NovelToon NovelToon
Queen Mafia Nel Mondo Di Beastman

Queen Mafia Nel Mondo Di Beastman

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Sistem / Fantasi Isekai / Dunia Hybrid / Satu wanita banyak pria / Mengubah Takdir
Popularitas:20.6k
Nilai: 5
Nama Author: RAS( BY.AR)

Fuxin (70 tahun), seorang Queen Mafia asal Tiongkok yang tidak begitu terkenal geng Mafia nya. Meninggal karena habis usia, tidak terima harus masuk neraka karena merasa dia tidak pernah berbuat kejam.

Maka Kakek langit memberinya sebuah misi untuk pergi ke dunia Beastman. Dengan misi harus menjaga dunia dari kepunahan, dia di bekal dengan sebuah sistem melahirkan banyak keturunan.

Siapa takut? Tidak tahu saja pekerjaan lainnya selain sebagai Queen Mafia Gadungan adalah sebagai Sugar Mommy.

"Banyak sekali laki-laki tampan yang Sixpack di sini?!"

"Kamu imut sekali! Bulu dan kuping nya sangat lembut!" -Fuxin.

"Kakak, aku belum dewasa!" Jantan yang belum dewasa dengan merona.

[ Tuan rumah tolong serius! Jangan mengoleksi suami terus, tidak tahu ya sedang misi? ]

"Kamu pikir aku sedang apa? Tentu saja membuat keturunan untuk misi!"

Sistem menghela napas, entah Kakek langit terlalu tepat memilih host atau emang perempuan ini agak eror...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27 Mengandung

Energi hangat itu mengalir perlahan di perut Fuxin.

Tidak ada sentuhan fisik, namun sensasinya begitu jelas. Seolah ada aliran air hangat yang meresap menembus kulit, menyusup ke dalam tubuhnya, berputar pelan di sekitar perutnya lalu menyebar ke seluruh aliran darah.

Fuxin mengerjap beberapa kali.

‘Ini... Apakah kekuatan dukun? Rasanya berbeda dengan kekuatan yang di miliki beast.'

Dia pernah merasakan tekanan Beast milik Yuan dan Ye Ling. Kekuatan mereka terasa berat, mendominasi, penuh naluri liar. Namun yang satu ini lembut, tenang, tidak menekan dan tidak menyakiti.

Muyan berdiri di samping ranjang batu, kedua telapak tangannya melayang beberapa jengkal dari tubuh Fuxin. Matanya terpejam, napasnya stabil, seolah sedang menyatu dengan sesuatu yang tak kasatmata.

Fuxin menelan ludah kecil. Dalam hati dia bertanya-tanya.

‘Ini kekuatan apa? Kok bukan kayak Beast…’

[ Itu adalah Qi, tuan. ]

Suara sistem langsung muncul di kepalanya.

[ Dukun Muyan adalah kultivator tingkat awal, level 5. Jalurnya bukan jalur tempur, melainkan jalur penyembuhan dan deteksi kehidupan. ]

‘Kultivator…’

Istilah itu terasa asing namun sekaligus familiar. Fuxin akhirnya mengerti kenapa energi ini terasa berbeda. Tidak liar, tidak agresif. Justru seperti pelukan lembut. (Fuxin bukan orang yang suka baca buku bahkan Novel sekalipun)

Beberapa detik berlalu dalam keheningan.

Lalu Muyan membuka matanya dan ekspresi wajahnya berubah. Awalnya serius, lalu terkejut, lalu perlahan melembut.

“Ini…” gumamnya pelan.

Yuan dan Ye Ling yang berdiri di samping langsung menegang.

“Kenapa?” tanya Yuan cepat.

“Apa Fuxin sakit parah?” suara Ye Ling ikut menekan. Sementara Fuxin terlihat anteng karena sudah tahu hasilnya, namun tetap sedikit berpura-pura.

Muyan menghela napas panjang, lalu menatap mereka berdua.

“Betina kalian… tidak sakit.”

Fuxin mengangguk-angguk, seperti bos besar berkata 'lanjutkan' kepada bawahan nya yang sedang persentasi, dalam pikirannya.

Yuan dan Ye Ling terdiam.

“Justru sebaliknya,” lanjut Muyan, “dia sedang mengandung.”

Hening.

Udara di gua seakan membeku.

“….”

“…Hah?!” Yuan.

“…Apa??” Ye Ling.

Fuxin memejamkan satu matanya. Telinganya mencoba beradaptasi dengan suara besar dari kedua jantan nya, lalu tersenyum kecil menatap ekspresi mereka berdua.

Otak Yuan seolah berhenti bekerja.

“Mengandung… maksudnya… anak?”

Ye Ling menatap perut Fuxin dengan mata melebar. “Mengandung?”

Muyan mengangguk. “Usianya masih sangat awal. Jadi harus di jaga dengan baik."

Yuan tiba-tiba teriak.

“AAAAA—!!!”

“DIAM!” Ye Ling refleks menutup mulutnya sendiri.

“KITA PUNYA ANAK?!” Yuan mengguncang tubuh Ye Ling. Dalam hati Fuxin semakin puas dan ngakak.

Ye Ling mendekat ke Fuxin, tangannya gemetar. “Kamu… benar-benar mengandung. Kita akan memiliki anak, kita akan memiliki anak."

Fuxin mengangguk pelan.

Keduanya langsung tersenyum lebar, hampir bersamaan mendekati Fuxin. Yuan memegang tangannya, Ye Ling memegang bahunya. Kecupan hangat mendarat di kening Fuxin secara bergantian, membuat Fuxin tertawa namun tidak bersuara.

“Kita… kita benar-benar—”

“Aku tidak menyangka secepat ini…”

Percakapan hangat pun terjadi. Mereka tertawa, bingung, terharu, dan sama-sama tidak tahu harus berkata apa lagi selain terus memastikan Fuxin baik-baik saja.

Muyan ikut tersenyum.

“Sudah bertahun-tahun tidak ada betina hamil di suku ini…” gumamnya.

Namun di balik senyumnya, tiba-tiba bibirnya membeku, Muyan teringat akan sesuatu...

Sangat mengganjal.

Dia menatap Fuxin lebih lama.

‘Tidak mungkin…’

Muyan baru teringat ini, dia tahu betul hukum tubuh betina di dunia ini. Bahkan betina dengan bakat Kesuburan tingkat tinggi pun, paling cepat baru bisa hamil setelah dua belas bulan masa kawin.

Namun Fuxin?

Baru kawin satu minggu.

Sekarang sudah mengandung dan kemungkinan usianya juga tidak jauh dari satu Minggu kurang.

Itu tidak masuk akal.

“Sebentar,” ucapan Muyan menghentikan acara kasih sayang tiga pasang itu. Mereka bertiga sontak melihat ke arah Muyan.

Dia mengeluarkan sebuah batu dari kantong kulitnya. Batu itu berwarna putih keabu-abuan, dengan pola cahaya samar di dalamnya.

Yuan dan Ye Ling menoleh.

“Apa itu?” tanya Ye Ling.

“Batu suci pendeteksi bakat,” jawab Muyan. “Ini digunakan saat upacara kedewasaan betina.”

Muyan melihat Yuan dan Ye Ling terlihat waspada. “Aku hanya ingin memastikan sesuatu. Tidak akan berbahaya, santai saja.”

Fuxin mengangguk dan menyentuh batu itu.

Tidak terjadi apa-apa.

Tidak ada cahaya.

Tidak ada reaksi.

Batu itu tetap mati.

Muyan menatapnya dengan wajah tertegun seolah hal ini adalah sesuatu yang ada di luar pengetahuan nya. (Memang benar)

“…Tidak ada.”

“Tidak ada?” ulang Yuan.

“Bakat Kesuburan belum bangkit sama sekali,” gumam Muyan. “Artinya, seharus nya Fuxin belum bisa mengandung.”

Dia menatap Fuxin dengan kebingungan dan sedikit kekaguman.

“Belum punya bakat, tapi sudah bisa mengandung?”

Ye Ling dan Yuan saling pandang.

Setelah berpikir secara logis, mereka juga bingung.

Hanya Fuxin yang tetap terlihat polos. Menyembuhkan perasaan was-was nya dalam hati.

[ Tenang tuan, katakan saja itu karena berkah dewa Beast ]

Mata Fuxin bersinar, benar! Itu yang seharusnya dia katakan. Dengan seolah betina yang penuh kasih sayang dan penuh rasa bersyukur Fuxin mengusap perutnya dengan lembut, tersenyum hangat.

“Mungkin… karena Dewa Beast,” ucapnya lirih. “Mungkin aku diberkati olehnya.”

Hening.

"Setiap malam aku berdo'a di sepertiga malam dalam sujud ku, meminta agar aku secepatnya mengandung. Jujur saja aku ingin memberikan kalian keturunan, namun aku sadar, bakat ku belum bangkit dan aku hanya bisa berserah diri kepada Dewa Beast. Huhuhu~ " Fuxin mengeluarkan air mata palsu, sambil berbicara penuh dramatis sampai sistem saja melongo.

Benar-benar penuh improvisasi, padahal dia hanya menyuruhnya mengatakan itu karena dewa Beast.

Dewa Beast adalah entitas tertinggi. Simbol kekuatan, kehidupan dan kesuburan.

Jika menyangkut Dewa, tidak ada yang berani membantah.

Ye Ling dan Yuan dengan terharu memeluk Fuxin dengan haru, "kamu tidak harus begitu tertekan. Aku hanya ingin terus bersamamu, tidak peduli jika kamu tidak memberikan ku keturunan sekalipun."

Muyan terdiam sejenak, dia merasa ragu terutama sedikit geli dengan keluarga yang penuh dramatis ini. Merasa ada yang aneh namun dia tidak bisa menemukan apa itu, akhirnya dia percaya saja.

'Tidak ada penjelasan lain.'

Dalam hati, Muyan tetap merasa ada yang janggal. Namun dia tidak bisa membantah alasan ilahi.

Dia pun mulai memberi wejangan.

“Betina hamil harus banyak istirahat, tidak boleh melakukan pekerjaan berlebih, harus di jaga-- pastikan selalu dalam emosi yang baik dan harus makan banyak."

Dia memberikan ramuan herbal.

“Minumkan ini tiap pagi selama dua Minggu ini, kamu bisa mendapatkan nya dariku setiap hari."

Ye Ling mengangguk dan menerima nya, kemudian dia membayar dengan kristal kuning tanpa ragu.

Muyan tersenyum, mengantar mereka keluar. Namun saat Fuxin melangkah pergi, Muyan menatap punggungnya cukup lama.

Perasaannya mengatakan satu hal.

Betina ini tidak biasa. Takdirnya, mungkin besar.

*

Sesampainya di gua, Fuxin langsung dibaringkan. Kulit binatang yang biasanya tiga lapis, kini menjadi tujuh lapis. Yuan bahkan menambahkan bantalan bulu di bawah kepala Fuxin.

“Pelan-pelan, jangan banyak bergerak,” ucapnya. Dalam hati Fuxin memaki, apakah dia pikir aku lumpuh? Namun dia harus menjaga citra baiknya di hadapan suami muda. Hehehe...

"Mulai sekarang aku akan tinggal di sini," Ye Ling tidak bereaksi. Meskipun mereka tidak saling menyukai, namun jika seperti ini ceritanya mereka harus bisa menerima satu sama lain demi betinanya.

Fuxin tersenyum lalu memegang tangan Yuan dan Ye Ling. “Kita akan tinggal bertiga mulai sekarang.”

Yuan dan Ye Ling ikut tersenyum oleh senyuman cantik betina mereka, entah anak Yuan atau Ye Ling. Namun itu adalah tradisi ataupun kewajiban seorang jantan, dalam sebuah keluarga besar, seorang betina yang hamil akan di rawat oleh semua pasangan nya tanpa memandang siapa ayah biologis anak itu. Dengan cara ini sang ibu dapat melahirkan dengan aman dan sang anak-anak dapat tumbuh sehat dan kuat.

***

Lumayan panjang nih, tapi kok gak ada yang komentar? Like?

Berikan Rating guys, sesuai selera aja~

1
saniati Amat
hadex sibetina ini,satu suku kelabakan,lah dia malah enak2an,ya ampun🤭🤭🤭🤭🤭🤭
Makan Apa?: Mirip siapa hayoo~
total 1 replies
vivi oh vivi
alamakkk alamt diperkosa sm fuxin🤣🤣
Makan Apa?: Jantan badot di persoka 🫣😭
total 1 replies
Sitifatimah
kak author bisa aja cari cerita yang bertema bikin anak🤣😁🫣
Makan Apa?: Harus bisa!! Biar kalian setia~🫰
total 1 replies
Dwi Agustina
Ayo up lg🙏💪💪💪makin greget dg ceritanya🤭👍👍👍🙏
Makan Apa?: Siapp~
total 1 replies
Dwi Agustina
Up up up trssssss🙏🙏🙏👍💪
Makan Apa?: Insyaallah ~~~
total 1 replies
azka aldric Pratama
jgn di bikin suaminya dn anak2 terluka Thor 🙄🙄🙄
Makan Apa?: Insyaallah ~~~
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bisa jadi Jing Qian suami selanjutnya
Makan Apa?: Bisa jadi~
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
Sang Dewa ternyata bisa marah juga 🤣
Abel Incess
abis baca wajib like
Makan Apa?: Nice!!!
total 1 replies
Kerryna
👍👍👍
**Maulina**
semangat up nya thor 💪
Amazing Grace
lanjut dong kakk🙏
Amazing Grace
sangat bagus
Makan Apa?: Makasih 🫰🫰🫰
total 1 replies
azka aldric Pratama
smgttttttttttttt up'nya Thor 🌹🌹
vivi oh vivi
lanjuttt ajalah
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
semangat up nya lagi thor, di tunggu
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
bukannya suami Fuxin ada 2 ya
Makan Apa?: Typo 🤧😞🫰
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
tikus tanah dong, kalah telah pastinya
Dwi Agustina
Cerita yg unik ttg yg g masuk akal tp koq y seru dan nagih👍mngkn krn othornya gen z jd daya imajinasi dan kreatifitasnya tinggi👏👏👏👍salut deh👍terus berkarya, ibu2 kyk aq slalu jd penggemarmu👍🙏💪💪💪
Makan Apa?: Makasih banyak Mak 🤧
total 1 replies
Wardi's
blm ada update..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!