Kisah putri Prince Richard Carrington dan Princess Alisha Léopold
Zayn selalu percaya cerita Putri dan Kacang Polong untuk mencari putri yang tulus tapi tidak percaya gadis-gadis jaman sekarang. Akhirnya dia memakai sayembara mencari pasangannya. Naasnya saat dia sudah mengadakan sayembara, Zayn kecelakaan. Di hari H nya, semua princess yang diundang langsung menatap sinis ke Zayn. Kecuali Anette Carrington. Princess Inggris dan Belgia itu pun menerima lamaran Zayn.
Dari merasa iba, Anette dan Zayn jatuh cinta. Namun hubungan mereka terancam saat rahasia besar Zayn mulai terungkap. Bagaimana sikap Anette ke suaminya?
Generasi 8 klan Pratomo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kamu Adalah Putri Kacang Polongku
Zayn hanya tersenyum menatap Anette. Dia bisa melihat di balik sikapnya yang lemah lembut, Anette menyimpan kekerasan hati khas keluarga Pratomo dan Inggris. Zayn sudah meminta pada Farouk untuk menyelidiki setiap princess dan entah kenapa saat membaca nama Anette, dia sudah yakin mau bersamanya.
Masalahnya, apakah Anette mau bersamanya?
Zayn tidak menduga jika gadis cantik ini adalah pemegang gelar magister pendidikan dan memilih menjadi seorang guru TK. Guru TK! Seorang princess dengan fasilitas tidak terbatas dan kekayaan yang tidak main-main, lebih memilih menjadi guru TK. Suatu karier yang diluar dugaan bukan?
"Maksudku, kamu adalah putri kacang Polongku," senyum Zayn.
"Zayn, apakah kamu salah makan? Jadi omongan kamu ngelantur?" ucap Anette dengan tatapan bingung. "Ini piring buahnya."
Anette pun berjalan kembali ke para princess dan Zayn harus menahan diri untuk memegang tangan gadis itu. Zayn tahu, Anette adalah yang dia cari. Tapi dia tahu, Anette pasti seperti yang dia harapkan.
"Baik semua." Zayn menatap para princess yang berdiri ke arahnya. "Saya tahu, saya lumpuh dan kemungkinan sembuh, normal bisa jalan kembali itu 50-50. Jika anda mau menikah dengan saya, saya jamin anda tidak akan kekurangan dan semua apa yang anda minta saya kabulkan. Hanya saja, saya memang belum bisa menjamin soal kehidupan di ranjang."
Beberapa princess memerah wajahnya begitu juga Anette yang menatap sebal ke Sheikh yang blak-blakan seperti itu.
"Saya harus jujur pada anda semua. Jika anda keberatan bahwa kasarannya, anda menikah dengan saya karena harus mengurus saya, saya tidak akan memaksa anda. Anda boleh pergi meninggalkan saya dari ruangan ini." Zayn menatap para gadis-gadis itu. Tanpa disuruh dua kali, mereka semua keluar dan hanya Anette yang berdiri disana ... Sendirian.
Zayn tersenyum melihat Anette yang tidak pergi. Sudah kuduga.
"Kenapa anda tidak pergi, Lady Anette?" tanya Zayn.
Anette hanya menatap datar. "Apakah kamu mengatakan yang sebenarnya? Kans kamu Fifty-Fifty?"
"Iya."
"Jadi itu lumpuh parsial? Sementara?"
"Iya. Aku memulai fisioterapi dua hari usai operasi."
"Jika aku mau menikah denganmu, apakah kamu mau mengabulkan permintaan aku?" tanya Anette serius.
"Apa yang kamu minta Lady Anette?" Bayangan Zayn adalah tas, mobil, penthouse, perhiasan.
"Maukah kamu menyumbangkan sedikit dari kekayaan kamu untuk membangun panti asuhan, sekolah dan tempat kursus untuk para janda korban perang di daerah konflik? Aku ada yayasan disana tapi kami butuh banyak biaya karena ulah orang-orang tidak bertanggungjawab. Keluarga aku sudah membantu tapi ini adalah misiku. Jika kamu mampu membuktikan ucapan kamu, aku akan menikahi kamu. Lalu aku juga akan mendukung kesembuhan kamu. Bagaimana? Simbiosis mutualisme bukan?" jawab Anette.
Zayn melongo. "Kamu minta ... Itu?"
Anette mengangguk. "Kamu butuh istri, aku butuh uangmu. Bagaimana?"
Zayn tersenyum. "Jujur, Lady Anette, aku mengira kamu akan meminta barang-barang mewah."
"Tidak. Aku ingin memberikan kemewahan pada anak-anak dan perempuan korban perang. Bagiku, mereka yang lebih pantas mendapatkan, bukan aku. Karena aku sudah terlahir kaya raya dan aku sudah merasakan, memiliki dan menggunakan barang-barang mewah itu!" jawab Anette tegas.
Zayn membawa kursi rodanya ke arah Anette. "Lady Anette, aku akan memberikan semua permintaan kamu itu. Jadi ... Will you marry me?" Zayn mengeluarkan kotak berisi sebuah cincin berlian dan dia tunjukan pada Anette.
***
Richard dan Alisha terkejut mendengar keputusan putrinya. Mereka sudah memiliki perasaan tidak enak saat Anette tidak keluar dari ballroom. Benar saja, Zayn mengatakan secara pribadi ke Richard dan Alisha jika dia hendak menikahi Anette. Kedua orangtuanya Anette hanya bisa menerima karena putrinya bilang kalau dia memang ingin menikah dengan Zayn.
"Apa kamu yakin? Kamu baru bertemu Zayn, lho sayang," ucap Alisha berusaha membuat putrinya berpikir ulang. Alisha tahu, Anette sangatlah khas Carrington dan Léopold. Kombo keras kepala jika sudah punya kemauan.
"Aku dan Zayn sudah ada perjanjian, Mommy. Kita sama-sama saling untung."
"Bagaimana dengan murid-murid kamu?" tanya Alisha.
"Biar nanti aku yang urus, Mommy," jawab Anette.
Alisha menghela nafas panjang. "Sayang, kasusnya Zayn tidak seperti Oom Malik."
"Nanti aku akan minta tolong ke Tante Milly. Tanteku satu itu kan sudah membuat banyak orang bisa sembuh hingga memberikan kualitas hidup banyak orang."
Richard sebenarnya tidak terlalu setuju tapi Louis sudah berpesan jika ada aliansi pernikahan maka Inggris bisa lebih erat hubungannya dengan UAE meskipun dengan pihak Dubai sudah sangat erat.
"Anette, Daddy sebenarnya tidak setuju." Richard memandang wajah putrinya yang mirip dengan ibunya. Hanya matanya saja yang darinya, sama-sama biru.
"Daddy, aku sudah membuat keputusan. Lagipula, Zayn sudah mau membantu yayasan aku."
"Net, bukankah kita selalu membantu yayasan kamu?" ucap Alisha.
"Benar Mommy ... aku tahu tapi aku yakin, Zayn bisa jalan kembali jika dia banyak beramal."
"Kamu memanfaatkan Zayn?" tanya Richard.
"Simbiosis mutualisme. Aku dapat uang buat misiku, Zayn aku temani fisioterapi."
"Ya ampun, putriku licik juga ya?" kekeh Richard. Yayasan milik Anette memang sudah habis banyak untuk membantu para korban perang di daerah konflik dan tidak hanya satu negara. Anette memang selama ini dibantu donatur dan keluarganya tapi tetap saja dia butuh banyak dana.
"Zayn tahu kenakalan kamu?" tanya Alisha.
"Tahu. Dan dia tidak mempermasalahkan."
Richard dan Alisha hanya menggeleng. "Daddy harap kamu dan Zayn saling terbuka satu sama lain. Kalau kalian saling jatuh cinta, Alhamdulillah. Tapi kalau tidak ... Belajarlah mencintai. Jika memang tidak bisa dilanjutkan, dan harus berpisah, berpisah lah baik-baik. Nanti Daddy juga akan bilang ke Zayn."
***
Kabar pengumumam pernikahan antara Anette dan Zayn dengan mendadak, membuat semua anggota klan Pratomo terkejut terutama Arsyanendra. Dia secara pribadi menghubungkan Sheikh Muhammad bin Abdul Azis lewat panggilan video.
"Benar Arsya, Zayn dan Lady Anette akan menikah," jawab Sheikh Muhammad.
"Ya Allah, kenapa ikutan Leona dan Haidar sih!" omel Arsyanendra yang baru saja terbang ke Jordania, menghadiri pernikahan keponakannya, Leona Accardi dan Haidar Abdullah, putra mahkota kerajaan Jordania dengan kasus yang hampir mirip dengan Anette. ( Leona dan Haidar ada di rumah pink 🩷 ).
"Sya, asal kamu tahu, Zayn sudah jatuh cinta dengan Lady Anette saat pertama kali melihatnya," ucap Sheila Muhammad.
Arsyanendra terkejut. "Benarkah?"
Sheikh Muhammad mengangguk. "Zayn sudah suka dengan Anette."
"Aku tidak punya hak melarang karena Anette putri Richard. Selama Richard dan Alisha tidak keberatan plus Anette sudah dewasa, aku doakan yang terbaik buat keponakan aku dan putramu."
Sheikh Muhammad tersenyum. "Aku tunggu kamu datang, Sya."
"Kapan pernikahannya?"
"Minggu depan."
Arsyanendra melongo.
***
Yuhuuu up Pagi Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu
Aq sotoy
moga kamu bisa introspeksi diri dan masih bisa bertemu anakmu kelak
Betapa sakitnya hati Zafar
makanya jadi orang jangan seralah😅😅😅