NovelToon NovelToon
PELAKOR UNTUK MADU-KU

PELAKOR UNTUK MADU-KU

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:590.7k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Almira Abimanyu, di hari ia mengetahui kehamilannya, wanita itu berniat memberi kejutan untuk Gilang, suaminya.

Namun, Gilang justru pulang membawa kejutan yang menghancurkan segalanya. Seorang wanita bernama Lila diperkenalkan sebagai istri keduanya. Dan lebih menyakitkan, Lila juga tengah mengandung.

Saat itu Almira sadar, pernikahannya selama ini hanyalah sandiwara.

Dengan air mata yang diseka dan senyum yang terbit perlahan, Almira mulai menyusun langkah. Bukan untuk meratap, melainkan untuk membalas.

Karena ketika seorang wanita berhenti menangis, sesungguhnya ia sedang bersiap melakukan sesuatu yang tak terduga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Ketika Sabar berubah Sadar

.

Setelah mobil Sifa menghilang di tikungan jalan, Almira menarik napas dalam dan kembali membuka pintu rumah. Udara di dalam terasa lebih berat dari biasanya, penuh dengan ketegangan yang tak bisa diraba.

Di ruang tamu, tampak ibu mertuanya sudah duduk dengan wajah pongah di sofa single. Satu paha ditumpangkan di atas yang lain, kedua tangan bersilangan di depan dada seperti tembok yang tak bisa ditembus. Dagu tinggi terangkat, matanya menatap nyalang ke arah pintu, seakan ingin berkata, “Akulah sang penguasa. Nyonya besar di istana ini."

“Dasar menantu tidak berguna!”

Suara uang begitu tajam menyapa telinga Almira saat wanita itu berjalan memasuki ruangan. Tak mau ambil pusing dengan ucapan pedas ibu mertua, Almira melanjutkan langkah kaki menuju kamarnya.

Namun, sebelum langkahnya mencapai tangga, terdengar suara Riana berteriak dengan keras dari belakang.

“Hai, mandul! Buatkan kami makanan!” perintah Riana dengan kasar, seperti menyuruh seorang pembantu.

Almira menghentikan langkahnya seketika, memejamkan mata erat hingga kelopak matanya bergetar. Kedua tangannya terkepal rapat di sisi badan, hingga kukunya menusuk telapak tangan. Setelah beberapa detik, dia perlahan membalikkan tubuh, wajahnya kini tampak dingin seperti es dengan tatapannya menyorot datar.

“Kalian yang mau makan, kenapa harus aku yang repot?” tanya Almira dengan suara tegas, setiap katanya membuat semua yang berada di ruang tamu tak percaya.

Mata Bu Rosidah melotot tajam, kedua alisnya terangkat tinggi. Gilang mengerutkan kening. Mulut Riana menganga lebar, hanya Lila yang tampak tak peduli. Ini pertama kalinya mereka melihat Almira bersikap seperti itu.

“Dasar menantu durhaka!” seru Bu Rosidah dengan suara menggema, rasa jengkel membara di dadanya. Kemana rasa hormat yang selama ini ditunjukkan oleh menantunya?

Bu Rosidah menoleh ke arah putranya yang berdiri diam di samping sofa. “Lihat, Gilang! Istrimu benar-benar tidak tahu sopan santun! Bisa-bisanya dia membantah perintah ibu mertua!”

Gilang mengerutkan kening. Ia melihat Almira yang kini berdiri tegak di depan mereka. Wanita yang dulu selalu patuh dan lembut kini tampak seperti orang yang sama sekali tidak dikenalnya.

Lila berdiri di belakangnya, menggenggam lengan Gilang. “Ibu benar, Mas. Seharusnya Mbak Mira gak boleh bersikap seperti itu pada ibu. Apa dia tidak paham? Ibu mertua harusnya dihormati seperti ibu kandung!"

"Tuh dengar! Harusnya kamu itu seperti Mbak Lila!” Seru Riana sambil berkacak pinggang.

Almira tersenyum miring. “Karena dia yang bisa kalian banggakan, terus kenapa untuk urusan perut saja harus aku? Aku sudah tidak punya kewajiban lagi untuk melayani kalian semua,” ucap Almira dengan nada yang tetap tenang namun tak bisa ditentang. “Jika lapar, masak dengan tangan kalian, atau pesan saja online kalau malas. Aku bukan pembantu di rumah ini.”

Wajah Riana memerah karena marah. “Kamu berani berkata begitu? Kamu hanya anak keluarga miskin, berani-beraninya bersikap kurang ajar. Dasar tidak tahu diuntung!”

Almira kembali tersenyum sinis. “Aku akan bersikap sopan dan hormat pada orang yang layak dihormati. Dan itu… bukan kalian!”

Tanpa menunggu jawaban lebih lanjut, Almira berbalik dan melangkah menuju kamarnya dengan langkah pasti. Di belakangnya terdengar suara teriakan Bu Rosidah dan Riana, namun, dia tidak lagi memperdulikan. Kini yang ada di dalam dirinya hanya satu tujuan, menjaga kewarasan, melindungi dirinya dan calon anaknya, serta memastikan bahwa tidak ada yang bisa lagi meremehkan dia seperti dulu.

Setelah langkah terakhirnya menyentuh lantai kamar, Almira segera mengunci pintu. Bunyi klik logam itu terdengar jelas, seolah menjadi batas baru antara dirinya dengan semua masalah di luar ruangan itu.

Bahunya luruh saat menuju kamar mandi yang berada di dalam kamarnya untuk membersihkan tangan. Kembali mencuci muka, padahal tadi sudah mandi sebelum subuh. Dia merasa perlu membersihkan diri dari semua energi negatif yang menempel setelah bertemu dengan ibu mertua dan adik iparnya.

Setelah mencuci tangan, wanita yang kini berbadan dua tanpa diketahui suaminya itu membuka paper bag berwarna coklat muda yang ada di atas meja rias. Kantong itu masih sedikit hangat, membawa aroma makanan yang menggugah selera.

“Sifa benar-benar pengertian,” ucapnya pelan. Dengan hati-hati, dia membuka kantong dan mengeluarkan kotak styrofoam berisi nasi putih hangat disertai ayam bakar bumbu rujak, tumis kangkung, dan tahu tempe bacem. Di sampingnya ada wadah kecil berisi sambal matah yang masih segar, dan botol plastik bening berisi jus alpukat dengan potongan buah nanas di dalamnya.

Tanpa berpikir panjang, Almira duduk bersila di lantai dekat ranjang, membuka tutup kotak dengan cepat. Dia menyantap makanan dengan lahap, setiap gigitan terasa nikmat setelah dari pagi harus menahan lapar dan menghadapi omongan yang menyakitkan hati.

Mulai sekarang, dia akan bersikap cuek dan fokus pada kebahagiaan serta kesehatan dirinya dan calon anak yang ada di dalam perutnya. Mau mereka lapar atau mengomel, marah sekalipun, dia tak lagi peduli.

Baru saja Almira menyelesaikan makan dan menghabiskan jus buah, tiba-tiba terdengar bunyi pintu kamar digedor dengan keras. Almira mengambil napas dalam-dalam, menekan emosi yang ingin muncul kembali. Dengan tenang, dia berdiri dan membereskan bekas makanannya ke dalam kantong plastik kecil, kemudian membuangnya ke tong sampah yang sudah ada di sudut kamar. Setelah itu, dia berjalan dengan langkah mantap menuju pintu dan membukanya perlahan.

Di luar pintu, Riana berdiri dengan wajah merah padam, bibirnya menggigil menahan amarah. Kedua tangannya bertengger di pinggang, matanya melotot tajam ke arah Almira.

“Ada apa?” tanya Almira dengan nada datar, tanpa menunjukkan sedikitpun rasa takut atau khawatir. Ekspresinya tetap tenang, dan begitu acuh membuat Riana semakin kesal.

“Aku sama mama mau masak!” ucap Riana. “Tapi kenapa tidak ada bahan makanan sama sekali di dapur?” tanya gadis berusia 25 tahun itu.

Almira mengangkat alisnya dengan santai, tidak terkejut sama sekali dengan keluhan itu. “Bahan makanan habis karena aku tidak belanja sejak kemarin,” jawabnya dengan jelas. “Kalau kalian ingin memasak, ya beli bahan bahannya sendiri. Aku tidak bertanggung jawab untuk kebutuhan makan semua orang di rumah ini.”

Riana menggigit bibir bawahnya, wajahnya makin memerah. “Ya sudah, mana uangnya? Uang belanja kan ada di kamu!” serunya dengan volume suara yang semakin tinggi.

“Uang belanja sudah habis digunakan untuk keperluan rumah selama satu bulan,” jawab Almira tanpa ragu. “Kemarin Gilang gajian, tapi dia belum memberi jatah bulanan. Sana minta sama dia!” seru Almira lalu bermaksud menutup pintu.

Akan tetapi, Riana memaksa masuk dengan hidung mengendus-endus. “Kok bau makanan? Kamu menyimpan makanan dalam kamar terus kamu makan sendirian?!” Matanya menyipit ke arah Almira. Wajahnya yang penuh curiga tampak semakin garang.

"Kamu lupa temanku baru datang? Suamiku pelit, tapi untungnya temanku kaya!"

Dengan menghentakkan kaki, Riana hanya bisa pergi membawa hati kesalnya.

1
LENY
KL DLM DUNIA NYATA LANGKA ORANG SEPERTI ALMIRA MAU BAYARIN BIAYA RMH SAKIT KPD ORANG YG JAHAT DAN HANCURIN HIDUPNYA. SAMA YG BAIK AJA BELUM TENTU MAU BAYARIN. ALMIRA BERHATI MALAIKAT🙏❤
LENY
KL TERLALU DIMANJA GAK BAGUS JUGA NNT ARKA JD ANAK YG KERAS KEPALA DAN GAK NGERTI ORSNG LAIN.
LENY
SMG LILA SADAR DAN BERUBAH JD BAIK
LENY
SMG EDWIN YG MATI DAN LILA SELAMAT
LENY
KASIHAN JUGA SAMA GILANG DIA SDH BERUBAH SEDIH LIHAT GILANG WAKTU LIHAT ANAK KANDUNGNYA😥😥SMG SUATU SAAT GILANG BISA KETEMU ARKANA🙏
LENY
PALING UJUNG NYA KENA PENYAKIT KELAMIN SI LILA SATU PERSATU YG JAHAT DPT BALASAN KARMA DIBAYAR TUNTAS🙈
LENY
EDWIN MUCIKARI DUH LILA ITU LAH BALASAN ATAS PERBUATANMU ANAK KANDUNG DITINGGAL 🙈
LENY
PASANGAN YG SERASI SMG BAHAGIA SELAMANYA❤👍
LENY
SYUKURLAH AKHIRN6A BU ROSIDAH SADAR JG AKAN KESALAHANNYA MANUSIA PALING SOMBONG JAHAT MULUTNYA MATRE TAMAK KIRAIN GAK SADAR2 SYUKURLAH AKHIRNYA SADAR DAN MINTA MAAF PD ANAK2NYA YG JG BERSALAH SEMUA SEBENARNYA. KETURUNAN DARI IBUNYA 🤭🙈🙏🙏
LENY
BERUNTUNGNYA ALMIRA PAPA MAMA REVAN JG BAIK BENAR2 BESAN YG COCOK SAMA PAPA NAMA ALMIRA SAMA2 KELYARGA KAYA RAYA DAN BAIK TDK SOMBONG❤👍👍
LENY
SEMOGA RIANA DAN BU ROSIDAH SADAR
LENY
APA YG KAU UCAPKAN PADA ALMIRA AKHIRNYA MENIMPA DIRIMU SENDIRI ITULAH HASIL MULUT DAN PERKATAAN JAHAT KAMU, ALMIRA MALAH GAK MANDUL 🙈🙏
LENY
ALHAMDULILLAH SELAMAT IBU DAN BAYINYA🙏❤
LENY
DUH LILA DIJADIIN PELACUR SAMA EDWIN DAN MARCO MANUSIA LICIK PENIPU COCOK LILA SDH DIBUTAKAN SAMA NAPSU MAU TENAR DASAR GOBLOK😡🙈🙈
LENY
LILA BELUM DPT BALASAN AKIBAT PERBUATANNYA TUNGGULAH 🙈
LENY
HUKUM KARMA ITU ADA ITULAH BALASAN RIANA DAN BU ROSIDAH YG SANGAT JAHAT DAN SELALU BILANG ALMIRA MANDUL 🙈😡
TUHAN TIDAK PERNAH TIDUR SEKARANG SEMUA BERBALIK APA YG KALIAN PERBUAT 🙈🙈😡
LENY
BU ROSIDAH MSNUSIA LAKNAT MATRE MIMPI KAMU APA YG ADA DI PIKIRANMUGAK TAHU DIRI 😂😂😂BELUM TSHU SIAPA TUAN LAKSMANA ABIMSNYU 🙈
LENY
DUH ALMIRA KENAPA YA 🙈🙏
LENY
JELUARGA HANCUR RUSAK SEMUA AMPUN SI JALANG LILA NINGGALIN BAYINYA BENAR2 BINATANG TDK ADA SEORANG IBU SEPERTI LILA INI LEBIH DARI BINATANG KEJAM 😡😡😡
LENY
KARMA DIBAYAR TUNTAS 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!