menemukan tempat Nyonya Larisha, saat ini anggota yang berjaga disana sudah membawa Nyonya Larisha ke markas kita! Kita harus segera ke sana!"

"Oma, Dad apa Oma akan tertangkap?"

"Tidak semudah itu Nola! Semuanya cepat tinggalkan tempat ini kita ke markas sekarang!"

Tanpa merapihkan tenda dan lain sebagainya, semua anggota group Limson segera berlari keluar dari hutan tersebut untuk menuju mobil mereka, karena harus segera sampai di markas group Limson, yang letaknya tidak jauh dari hutan tempat berlatih mereka saat ini.

Neneknya Naura mendapatkan pengawalan ketat dari anggota group Limson, tapi sialnya musuh benar-benar mengejar Nyonya Larisha bahkan hingga ke markas group Limson yang berada di salah satu kota di Hongkong ini.

Di markas group Limson, Hongkong!

"Nyonya, anda pergilah ke sebelah kanan disana ada pintu untuk menuju ruangan bawah tanah! Kami harus menghalau musuh sebelum para anggota lain datang!"

"Baiklah aku mengerti!" Nyonya Larisha yang sudah tidak muda lagi itupun tetap berlari dan tidak mau menyerah dan membuat musuh menangkap dirinya.

1
Ra~~~~~
berpenampilan lugu polos aslinya huhh pelacur 🤣
Ra~~~~~
Sm aj sm emaknya itu 😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙗𝙞𝙖 𝙨𝙞 𝙩𝙚𝙢𝙗𝙖𝙠 𝙥𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙮𝙖?
𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙥𝙪𝙣𝙜𝙜𝙪𝙣𝙜 𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖𝙣𝙜 𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙨𝙞 𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙙𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧,,, 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧.🤔🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙢𝙪𝙧𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙣𝙤𝙧𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙟𝙖𝙧22 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙖𝙧𝙗𝙖𝙧 𝙨𝙚𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙩𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩 𝙣 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪 𝙘𝙗 𝙜𝙖 𝙩𝙧𝙡𝙖𝙡𝙪 𝙗𝙖𝙧𝙗𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙜𝙖𝙢𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙙 𝙘𝙚𝙬𝙚, 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙮𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙙 𝙞𝙠𝙪𝙩𝙖𝙣 𝙞𝙡𝙛𝙚𝙚𝙡...
𝙠𝙖𝙡𝙚𝙢 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙟𝙖𝙧 𝙙𝙚𝙬𝙖𝙨𝙖 𝙣 𝙜𝙖 𝙢𝙖𝙣𝙟𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙠𝙞𝙩 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙨𝙚𝙙𝙞𝙠𝙞𝙩, 𝙠𝙪𝙡𝙞𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙘𝙖𝙧𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙜𝙞𝙡𝙗𝙚𝙧𝙩 𝙟𝙙 𝙢𝙞𝙡𝙞𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙡𝙢 𝙨𝙪𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙮𝙜 𝙨𝙖𝙠𝙧𝙖𝙡.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙖 𝙨𝙖𝙡𝙫𝙖𝙩𝙤𝙧 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙚𝙘𝙪𝙩 𝙙𝙞 𝙨𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩 𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞 𝙩𝙖𝙢𝙚𝙣𝙜... 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙢𝙖𝙪 𝙠𝙙 𝙠𝙚𝙩𝙪𝙖 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙙𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙡𝙜𝙨𝙜 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙜𝙞𝙡𝙗𝙚𝙧𝙩 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙪𝙢𝙗𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙤𝙢𝙞𝙣𝙞𝙘𝙠
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙢𝙖𝙠𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙉𝙤𝙧𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙟𝙖 𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙠𝙧𝙣 𝙠𝙚𝙨𝙙𝙖𝙖𝙣 𝙣 𝙨𝙞𝙩𝙪𝙖𝙨𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙡𝙜 𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙥𝙖𝙩 𝙟𝙙 𝙘𝙗 𝙗𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙙𝙜𝙣 𝙙𝙞𝙖𝙢 𝙟𝙜𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙪𝙡𝙖𝙝 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙞 𝙨𝙖𝙖𝙮 𝙠𝙢 𝙜𝙖 𝙗𝙨 𝙗𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙙𝙜𝙣 𝙩𝙚𝙣𝙖𝙜𝙖 𝙨𝙚 𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙜𝙣𝙗𝙧𝙪𝙖𝙪𝙝 𝙩𝙧𝙨 𝙜𝙖𝙣𝙜𝙜𝙪𝙞𝙣 𝙜𝙞𝙡𝙗𝙚𝙧𝙩 𝙣 𝙖𝙣𝙜𝙜𝙤𝙩𝙖 𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙙𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙤𝙡𝙤𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙣𝙤𝙡𝙖 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙞𝙩𝙪𝙖𝙨𝙞, 𝙖𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙜𝙖 𝙗𝙨 𝙗𝙚𝙡𝙖 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙣 𝙣𝙚𝙢𝙗𝙖𝙠 𝙩𝙥 𝙢𝙨𝙝 𝙨𝙚𝙢𝙥𝙚𝙩2 𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙠𝙪𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙙𝙡𝙢 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙖𝙙𝙚𝙪𝙪𝙝𝙝 𝙣𝙖𝙪𝙧𝙖 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖 𝙩𝙥 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙜𝙪𝙡𝙪𝙧2 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪 𝙜𝙞𝙡𝙗𝙚𝙧𝙩 𝙙𝙜𝙣 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙞𝙟𝙞𝙠𝙖𝙣𝙢𝙪 𝙞𝙩𝙪, 𝙖𝙥𝙖 𝙨𝙚𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙧𝙚𝙣𝙙𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖𝙗𝙝𝙖𝙧𝙜𝙖𝙗𝙙𝙞𝙧𝙞𝙢𝙪𝙗𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞 𝙙𝙞 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪 𝙙𝙖𝙧𝙪𝙧𝙖𝙩𝙥𝙪𝙣 𝙮𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧𝙠𝙖𝙣 𝙘𝙢 𝙣𝙖𝙛𝙨𝙪 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜.. 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙗𝙞𝙨 𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙖𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥 𝙣 𝙢𝙖𝙩𝙞.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙢𝙖𝙢𝙥𝙞𝙧 𝙩𝙝𝙤𝙧
Hasna Nursyafah
😁😁😁😂😂😂
Aloy Winaryo
panas
Lilik Juhariah
luar biasaaa
Ida Sriwidodo
Mampir kk..
Kayaknya seruu.. 😅
hmmm
TEDDI EMILIA NABABAN S2 5042
Luar biasa
Kurnaesih
baca lagi🥰
Wahyuniin_
novelnya baguss
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦mͫaͧyᷠrᷲaͪ⁴ᵐ❀∂я
pgn tk getok stannya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦mͫaͧyᷠrᷲaͪ⁴ᵐ❀∂я
sabar
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦mͫaͧyᷠrᷲaͪ⁴ᵐ❀∂я
pnasss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!