NovelToon NovelToon
A Jilted Twins

A Jilted Twins

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kisah cinta masa kecil / Anak Kembar / Teen School/College
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: QUEENS RIA

Keharmonisan hubungan saudara kembar antara Cahaya dan Bulan menuai beragam masalah asrama setelah ibunya memperkenalkan mereka ke salah satu anak dari sahabatnya, Farid.

Segala upaya Ulan lakukan untuk merebut semua kebahagiaan dari kakak kembar nya.

Mulai dari merebut Lingga di zaman SMA, hingga saat Aya sudah berpacaran dengan Farid saat ini.

Ulan lakukan itu semua hanya karena ingin sang kakak keluar dari cangkang nya yang terlalu menyia-nyiakan seseorang.

Apakah Aya terus membiarkan Ulan melakukan itu? Atau akan membangkang sampai rahasia tersembunyi dari Ulan terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon QUEENS RIA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29.

Di jam dan di hari yang berbeda dari kemarin, kali ini Lingga akan mengajak Ulan untuk berbuka puasa di rumah nya.

Tapi, sebelum itu mereka melakukan hal yang sama saat kemarin, yaitu mencari keberadaan Aya yang kabur dari rumah.

Dalam perjalanan ngabuburit, sesekali ini Lingga mengajak Ulan ke dekat area Tebet Eco Park Jakarta Selatan.

Setelah memarkiran sepeda motor, lingga dan ulan berjalan bersama di tengah kepungan pedagang kaki lima musiman sekitar taman.

"Kita beli es kepal milo yu sayang" Kata Lingga.

"Beli dimana? Apak gak lihat disini lagi ramai-ramai nya" Ulan bernada malas. Ya, Ia paling males kalau udah mengantri panjang.

"Yaudah kamu tunggu sini, biar saya yang beli ya" Kata Lingga.

"Ih apa sih" Ulan langsung bergelanyut di lengan Lingga.

"Kata nya malas ngantri?"

"Ya setidaknya jangan ninggalin saya sendiri lah, taakuuuut" Lirih ulan bernada manja.

"Iya-Iya sayang" Lingga langsung merangkul ulan untuk menyembunyikan nya di dalam dekapan.

Tak lama, mereka sampai di kedai milo.

Ulan menjelajahi area sekitar yang kebetulan kedai itu sedang ramai-ramainya. Sisi lain, Lingga sudah sibuk memesan es kepal milo yang terkenal di tahun 2018-an itu.

Jarak yang sangat dekat dari kedai es kepal milo, terlihat ada Aya juga yang sedang bersama Farid.

Aya dan Farid di tempat ini niatnya cuma mau membeli jajan es capuccino cincau sama makaroni kering saja.

Mereka lewat di belakang punggung Ulan yang sedang menghadap ke arah kasir.

Kedua kakak beradik kembar itu langsung peka sama kehadirannya masing-masing.

' Eh kok, ini bau parfum nya seperti nya gue kenal? ' Batin Ulan. Saat Ulan balik badan, ia tidak melihat seseorang yang ia kenali. ' Aneh, masa iya ini cuma perasaan gue doang? ' sambungnya.

Sisi lain, Aya dan Farid sudah bersembunyi di samping kedai jualan es teh tarik.

"Tuh kan apa saya bilang, pasti nanti ketemu adik saya, malesin nanti kalau dia lihat yang ada saya di seret pulang ke rumah" Kata Aya.

"Aneh, kok bisa ketemu ya" Kata Farid.

"Kaya belum tau ulan aja orang nya gimana tuh" Jawab Aya

Sehabis itu, secepatnya Aya bawa Farid menjauh dari lokasi.

Sedangkan di posisi Ulan sendiri, gadis itu lagi menghampiri lingga untuk memberi tau isi toping untuk minuman nya.

"Oreo sama chocochip aja." Kata Ulan.

"Oke, untuk bubuk nya mau milo atau ovaltine?" Tanya Lingga.

"Kalau ada dancow coklat itu saja" Jawab Ulan.

"Kosong kak dancow nya" Timpal pelayan.

"Yaudah milo ovaltine aja" Kata Ulan.

"Oke" Pelayan itu langsung melayani pesanan Ulan.

Berselang setelah membayar, Lingga bertanya ke ulan "Apa mau jajan yang lain sayang? Mumpung kita masih disini"

"Gak keburu gak sih waktunya? bentar lagi kan mau buka puasa" Kata Ulan.

"Oh iya udah kita langsung ke rumah saya aja ya" Jawab lingga.

"Iya sayang" Kata Ulan.

Sampai di depan pintu rumah lingga, Sejenak Ulan terdiam dan heran dengan kehadiran seseorang disana.

Mereka masuk ke dalam rumah, setelah kedua orang tua lingga menyuruhnya masuk.

"Ling, apa kamu gak kenal dia?" Tanya Ulan.

"Enggak" Jawab Lingga sambil menggeleng kepala.

Bilang nya sih enggak, tapi wanita yang dilihat mereka itu langsung menepis nya. "Apa kabar lingga? Maaf ya tiba-tiba mampir ke rumah kamu"

"Iya gak apa-apa Sasha" jawab lingga.

"Sebentar, katanya tadi gak kenal? Terus Sasha?" Timpal Ulan.

"Iya dia namanya Sasha Pratiwi, mantan pacar aku dari kelas satu, tapi dia sudah pindah sekolah" Jawab Lingga.

Perkataan itu membuat Ulan terdiam sambil memperhatikan perawakan tubuh nya.

Kulit seputih susu, mata bulat dengan manik mata hitam yang jernih, bulu mata yang lentik, alis tebal yang tersusun rapih, serta bibir yang berwarna pink yang alami, benar-benar kecantikan yang hakiki membuat Ulan sampai minder sendiri.

Dari itu semua, sayangnya penampilan dia terlalu terbuka, lihatlah ia bertamu memakai tanktop pink yang khas sampai membuat lingga salah tingkah.

Cubitan tangan yang keras dari ulan cukup menyadarkan lamunan negatif nya Lingga.

"Mata tuh jaga! Lihat yang bening aja sudah jadi patung." Sewot Ulan. Lingga tersenyum sejenak.

"Penyedap rasa, penampilan kamu berubah total ya sekarang" Cemooh lingga.

"Jangan samain saya sama bahan-bahan masakan napa, hobi banget ejek saya dari dulu." Kata Sasha.

"Oh iya apa itu pacar baru kamu?" Tanya Sasha menatap Ulan.

Sama hal nya dengan Ulan yang memandang wajah Sasha barusan, kali ini giliran Sasha lah yang menatap Ulan dengan detail.

"Cantik ya" Sahsa mengulurkan tangan ke arah Ulan.

"Kenalan dulu dong biar gak —"

"Saya Bulan!" Ulan langsung membalas uluran tangan dan berkenalan.

"Oh oke, saya Sasha mantan pacar terindah Lingga" kata Sasha tersenyum, Ulan berdecak seraya memutarkan bola mata malas.

"Udah-udah ayo kita buka puasa bersama dulu" Timpal Bu Ainun.

Tak lama dari itu, adzan maghrib sudah berkumandang, Mereka langsung berbuka bersama tanpa ada nya obrolan.

Hingga makanan sudah mereka habis kan tanpa ada sisa di piring.

Ulan mengecek ponsel, ibunya barusan mengirim whatsapp kalau tantenya sedang berkunjung ke rumah.

' Aih ada tante Venela dirumah ' Batin Ulan.

"Ling, malam ini kamu jaga ayah kamu ya di rumah sakit" Kata Bu Ainun.

"Iya mah" Jawab Lingga.

Ulan langsung menoleh ' Rumah sakit? '

"Ayah kamu sedang sakit apa ling?" Tanya Ulan.

"Ayah saya lagi sakit stroke sayang" Jawab Lingga dengan nada rendah.

"Ya allah" Ulan langsung lemas mendengar nya.

Ting!

Ponsel Ulan berbunyi lagi..

Ulan langsung melihat, disana ibunya kirim pesan menyuruh Ulan untuk pulang ke rumah.

Sisi lain, Bu Ainun menceritakan kenapa sasha bisa ada dirumah.

Ya, dia lah yang mengundang Sasha ke rumah karena beliau ingin menunjukkan ke Pak Ikbal, tentang wanita mana yang akan dinikahkan Lingga.

Baru saja ulan berpamitan, singkat nya gadis itu memberhentikan langkah kaki dan balik badan.

"Saya akan ikut ke rumah sakit bu" Kata Ulan.

Sasha langsung menyindir halus "Kata nya mau pulang, kok gak jadi? Apa takut lingga saya rebut?"

"Kamu mau ngajak saya ribut?" Ulan menatap tajam sasha. "Saya juga ingin lihat kondisi ayahnya Lingga!" Lanjut Ulan berbicara.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!