NovelToon NovelToon
Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Cinta Terlarang Dengan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Cinta Terlarang / Saling selingkuh / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Red_Purple

Liora tak pernah menyangka jika pertemuannya dengan Marvin akan membawanya pada sesuatu yang menggila. Marvin, pria itu begitu menginginkannya meskipun tahu jika Liora adalah adik iparnya.

‎Tidak adanya cinta dari suaminya membuat Liora bisa dengan mudah menerima perlakuan hangat dari kakak iparnya. Bukan hanya cinta yang Marvin berikan, tapi juga kepuasan diatas ranjang.

"Adikku tidak mencintaimu, jadi biar aku saja yang mencintaimu, Liora." ~ Marvin Leonardo.


📍Membaca novel ini mampu meningkatkan imun dan menggoyahkan iman 😁 bukan area bocil, bijak-bijaklah dalam membaca 🫣


Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red_Purple, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 16 ~ CTDKI

"Tebakan Kakak adalah... Mereka akan pulang malam ini."

Bersamaan dengan selesainya kalimat itu, sebuah mobil datang memasuki halaman rumah dengan Liora yang turun lebih dulu dari dalam mobil dan masuk ke dalam rumah dengan langkah terburu-buru serta wajah seperti menahan marah.

"Tuan muda kedua dan istrinya sudah pulang," beritahu seorang pelayan kepada pelayan lainnya dimana mereka langsung datang menyambut.

"Selamat malam, Nona. Apa Nona membutuhkan sesuatu dulu sebelum naik ke kamar?" tanya seorang pelayan begitu melihat Liora hendak menaiki tangga.

"Tidak, terimakasih." jawab Liora sembari menggelengkan kepala pelan.

Langkahnya kembali tertahan saat melihat Audrey masuk bersama dengan Marvin dari arah pintu belakang. Rambut Marvin yang masih basah dengan gerakan tangan sedang mengikat tali bathrobe sempat membuat Liora terpana. Namun tangan Haikal yang tiba-tiba melingkar di pinggangnya membuatnya segera tersadar dari lamunannya.

"Sayang, biar aku minta pelayan untuk membuatkan sesuatu yang hangat untukmu," ucap Haikal.

"Tidak perlu," Liora menurunkan tangan Haikal dari pinggangnya dengan gerakan lembut.

"Aku mau langsung naik dan istirahat." ujarnya, menatap Marvin sebentar sebelum melangkahkan kakinya menaiki tangga menuju ke kamarnya.

Marvin dan Audrey saling menatap, kemudian melangkahkan kakinya mendekat ke arah Haikal yang masih berdiri termenung dibawah tangga dengan tatapan menatap ke arah kepergian Liora.

"Kenapa? Apa ada masalah?" tanya Marvin. "Ini baru jam sebelas, tapi kalian sudah pulang."

Haikal menghela napas panjang, kedua tangannya dia letakkan di pinggang. "Tadi aku mengajak Liora menginap di hotel tapi dia menolak. Aku merasa sikapnya sedikit berbeda malam ini, mungkin karena tadi aku datang terlambat dan membuatnya menunggu lama makanya dia marah padaku."

"Menunggu?" ulang Marvin, seketika raut wajahnya berubah suram. "Jam berapa kamu sampai di kafe?" tekannya.

"Jam sembilan lewat," jawab Haikal.

"Apa saja yang kamu lakukan sampai baru datang jam segitu?!" bentak Marvin, emosinya tiba-tiba naik saat mendengar jawaban santai dari adiknya. "Aku sudah mengantarkan dia dari jam tujuh, jelas saja dia marah karena kamu sudah membuat dia menunggu sendirian disana!"

Marvin mengusap wajahnya kasar, seandainya dia tahu Haikal akan datang terlambat mungkin dia akan menemani Liora menunggu tanpa memikirkan perasaannya sendiri.

"Sudah, Kak." Audrey berusaha menengahi. "Memangnya Kak Haikal darimana saja sampai bisa datang terlambat?" tanyanya pada Haikal.

"Tadi Kakak bertemu teman lama dan ngobrol-ngobrol dulu sebentar, selain itu Kakak juga harus menyiapkan hadiah untuk Kak Liora. Itulah sebabnya Kakak datang terlambat," jawab Haikal, berbohong.

Sayangnya tak semudah itu Marvin percaya dengan alasan yang diberikan oleh adiknya. Sepertinya dugaannya benar jika adiknya ini masih memiliki hubungan dengan wanita yang bernama Casandra. Dan bisa saja alasan Haikal datang terlambat adalah karena wanita itu.

"Itu bukan alasan." tegas Marvin, menatap tajam pada adiknya. "Kamu suaminya, harusnya kamu tahu hari ulang tahunnya dan sudah menyiapkan hadiah itu dari jauh-jauh hari."

Marvin memilih pergi dan masuk ke dalam kamarnya. Mengguyur tubuhnya dibawah guyuran air shower dengan pikiran terus tertuju pada Liora. Apa yang sedang dilakukan oleh adik iparnya itu sekarang?

✳️

✳️

Marvin masih terjaga meskipun jam sudah menunjukkan pukul dua dinihari. Beberapa kali dia keluar dari kamar demi melihat ke arah tangga dan berharap melihat adik iparnya turun dari sana. Namun dia tetap tidak melihat ada tanda-tanda Liora akan turun, padahal dia sangat berharap Liora akan datang menemuinya sehingga dia bisa menanyakan keadaannya.

Marvin sempat melihat Liora memakai kalung pemberian darinya saat wanita itu pulang tadi. Padahal saat mengantarkan Liora ke kafe, dia tidak melihat Liora memakainya. Pasti ada alasan kuat kenapa tiba-tiba Liora memilih untuk memakai kalung pemberiannya.

Tok... Tok... Tok...

Suara ketukan pintu yang terdengar pelan membuat Marvin mengurungkan niatnya yang baru saja ingin merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Dengan rasa penasaran dia berjalan mendekat ke arah pintu untuk melihat siapa yang mengetuk pintu kamarnya dijam segini.

"Liora," lirihnya begitu melihat adik iparnya yang kini sedang berdiri di hadapannya dengan gaun tidur yang membuat penampilan wanita itu terlihat sangat seksi dimatanya.

"Boleh aku masuk?" tanya Liora pelan, mata sembabnya menunjukan bahwa dia sudah menangis sebelum datang kesana.

Marvin membuka pintu kamarnya sedikit lebih lebar, memberikan akses untuk Liora masuk ke dalam kamarnya. Menutup pintunya kembali setelah memastikan tidak ada pelayan yang melihat kedatangan Liora kesana.

Marvin berjalan cepat, menarik lengan Liora dan membalikkan tubuh adik iparnya saat wanita itu sudah berdiri disamping ranjangnya. Satu tangannya melingkar di pinggang wanita itu dengan tatapan menjelajahi mata Liora, menatapnya dengan penuh rasa khawatir.

"Kenapa tidak menelfonku saat tahu dia datang terlambat. Kenapa memilih menunggu sendirian disana?" tanya Marvin dengan suara lembut namun tegas.

Liora tersenyum kecil. Bagaimana Marvin memperhatikan dan mengkhawatirkannya, membuatnya tidak bisa mengabaikan perasaan kakak iparnya ini padanya. Jujur dia merasa nyaman, merasa senang karena ada yang peduli dan mencintainya.

"Dia datang terlambat, itu bukan satu-satunya alasan yang membuat kamu bersikap dingin seperti ini bukan? Katakan, apa yang terjadi?" tanya Marvin masih dengan suara lembutnya, menutupi kekesalan dalam dirinya atas sikap yang diberikan oleh Haikal pada Liora.

"Kamu benar, dia tidak mencintaiku." ungkap Liora dengan suara bergetar. "Adikmu, dia... Dia memiliki wanita lain." matanya terpejam saat air matanya menetes.

Pernyataan itu tak membuat Marvin merasa terkejut, sebelumnya dia sudah menduga jika adiknya memang masih memiliki hubungan dengan Casandra, kekasih masa lalu adiknya. Namun dia tidak menyangka jika Liora akan tahu secepat ini.

"Siapa yang memberitahumu? Apa Haikal sendiri yang mengatakannya?" tanya Marvin dengan siratan emosi yang mulai terlihat diwajahnya.

Liora menggeleng pelan, "Tidak penting aku tahu dari siapa. Aku datang kemari hanya untuk meminta sesuatu padamu."

"Katakan." sahut Marvin cepat.

Liora menatap mata Marvin dalam-dalam, merasa hangat saat tangan Marvin menyentuh wajahnya dan mengusap air mata yang membasahi disana.

"Bolehkah aku..."

🪷

🪷

🪷

Bersambung....

1
Marina Tarigan
hambar sekarang pernikahanmu ya itu upah yg serakah
Marina Tarigan
jijik mau muntah kayak anjing
Marina Tarigan
jgn kauhina liora butet kamu utu perlu berobat ke RS jiwa Marvin itu suami liora kamu tdk apanya pun tdk tahu malu ceburkan dirimu ke laut sana supaya. adem Liora tdk mudah kamu tindad
Marina Tarigan
swmua mati kutu tak bucara Marbin bicara tdgas tdk mempan reaksi siapapun casandra kesepiam ya Haikal sdh jijik pdmu wanita gatal
Marina Tarigan
apalagi
Marina Tarigan
kata si Lisa Sabrina orang orang baik dan berpendidikan tapinyatanya. jalang seperti. monyet gatal ya ambil cokan cabe setan godokkan ke lobang gatalmu itu keparat
Marina Tarigan
lagi ada jebakan Marvin hati2 maunya kamu antar Kiara sm Liora saja
Marina Tarigan
hebat deh marn ada juga ulat ingin dekat kalau Haikal candra tdk bisa tinggal diam Marvin tdk mau mundur yg sakit kepala. Maria. Elisa dan tuan Arthur
Marina Tarigan
liora kamu sdh terlampau jauh disakiti mereka menurut kita bercerai dgn haikal dan pergi jauh tinggalkan semuanya sm Haikalpun kamu akan tersiksa karena Casandra txk tinggal diam pergi tinggalkan semua diam2
Marina Tarigan
anakmu itu yg tdk sanggup berpisah dgn liora ibu jgn terla.pau percaya kamu sangat keterlaluan menghina Liora Marvin dan Haikal tdk usah sm anakmu itu dua2nya walaupun dia janda akan ada jodohnya yg terbaik yg ditentukan takdirnya
Marina Tarigan
perang Iran Irak perang saudara yg menegangkan baru tahu rasa ayah Arthur sakit kepala deh semoga lumpuh nya terus sembuh karena kagetnya
Marina Tarigan
apa salah bodat kamu tinggalkan istrimu di hotel sepi balik menjumpai pacarmu sehari sampai larut sendirian jgn egois dong kamu pikir lioa anak yatim piatu bisa kamu buat seenak jidatmu sdh 6 bln lebih kalian menikah kamu abaikan terus malahan kamu tampar keras dia bertanya kemana kamu jgn egois dong tanpa kamu bisa liora hidup di panti tahu
Marina Tarigan
rmh tgga amburadul bawa liora ke Australia Marvin
Marina Tarigan
sdh dibawa kabur bos mknya jgn amburadul selama pernokahanmu tak pernah kamu seperti suami sungguhan tak perduli sm liora kamu sdh ditikung Marvin yg mencintai Lora
Marina Tarigan
bahaya akan menantang rmh tggamu nanti
Marina Tarigan
kalau betul haikal sdh diluar jalur baiklah Marvin dekati Liora tapi tolong jgn buat liora jd p elapiasan dan melecehkan kan kasihan ia yatim piatu
Marina Tarigan
beraryi Marven sdh tahu kelakuan Haikal dan ibunya memperlakuan liora sepeperti babu dirmh
Marina Tarigan
sebaiknya tinggalkan rmh itu Liora pulang ke panti saja di rmh itu bahaya pake otakmu jgn bodoh iparmu sdh kewat batas bila terjadi apa2 pasti kamu yg disalahkan
Marina Tarigan
kok kurang ajar baru ketemu mau melecehkan adik ipar biadap
Muna Junaidi
Hadirrr thor nabung baca klo dah batal puasa😭🤣🤣🤣takutnya menggoyahkan iman🤣🤣🤣
🔥Violetta🔥: Asiap Kakak, silahkan... 🙏😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!