NovelToon NovelToon
DEWA IBLIS : SHEN YU

DEWA IBLIS : SHEN YU

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sad ending / Antagonis Jahat / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Mengubah Takdir
Popularitas:36.7k
Nilai: 5
Nama Author: Sang_Imajinasi

Shen Yu, seorang pemuda yang memikul takdir terlarang sebagai pewaris Raja Iblis Purba (Tangan Asura, Mata Iblis, dan Jantung Ketiadaan), memimpin sekelompok jenius buangan untuk melawan takdir mereka: Ye Qing sang Dewa Pedang Bintang, Su Ling pemilik Mata Iblis Surgawi, Feng Jiu sang Ratu Phoenix, dan Long Tu sang Jenderal Setengah Naga.

Setelah menghancurkan ambisi Sekte Mayat dan menolak menjadi wadah pengorbanan bagi Istana Langit Utara, Shen Yu melakukan langkah gila: ia meledakkan Jantung Iblis untuk merobek dinding realitas, membawa timnya melarikan diri ke dalam celah dimensi yang mematikan.

Tiga tahun berlalu dalam kehampaan. Kini, mereka muncul kembali di Benua Roh Abadi, sebuah dunia tingkat tinggi yang jauh lebih buas dan kuno. Dengan kekuatan yang telah berevolusi mencapai ranah Nascent Soul, Shen Yu tidak lagi berniat lari.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 18

Stadion Ibukota - Medan Pertempuran.

Provokasi Shen Yu menggantung di udara seperti pedang di atas leher. Ribuan penonton menahan napas. Seorang pemuda Nascent Soul, menantang Leluhur Transformasi Dewa? Itu adalah tindakan mencari mati.

Wajah Leluhur Klan Su, Su Lie, menjadi merah padam lalu berubah ungu karena amarah yang tak tertahankan. Urat-urat di dahinya menonjol.

"Bocah sombong..." Su Lie mendesis, suaranya menggetarkan langit. "Kau pikir karena ada Master Sekte Pedang di sini, aku tidak berani membunuhmu?"

"Hari ini, bahkan jika Kaisar Langit turun, aku akan meremukkan tulangmu menjadi debu!"

BOOOOM!

Su Lie melangkah maju dari tribun VIP. Tubuh fisiknya membesar, diselimuti oleh Avatar Emas Raksasa setinggi seratus meter. Tekanan spiritual Transformasi Dewa Awal meledak penuh, membuat penghalang pelindung stadion retak.

"MATI!!"

Tangan raksasa Avatar Emas itu turun dari langit, membawa kekuatan hukum yang mengunci ruang di sekitar Shen Yu, Ye Qing, dan Cang Wu. Mereka tidak bisa lari.

Ye Qing menggertakkan gigi, lututnya gemetar menahan tekanan itu. Cang Wu meraung, tulang iblisnya berderit.

Namun, Shen Yu tetap berdiri tegak. Dia tidak melihat ke atas. Dia melihat ke cincin di jarinya.

"Mo Yuan," bisik Shen Yu. "Sudah lama kau tidak meregangkan otot, bukan?"

"Hancurkan dia."

Cincin Shen Yu bersinar hitam pekat.

ROAAAAAAAAAAAAAAAAAR!

Bukan raungan binatang biasa. Itu adalah raungan Naga Kuno yang membawa aura kepunahan.

Dari dalam cincin, asap hitam meledak keluar, memadat menjadi tubuh fisik yang mengerikan.

Seekor Naga Iblis Hitam sepanjang dua ratus meter melesat ke langit. Sisiknya setebal perisai baja, matanya merah menyala seperti dua bulan darah, dan tanduknya bengkok tajam.

Mo Yuan (Raja Naga Iblis). Kekuatan: Setara Setengah Langkah Transformasi Dewa (Half-Step Soul Transformation), dengan Tubuh Fisik Tingkat Dewa.

Mo Yuan tidak menghindar. Dia menabrakkan kepalanya langsung ke telapak tangan Avatar Emas Su Lie.

BLAAAAAARRRRRR!

Bentrokan itu menciptakan gelombang kejut nuklir.

Stadion hancur. Tribun penonton runtuh. Ribuan kultivator Inti Emas terlempar keluar seperti daun kering.

Tangan Avatar Emas Su Lie... Retak.

"APA?!" Su Lie terbelalak. "Naga Iblis?! Di mana kau menyembunyikan monster sebesar ini?!"

Mo Yuan tidak memberinya waktu berpikir. Dia melilit tubuh Avatar Su Lie, cakar naganya merobek lapisan cahaya emas itu.

"BERANI KAU, HEWAN TERNAK!" Su Lie memanggil Tombak Raksasa, menusuk perut Mo Yuan.

Darah naga hitam menetes, membakar tanah di bawahnya. Mo Yuan meraung sakit tapi semakin ganas, menyemburkan Api Napas Iblis tepat ke wajah Avatar Su Lie.

Pertarungan Kaiju terjadi di tengah ibukota. Gedung-gedung di sekitar stadion mulai runtuh. Langit berubah menjadi medan perang antara Emas dan Hitam.

Di Tengah Reruntuhan Arena.

Sementara Naga dan Dewa bertarung di langit, Shen Yu berdiri di tengah debu di tanah, dilindungi oleh kubah Qi ungu.

Di depannya, ratusan pengawal Klan Su yang tadi mengepung mereka kini ragu-ragu, ketakutan melihat naga raksasa di atas.

"Sekarang," kata Shen Yu, menoleh ke belakang. "Giliranmu, Su Ling."

Su Ling melangkah maju. Dia berdiri di atas sebuah pilar batu yang roboh, posisinya lebih tinggi dari para pengawal dan Tetua Klan Su yang tersisa di bawah.

Dia menatap para tetua Klan Su wajah-wajah yang dia lihat dalam mimpi buruknya, wajah-wajah yang memerintahkan pembantaian keluarganya.

Perlahan, Su Ling mengangkat tangannya.

Dia melepas cadarnya.

Kecantikan yang luar biasa terungkap. Wajahnya bagaikan lukisan dewi, namun yang membuat semua orang terpaku adalah matanya.

Satu mata berwarna Ungu Kristal. Satu mata berwarna Hitam Kelam.

Dan wajah itu... wajah itu adalah cerminan identik dari Nyonya Besar Klan Su saat muda, dan sangat mirip dengan Su Yan yang baru saja dilempar.

Para Tetua Klan Su yang melihatnya langsung pucat pasi.

"Mata itu..." "Wajah itu..." "Mustahil! Bayi terkutuk dari Cabang Bawah itu seharusnya sudah mati dua puluh tahun lalu!"

Suara bisik-bisik berubah menjadi keributan.

Su Ling menarik napas, menyalurkan Qi ke suaranya agar terdengar ke seluruh penjuru stadion yang hancur.

"Kakek Su Lie!" teriak Su Ling ke langit.

Di atas sana, Su Lie yang sedang bergulat dengan naga, mendengar suara itu. Dia menunduk. Matanya melebar melihat sosok Su Ling.

Pertarungan berhenti sejenak.

"Kau..." suara Su Lie bergetar. "Kau masih hidup?!"

"Apakah kau kecewa?" tanya Su Ling, air mata menggenang di matanya, tapi suaranya lantang penuh dakwaan.

"Dua puluh tahun lalu, kau mengeluarkan Titah Leluhur. Kau mengirim Pasukan Bayangan ke Alam Bawah."

"Kau membakar rumahku. Kau membunuh ayahku. Kau membunuh ibuku. Kau membantai ratusan sepupuku yang tidak bersalah..."

Su Ling menunjuk matanya sendiri.

"Hanya karena aku lahir dengan mata ini? Hanya karena ramalan bodoh tentang 'Bintang Bencana'?"

"Kalian menyebut diri kalian Klan Lurus? Kalian tidak lebih dari pembunuh bayi!"

GLARR!

Pengakuan itu meledak lebih keras dari bom manapun.

Ribuan penonton, termasuk Kaisar Awan Selatan dan Master Sekte Pedang, ternganga.

Klan Su... membantai cabang keluarganya sendiri hanya karena takhayul mata?

"Itu... itu kejam sekali."

"Mereka membunuh darah daging sendiri?"

"Pantas saja Klan Su selalu bersih dari cacat, ternyata mereka melakukan pembersihan diam-diam."

Reputasi Klan Su yang dibangun ribuan tahun sebagai "Pelindung Keadilan" hancur dalam hitungan detik. Tatapan hormat orang-orang berubah menjadi tatapan jijik.

Di langit, wajah Su Lie berubah dari terkejut menjadi panik, lalu menjadi niat membunuh yang murni.

Aib ini tidak boleh terungkap! Gadis ini adalah bukti dosa terbesarnya!

"DIAM KAU, IBLIS PEMBAWA SIAL!" raung Su Lie. Dia mengabaikan Mo Yuan dan menukik tajam ke arah Su Ling. Tombak Raksasanya diarahkan untuk memusnahkan Su Ling menjadi debu agar tidak bisa bicara lagi.

"MATI KAU DAN BAWA RAHASIAMU KE NERAKA!"

Su Ling tidak lari. Dia menatap kematian yang datang dengan mata terbuka lebar, menerima takdirnya.

Tapi Shen Yu tidak akan membiarkan takdir menyentuh wanitanya.

"Mo Yuan! Tahan dia!" teriak Shen Yu.

Naga Hitam itu melesat, memblokir jalur Su Lie dengan tubuhnya.

JLEB!

Tombak Su Lie menembus bahu naga itu. Mo Yuan meraung kesakitan, tapi dia mencengkeram Avatar Su Lie, menahannya agar tidak turun.

"Ye Qing! Cang Wu! Bawa Su Ling pergi!" perintah Shen Yu.

Shen Yu sendiri melesat ke arah lain. Ke arah tumpukan puing di mana Su Yan (Nona Muda Klan Su) tergeletak pingsan dengan tubuh hancur.

Shen Yu mencengkeram rambut Su Yan, mengangkat tubuh gadis yang sekarat itu.

"Orang Tua!" teriak Shen Yu pada Su Lie.

Su Lie yang sedang bergulat dengan naga menoleh. Jantungnya hampir copot.

Dia melihat Shen Yu memegang cucu kesayangannya (Su Yan) seperti memegang boneka rusak, sementara pedang diarahkan ke leher gadis itu.

"Cucumu yang berharga ada di tanganku!" teriak Shen Yu.

"Kau ingin membunuh kekasihku? Silakan! Tapi detik berikutnya, aku akan memenggal kepala cucu kesayanganmu ini dan mengirimkannya padamu dalam kotak!"

Su Lie membeku. Dia bisa membunuh Su Ling, tapi Shen Yu pasti akan membunuh Su Yan. Su Yan adalah pewaris bakat terbaik Klan Su saat ini.

"JANGAN!" teriak Su Lie. "LEPASKAN DIA!"

"Mundur!" bentak Shen Yu.

"Mo Yuan! Kembali!"

Naga Hitam itu melepaskan gigitannya, menyusut dengan cepat menjadi asap hitam dan masuk kembali ke cincin Shen Yu.

Shen Yu melompat ke atas pedang terbang Ye Qing yang sudah membawa Su Ling dan Cang Wu. Tangan kirinya masih mencengkeram leher Su Yan yang pingsan.

"Hari ini, Sekte Asura mengambil bunga dari Klan Su," kata Shen Yu dingin, suaranya bergema.

"Jika kalian menginginkan dia kembali hidup-hidup... Datanglah ke Pegunungan Seribu Iblis."

"Dan bawalah kepala para tetua yang membunuh orang tua Su Ling sebagai tebusan."

"Pergi!"

Pedang terbang Ye Qing meledak dengan kecepatan penuh (hasil latihan memotong petir), melesat menjauh dari ibukota dengan kecepatan yang bahkan sulit dikejar oleh Nascent Soul.

Su Lie ingin mengejar, tapi Kaisar Awan Selatan dan Master Sekte Pedang tiba-tiba muncul menghalangi jalannya.

"Leluhur Su," kata Kaisar dingin. "Anda menghancurkan Ibukota saya. Dan sepertinya... Anda memiliki banyak penjelasan tentang 'Pembantaian Cabang Keluarga' itu."

"Kekaisaran butuh klarifikasi. Sekarang."

Su Lie meraung dalam kemarahan tak berdaya. Dia melihat musuhnya lolos, cucunya diculik, reputasinya hancur, dan sekarang dia dikepung oleh kekuatan politik yang menuntut pertanggungjawaban.

Di kejauhan, Shen Yu memandang kembali ke Ibukota yang berasap.

Dia tersenyum puas.

1
saniscara patriawuha.
gassdd manggg shennnn...
teguh andriyanto
🤣🤣🤣
Fatur Fatur
cepat bantai yama dengan cara paling kejam thor bantai keluarganya juga thor
Dzik Cam
baguss dangat bagus kekurangan nya hanya 1 bab perhari
Dzik Cam
hadehhh 1 bab sehari
10 bab sehari kek pelit bener
MyOne
Ⓜ️🤬😡🤬Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️👿😈👿Ⓜ️
saniscara patriawuha.
tunjukannn kesadisanmuuuu....
MyOne
Ⓜ️🤨🤨🤨Ⓜ️
saniscara patriawuha.
runtuhhhhhkannnnnn....
saniscara patriawuha.
nahhhh lohhhh....
MyOne
Ⓜ️😎😎😎Ⓜ️
Mamat Stone
⚒️⚔️⚒️
Mamat Stone
😈😈😈
Mamat Stone
/Hammer/
Mamat Stone
⚒️
saniscara patriawuha.
gasssd pollllll...
Mamat Stone
/Determined/
Mamat Stone
/Angry/
Mamat Stone
👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!