NovelToon NovelToon
Chasing Her, Holding Him

Chasing Her, Holding Him

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kisah cinta masa kecil / One Night Stand / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

"Aku adalah saksi dari setiap cintamu yang patah, tanpa pernah bisa memberitahumu bahwa akulah satu-satunya cinta yang tak pernah beranjak."

Pricillia Carolyna Hutapea sudah hafal setiap detail hidup Danesha Vallois Telford
Mulai dari cara laki-laki itu tertawa hingga daftar wanita yang pernah singgah di hatinya.
Sebagai sahabat sejak kecil, tidak ada rahasia di antara mereka. Mereka berbagi ruang, mimpi, hingga meja kuliah yang sama. Namun, ada satu rahasia yang terkunci rapat di balik senyum tenang Pricillia, dia telah lama jatuh cinta pada sahabatnya sendiri.

Dunia Pricillia diuji ketika Danesha menemukan ambisi baru pada sosok Evangeline Geraldine Mantiri, primadona kampus yang sempurna. Pricillia kini harus berdiri di baris terdepan untuk membantu Danesha memenangkan hati wanita lain.

Di tengah tumpukan buku hukum dan rutinitas tidur bersama yang terasa semakin menyakitkan, Pricillia harus memilih, terus menjadi rumah tempat Danesha pulang dan bercerita tentang wanita lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Beberapa minggu berlalu, dan suasana di sekitar Danesha serta Pricillia telah berubah menjadi sesuatu yang hampir menyerupai obsesi murni. Danesha tidak lagi mengizinkan Pricillia untuk sekadar ke toilet tanpa ia tunggu di depan pintu. Di kantin, ia menyuapi Pricillia dengan penuh dominasi, memastikan setiap asupan nutrisi yang masuk adalah yang terbaik untuk menunjang rencananya.

Suatu pagi di apartemen Danesha, sinar matahari menerobos masuk dengan malu-malu. Danesha terbangun lebih dulu, namun ia tidak langsung beranjak. Ia tetap berada dalam posisinya memeluk Pricillia dari belakang, tangannya menempel permanen di atas perut datar gadis itu.

Tiba-tiba, ia merasakan tubuh Pricillia menegang. Gadis itu menutup mulutnya dengan tangan dan bergegas lari menuju kamar mandi.

Huek... huekk...

Mendengar suara itu, Danesha tidak merasa khawatir; sebaliknya, sebuah kilat kegembiraan yang liar muncul di matanya. Ia melompat dari tempat tidur dan menyusul Pricillia. Ia melihat wanita itu terduduk lemas di samping kloset, wajahnya pucat pasi.

"Mual lagi?" tanya Danesha, suaranya terdengar sangat lembut namun penuh tuntutan. Ia berlutut di belakang Pricillia, memijat tengkuknya dengan jari-jari kuatnya.

"Kepala gue pusing banget, Dan... bau kopi dari dapur tadi bikin mual," gumam Pricillia lemas.

Danesha tersenyum lebar, sebuah senyum kemenangan. Ia mengangkat tubuh Pricillia dan mendudukkannya di atas meja wastafel, mengurung wanita itu di antara kedua lengannya. "Gue rasa bibit-bibit yang gue kasih sepanjang malam kemarin akhirnya nggak mau keluar, My. Mereka betah di dalem."

Danesha tidak mau menebak-nebak lagi. Ia langsung membawa Pricillia ke salah satu rumah sakit swasta terbaik, tanpa memedulikan jadwal kuliah mereka hari itu. Di ruang tunggu dokter kandungan, Danesha duduk dengan sangat protektif. Ia merangkul bahu Pricillia, menatap tajam setiap pria yang lewat, seolah ingin memberi tahu seluruh dunia bahwa wanita di sampingnya sedang membawa hartanya yang paling berharga.

"Nyonya Pricillia Danesha?" panggil suster.

Danesha langsung berdiri, hampir menyeret Pricillia masuk ke dalam ruang konsultasi. Di dalam, dokter melakukan pemeriksaan USG. Suasana menjadi hening sejenak saat alat pemindai itu bergerak di atas perut Pricillia.

"Selamat, Pak, Bu. Usianya baru masuk minggu keempat. Masih sangat kecil, tapi kantung rahimnya terlihat sangat sehat," ujar Dokter sambil menunjuk ke layar monitor.

Danesha terpaku. Matanya yang tajam mendadak berkaca-kaca melihat titik kecil di layar itu. Itu adalah hasil dari penguasaannya, hasil dari setiap malam di mana ia memaksakan gairahnya hingga Pricillia berteriak nikmat. Itu adalah ikatannya yang abadi.

Keluar dari ruang dokter, Danesha tidak bisa lagi menahan sifat posesifnya. Ia langsung memeluk Pricillia di tengah koridor rumah sakit, mencium keningnya berkali-kali.

"Lo dengar itu, My? Ada anak gue di sini," bisik Danesha, tangannya mengusap perut Pricillia dengan posesif yang belum pernah ia tunjukkan sebelumnya. "Gue udah bilang, lo nggak bakal bisa lari. Mulai hari ini, lo nggak boleh jalan terlalu lama, nggak boleh makan sembarangan, dan lo nggak boleh jauh-jauh dari gue lebih dari satu meter."

Ia langsung mengeluarkan ponselnya dan menelepon orang tua mereka melalui group call.

"Pa, Ma... Pricillia hamil. Persiapkan pernikahan paling besar yang pernah ada dalam bulan ini. Saya nggak mau dengar alasan apa pun."

Kabar kehamilan itu sampai ke telinga Evangeline melalui media sosial, setelah Danesha mengunggah foto tangannya yang menggenggam tangan Pricillia dengan latar belakang hasil USG, ditambah caption, "Locked forever. My queen and my heir."

Danesha sengaja melakukan itu untuk menghancurkan harapan siapa pun yang masih mencoba mendekatinya atau Pricillia.

Baginya, Pricillia kini bukan sekadar pasangan, melainkan tempat ia menanamkan masa depannya.

Malam itu, Danesha kembali menidurkan Pricillia di ranjang apartemennya. Ia mencium perut wanita itu dengan penuh pemujaan sebelum naik ke atas tubuhnya untuk memberikan kecupan di bibir yang kini terasa lebih manis dari biasanya.

"Gue bakal jaga kalian berdua, My. Tapi jangan harap gue bakal kurangi jatah malam kita cuma karena lo hamil," bisik Danesha dengan nada menggoda yang gelap.

"Gue justru makin candu liat badan lo yang mulai berubah gara-gara gue."

Pricillia hanya bisa mendesah pasrah, ia tahu ia telah benar-benar terjebak. Namun melihat binar kebahagiaan yang gila di mata Danesha, ia sadar bahwa inilah akhir yang ia rencanakan sejak awal, menjadi satu-satunya wanita yang memiliki Danesha seutuhnya.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰😍🥰

1
Retno Isusiloningtyas
mdh2an happy ending
Retno Isusiloningtyas
mmm....
masih nyimak 🤣
Paon Nini
sinting
falea sezi
ngapain ngintil mulu g ada krjaan mending prgi sejauh nya lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!