NovelToon NovelToon
Ditakdirkan Menjadi Ratu Vampir

Ditakdirkan Menjadi Ratu Vampir

Status: sedang berlangsung
Genre:Vampir / Manusia Serigala / Reinkarnasi / Fantasi Wanita
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

“Aku telah melihat masa depan kalian,” lanjutnya. “Dari abu pengorbanannya, jiwanya tidak hancur. Jiwa sang Ratu terlepas dari pusaran kehancuran dan ditakdirkan untuk terlahir kembali.”

“Sebagai apa?” suara Ragnar nyaris hanya bisikan.

“Sebagai manusia.”

“Manusia?” Ragnar tertawa pendek, pahit. “Makhluk fana, rapuh, dengan umur sekejap mata?”

“Justru karena itu,” jawab Holly. “Ia akan hidup jauh dari dunia kita, tanpa ingatan tentang perang, mahkota, atau pengorbanannya. Namun takdir tidak sepenuhnya kejam, bukan? Setidaknya dia terlahir kembali kali ini hanya untukmu.”

999 tahun pencarian....

“Akhirnya, aku menemukanmu, Ivory! Aku telah menepati janjiku untuk tidak melupakanmu dan datang menjemputmu.”

PLAK!

“Anda sudah keterlaluan! Dasar Bos Gila!” Kata Ivory penuh amarah.

Akankah takdir kali ini akan mempersatukan Ragnar dan Ivory kembali? Ataukah takdir sebelumnya akan terulang kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 03. Akankah Akhir Penantian?

“Dimana lokasinya?” Meski informasi itu belum pasti, tetapi Ragnar akan selalu berharap bahwa kali ini dia bisa menemukannya.

“Di Negara X, sebuah negara yang berada di benua asia dan—”

“Siapkan perjalanannya. Kali ini aku sendiri yang akan datang untuk memastikannya,” potong Ragnar yang tidak perlu mendengarkan penjelasan lainnya. Sebab dia yang akan datang sendiri untuk memastikannya secara langsung.

“Baik, Yang Mulia!” sahut Dorian segera menjalankan perintah.

Sementara, Denzel segera mengikuti kepergiannya Ragnar untuk menemaninya bermain atau menghiburnya seperti biasa. Sebab setiap kali Ragnar mendapatkan informasi tentang kemungkinan keberadaan Ivory, maka Ragnar akan merasa kacau takut kali ini hasilnya akan sama seperti sebelumnya yang memaksanya menelan kekecewaan untuk kesekian kalinya.

Harapannya begitu besar, tetapi banyaknya kegagalan dia menemukan Ivory membuatnya merasa takut bahwa kali ini juga akan sama. Sehingga Ragnar akan selalu mengalihkan ketakutannya itu pada hal lainnya, seperti berkuda, berlatih pedang atau bahkan menguji coba kekuatannya dengan melawan Denzel dan beberapa anak buahnya yang lainnya. Jika semua itu belum cukup, maka Ragnar akan beralih pada minuman beralkohol yang sebenarnya sama sekali tidak berpengaruh padanya.

Namun, rupanya perkiraan Denzel kali ini salah besar karena malam itu juga Ragnar memutuskan untuk langsung terbang ke Negara X tanpa membuang banyak waktu lagi. Apalagi mengingat jaraknya yang hampir satu hari penuh dengan menggunakan pesawat dari istananya.

“Aku cukup terkejut melihatmu yang memutuskan untuk langsung pergi tidak seperti biasanya,” ujar Denzel menyampaikan rasa penasarannya.

“Karena kali ini aku merasa sangat yakin bisa menemukannya,” balas Ragnar dengan tatapan penuh percaya dirinya.

Denzel seketika menyunggingkan senyumannya dan berkata, “Hmm, bagaimana kau bisa seyakin itu?”

Ragnar lantas terdiam untuk beberapa saat. Lalu pandangannya mengarah pada keluar jendela pesawat yang tengah mereka naiki. Dimana terlihat sang bulan sabit dan beberapa bintang yang berjejer membentuk anak panah pada sang bulan sabit itu. Dan kemudian Ragnar menjawab, “Lihat ‘lah! Karena kali ini Moon Goddess sendiri yang menunjukkan keberadaannya.”

Ya, bintang yang membentuk anak panah itu memang mengarah ke arah bulan sabit. Dan keberadaan bulan sabit itu sendiri mengarah pada Negara X, dimana informasi itu mengatakan bahwa seseorang yang memiliki ciri-ciri yang sama dengan Ivory berada. Lantas Ragnar tidak akan ragu lagi, bahwa kali ini dia pasti bisa menemukan Ivory atau lebih tepatnya reinkarnasi dari Ratunya.

“Aku telah mencarinya di seluruh dunia,” katanya lirih, lebih kepada dirinya sendiri. “Dan akhirnya… dunia menyerahkannya kembali kepadaku.”

Di kejauhan, takdir mulai bergerak. Dan setelah ribuan tahun berjalan tanpa tujuan selain penantian, Ragnar akhirnya melangkah menuju akhir atau mungkin awal… dari segalanya.

...****************...

Langit sore menggantung kelabu ketika mobil hitam mewah itu berhenti di depan gedung pencakar langit itu. Logo perusahaan IE ROWAN Group berkilau dingin di fasad kaca. Sebuah simbol kekuasaan ekonomi modern yang tak pernah diketahui publik sebagai salah satu cabang kekaisaran malam miliknya.

Ragnar turun dari mobilnya perlahan. Sudah ratusan tahun ia tak menginjakkan kaki di tempat yang dibangun atas namanya sendiri. Namun hari ini berbeda. Nalurinya bergetar sejak fajar, bisikan darah, denyut jiwa yang terlalu dikenalnya. Reinkarnasi ratunya… berada di sini. Atau setidaknya, begitulah ramalan dan jejak yang diberikan Moon Goddess padanya.

Langkahnya menggema di lobi marmer. Lalu tepat di belakangnya Dorian, Ellias dan Denzel setia mengikutinya. Paran karyawan menunduk tanpa sadar, merasakan tekanan tak kasatmata yang membuat napas mereka tertahan. Namun sebelum ia sempat mencari lebih jauh, pandangannya membeku.

Seorang wanita berdiri tak jauh dari resepsionis. Wajah itu… Rambut hitam terurai rapi, senyum tipis yang penuh perhitungan, dan yang paling menusuk… mata itu. Mata yang dulu bersinar di bawah cahaya altar sihir hitam, mata milik penyihir yang membuka gerbang terkutuk, mata yang menjadi penyebab darah ratunya mengalir membasahi lantai istana. Namun, sorot mata itu hanya tersimpan keterkejutan yang sama seperti dirinya.

“Sang pemilik murni sihir hitam,” gumam Ragnar.

Seketika ia menghentikan langkahnya dan menatap tajam pada Elena Rosalia. Jelas Ragnar tidak akan pernah lupa, siapa yang telah membunuh Ivory dan bahkan sempat melukainya sangat parah berulang kali.

Denzel yang berperan sebagai asisten pribadi Ragnar, serta Dorian dan Ellias yang berperan sebagai pengawal pribadinya spontan langsung menatap ke arah pandangan mata Tuannya saat itu. Ketiga pun juga terkejut melihat sosok wanita yang sama persis dengan pemilik murni sihir hitam—Elena Rosalia. Bahkan hanya dia yang berani mengangkat wajahnya dan bertatapan langsung dengan Ragnar.

Darah Ragnar kembali mendidih. Kuku-kukunya hampir memanjang, taringnya berdenyut ingin muncul. Seluruh ingatan tentang malam kematian ratunya menyeruak… jeritan yang terputus, lingkaran sihir, pengkhianatan yang tak pernah terbalas. Satu langkah lagi, dan wanita itu akan lenyap dari dunia untuk kedua kalinya.

Namun… sesuatu menarik perhatiannya. “Ivory? Benarkah itu kau?”

Di balik kerumunan karyawan dan pelamar kerja yang memenuhi lobi, ia melihatnya.Hanya sekilas. Sebuah siluet di balik pintu kaca lift yang hampir menutup. Postur tubuh yang asing namun… terlalu familiar. Cara kepala itu sedikit miring, cara langkahnya ragu namun anggun.

Dunia seakan berhenti. Dendam dan amarah yang mendidih tadi mereda, tergantikan oleh denyut lembut yang hampir menyakitkan. Ragnar berusaha menahan diri. Penyihir itu atau reinkarnasinya tak lagi penting. Bukan hari ini.

Fokusnya kini satu. Ragnar menoleh pada Denzel selaku asistennya dan berbicara dengan suara tenang, meski badai mengamuk di dadanya.

“Bukankah perusahaan ini sedang membuka lowongan pegawai baru?”

Denzel mengangguk, membenarkan. “Benar, Yang Mulia. Tahap seleksi akhir akan segera dimulai.”

“Terima mereka semua sekaligus. Katakan untuk datang bekerja mulai besok. Lalu satu hal lagi, siapkan pesta yang meriah untuk penyambutan besok,” perintah Ragnar yang ingin mengikuti kata hatinya kali ini, bahwa salah satu dari pelamar kerja itu pasti ada sosok yang tengah dicarinya selama ratusan tahun ini. Perintah itu bukan permintaan.

...****************...

Pagi harinya, aula perusahaan berubah menjadi lautan cahaya dan musik. Para pegawai baru berdatangan, mengenakan pakaian terbaik mereka, tak menyadari bahwa mereka tengah berada dalam pengamatan makhluk tertua di ruangan itu.

Dan kemudian… Ragnar melihatnya lagi. Bukan lagi sekadar siluet. Seorang wanita berdiri di dekat meja minuman. Rambutnya sedikit lebih pendek dari yang ia ingat, warna matanya berbeda, dan pakaiannya jelas milik zaman ini. Namun saat ia tersenyum kecil, saat ia menoleh dengan ekspresi bingung seolah merasakan tatapan yang tak terlihat.

“Ivory, benarkah itu kau… Ratuku! Akhirnya aku benar-benar bisa menemukanmu kali ini. Ratuku! Cintaku! Hidupku…”

Bersambung ….

1
Fahmi Ardiansyah
ku tunggu kelanjutannya kak semangat terus ya
Desyi Alawiyah
Lanjut kak Author.. Semoga sehat selalu.. 🙏🥰
Fahmi Ardiansyah
iya terserah kmu ivori
Desyi Alawiyah
Sangat menarik dan luar biasa.. 😇
Desyi Alawiyah
Lanjut kak Author, makasih udah up.. 🙏
Desyi Alawiyah
Aku juga nurut kamu Ivory, terserah kamu mau melakukan apapun... Yang penting kamu dan Elena baik-baik saja...

Tapi, apakah Ragnar akan nyerah gitu aja? Pasti Ragnar akan semakin gencar mendekati Ivory dan terus mencari tanda itu..

Iya ngga sih... 😩
Desyi Alawiyah
Lanjut lagi dong kak...

Terus kapan nih, Ragnar lihat tanda dibelakang telinganya Ivory... Ngga sabar pengen lihat reaksinya... 😋

Meskipun Ragnar udah yakin kalo Ivory reinkarnasi Ratu nya, tapi Ragnar belum lihat tanda itu kan? 😌😌😌
Desyi Alawiyah
Oh, begitu ceritanya...

Penyihir hitam dan Ratu Vampir emang kakak beradik, tapi mereka terpisah. Gitu yah?
Fahmi Ardiansyah
lanjut kak.
Cindy
lanjut kak
Desyi Alawiyah
Update lagi dong Kak.. 🤭🙏
Fahmi Ardiansyah
tu ratumu LG marah Ragnar n susah di redamkan.
Desyi Alawiyah
Nggantung lagi ceritanya..

Ivory mau bilang apa yah ke Elena? Apa Ivory udah tahu, kalau dirinya adalah reinkarnasi dari Ratu Vampir? 🤔
Desyi Alawiyah
Nah loh Ragnar, reinkarnasi Ratu mu marah tuh... Kamu sih pake bohong segala... 🤭
Cindy
lanjutt kak
Cindy
lanjut kak
Fahmi Ardiansyah
ya tunggu aja bentar LG pulng kok adkmu.tpi jgn kaget entar klu nyampek rumah cemberut n marah.
Fahmi Ardiansyah
ya iyalah seharusnya lukanya yg lebih parah LG n pertahankan agar lukanya gak hilng Ragnar skrg ivory merasa tertipu aku pastikan besok ivory pasti masih kecewa n marah.
Fahmi Ardiansyah
yaelah Ragnar caper bisa2 ivory malah merasa bersalah tu.
Fahmi Ardiansyah
aku senang cerita nya tambah seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!