NovelToon NovelToon
ILMU LELUHUR DI MEDAN PERTEMPURAN

ILMU LELUHUR DI MEDAN PERTEMPURAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Dokter / Ilmu Kanuragan / Penyelamat
Popularitas:651
Nilai: 5
Nama Author: E'Ngador Together

Di tangan yang terbiasa memegang senjata, juga tersimpan keahlian untuk menyembuhkan.

Setelah menerima dua warisan tak ternilai dari leluhurnya – ilmu beladiri yang mengakar dalam darah dan keterampilan pengobatan dengan bahan alami yang hanya dia yang tahu rahasianya – Evan berpikir kehidupannya akan berjalan sesuai dengan rencana: melanjutkan kuliah dan melestarikan warisan leluhur. Namun, setelah lulus SMA, keputusannya untuk mendaftar sebagai tentara mengubah segalanya.

Diterima dengan prestasi tinggi, dia pertama kali ditempatkan di wilayah konflik dalam negeri, sebelum akhirnya dikirim sebagai bagian dari pasukan perdamaian ke negara asing yang sedang dilanda perang. Tugasnya jelas: menjaga perdamaian dan melindungi warga sipil. Tetapi ketika pihak negara lain menolak kehadiran pasukan perdamaian dan serangan tiba-tiba menerjang, Evan terpaksa mengangkat senjata bukan untuk berperang, tetapi untuk bertahan hidup dan melindungi rekannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon E'Ngador Together, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SURAT PENERIMAAN

Pagi itu datang dengan sinar matahari yang lebih cerah dari biasanya. Evan sudah bangun sejak pukul 04.00, merasa tidak bisa tidur karena kegembiraan setelah mendapatkan kabar awal tentang hasil seleksi kemarin malam. Ia menghabiskan waktu paginya dengan berlatih dan merawat kebun obat, terus menunggu kedatangan surat resmi yang akan mengkonfirmasikan penerimaannya.

Sekitar pukul 09.00, suara ketukan pintu kosannya terdengar jelas. Evan segera berlari ke depan untuk membukanya dan menemukan seorang kurir dengan amplop putih berwarna merah yang mencolok – amplop resmi dari Angkatan Darat Indonesia.

"Dengan izin, ini surat untuk Bapak Evan Saputra," ujar kurir dengan sopan. "Surat penting dari Kantor Rekrutmen Militer Cirebon."

Evan menerima amplop dengan tangan yang sedikit gemetar. Setelah menandatangani bukti penerimaan dan mengucapkan terima kasih, ia segera menutup pintu dan berlari ke kamar untuk membukanya dengan hati-hati.

Di dalam amplop terdapat sebuah surat resmi dengan stempel emas Korps Medis Angkatan Darat, serta beberapa brosur tentang program pelatihan dan kuliah yang akan ia ikuti. Ia membaca surat tersebut dengan seksama:

SURAT RESMI PENERIMAAN

Nomor: 025/REC/AD/2026

Kepada Yth. Bapak Evan Saputra

Alamat: Kosan Cemara Asri No. 12, Kota Cirebon

Dengan hormat,

Berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan pada tanggal 10-25 Juli 2026, kami dengan senang hati memberitahukan bahwa Bapak EVAN SAPUTRA telah DITERIMA sebagai Calon Prajurit dalam Program Khusus Korps Medis Angkatan Darat dengan kategori TERBAIK.

Penerimaan ini diberikan berdasarkan prestasi luar biasa yang Bapak tunjukkan dalam semua tahapan seleksi, serta potensi besar yang dimiliki untuk mengembangkan pengobatan komplementer dalam layanan kesehatan militer Indonesia.

Sebagai penerima kategori terbaik, Bapak berhak mendapatkan fasilitas khusus meliputi:

- Beasiswa penuh untuk studi kedokteran komplementer di Universitas Padjadjaran

- Pelatihan militer intensif dengan instruktur khusus

- Kesempatan untuk mengikuti program penelitian bersama pusat kesehatan militer nasional

- Pendampingan dari perwira berpengalaman selama masa studi dan pelatihan

Rencana kegiatan selanjutnya:

1. Orientasi Calon Prajurit: Tanggal 15 Agustus 2026

2. Mulai Pelatihan Dasar Militer: Tanggal 22 Agustus 2026

3. Mulai Studi di Universitas Padjadjaran: Tanggal 1 September 2026

Harap segera mengurus persiapan administrasi dan kesehatan sebelum tanggal yang ditentukan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi Kantor Rekrutmen Militer Cirebon atau menghadiri rapat informasi yang akan diadakan pada tanggal 10 Agustus 2026.

Atas perhatiannya, kami mengucapkan terima kasih. Semoga Bapak dapat memberikan kontribusi yang besar bagi Angkatan Darat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hormat kami,

Kolonel TNI Dr. Hasanuddin, Sp.KK

Kepala Kantor Rekrutmen Militer Daerah III/Siliwangi

Setelah membaca surat tersebut berkali-kali, Evan merasa air mata kesuksesan mulai mengalir di pipinya. Ia meraih telepon dan langsung menghubungi orang tuanya, yang segera merespons dengan suara penuh kegembiraan.

"Ayah, Bu – saya diterima dengan kategori terbaik!" teriak Evan dengan senyum lebar yang tidak bisa disembunyikan. "Mereka memberikan beasiswa penuh dan kesempatan untuk mengikuti program penelitian juga!"

Suara ayahnya terdengar bersemangat di ujung telepon. "Alhamdulillah, anak kita! Kami sangat bangga padamu! Ayah akan segera datang ke kota besok untuk mengambilmu pulang ke kampung – kita harus memberitahu kabar baik ini ke seluruh kampung dan ke makam Kakek Darmo!"

Ibu juga ikut berbicara, suaranya penuh emosi. "Dek, ibu sudah siap membuat makanan terbaik untuk merayakan ini. Semua tetangga pasti akan senang mendengar kabar baikmu!"

PERAYAAN DI KAMPUNG

Keesokan harinya, Evan pulang ke kampung bersama ayahnya. Saat mereka memasuki kampung Cibuntu, kabar tentang keberhasilan Evan sudah menyebar dengan cepat. Banyak tetangga yang keluar dari rumah mereka untuk menyambutnya dengan senyum dan tepuk tangan yang meriah.

Pak Jono bahkan mengangkatkan Evan ke bahunya dengan kegembiraan. "Kita tahu kamu pasti bisa, Evan! Kakek Darmo pasti sedang tersenyum dari atas sana!"

Mbok Siti membawa sebuah nasi tumpeng kecil sebagai simbol keberhasilan. "Ini untukmu, Evan. Semoga kamu selalu diberikan kesehatan dan keberuntungan dalam menjalankan tugasmu nantinya."

Setelah menyapa semua tetangga yang datang merayakan, Evan pergi ke makam Kakek Darmo bersama keluarga dan beberapa tetangga terdekat. Ia membawa surat penerimaan tersebut dan meletakkannya sementara di atas makam leluhurnya, bersama dengan bunga-bunga putih yang ia petik dari kebun obat milik Kakek.

"Saya sudah diterima, Kakek," bisik Evan dengan suara penuh rasa hormat. "Mereka melihat potensi dalam ilmu yang kamu ajarkan padaku dan memberikan kesempatan yang luar biasa. Saya akan menggunakan semua ini untuk membantu lebih banyak orang dan menjaga nama keluarga kita dengan bangga."

Ia merasakan angin lembut menyapu melalui pepohonan di sekitar kuburan, seolah Kakek Darmo sedang memberikan restunya. Ayah Evan kemudian berbicara, "Kakek Darmo selalu tahu bahwa kamu akan menjadi orang yang luar biasa, anak kita. Sekarang kamu bisa mewujudkan impian kalian berdua untuk menggabungkan ilmu tradisional dan modern."

PERTEMUAN DENGAN TEMAN-TEMAN

Sore harinya, Rina dan teman-teman sekelas Evan datang ke kampung untuk merayakan bersama. Mereka membawa kue ulang tahun besar dengan tulisan "SELAMAT EVAN – CALON DOKTER & PRAJURIT" serta berbagai macam makanan ringan.

Di bawah pohon beringin besar yang pernah menjadi tempat Evan berlatih beladiri bersama Kakek Darmo, mereka mengadakan acara kecil yang penuh keceriaan. Rina berdiri dan memberikan pidato singkat.

"Kita semua tahu betapa keras Evan bekerja untuk mencapai impiannya," ujar Rina dengan suara yang jelas terdengar oleh semua orang. "Dia tidak pernah menyerah meskipun menghadapi banyak tantangan. Sekarang hasilnya sudah ada di depan mata kita – bukti bahwa kerja keras dan tekad yang kuat pasti akan membuahkan hasil."

Budi juga ikut berbicara. "Evan adalah teman terbaik yang bisa kita miliki. Dia selalu siap membantu orang lain dan tidak pernah sombong meskipun memiliki kemampuan yang luar biasa. Kita semua tahu bahwa dia akan menjadi prajurit dan dokter yang luar biasa!"

Setelah pidato selesai, Evan berdiri untuk menyampaikan ucapan terima kasihnya. "Terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung saya selama ini – keluarga saya, teman-teman saya, dan seluruh warga kampung Cibuntu. Tanpa dukungan kalian semua, saya tidak akan sampai di sini."

Ia melihat ke arah pohon beringin yang besar. "Khususnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Kakek Darmo yang telah memberikan saya ilmu dan nilai-nilai yang tak ternilai harganya. Saya berjanji bahwa saya akan terus menjaga dan mengembangkan warisan yang dia berikan, serta menggunakan ilmunya untuk kebaikan yang lebih besar."

MALAM YANG BERARTI

Malam itu, Evan menghabiskan waktu sendirian di bawah pohon beringin. Ia membawa kotak kayu berisi warisan Kakek Darmo dan membukanya dengan hati-hati. Di dalamnya, keris pusaka bersinar di bawah sinar bulan, serta buku-buku kuno yang penuh dengan pengetahuan berharga.

Ia mengambil buku harian Kakek Darmo dan membaca halaman terakhir yang pernah ditulis leluhurnya:

"Cucu tercinta, ketika kamu membaca ini, saya mungkin sudah tidak berada di sisimu. Tapi saya tahu bahwa kamu akan terus berjalan dengan tegak dan membawa nama keluarga kita dengan bangga. Ingatlah selalu – ilmu yang kamu miliki adalah untuk membantu orang lain, bukan untuk diri sendiri. Jadilah orang yang tidak hanya pintar dan kuat, namun juga memiliki hati yang baik dan penuh rasa kasih sayang terhadap sesama."

Evan menutup buku dengan hati-hati dan menyimpannya kembali ke dalam kotak. Ia merasakan bahwa semua pengalaman yang telah ia lalui – dari masa kecil yang penuh dengan pelajaran dari Kakek Darmo hingga saat ini ketika menerima surat penerimaan sebagai calon prajurit – telah membentuk dirinya menjadi orang yang siap menghadapi segala tantangan di masa depan.

"Dengan izin Allah dan bantuan dari semua orang yang saya cintai," bisik Evan sambil melihat ke arah langit malam yang penuh dengan bintang-bintang, "saya akan menjadi orang yang bisa membuat semua orang bangga – terutama kamu, Kakek. Saya akan menjalankan amanah ini dengan segenap hati saya."

Dengan tekad yang semakin kuat dan hati yang penuh harapan, Evan berdiri dan berjalan menuju rumahnya, siap untuk menghadapi babak baru dalam hidupnya – babak yang akan membawa dia lebih dekat untuk mewujudkan impiannya dan memberikan kontribusi berharga bagi negara dan masyarakatnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!