NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Cinta Terlarang / Saudara palsu / Duda / Menikah dengan Kerabat Mantan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:587.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kikan dwi

Belva Kalea harus menelan kekecewaan saat mengetahui calon suaminya berselingkuh dengan saudara tirinya tepat di hari pernikahannya. Bukan hanya itu saja, Glory diketahui tengah mengandung benih Gema Kanaga, calon suaminya.

Di sisi lain, seorang pengusaha berhati dingin bernama Rigel Alaska, harus menelan pil pahit saat mengetahui istrinya kembali mengkhianatinya. Disakiti berulang kali, membuat Rigel bertekad untuk membalas rasa sakit hatinya.

Seperti kebetulan yang sempurna, pertemuan tak sengaja nya dengan Belva membuat Rigel menjadikan Belva sebagai alat balas dendam nya. Karena ternyata Belva adalah keponakan kesayangan Roland, selingkuhan istrinya sekaligus musuhnya.

Akankah Rigel berhasil menjalankan misi balas dendam nya?
Ataukah justru cinta hadir di tengah-tengah rencananya?

Mampukah Belva keluar dari jebakan cinta yang sengaja Rigel ciptakan?
Ataukah justru akan semakin terluka saat mengetahui fakta yang selama ini Rigel sembunyikan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kikan dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 11

"𝘑𝘢𝘥𝘪, 𝘖𝘮 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭 𝘪𝘵𝘶 𝘋𝘶𝘥𝘢? 𝘔𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥𝘯𝘺𝘢 𝘤𝘢𝘭𝘰𝘯 𝘥𝘶𝘥𝘢?"

Ada perasaan yang sulit dijelaskan, yang membuat Belva tanpa sadar menyunggingkan senyumnya.

"𝘈𝘴𝘵𝘢𝘨𝘢, 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳𝘬𝘢𝘯?" Belva menggelengkan kepalanya saat menyadari pikiran bodohnya.

Ucapan Rigel beberapa waktu lalu membuat Belva tidak bisa berpikir jernih. Entah kenapa ada rasa lega saat mengetahui status Rigel yang selama ini membuatnya penasaran. Pria tampan itu ternyata sudah memiliki istri.

"𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘥𝘢, 𝘵𝘦𝘱𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘴𝘰𝘬. 𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘦𝘴𝘮𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘵𝘢𝘵𝘶𝘴 𝘥𝘶𝘥𝘢."

Rigel tidak menjelaskan apa yang terjadi pada rumah tangganya. Namun, satu kata yang Rigel ucapkan berhasil membuat Belva kembali teringat dengan mantan kekasihnya.

Pengkhianatan.

Belva bisa melihat ada kesedihan dalam sorot mata pria tampan itu. Kesedihan yang sama saat Belva mengalami hal serupa.

...----------------...

Seperti yang Rigel katakan, hari ini pria tampan itu resmi menyandang gelar baru. Gelar yang orang-orang tunggu sejak 5 tahun silam, saat Rigel memutuskan untuk menikahi kekasihnya, Livia.

Baru beberapa menit lalu hakim pengadilan agama menyatakan jika Rigel dan Livia resmi bercerai. Namun jagat maya sudah dihebohkan dengan status duda highclass yang kini tersemat pada pria itu.

Apalagi orang-orang yang sejak awal tidak menyukai pernikahan Rigel dan Livia bersorak bahagia karena akhirnya mereka berpisah.

"𝘚𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘢𝘸𝘢𝘭 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘤𝘰𝘤𝘰𝘬, 𝘓𝘪𝘷𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘸𝘢𝘯."

"𝘈𝘬𝘶 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯, 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘮𝘶𝘳𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨𝘬𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘛𝘶𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭. 𝘋𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘺𝘶𝘬𝘶𝘳."

"𝘈𝘬𝘶 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘓𝘪𝘷𝘪𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳. 𝘋𝘪𝘢 𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢-𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘛𝘶𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭."

Livia mengepalkan erat tangannya. Amarahnya memuncak saat tak sengaja membaca beberapa komentar di sebuah artikel tentang perceraiannya dan Rigel.

Semua orang menyudutkan nya, tidak ada satu pun yang membelanya.

"𝘒𝘶𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘫𝘢𝘳! 𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘶𝘯𝘫𝘶𝘬𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨. 𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘩𝘪𝘥𝘶𝘱 𝘫𝘢𝘶𝘩 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘥𝘪𝘣𝘢𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭."

Tekad Livia sangat kuat, ia akan membungkam mulut orang-orang yang kini mencemooh nya. Tentu saja karena wanita itu memiliki Roland di sampingnya. Dengan bantuan Roland, Livia yakin hidupnya akan jauh lebih sempurna.

"Rigel, tunggu!"

Livia menghentikan langkah Rigel yang hendak masuk ke dalam mobilnya. Keduanya baru saja keluar dari ruang persidangan setelah sama-sama menghadiri sidang perceraiannya.

Rigel menatap Livia yang kini berjalan angkuh ke arahnya. Ia tersenyum tipis saat menyadari panggilan berbeda dari mantan istrinya itu. Tidak ada embel-embel mas, sayang atau yang lainnya.

"Ada apa?" Tanya Rigel datar. "Aku tidak punya banyak waktu," ucapnya lagi sambil melirik jam tangan yang melingkar di pergelangan tangannya.

"Aku pikir Kamu tidak akan menceraikan ku," ucap Livia. "Tapi syukurlah, semoga dengan perpisahan ini Kamu bisa sadar. Hidup berumah tangga itu tidak cukup dengan uang. Tapi juga butuh kehangatan."

Livia tersenyum puas setelah mengucapkan kalimat sok bijaknya. Kalimat yang bernada sindiran untuk mantan suaminya.

Bukannya tersindir, Rigel justru tergelak mendengar ucapan mantan istrinya itu. Apa yang Livia katakan itu memang benar, hidup bukan hanya tentang uang, harta dan kekayaan. Tapi, saat Livia yang mengatakannya justru terdengar sebaliknya. Rigel yakin, kalimat yang baru saja Livia ucapkan itu, Livia sendiri tak memahami artinya.

"Terserah Kamu. Yang pasti aku lebih bersyukur karena Tuhan menyadarkan ku untuk terlepas dari wanita jalang sepertimu," ucap Rigel penuh penekanan.

Tidak ada lagi tatapan cinta sedikit pun untuk Livia. Hanya ada dendam dan kebencian yang terpancar dari sorot tajamnya.

Livia mengeraskan rahangnya, niat hati ingin menjatuhkan mental Rigel, justru berakhir dia sendiri yang dipermalukan.

"𝘒𝘶𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘫𝘢𝘳!"

"Oh, iya. Ke mana perginya selingkuhan mu? Kenapa dia tidak menemanimu?" Tanya Rigel dengan seringai di wajahnya. "Apa jangan-jangan dia sudah bosan dengan mu?"

Wajah Livia kian merah padam, ia tahu Rigel sengaja mengejeknya. Sebisa mungkin Livia tetap bersikap tenang dan tidak terpancing ucapan Rigel yang sengaja memprovokasi nya.

Sebenarnya Livia khawatir apa yang Rigel katakan itu benar. Roland sudah bosan padanya dan perlahan membuangnya. Apalagi akhir-akhir ini pria itu sangat sulit ditemui, Roland selalu beralasan sibuk menemani keponakannya.

"Jangan bicara sembarangan! Priaku sangat sibuk, karena itu dia tidak bisa menemaniku."

"Kamu yakin?" Rigel semakin memperkeruh pikiran buruk Livia. Dari cara Livia menjawab pertanyaannya, Rigel bisa menebak jika mantan istrinya itu tengah dilanda ketakutan. "Bukan karena dia membuangmu? Atau jangan-jangan.... dia sudah tahu Kamu tidak berguna?"

"Maksud Kamu apa?" Livia mendelik tajam, ia tidak suka dengan ucapan Rigel yang menghinanya. Apalagi dengan terang-terangan mantan suaminya itu mengatai nya tidak berguna.

"Kamu akan tahu jika sudah waktunya. Dan anggap saja itu sebagai hukuman karena Kamu sudah berani mengkhianati ku."

Rigel pergi begitu saja meninggalkan Livia dengan sejuta pertanyaan di benaknya. Rasa takut tiba-tiba menyelinap ke dalam hati wanita itu saat menyadari ucapan Rigel begitu penuh teka-teki.

"𝘈𝘱𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘴𝘶𝘥 𝘶𝘤𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘨𝘦𝘭?"

...----------------...

"Abel, sebenarnya Kamu kerja di mana? Kenapa tidak bekerja di kantor Om saja?"

Belva sengaja tidak memberitahu Roland jika sebenarnya ia bekerja di Alaska Company. Bukan apa-apa, Belva hanya tidak mau Omnya itu tahu, dan membuat rencananya berantakan.

Sebagai sesama pengusaha, tentu saja Belva yakin jika Omnya itu tahu siapa Rigel Alaska dan begitu pun sebaliknya. Karena itu, Belva menggunakan identitas lain saat melamar di Alaska Company.

Belva tidak bermaksud buruk apalagi berniat jahat. Belva sengaja melakukan itu hanya tidak ingin identitasnya sebagai pewaris Aldero Grup diketahui banyak orang. Belva hanya ingin belajar kepemimpinan dari Rigel sebagai CEO Alaska company, supaya kelak saat Belva mengambil alih estafet kepemimpinan Aldero grup ia bisa diakui berdasarkan kemampuan.

Padahal tanpa sepengetahuan Belva, Rigel lebih dulu mengetahuinya. Rigel membiarkan saja selama wanita itu tidak merugikan nya. Justru kehadiran Belva sangat menguntungkan untuk nya. Karena berkat Belva tinggal selangkah lagi rencana balas dendamnya akan terwujud.

"Om tidak perlu tahu, yang pasti aku tidak bekerja di club malam seperti jalang profesional itu."

Belva sempat beberapa kali melihat Livia keluar masuk club. Karena itu ia menganggap jika kekasih omnya itu bekerja di sebuah club.

"Abel, stop mengatai nya jalang. Namanya Livia."

"Bodo amat, aku gak peduli. Mau Livia, Luvea atau Nivea sekali pun, tetap aja J-A-L-A-N-G."

Belva sampai sengaja mengeja hurufnya untuk mengejek Roland.

Bukannya marah atau pun tersinggung Roland justru terkekeh. Pria itu juga tampak tidak perduli atau pun sekedar membela kekasihnya. Belva sampai berpikir apa Roland benar-benar mencintai jalang itu?

𝘛𝘰 𝘣𝘦 𝘤𝘰𝘯𝘵𝘪𝘯𝘶𝘦𝘥

1
Saptyaning Rahayu
belva ketemu sama om duda
Risna Tanjung
sammaa,,, ternodai akoh nya thor😔🤭
Saptyaning Rahayu
kasihan Abel
Saptyaning Rahayu
mantap ayukk balas belva
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙟𝙤𝙨𝙤𝙝 𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙖𝙣𝙖.🤭
𝙜𝙖 𝙩𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙢𝙖𝙧𝙖𝙩𝙝𝙤𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖, 𝙖𝙠𝙝𝙞𝙧 𝙗𝙖𝙗𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙤𝙘𝙖𝙠 𝙡𝙜... 𝙢𝙤𝙜𝙖 𝙙𝙥𝙩 𝙠𝙚𝙢𝙗𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙜𝙖 𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙥𝙚𝙧𝙩𝙖𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙟𝙙 𝙗𝙪𝙢𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜.😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙘𝙢 𝙟𝙖𝙣𝙟𝙞2 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙧𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙩𝙥 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙞 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙡𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙡𝙜, 𝙥𝙧𝙞𝙖 𝙨𝙚𝙟𝙖𝙩𝙞 𝙞𝙩𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞 𝙥𝙖𝙨𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙡𝙖𝙟𝙖𝙧 𝙙𝙧 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙖𝙬𝙖𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙠𝙖𝙣 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙣 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙥𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙪𝙘𝙖𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙪 𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙣𝙟𝙖𝙧𝙖𝙠𝙖.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙠𝙜𝙠𝙜𝙠𝙠 𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙘𝙖𝙡𝙤𝙣 𝙢𝙖𝙣𝙩𝙪 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙖𝙙𝙖𝙗, 𝙘𝙖𝙢𝙚𝙧 𝙜𝙖 𝙙𝙞 𝙙𝙞𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙩𝙖𝙪 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙖𝙙𝙖 𝙥𝙚𝙧𝙣𝙞𝙠𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙖𝙙𝙖𝙠.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙮𝙖 𝙖𝙢𝙥𝙪𝙪𝙣𝙣 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙨𝙠𝙪𝙞𝙩 𝙤𝙩𝙖𝙠𝙢𝙪 𝙩𝙧𝙚𝙫𝙚𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜2 𝙙𝙪𝙙𝙖... 𝙝𝙖𝙡𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙡𝙖𝙝.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙚𝙣𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙑𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧, 𝙗𝙤𝙨 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙨𝙚𝙣𝙖𝙣𝙜2 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙠𝙚𝙧𝙚𝙥𝙤𝙩𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙨𝙚𝙧𝙗𝙖 𝙗𝙨 𝙟𝙙 𝙖𝙥𝙖𝙥𝙪𝙣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙥𝙖 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙧𝙪𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙞𝙣𝙙𝙖𝙠 𝙇𝙖𝙣𝙙 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙜𝙖 𝙨𝙚𝙢𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙟𝙖𝙪𝙝 𝙢𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙆𝙖𝙡𝙚𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙙𝙪𝙝 𝙤𝙢𝙖 𝙍𝙚𝙣𝙖 𝙠𝙖𝙜𝙚𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙖𝙠𝙖𝙠.😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙇𝙤𝙫𝙞𝙧𝙖 𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙥𝙤𝙠2 𝙠𝙖𝙢𝙪, 𝙁𝙖𝙧𝙚𝙨 𝙟𝙜 𝙜𝙖 𝙢𝙞𝙠𝙞𝙧 𝙖𝙥𝙖 𝙙𝙞𝙖 𝙠𝙚𝙧𝙟𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙞𝙩 𝙙𝙧 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖𝙖𝙣 𝙊𝙡𝙖𝙣𝙙 𝙢𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙢𝙖𝙪 𝙧𝙪𝙨𝙖𝙠 𝙝𝙪𝙗𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙥𝙤𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙧 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙜 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙚𝙧𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙧𝙞𝙯𝙠𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜 𝙟𝙚𝙣𝙜.. 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙮𝙚𝙥𝙖𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙊𝙡𝙖𝙣 𝙠𝙧𝙣 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙢𝙪.
𝙩𝙥 𝙠𝙤𝙠 𝙣𝙖𝙢𝙖 𝙇𝙤𝙧𝙖 𝙖𝙜𝙖𝙠 𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥 𝙟𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙠𝙚 𝙍𝙤𝙡𝙖𝙣𝙙.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙨𝙖𝙧 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙤𝙩𝙖𝙠 𝙥𝙞𝙘𝙞𝙠𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙤𝙗𝙖𝙩, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙨𝙞𝙡𝙖𝙥𝙤𝙧𝙞𝙣 𝙠𝙚 𝙥𝙤𝙡𝙞𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙨𝙤𝙢𝙗𝙤𝙣𝙜 𝙩𝙧𝙨 𝙙𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙙𝙖𝙧 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙨𝙞 𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖.
𝙊𝙩𝙖𝙠 𝙬𝙖𝙣𝙞𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙤𝙧𝙮𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙍𝙞𝙜𝙚𝙡 𝙟𝙙 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙝𝙣𝙥𝙪𝙣 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙮𝙜 𝙢𝙚𝙥𝙚𝙩 𝙨𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙚 𝙖𝙧𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙩 𝙡𝙜..😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙉𝙤 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙝 𝙣𝙮𝙞𝙢𝙖𝙠 𝙖𝙟𝙖.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙆𝙖𝙢𝙞𝙡𝙖 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙩𝙥 𝙞𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙣𝙜𝙪𝙖𝙨𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖𝙣𝙮𝙖..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!