NovelToon NovelToon
Takdir Kaisar Primordial

Takdir Kaisar Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Reinkarnasi / Fantasi
Popularitas:17k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Lin Xuan, seorang pemuda dari keluarga cabang Klan Lin di Benua Azure yang memiliki "Akar Spiritual Cacat", selalu dihina dan ditindas. Saat sekarat karena dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merebut harta peninggalan orang tuanya, darahnya tanpa sengaja membangkitkan Mutiara Kekacauan Primordial yang bersemayam di kalung usangnya. Mutiara ini tidak hanya memperbaiki akar spiritualnya, tetapi juga memberinya warisan teknik terlarang dari era sebelum alam semesta terbentuk. Inilah awal perjalanannya menentang Surga, membelah galaksi, dan menapaki jalan menuju keabadian.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Hancurnya Sang Inti dan Kebangkitan Kera Iblis Darah

​Ledakan sonik memecah keheningan Ngarai Tulang Hitam, menyapu kabut beracun sejauh puluhan meter. Di tempat Lin Xuan berdiri sedetik yang lalu, hanya tersisa kawah kecil dan debu yang berputar.

​Pupil mata Liu Cheng menyusut hingga seukuran jarum. Indra spiritualnya yang berada di Pembentukan Fondasi tingkat 6 ditarik hingga batas maksimal, namun ia hanya bisa menangkap sekelebat bayangan abu-abu yang melesat tepat ke arah wajahnya.

​Cepat sekali! Ini bukan kecepatan tingkat awal! batin Liu Cheng panik.

​Naluri bertarungnya yang terasah di ratusan misi sekte mengambil alih. Ia menggertakkan gigi dan menyalurkan seluruh Qi-nya ke dalam pedang emasnya. Cahaya keemasan meledak menyilaukan mata.

​"Seni Pedang Emas Penembus Matahari: Perisai Seribu Bayangan!"

​Puluhan bayangan pedang emas terbentuk di depan Liu Cheng, menyatu menjadi sebuah perisai energi yang diklaim mampu menahan serangan dari monster Tingkat 2 Puncak.

​Tepat saat perisai itu terbentuk, Lin Xuan muncul di udara tepat di hadapannya. Lempengan besi hitam raksasa seberat seratus ribu kati diayunkan dari atas ke bawah, membelah udara dengan suara raungan yang mengerikan.

​BOOOM! KRAAAK!

​Benturan itu menghasilkan gelombang kejut yang meratakan tanah dalam radius lima puluh meter. Bebatuan hancur menjadi debu. Perisai Seribu Bayangan kebanggaan Liu Cheng hanya bertahan selama sepersekian detik sebelum retak dan meledak berkeping-keping.

​Pedang Pembelah Kekacauan terus meluncur turun tanpa ampun, menghantam langsung pedang emas Kelas Roh Tingkat Menengah milik Liu Cheng yang disilangkan di atas kepalanya.

​"ARGHHH!"

​Liu Cheng menjerit parau. Lantai batu di bawah kakinya amblas sedalam satu meter. Urat-urat di lengannya menonjol seolah akan pecah, dan darah segar merembes dari sela-sela jari, hidung, dan sudut bibirnya. Tulang lengannya retak di bawah tekanan fisik dua puluh ribu kati yang berpadu dengan beban gila dari pedang Lin Xuan.

​"Hanya segini kekuatan Murid Inti Peringkat Pertama?" Suara Lin Xuan terdengar dingin dari balik debu, matanya yang kelabu menatap rendah ke arah Liu Cheng. "Bahkan cangkang kura-kura lebih keras dari perisaimu."

​Liu Cheng memuntahkan seteguk darah. Harga dirinya sebagai jenius nomor satu terkoyak habis. Ia, yang selalu menatap rendah Murid Luar, kini ditekan hingga berlutut oleh pemuda yang ia anggap semut!

​"JANGAN SOMBONG, IBLIS KECIL!" raung Liu Cheng. Matanya memerah dipenuhi kegilaan. Ia menggigit ujung lidahnya dengan keras.

​Puff!

​Setetes Esensi Darah berwarna emas kemerahan melayang keluar, langsung terserap ke dalam pedangnya. Auranya melonjak drastis, nyaris menembus ambang batas Pembentukan Fondasi tingkat 7!

​"Mati kau bersama kesombonganmu! Tebasan Penghakiman Emas Tertinggi!"

​Pedang emas Liu Cheng tiba-tiba membesar membentuk ilusi pedang raksasa setinggi sepuluh meter. Ia mendorong sisa tenaganya untuk menangkis besi raksasa Lin Xuan dan menebas balik dengan kekuatan penuh yang bisa membelah gunung kecil.

​Lin Xuan tidak mundur sedikit pun. Ia mendengus pelan, matanya berkilat memancarkan Niat Pedang purba.

​"Seni Pedang Bintang Jatuh Primordial... Bintang Jatuh Membelah Malam."

​Berbeda dengan saat ia menggunakan Pedang Angin Dingin, kali ini Qi Kekacauan abu-abu mengalir deras menutupi seluruh permukaan Pedang Pembelah Kekacauan. Ayunan besi raksasa tumpul itu tidak menciptakan bulan sabit yang tajam, melainkan gelombang kejut berbentuk sabit yang murni berupa tekanan kehancuran!

​Lin Xuan mengayunkan pedang beratnya ke depan, menyambut tebasan ilusi emas raksasa itu.

​DUAAARRRR!

​Cahaya emas dan abu-abu berbenturan, merobek langit Ngarai Tulang Hitam. Namun, pemenangnya ditentukan dalam sekejap. Energi Kekacauan melahap elemen emas itu dengan rakus. Ilusi pedang raksasa milik Liu Cheng hancur berkeping-keping seolah terbuat dari kaca tipis.

​Ayunan besi tumpul Lin Xuan menembus sisa-sisa pertahanan Liu Cheng dan menghantam dada sang Murid Inti dengan telak.

​CRASH!

​Suara tulang rusuk yang remuk serentak terdengar memuakkan. Tubuh Liu Cheng melesat ke belakang dengan kecepatan meriam, menabrak dinding tebing ngarai hingga menciptakan kawah berbentuk laba-laba sedalam tiga meter. Darah menyembur dari mulutnya. Pedang emasnya telah patah menjadi dua.

​Tubuhnya merosot jatuh ke tanah, tak bernyawa. Dantian dan organ dalamnya telah hancur total menjadi bubur akibat gelombang kejut dari Pedang Pembelah Kekacauan.

​Keheningan yang mematikan kembali menyelimuti ngarai.

​Di sudut tebing, Lin Yan yang kehilangan lengannya bergetar hebat. Ia merangkak di atas genangan darah antek-anteknya, wajahnya dipenuhi air mata dan ingus. Pikirannya telah hancur sepenuhnya. Murid Inti Peringkat Pertama, pilar kekuatannya, dibantai dengan dua ayunan pedang!

​Melihat Lin Xuan berjalan santai menghampirinya sambil menyeret pedang raksasa yang meninggalkan parit di tanah, Lin Yan langsung bersujud membenturkan kepalanya ke batu hingga berdarah.

​"S-sepupu Xuan! Ampuni aku! Aku buta, aku bodoh! Kita memiliki darah klan yang sama! A-aku tidak akan pernah mengganggumu lagi... kumohon, biarkan aku hidup sebagai anjingmu!" rengek Lin Yan histeris.

​Lin Xuan berhenti tepat di hadapan Lin Yan. Ia menatap pemuda yang bersujud itu dengan ekspresi sedatar air.

​"Di kehidupan selanjutnya," bisik Lin Xuan dingin, "Jangan menjadi lalat."

​Lin Xuan mengangkat kaki kanannya dan menginjak kepala Lin Yan dengan keras.

​Splat.

​Tangisan itu berhenti seketika. Lin Xuan menarik napas panjang, menyingkirkan bau amis darah yang menyengat di udara dengan embusan Qi-nya. Ia memungut cincin penyimpanan milik Liu Cheng dan Lin Yan dengan santai.

​"Selesai. Waktunya kembali ke kapal sebelum Murid Inti lain curi—"

​Tiba-tiba, ucapan Lin Xuan terpotong.

​GRUUUMM...

​Tanah di bawah kakinya berguncang hebat. Bukan guncangan biasa, melainkan gempa bumi tektonik berskala raksasa. Kawah besar yang tercipta dari benturan serangan terakhir Lin Xuan dan Liu Cheng tadi tiba-tiba retak memanjang, membelah dasar Ngarai Tulang Hitam menjadi sebuah jurang hitam yang tak berujung.

​Seketika, kabut miasma beracun berwarna merah darah di udara tersedot gila-gilaan ke dalam jurang tersebut, seolah ada sepasang paru-paru raksasa yang sedang menarik napas panjang di dasar bumi.

​Di dalam Dantian Lin Xuan, suara Sang Demon Venerable yang biasanya santai dan meremehkan tiba-tiba berubah tajam.

​"Bocah, mundur ke udara! Sekarang! Hantaman pedang raksasamu barusan mematahkan urat bumi ngarai ini dan menghancurkan Segel Darah Kuno yang mengurung sesuatu di bawah sana!"

​Lin Xuan tidak membuang waktu. Dengan Langkah Bintang Jatuh, ia melesat ke udara, memanggil pedang terbang fananya untuk melayang sejauh ratusan meter di atas ngarai.

​"Segel Kuno? Monster apa yang terkubur di bawah sana, Senior?" Lin Xuan menatap jurang yang merekah dengan tatapan waspada.

​"Sebuah eksistensi yang sangat menyukai bau darah segar... dan kau baru saja memberinya persembahan darah dari enam kultivator Pembentukan Fondasi," tawa iblis itu terdengar sedikit bersemangat. "Bersiaplah. Yang akan keluar dari sana bukanlah sesuatu yang bisa kau bunuh hanya dengan ayunan tenaga kasarmu!"

​RROOOAAARRR!

​Sebuah raungan buas yang menggetarkan langit meledak dari dalam jurang. Gelombang suara yang murni membawa Niat Membunuh itu bahkan membuat perisai Qi Lin Xuan bergetar hebat.

​Dari dalam kegelapan jurang, sepasang tangan raksasa berbulu merah darah, dengan kuku hitam setajam pedang, mencengkeram sisi tebing. Otot-otot lengannya yang sebesar batang pohon raksasa menonjol keluar, menarik tubuh gempalnya ke permukaan.

​Itu adalah kera setinggi lima belas meter! Bulunya meneteskan darah busuk, dan di tengah dadanya terdapat kristal berwarna emas kemerahan yang berdenyut seirama dengan detak jantungnya. Sepasang matanya yang segede lentera menatap lurus ke arah Lin Xuan di udara, memancarkan kebencian dan kelaparan yang mutlak.

​"Aura ini..." Lin Xuan menelan ludah, mencengkeram erat Pedang Pembelah Kekacauan di tangannya.

​"Itu adalah Kera Iblis Darah Mutan (Mutated Blood Fiend Ape)," ucap Sang Demon Venerable. "Dan melihat kristal di dadanya... monster itu sudah setengah jalan menembus Alam Inti Emas (Golden Core Realm)!"

​Setengah langkah menuju Inti Emas! Itu adalah eksistensi yang bahkan Master Puncak Sekte Pedang Bintang pun harus berpikir dua kali sebelum melawannya sendirian.

​Namun, alih-alih melarikan diri, senyum menyeringai justru perlahan terbentuk di wajah Lin Xuan. Darah tempurnya yang dibentuk oleh Tubuh Kekacauan Primordial mendidih kegirangan.

​"Bagus. Aku butuh karung pasir yang lebih keras agar tidak rusak hanya dengan dua ayunan," gumam Lin Xuan, menukik turun menyongsong kera raksasa itu bagaikan meteor yang jatuh ke bumi.

1
Nanik S
Pasti Lin Feng
Nanik S
Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan
Nanik S
Mantap sekali tampar giginya rontok
Nanik S
Hadir semoga menjadi cerita yang bagus
hahaahaha
Luar biasa
Fatur Fatur
cepat bantai jendral long teng dengan cara paling kejam thor ambil semua sumber dayanya
Fatur Fatur
cepat bantai chukang beserta keluarga dan leluhurnya thor serap semua kultivasi mereka untuk ranah kultivasi mcnya naik
Hendri Doenan
Hancuuuuuuurkaaaaaaaaan..
Aji Note
bagus
dan kalau bisa update nya jangan lama lama
MelodyStar
lagi 😆
Fatur Fatur
cepat bikin mcnya bantai kaisar itu dengan cara paling kejam bikin mcnya ambil alih Kekaisaran naga Azure thor bikin kaisar itu mengutuk putranya karena berani mengusik mcnya
Fatur Fatur
cepat bantai Kekaisaran naga Azure thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!