Pernikahan yang dikira Sarah akan membuatnya bahagia karena dia menikahi seseorang yang menjadi pacarnya selama tiga tahun. Tapi perkiraannya salah ternyata sosok yang selama ini menyandang status suaminya itu telah berkhianat dan berselingkuh dengan wanita yang lebih muda dari dirinya .
Bagaimana nasib pernikahannya? Apakah Sarah mampu mempertahankan pernikahannya atau justru dia harus menyerah .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 19
SELAMAT MEMBACA !!!
Tanpa terasa sudah jam empat , Sarah membuat desain baju gamisnya yang sudah jadi ada tiga desain .
" Alhamdulillah sudah jadi tiga desain, Huh jam sudah jam empat ." Ucap Sarah kemudian menyimpan desainnya di laci ruang kerjanya dan dia berjalan ke arah kamar yang berada diruangan tempat kerjanya .
Sarah melihat Vania masih tertidur pulas dengan Mbok yang berada di sampingnya . Sarah keluar lagi lalu keluar ruangannya ingin melihat suasana di dalam butiknya , Sarah tersenyum dengan banyaknya para pengunjung yang datang ke butiknya . Memang sih Butiknya Sarah terkenal dengan Butik baju muslim tapi ada juga baju biasa tapi masih tergolong sopan .
" Bagaimana penjualan hari ini Rin ?" Tanya Sarah kepada sang kasir butiknya .
" Alhamdulillah Bu, yang beli sedikit tapi pendapatan meningkat karena yang mereka beli yang harga lumayan mahal Bu ." Ucap Rinda kasir butik.
" Alhamdulillah kalau begitu Rin, seperti biasa kalau tiap bulan mencapai target kalian akan mendapatkan bonus ." Ujar Sarah dengan tersenyum .
Sarah berkeliling memutari butiknya dan bertanya sama salah satu pengunjung tentang gamisnya .
" Bagaimana gamisnya Bu ?" Tanya Sarah pada pengunjung yang lagi melihat lihat gamis buatannya .
" Bagus Bu gamisnya modelnya, jahitannya dan kainnya sangat bagus saya sudah beli beberapa gamisnya Bu dan semua cocok sama saya Bu ." Jawab pengunjung itu .
" Alhamdulillah kalau Ibu sangat puas dengan gamis di butik ini, silahkan dilanjutkan kan Bu ." Ucap Sarah langsung izin pergi berputar lagi .
Sarah sangat puas dengan karyawannya yang melayani pengunjungnya dengan lembut menjawab setiap pelanggan yang bertanya tentang gamis yang ingin dibelinya .
Setelah puas berkeliling Sarah kembali ke lantai atas ingin melihat anak sama Mbok Marni apakah mereka sudah bangun dari tidurnya .
Sarah membuka pintunya dan kaget ternyata mereka berdua sudah bangun dan Vania sudah rapi karena sudah dimandikan sama Mbok Marni .
" Duh, Mama kirain Vania sama Mbok belum bangun dari tidur tapi ternyata anaknya Mama sudah cantik Seru Sarah melihat wajah cantik anaknya .
" Ayo kita pulang Mbok sudah hampir jam lima !" Ajak Sarah sambil memberesi meja kerjanya dan mengambil tasnya .
Sarah langsung menggendong tubuh gembul anaknya dan dibawanya ke bawah sedangkan Mbok menyusul dengan membawa tas perlengkapan barangnya Vania sama tas kerjanya Sarah .
" Rin, aku pulang dulu ya sudah sore jaga baik baik kasirnya !" Pamit Sarah kepada karyawannya dan keluar membawa Vania digendongannya .
Sarah mengendarai mobilnya dengan pelan dia juga ingin mampir membeli makan untuk mereka bawa pulang, biar Mbok nanti langsung istirahat nggak sah masak untuk makan malam mereka .
Setelah membeli makanan Sarah langsung pulang ke rumahnya. Dia membuka pintu masih sepi berarti suaminya belum pulang ke rumah .
" Mbok langsung mandi saja kita kan sudah beli makanan nggak sah masak, biarkan saja orang yang sudah nggak mau pulang jangan dihiraukan lagi Mbok ." Pesan Sarah untuk Mbok Marni , Sarah langsung membawa anaknya ke kamarnya karena Sarah mau mandi .
Sedangkan Arya waktu pulang kerja sudah ditelpon Mutia disuruh ke kost an nya . Sekarang dia sudah sampai di depan kostnya Mutia dan mengetuk pintunya .
Tetangga kostnya Mutia yang melihat ada laki laki yang masuk ke dalam kostnya langsung menemui Pak Rt melaporkan kejadian itu , karena Mutia sudah sering memasukan laki laki itu ke dalam kostnya .
Pak Rt bersama warga sudah sepakat akan menggrebek kost nya Mutia rame rame .
Sedangkan orang yang dibicarakan lagi menikmati indahnya surga dunia di atas ranjangnya Mutia.
" Mas, kapan kamu akan ceraikan istri kamu yang suka mendekam dirumah saja itu Mas ?" Tanya Mutia sambil menikmati permainannya Arya yang berada diatasnya .
" Secepatnya Sayang, lagian dari tadi pagi dia sudah cuekan aku sayang, baju juga nggak disediain dia malah pergi ke kamarnya Vania kan menjengkelkan sekali ." Ucap Arya yang sudah berkeringat basah kuyup dan .
" Brak " pintu didobrak dari luar dan masuklah Pak Rt dan warga yang ikut penggrebekan ada yang siaran langsung yang melihat Arya masih berada diatasnya Mutia yang masih olah raga sore .
" Kalian berdua sudah keterlaluan silahkan pakai baju atau mau diarak keliling kampung ini !" Seru Pak Rt yang muak melihat dua orang yang tidak memiliki status sedang asyik berolah raga .
Pak Rt dan yang lainnya duduk di ruang tamu , keluar lah pasangan mesum itu . Mana ktp kalian berdua kalian harus dinikahkan secepatnya dan keluar dari kampung ini .
" Ta tapi Pak !" Ucap Arya yang ingin bersuara tapi sudah dihalangi sama Pak Rt .
" Apa kamu lebih memilih di arak keliling kampung dari pada Nikah Hah ?" Tanya Pak Rt yang kesal .
" Bu bukan begitu Pak, Sa saya masih punya istri apa pernikahan ini sah Pak ?" Tanya Arya menunduk malu mengatakan yang sebenarnya .
" Huh dasar laki laki brengsek, kurang ajar ,mokondo sudah punya Istri kok masih cari yang lain , Itu juga perempuannya juga gatal sekali ya sampai sampai suami orang di suruh menggaruk barangnya yang gatal ya ning !" Seru Ibu ibu yang nggak suka adanya pelakor .
" Cepat telpon istri kamu cepat , kalau kamu nggak mau akan saya arak kalian sekarang !" Seru Pak Rt lagi dia juga menyuruh salah satu pemuda untuk memanggil ustad di kampungnya .
Sarah yang lagi selesai mandi ada panggilan telpon dari suaminya dia abaikan ternyata sudah beberapa kali tapi dibiarkan berdering tapi nggak lama ada panggilan lagi dari no yang tidak di kenalnya .
Sarah yang merasa penasaran langsung mengangkatnya .
" Assalamualaikum dengan siapa ya ."
" Walaikumsalam dengan Bu Sarah istrinya Pak Arya Bu ." Ucap dari sebrang yang ternyata Pak Rt.
" Benar Pak, maaf ada apa ya Pak dan ini dengan siapa ?" Tanya Sarah kaget ada apakah ini .
" Begini Bu, Saya Pak Rt dimana sekarang suami Ibu lagi digrebek karena berbuat mesum di kost an , kalau Ibu berkenan apakah Ibu bisa kesini sekarang ?" Tanya Pak Rt .
" Baik Pak, silahkan share lok ya Pak , saya akan segeta menyusul kesana ."
" Oke Bu, Assalamualaikum Bu Sarah ."
" Walaikumsalam Pak terima kasih infonya ."
Sarah langsung mengajak Vania turun ke bawah menemui Mbok Marni .
" Mbok baru saja aku mendapat telpon dari seseorang sekarang Mas Arya lagi di grebek di sebuah kost kostan , aku akan kesana Mbok aku juga akan menelpon pengacara yang tadi pagi untuk ikut kesana , Alhamdulillah ya Allah engkau telah membantu hamba dan melancarkan aku untuk berpisah dengan suami hamba ya Allah ." Ucap Sarah menangis lega akhirnya keputusan cerainya dilancarkan sama Allah SWT .
" Masyaallah Nak , Alhamdulillah mungkin dengan kejadian ini akan memperlancar jalan kamu untuk bercerai dengan Bapak Nak, cepat kamu telpon pengacara kamu untuk diajak kesana dan mencari bukti biar gugatan cerai kamu cepat selesai ." Ucap Mbok Marni mengingatkan Sarah untuk segera menghubungi pengacaranya .