NovelToon NovelToon
Bunga Yang Menyembuhkan

Bunga Yang Menyembuhkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Pelakor / Penyesalan Suami / Selingkuh / Janda / Duda
Popularitas:6.8k
Nilai: 5
Nama Author: Aida

'Betapa kejamnya dunia pada seorang wanita yang belum bergelar ibu.'

Zahra sudah menikah dengan Aditya selama tiga tahun. Namun masih belum dipercaya memiliki seorang anak.

Meskipun belum juga hamil, tapi Zahra bersyukur Aditya dan keluarganya tidak mempermasalahkan hal itu. Zahra merasa hidupnya sempurna dikelilingi oleh orang-orang yang menyayanginya.

Tapi takdir berkata lain, suatu hari ia mengetahui bahwa Aditya akan menikah dengan Nadia, teman masa kecil Aditya karena Nadia hamil.

Rasa marah dan kecewa melebur jadi satu dalam hati Zahra. Ia mulai mempertanyakan keadilan dunia.

Mampukah Zahra mengobati hatinya dan menata lagi hidupnya atau ia tetap menggenggam cinta yang menyakitkan tersebut ?

..
Hay readers kesayangan Author, Author kembali lagi nih dengan tema berbeda dari novel sebelumnya. Terus kasih dukungan buat Author ya. Silahkan dikoreksi jika ada salah.

Mohon bacanya tidak di skip-skip ya. Makasih 🙏🫶🤩

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang ke rumah Papa

Zahra pulang dengan menaiki mobil Zafirah. Mobil mewah berlogo kuda tersebut Zafirah beli lima bulan lalu setelah mengajukan kompensasi yang tidak sedikit pada Aldo, mantan suaminya.

Keduanya tidak mengatakan apa-apa. Zafirah fokus mengemudi dan mendengarkan lagu menggunakan earphone di sebelah telinga nya. Sedangkan Zahra menyandarkan kepalanya pada sandaran kursi dan menolehkan kepalanya kearah jendela.

Papa Yusuf dan Mama Febi mengikuti di belakang mobil Zafirah. Sedangkan Vino dan Maura pulang ke rumahnya sendiri.

Sepanjang perjalanan tidak ada yang bicara, sampai mobil tiba di depan rumah Papa Yusuf di sebuah perumahan elit.

Mobil Zafirah masuk saat seorang satpam membukakan gerbang disusul oleh mobil Papa Yusuf.

Zahra segera keluar dan masuk ke dalam rumah. Semuanya hanya berdiri memandang kearah perginya Zahra tanpa ada yang mencegahnya.

Mama Febi meneteskan air matanya. Ia seperti kembali mengulang hal yang sama beberapa bulan yang lalu saat Zafirah datang ke rumah ini dan mengatakan akan bercerai dengan Aldo.

"Maa.." panggilan dari Papa Yusuf menyadarkan Mama Febi dari lamunannya. Mama Febi melihat kearah Papa Yusuf yang sama terlukanya dengan dirinya.

"Apa sebenarnya dosa kita pa, sampai anak-anak kita menerima hal seperti ini," kata Mama Febi dengan suara serak. Ia menggunakan ujung hijabnya untuk menghapus air matanya.

"Jangan bicara begitu, ma. Bisa jadi ini adalah cara Allah menyelamatkan anak-anak kita dari sesuatu yang buruk. Bukankah kita sering berdoa agar mereka selalu dilindungi," jelas Papa Yusuf berbaik sangka.

Mama Febi mengangguk perlahan. Ia juga membenarkan ucapan suaminya tersebut. Bisa jadi sesuatu yang terasa menyakitkan ini akan membawa anak-anaknya pada kehidupan yang jauh lebih baik.

Ia menoleh kearah Zafirah yang berdiri di belakang nya. Memanggil Zafirah dengan suara lirih. Kemudian Zafirah menghampiri mereka dan ketiganya berpelukan.

Semenjak bercerai, Zafirah menjadi sangat pendiam dan tidak bicara jika tidak diajak bicara. Ia berubah tidak seperti Zafirah yang banyak omong seperti dulu. Dan yang membuat kesedihan Papa Yusuf dan Mama Febi bertambah adalah Zafirah memutuskan untuk menanggalkan hijabnya dan mewarnai rambutnya.

Zafirah perempuan yang kuat dan mandiri. Setelah mengalami kekecewaan dalam pernikahan nya, dia memutuskan untuk fokus pada dirinya sendiri dan mengejar minatnya. Ia mulai melanjutkan petualangannya yang terjeda. Menekuni olahraga seperti balap sepeda gunung, hiking dan berenang di laut.

"Kamu hibur Zahra ya, Fi. Jangan biarkan dia sendirian. Mama mau masak dulu," kata Mama Febi setelah pelukannya terlepas.

"Iya, Ma" jawab Zafirah kemudian melangkahkan kearah kamar Zahra yang bersebelahan dengan kamar nya.

Meskipun ia memiliki tempat di rumah ini, tapi Zafirah memutuskan untuk tinggal di apartemen yang ia sewa. Ia merasa nyaman berada disana sejak perceraian.

Sebenarnya Papa Yusuf dan Mama Febi keberatan dengan semua keputusan Zafirah. Namun mereka mencoba berbesar hati menerima semua pilihan Zafirah. Menurut mereka, Zafirah sedang kehilangan arah dan mereka percaya suatu hari nanti Zafirah akan kembali menjadi Zafirah yang dulu. Yang periang dan manja pada kedua orang tuanya.

"Ra, ini aku. Aku boleh masuk tidak ?" Zafirah berteriak di depan kamar Zahra.

"Iya," sahut Zahra dari dalam.

Kemudian Zafirah membuka pintu yang tidak terkunci itu. Ia melihat Zahra yang sudah melepas hijabnya dan duduk diatas sofa sambil memeluk boneka panda besar pemberian Mama Febi saat mereka masih kuliah dulu.

"Mama menyuruhku nemenin kamu. Mama lagi masak," kata Zafirah kemudian merebahkan dirinya diatas ranjang Zahra.

Zahra mengangguk. Kemudian menegakkan tubuhnya. Ia seperti ingin mengatakan sesuatu tapi suaranya tidak keluar.

"Apa apa ?" tanya Zafirah yang peka.

"Apa tadi kamu memukul Mas Aditya dengan keras ?" tanya Zahra dengan ragu.

Zafirah tertawa sinis mendengar nya. Sudah di khianati masih saja peduli. Pikir Zafirah.

"Ya lumayan keras," jawab Zafirah santai sambil memainkan ponselnya.

Tiba-tiba perasaan Zahra menjadi cemas. Apa Zafirah menghajar Aditya seperti menghajar Aldo dulu ? Ia ingat, dulu Aldo sampai masuk rumah sakit karena tulang hidungnya patah dan harus menjalani operasi. Hingga ibunya Aldo tidak terima dan melaporkan Zafirah ke polisi.

"Kamu masih mengkhawatirkan pria sampah itu ?" tanya Zafirah. Ia bangun dari tidurnya dan menatap Zahra dengan tajam.

"Aku tidak tau, Fi. Satu sisi aku masih mencintainya dan di sisi lain aku juga takut jika dia terluka. Tapi aku senang kamu memberinya pelajaran," jawab Zahra dengan sedikit senyum.

Zafirah diam. Memang tidak mudah melupakan orang yang kita cintai dengan dalam. Apalagi hanya dalam sehari. Meskipun orang itu menorehkan luka yang amat besar.

Tapi itu tidak berlaku untuk Zafirah. Ia memang mencintai Aldo. Namun pernikahan mereka yang baru berjalan satu tahun harus ia relakan karena tidak mau harga dirinya diinjak oleh seorang lelaki.

Meskipun Aldo pernah berlutut memohon agar mereka tidak bercerai, namun keinginan Zafirah tetaplah bulat. Dan di pertemuan terakhir mereka di persidangan Aldo mengatakan jika kelak Zafirah berubah pikiran maka ia bisa mendatangi Aldo kembali dan Aldo pasti bersedia jika Zafirah ingin rujuk.

Pernyataan Aldo itu menyulut api amarah dalam diri Zafirah. Di halaman pengadilan dan disaksikan banyak mata Zafirah menghajar Aldo habis-habisan.

Hijabnya yang menjuntai pun terkena percikan darah dari hidung Aldo. Dengan hati yang remuk redam, ia melepas hijabnya dan mulai mempertanyakan apa ia tidak pantas dicintai ?

Zafirah menghembuskan nafas berat. Meskipun sudah lewat enam bulan, nyatanya rasa sakit karena pengkhianatan belum juga kering dihatinya.

Ia menghampiri Zahra yang masih duduk dengan tatapan kosong. Dipeluknya saudara kembarnya itu kemudian mereka menangis bersama-sama.

Tidak ada kata yang bisa mewakili bagaimana rasa sakit karena di duakan karena alasan apapun.

"Aku tidak berguna sebagai perempuan, Fi. Mas Aditya menikah lagi karena aku tidak bisa hamil. Kenapa ini harus terjadi padaku. Selama ini aku menjaga diriku dengan baik. Aku merasa sangat bahagia dan beruntung memiliki Mas Aditya dan keluarganya. Tapi kenapa mereka melakukan ini sama aku," tangis Zahra tidak terbendung.

Zafirah juga merasakan rasa sakit itu dalam suara Zahra. Ia hanya bisa mengelus punggung Zahra yang bergetar hebat. Menyalurkan sisa-sisa kekuatannya.

Ia jelas tau. Sangat paham apa yang kini Zahra rasakan. Merasa buruk, tidak berguna, tidak diinginkan dan dibuang. Zafirah sudah mengalami itu. Dan ia tidak menyangka jika perempuan selembut dan sebaik Zahra akan mengalami hal itu juga.

'Memang tidak ada laki-laki yang baik selain papa,' gumam Zafirah.

Tanpa keduanya sadari, Papa Yusuf mendengarkan semua pembicaraan mereka dari depan pintu yang masih terbuka.

Ia memang diam, tapi dalam hatinya bergemuruh hebat. Tidak ada ayah yang sanggup melihat anak-anaknya disakiti apalagi oleh suaminya sendiri.

..

Makasih yang sudah mengawali membaca. Othor harap teman-teman suka ceritanya ya...

1
Yeni Astriani
nadia dapat suaminya dgn cara merampas kebahagiaan wanita lain, menikah di atas penderitaan wanita lain ya rumah tangganya tidak akan bahagia sekuat apapun dia mempertahankan nya
kalea rizuky
jodoh nya duda gpp zahra dpet sepaket
Gustinur Arofah
𝚜𝚞𝚍𝚊𝚑 𝚕𝚒𝚔𝚎, 𝚋𝚞𝚗𝚐𝚊 𝚍𝚊𝚗 𝚔𝚘𝚙𝚒😚😚😚
rose lilian
semoga aja zafira dan zahra nanti nikah bisa dapat anak kembar 🙏🙏
rose lilian
siapa ya jodoh Zafira udah ada Hilal nya belum nih?
Yeni Astriani: jodohnya Zafira sepertinya asistennya Zafran
total 1 replies
rose lilian
kalau boleh request semoga aja zafira dan zahra dapat jodoh nya baik enggak nyakitin , dan dapat jodohnya mungkin bisa adek Kaka jadi satu rumah nyaman tenang ramai.
shenina 🍒
Hhhmmm calon mama sambung Elio.. nama aja mirip.. jodoh euy 🤭
yuqana
ditunggu up nya kak🥰🥰🥰
olyv
sudah aku vote ya kak smngt up nya 🤩💪
shenina 🍒
Thor slamat tahun baruuuuu 😘
penasaran siapa itu.. smngt up ny Thor
Aida: Selamat tahun baru juga kakak sayang...😍😍
total 1 replies
shenina 🍒
menyedihkan kau nadia, kamu hanya di jadikan pajangan oleh aditya
Panda
cuma info covernya dari komik BL cina

sempet kirain genre BL novelnya gegara cover ternyata bukan hehehe

Semangat thor 💪
Panda: iya kak dari heaven blessing official, itu tangannya Xie Lian sama hua Cheng/ San Lang

kupu kupunya itu ikoniknya si San Lang kak aku juga punya soalnya dan nonton sama baca filmnya hehe
total 2 replies
Yeni Astriani
wahhhh jodohnya Zahra sudah muncul nihhh☺☺🥰
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
Yeni Astriani
lama terbongkar juga kedok busuk mu dan aku yakin anak yg dikandung nadia bukan anaknya aditya
Gustinur Arofah
lanjutttttt🤗🤗🤗
Gustinur Arofah
😭
Gustinur Arofah
semangat othor💪
Gustinur Arofah
ceritanya menarik, semangat berkarya thor
Gustinur Arofah
aku mampir thor, nih ku kasih kopi, bunga dan vote biar semangat💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!