NovelToon NovelToon
Ketika Aku Memilih Pergi, Dia Memilih Menyelamatkan

Ketika Aku Memilih Pergi, Dia Memilih Menyelamatkan

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Bullying dan Balas Dendam / Cinta pada Pandangan Pertama / Romansa / Tamat
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Flower Florencia hidup dalam tekanan—dari keluarganya yang selalu menuntut kesempurnaan hingga lingkungan universitas yang membuatnya merasa terasing. Di ambang keputusasaan, ia memilih mengakhiri hidupnya, namun takdir berkata lain.

Kim Anderson, seorang dokter tampan dan kaya, menjadi penyelamatnya. Ia bukan hanya menyelamatkan nyawa Flower, tetapi juga perlahan menjadi tempat perlindungannya. Di saat semua orang mengabaikannya, Kim selalu ada—menghibur, mendukung, dan membantunya bangkit dari keterpurukan.

Namun, semakin Flower bergantung padanya, semakin jelas bahwa Kim menyimpan sesuatu. Ada alasan di balik perhatiannya yang begitu besar, sesuatu yang ia sembunyikan rapat-rapat. Apakah itu sekadar belas kasih, atau ada rahasia masa lalu yang mengikat mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

"Kim! Akhirnya kau pulang!" seru Shelly begitu melihat sosok pria itu memasuki ruangan. Ia segera menghampirinya, mencoba menampilkan senyum lembut, namun suaranya menyimpan emosi yang terpendam.

Kim menatap Shelly sekilas, lalu pandangannya beralih ke sekitar ruangan yang terasa tegang. "Apa yang terjadi? Kenapa kamu ada di sini?" tanyanya, alisnya sedikit berkerut.

Shelly mengangkat dagunya, mencoba terdengar tenang.

"Kim, aku hanya ingin datang menemuimu. Tapi pembantumu malah melawan dan tidak sopan padaku," katanya dengan nada menyudutkan.

"Dia bahkan berani menamparku!"

Kim tidak langsung menanggapi. Ia berjalan melewati Shelly tanpa sepatah kata pun, langsung menghampiri Flower yang berdiri diam di dekat sofa, dengan pipi yang masih tampak kemerahan.

"Flower, apa kamu baik-baik saja?" tanya Kim lembut, matanya menelusuri wajah gadis itu penuh kekhawatiran.

Flower mengangkat wajahnya perlahan, namun tidak menatap Kim langsung.

"Tamparanku lebih keras dari yang dia berikan. Tentu saja aku tidak apa-apa," jawabnya datar, matanya memandang ke arah jendela seolah berusaha mengalihkan emosi.

Kim menghela napas, lalu menoleh ke arah Shelly yang berdiri dengan ekspresi tidak senang.

"Shelly, untuk apa kau datang ke rumahku? Kalau memang ada hal penting, hubungi saja asistenku."

Shelly menahan emosi yang mendidih dalam dadanya.

"Kim, aku hanya ingin makan siang denganmu. Tidak ada salahnya, bukan?"

Kim menggeleng pelan, suaranya kembali dingin.

"Ada lagi... Flower bukan pembantu. Dia adalah keluargaku. Apa kau mengerti?"

Shelly tampak tersentak. Matanya membelalak, lalu dengan nada hampir tak percaya, ia bertanya,

"Keluargamu? Sejak kapan gadis asing yang tidak ada hubungan denganmu jadi keluargamu?"

Kim menatapnya tajam, ekspresinya mulai kehilangan kesabaran.

"Aku rasa aku tidak perlu menjawab pertanyaanmu. Kenapa kau harus mempermasalahkan hal ini? Ini bukan urusanmu."

Suasana kembali menegang. Flower menghela napas, lalu berkata pelan,

"Kakak Kim, mungkin lebih baik aku pindah saja. Aku tidak ingin ada yang salah paham."

Kim segera menoleh dan menatap Flower dengan tegas.

"Flower, kau tidak perlu pergi. Ini adalah rumahmu sampai kapan pun. Untuk apa peduli dengan pandangan orang? Kita tidak melakukan apa pun yang salah."

Shelly tiba-tiba menyela dengan nada penuh luka,

"Kim… apakah karena dia kau menolakku semalam? Kita seharusnya menjadi pasangan yang bahagia. Tapi kenapa sekarang malah kau lebih memilihnya?"

Kim menatap Shelly dengan sorot mata yang tajam namun tenang.

"Karena pertunangan kita hanyalah perjanjian antara kedua orang tua kita. Itulah sebabnya aku ingin membahasnya denganmu. Aku ingin membatalkan rencana pertunangan ini."

Pernyataan itu membuat wajah Shelly pucat. Ia mundur selangkah, menatap Kim seperti tidak mengenalnya lagi.

"Membatalkan? Apakah demi dia?!" teriaknya sambil menunjuk ke arah Flower, suaranya gemetar antara marah dan patah hati.

“Karena aku telah memiliki seseorang yang aku cintai,” jawab Kim dengan santai namun tegas, seolah sudah lama menyimpan keputusan itu dalam hatinya.

Perkataan itu membuat Flower dan Shelly tertegun. Mereka langsung menatap Kim dengan sorot mata penuh ketidakpercayaan.

“Siapa yang Kakak Kim cintai?” batin Flower, hatinya berdebar tanpa bisa ia kendalikan.

Shelly melangkah maju, suaranya mulai terdengar panik.

“Siapa yang mengisi hatimu? Aku ingin tahu!”

Kim menarik napas dalam, mencoba tetap tenang menghadapi kemarahan wanita di depannya.

“Ini adalah urusan pribadiku. Kau tidak perlu tahu. Aku sudah menjelaskannya dengan jelas. Silakan pergi.”

Nada tegas Kim bagai tamparan kedua bagi Shelly. Namun ia menolak menyerah begitu saja. Matanya berkilat, rahangnya mengeras saat ia bertanya lagi, kali ini dengan suara yang sedikit gemetar karena emosi.

“Beritahu aku… Apa kelebihannya dibanding aku? Mengapa aku tidak sebanding dengannya?”

Kim memandangnya tanpa keraguan sedikit pun, lalu berkata perlahan namun menusuk,

“Dia memiliki hati yang tulus. Suka membantu tanpa meminta balasan. Sedangkan dirimu… hanya mengejar kekayaan dan status. Kau dan dia sangat jauh berbeda.”

Kata-kata itu membuat wajah Shelly memucat. Ia terdiam sejenak, dadanya naik-turun karena menahan marah dan luka. Sementara Flower berdiri mematung, hatinya sakit bagaikan dicabik-cabik.

"Selama hidupku, aku hanya akan menikahi dia, Apakah kau mengerti?" tanya Kim pada Shelly.

Selamat pagi Teman2. Sambil menunggu up terbaru, silakan mampir ke Gadis Rusuh & Pria Misterius

1
Endang Sulistia
wah..padahal pengen liat flower jadi dokter loh..
Endang Sulistia
cuma Alan yg waras..
Endang Sulistia: Wilson ..typo
total 1 replies
Endang Sulistia
keren kim..
Gadis misterius
Jngn ikut flower ...manjauh lbih baik blom tentu balik hidupmu bahagia..krn rasa trauma dan rasa sakit ht akan selalu membekas wlaupun sdh memafkan
Gadis misterius
Lagu lama ..klu sdh ketahuan pasti ada drama menyesal
Gadis misterius
Alan hnya pinter dl bisnis tp goblok dlm segala situasi
Gadis misterius
Puassssss puasssssss
Gadis misterius
Laki2 bejat pada akhirnya tergoda juga tp nikmati dulu sebelum semuanya terbongkar pada saatnya jngnkan nikmat mkanpun tdak akan doyan
Gadis misterius
Lebih baik begitu ....keren kauu floooo
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Widya Wanz
wujudkan impianmu flower semangat 💪
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya, trmksh🙏
total 1 replies
Akai Kakazain
thor....kmna ni mau di cari novel2 mu thor, aq cari pda gk ada yak, pils dong thor up nya di sni🤗🫰✊😘smua krya mu seru2 tw....
Pikachu: Makasih, kak. karena selalu setia ikuti karya author sampai akhir. NT adalah rumah pertama author. jadi akan selalu menulis di sini.
total 1 replies
Isnanun
lah tamat flower kan belum nunjukin kalo sukses la kok sudah tamat aja
yuning
betulan end ini?
Bu Kus
lha udah tamat aja thro kan belum sukses dan belum nikah juga
Bu Kus
untung Kim gak terlambat masih bisa ketemu flo
Hadrah Rara
bonchsap
neen
hah??? udah?
Laarni Ibrahim
Alhamdulillah, cerita yg hebat terima kasih penulis ..
hl
cepat juga end.pasti thor prang pembaca
🍓🍓🍓
lah sudah end aja lom nikah dan punya bocil cadel🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!