NovelToon NovelToon
Mafia Kejam Jatuh Cinta

Mafia Kejam Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: erinaCalistaAzahra

Marvel Dewangsa sadar bahwa hatinya sudah lama mati. Mungkin dari pengkhianatan oleh wanita yang ia sayangi, ditambah ia yang berkecimpung di dunia bawah yang tidak memerlukan simpati untuk bertahan hidup. Ia akhirnya percaya bahwa hidupnya akan seallau gelap sampai mati.

Namun, entah keajaiban apa, di hari itu seorang wanita yang bernama Elara , datang dan perlahan selalau ada di kehidupannya. Apakah marvel Dewangsa akan menerima Elara di kehidupannya dan hatinya akan luluh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erinaCalistaAzahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PERNIKAHAN

Marvel memutuskan bahwa tidak ada lagi tempat untuk bersembunyi. Jika dunia ingin menatapnya, mereka harus melihatnya berdiri di samping ratunya. Pernikahan itu digelar di sebuah kapel tua di atas tebing Italia, tertutup bagi publik namun dijaga oleh ratusan pria bersenjata yang menyamar di balik hutan zaitun.

Acara tersebut menjadi simbol persatuan yang tak tergoyahkan antara marvel dan Elara:

Kehadiran yang Berwibawa: marvel berdiri tegak dengan setelan hitam yang elegan. Tatapannya yang biasanya tajam dan waspada melunak saat pintu kapel terbuka. Kehadiran Elara memberikan ketenangan yang jarang terlihat pada pria tersebut.

Keanggunan Elara: Elara melangkah dengan gaun putih yang indah, menunjukkan keberanian dan kesetiaan untuk mendampingi marvel. Kehadirannya melengkapi suasana sakral di dalam kapel tua itu.

Janji Setia: Di hadapan saksi yang terbatas, mereka mengucapkan janji untuk saling menjaga dan mendukung satu sama lain dalam segala keadaan. Marvel menegaskan komitmennya untuk melindungi keluarga kecil mereka dengan seluruh kemampuannya.

Perayaan yang Khidmat: Setelah upacara selesai, denting lonceng gereja menggema di sepanjang tebing, menandai dimulainya babak baru dalam hidup mereka sebagai suami istri.

Malam harinya, sebuah jamuan makan malam sederhana diadakan di vila pribadi. Suasana berlangsung hangat dengan cahaya lilin dan pemandangan laut yang tenang. Marvel memberikan hadiah berupa sebuah perhiasan sebagai lambang cinta dan perlindungan bagi Elara.

Pernikahan ini menandai transformasi besar bagi marvel. Fokus hidupnya kini bergeser, dari sekadar mempertahankan pengaruh menjadi membangun masa depan yang aman bagi keluarganya. Sebuah babak baru telah dimulai, di mana cinta menjadi fondasi utama dalam setiap langkah yang diambil.

Marvel tidak ingin pernikahan ini menjadi sekadar kontrak politik. Ia ingin dunia tahu bahwa Elara adalah satu-satunya hukum yang ia patuhi. Pernikahan digelar di sebuah kapel batu tua yang bertengger di atas tebing Amalfi, Italia, tersembunyi dari radar musuh namun dijaga oleh barikade penembak jitu di setiap sudut bukit.

Suasana pernikahan sang "Glacier" terasa begitu megah sekaligus mencekam:

Sang Pengantin Pria: marvel berdiri di altar dengan setelan tuksedo hitam custom-made. Senjata glock hitamnya tetap tersembunyi di balik pinggang, namun matanya yang tajam hanya terpaku pada pintu besar kapel. Saat pintu terbuka, napasnya tertahan—sesuatu yang jarang terjadi pada pria sepertinya.

Keanggunan yang Rapuh: Elara melangkah dengan gaun sutra putih yang menyapu lantai batu. Perutnya yang sedikit membuncit memberikan aura suci yang kontras dengan pria-pria berwajah sangar yang berdiri di barisan tamu. Di tangannya, ia menggenggam buket mawar hitam dan putih.

Sumpah Berdarah: Saat pendeta tua mulai berbicara, marvel mengambil tangan Alya. Ia tidak hanya mengucapkan janji setia biasa. "Aku tidak menjanjikanmu dunia yang tenang, Elara," suara marvel rendah dan bergema. "Tapi aku menjanjikanmu bahwa setiap orang yang berani menatapmu dengan niat buruk akan berlutut di bawah kakimu. Kau adalah hidupku, dan anak kita adalah masa depanku."

Cincin Berlian Hitam: marvel menyematkan cincin dengan berlian hitam langka ke jari Elara—simbol kekuasaan yang kini terbagi dua. Elara membalas dengan senyuman air mata, mencium tangan suaminya yang kasar namun penuh perlindungan.

Setelah upacara selesai, tidak ada pesta pora yang bising. Hanya ada jamuan makan malam mewah di balkon vila yang menghadap laut Mediterania. Sambil memegang gelas kristal, marvel berdiri di samping Elara, menatap lautan gelap yang luas.

"Sekarang, kau resmi menjadi seorang Moretti," bisik marvel di telinga Elara. "Dan nama itu adalah perisaimu selamanya."

Malam itu, sang mafia kejam telah menemukan kedamaiannya. Namun, ia tahu bahwa sebagai seorang suami dan ayah, perangnya untuk menjaga kebahagiaan ini baru saja dimulai.

Marvel menyadari bahwa ancaman terhadap Elara dan calon anaknya tidak akan pernah berhenti selama ia bergerak di balik bayang-bayang. Ia memutuskan untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh pimpinan mafia mana pun: menampakkan diri secara publik.

Konferensi Pers Mendadak: marvel mengumpulkan para jurnalis terkemuka di lobi gedung pencakar langit miliknya. Ia berdiri di podium dengan tenang, mengenakan setelan jas hitam tanpa cacat, sementara puluhan pengawal elit menjaga setiap sudut ruangan dengan mata waspada.

Pernyataan Terbuka: Tanpa basa-basi, marvel menatap langsung ke arah kamera yang menyiarkan secara langsung. "Nama saya marvel Dewangsa. Selama ini kalian mengenal saya melalui bisikan dan rumor. Hari ini, saya berdiri di sini untuk mengonfirmasi satu hal: Elara Dewangsa adalah istri saya, dan dia sedang mengandung ahli waris saya."

Peringatan Keras: Suaranya tetap rendah namun bergetar dengan otoritas yang mematikan. "Pesan ini bukan untuk warga sipil, melainkan untuk mereka yang bersembunyi di kegelapan.

Siapa pun yang berani mengusik ketenangan istri saya, atau menyentuh sehelai rambut pun dari keluarga saya, akan berhadapan dengan seluruh kekuatan yang saya miliki. Tidak akan ada negosiasi. Hanya pemusnahan total."

Efek Kejut: Seluruh kota terdiam. Media sosial meledak dengan berita tentang "The Glacier" yang akhirnya keluar ke permukaan. Dengan bicara ke media, marvel tidak lagi menjadi hantu; ia menjadi raja yang sah yang melindungi takhtanya dengan cahaya matahari sebagai saksinya.

Setelah pernyataan itu, marvel turun dari podium tanpa melayani satu pun pertanyaan. Ia segera kembali ke sisi Elara,menyadari bahwa meskipun ia telah menarik garis perang yang lebih jelas, ia telah memberikan identitas resmi kepada Elara yang membuatnya tak tersentuh oleh hukum jalanan biasa.

Marvel mencengkeram bahu pria itu, menariknya mendekat hingga napasnya yang dingin menyentuh telinga si informan. Di tengah kebisingan jepretan kamera, marvel melakukan bisik-bisik maut:

Pesan Tersembunyi: "Katakan pada majikanmu di luar sana," bisik marvel, suaranya begitu rendah hingga hanya pria itu yang bisa mendengarnya.

"Kamera ini merekam wajahku, tapi mataku sudah merekam koordinat rumah mereka. Jika mereka bergerak satu inci saja mendekati Elara ,aku tidak akan mengirim polisi. Aku akan mengirim neraka ke tempat tidur mereka."

Teror Psikologis: marvel menyelipkan sebuah koin emas kecil ke saku jas pria itu—koin kuno dengan lambang tengkorak yang membeku. "Simpan ini. Ini adalah tiket pemakaman bagi siapa pun yang cukup bodoh untuk mencoba peruntungan mereka malam ini."

Dominasi Mutlak: Si informan gemetar hebat, keringat dingin mengucur di pelipisnya. Ia hanya bisa mengangguk kaku sementara marvel menepuk bahunya pelan, seolah mereka adalah kawan lama, sebelum akhirnya berlalu pergi dengan langkah tenang.

Marvel kembali ke mobil limousine yang sudah menunggu. Di dalam, Elara menatapnya dengan cemas. Marvel segera menarik Elara ke dalam pelukannya, mencium keningnya, dan membisikkan sesuatu yang jauh berbeda:

"Jangan takut, Sayang. Dunia hanya perlu tahu siapa pemiliknya, agar mereka tahu siapa yang tidak boleh disentuh."

Bisikan itu adalah janji terakhirnya. Namun, di sudut kota yang gelap, para pemimpin geng lain mulai berbisik-bisik juga. Mereka menyadari bahwa Elara telah menunjukkan "kelemahannya" secara terbuka, dan bagi pemangsa, kelemahan adalah target.

1
Dysha♡💕
bagus
Dysha♡💕
ceritanya bagus,tapi terlalu singkat dan cepat,,jadi kurang menghayati gitu,,,
erin
jangan bosan untuk membaca
erin
jangan lupa mampir🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!