NovelToon NovelToon
ASI Anak SMA

ASI Anak SMA

Status: tamat
Genre:Pernikahan rahasia / Perjodohan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 5
Nama Author: Malamfeaver

___

"Vanya Gabriella" memiliki kelainan saat menginjak usia 18 tahun,dimana dia sudah mengeluarkan as* padahal dia tidak hamil.
dan disekolah barunya dia bertemu dengan ketua OSIS, "Aiden Raditya", dan mereka adalah jodoh.

"lo ngelawan sama gua? "
bentak Aiden marah

"nggak kak...maaf"
jawab vanya sambil menunduk ketakutan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malamfeaver, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 9 minta as*

Suasana balkon yang tadinya ramai dengan ocehan cadel Vino mendadak senyap. Si kecil itu sudah terlelap di kamar Vanya setelah kelelahan bermain robot-robotan sepanjang sore. Kini, hanya tersisa Vanya dan Aiden di bawah temaram lampu balkon yang sedikit kekuningan, menciptakan bayangan panjang yang seolah mengurung mereka berdua dalam keheningan yang intim.

​Aiden menyandarkan punggung tegapnya di pagar besi, menatap langit Jakarta yang pekat tanpa bintang. Tiba-tiba, ia menoleh ke arah Vanya dengan tatapan yang sulit diartikan—sorot mata yang tajam namun menyiratkan kerentanan.

​"Vanya," panggil Aiden. Suaranya terdengar lebih rendah dan serak dari biasanya.

​"Apa?" jawab Vanya ketus, mencoba menutupi debaran jantungnya yang mendadak tidak beraturan. Ia masih menyimpan sedikit rasa kesal soal kejadian di kantin sekolah tadi siang.

​"Stok gue di rumah sudah habis," ucap Aiden tiba-tiba. Matanya menatap tajam ke arah manik mata Vanya, seolah sedang meminta sesuatu yang sangat krusial bagi hidupnya. "Gue butuh asupan itu sekarang kalau nggak mau kondisi gue drop besok pagi."

​Vanya tertegun sejenak sebelum menyadari apa yang dimaksud oleh Aiden. Wajahnya langsung terasa memanas sampai ke telinga. Ia tahu betapa bergantungnya metabolisme tubuh Aiden pada nutrisi alami yang dihasilkan tubuhnya.

​"I-itu... maksud Kakak, asupannya? Kan aku nggak bawa stoknya ke sekolah tadi!" cicit Vanya gugup.

​Aiden melangkah mendekat, memangkas jarak di antara mereka hingga Vanya bisa mencium aroma parfum maskulin yang dingin bercampur dengan aroma segar khas Aiden. Ia memojokkan Vanya di sudut balkon, tangannya bergerak pelan mengusap tengkuk gadis itu.

​"Gue tahu. Makanya gue ke sini. Kalau lo nggak punya stok simpanan yang sudah dikemas..." Aiden menggantung kalimatnya, memberikan tatapan yang sangat dalam. "Gue terpaksa harus mengambilnya langsung dari sumbernya malam ini. Gue nggak keberatan kalau harus melakukannya secara manual demi kesehatan gue."

​"Kak Aiden! Berhenti bicara yang aneh-aneh!" teriak Vanya manja dengan suara tertahan, takut suaranya membangunkan Vino di kamar sebelah. Wajahnya sudah merah padam seperti kepiting rebus.

"Ada! Ada kok! Tadi aku baru menyimpannya, tapi belum sempat aku pindahkan ke kulkas bawah. Aku taruh di kulkas mini di dalam kamar!"

​Vanya segera berlari masuk ke kamarnya dengan jantung yang berdebar kencang. Ia melewati Vino yang tidur mendengkur halus, lalu membuka kulkas kecil di pojok ruangan. Di sana, tersisa satu wadah steril berukuran 100ml yang baru saja ia siapkan sore tadi.

Dengan tangan yang sedikit gemetar, Vanya mengambil wadah itu dan kembali ke balkon. Ia menyodorkannya pada Aiden dengan mata yang enggan menatap langsung.

​"Nih! Cuma tinggal satu wadah kecil. Jangan minta lagi!" ucap Vanya dengan sifat barbarnya, mencoba menutupi rasa malu yang sudah di ubun-ubun.

​Aiden menerima wadah steril yang masih terasa hangat itu. Ia menatap cairan nutrisi di dalamnya dengan binar mata yang seolah menemukan oase di tengah gurun. Tanpa menunggu lama, Aiden meminum asupan alami itu hingga tandas di depan mata Vanya.

​Vanya hanya bisa terpaku melihat jakun Aiden yang naik-turun saat menelan cairan dari tubuhnya. Ada perasaan aneh yang menjalar di hatinya sesuatu yang membuatnya merasa sangat dibutuhkan dan dimiliki oleh cowok di depannya ini.

​Setelah habis, Aiden menyeka sudut bibirnya dengan ibu jari. Ia mendesah lega, seolah seluruh tenaga dan fokusnya baru saja kembali pulih sepenuhnya.

"Segar. Jauh lebih efektif jika diminum segera seperti ini," komentar Aiden tenang, seolah baru saja meminum minuman kesehatan biasa.

​"Gue benci banget liat Kakak kayak gitu! Kayak vampir!" gerutu Vanya sambil membuang muka, meski sebenarnya ia merasa lega melihat Aiden tampak lebih segar.

​Aiden terkekeh dingin. Ia menarik pergelangan tangan Vanya, memaksa gadis itu mendekat sampai tubuh mereka hampir bersentuhan.

"Vampir ya? Mungkin. Dan lo adalah satu-satunya nyawa yang bisa bikin gue bertahan hidup, Vanya Gabriella."

​Aiden melirik ke arah pintu kamar di mana Vino tertidur. "Vino biar tidur di sini dulu. Gue sudah minta izin ke nyokap lo kalau malam ini gue bakal jagain kalian berdua di rumah ini sampai Papa lo pulang dari kantor."

​"Hah?! Kakak mau menginap?!" Vanya melotot kaget, menyadari bahwa malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang bagi jantungnya.

1
YL
pemaksaan🤣
YL
menyapa
Lis Tiana
👍👍👍👍. banget mantap
Sumini Mini
lumayan menguras emosi,saran ya fokus sama kebagiaan pengantin remaja buat inpirasi anak muda ,stop tampilkan perempuan penggoda
Sumini Mini
mana lanjutan nya
Ida
disini kurang suka dengan sifatnya si Vanya
Amiera Syaqilla
semangat membara author😎
pyra121
banyak kesalahan di penataan kata katanya
Indra Wahyu Rianti
aku gak tega sm vanya... dia yg mengandung lho dia yg melahirkan, mentalnya blm siap... kl real, ini biang baby blues bgt. smg aiden selalu support dan setia.
Tamirah
Mungkin ada rencana jahat,kenapa Nathan pindah sekolah yg disitu ada keberadaan Vanya. Lanjut Thor.
Tamirah
Masih SMA dah punya kegiatan intim pasutri. ya karena latarf belakang orangtua yg pengusaha semua jadi hidupnya terjamin. Jangan sampai cerita ini menginspirasi mereka yg saat ini jadi siswa SMA nikah muda.pernikahan butuh mental yg kuat juga cuan yg cukup untuk biaya hidup ,gak sekedar nikmat nikmat di atas ranjang saja.....!!!!!
Tamirah
Thor sebaiknya cerita seputar lingkup SMA diakhiri dilanjut ketarap perkuliahan dan pekerjaan . Kalau ada alur cerita yg berbau adegan dewasa tu memang dah masanya mereka dah posisi dewasa.
Tamirah
Thor sebaiknya cdritats
🍊⃟𝐒𝐓𝐉Nay.
astaga aiii/Cry//Cry/
🍊⃟𝐒𝐓𝐉Nay.
jinjjaa 😍, semangat thorrrr menarik ini judulnya
Tamirah
Gak bisa bayangkan Kalau cerita ini sungguh nyata,ya namanya aja penulis selalu punya imajinasi diluar nalar.
Tamirah
Cerita nya yg tadi adem ayem kok jadi melebar Menjadi cerita kriminal.Gak habis fikir aja dunia ana SMA sdh mengarah perbuatan asusila yg mengarah penculikan dan mungkin pelecehan seksual. Apa lagi Laura yg terobsesi sama teman sekolah sampai membius nya agar bermain main dengan laki laki pujaan nya lanjut Thor .
Tamirah
Di puncak Merbabu serasa dunia milik mereka berdua. Kalau itu ada didunia nyata tentu moment moment romantis akan menjadi kenangan yg gak akan terlupakan.Lanjut Thor.
Tamirah
Sekarang belum punya anak masih bebas menguasai' susu murni nnt kalau sdh punya anak rebutan asi terpaksa cari donor asi .
Tamirah
Laki laki tuh ya kalau sdh tahu rasanya berhubungan intim maunya sehari hari hari pingin ninu ninu terus gak ada hentinya.itupun berhenti Karena
kerja. Untung organ sensitif wanita itu ciptaan Allah kalau buatkan manusia tu organ sdh ledeh dan rusak....🤭🤭🤭
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!