NovelToon NovelToon
Jejak Sang Raja Legenda Prabu Munding

Jejak Sang Raja Legenda Prabu Munding

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Spiritual / Perperangan
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: lintang88

Tidak semua raja menaklukkan dunia dengan pedang .
Sebagian cukup hanya dengan meninggalkan jejak pedang nya.
Nama Prabu Munding Jayananta mencuat melebihi puncak gunung.
Di jaman para raja berkuasa,nama itu membuat darah bergejolak.
Para raja datang ke hadapan nya , ada yang menantang banyak pula yang memohon perlindungan.
Jejak Sang Raja adalah kisah tentang penaklukkan dengan sedikit perang, bagaimana kekuatan di tangan orang yang tepat membawa keberkahan.
Kekuatan yang menjadi legenda tanpa diminta. sebab Legenda itu adalah keyakinan...
Jejak sang raja juga seri ke tiga, lanjutan dari 2 kisah sebelumnya ;

Tahta berdarah sang pangeran

Pendekar mesum berambut perak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lintang88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan yang telah hancur

Wajah tampan sang prabu yang biasanya selalu tersenyum ramah sekarang begitu dingin,tanpa ekspresi.

Sorot matanya tajam, menembus jantung seperti pedang.

Candra Naya dan murid murid nya bagai sebarisan patung

baru di bicarakan orang nya sudah datang bagaimana bisa lari??

...suara tercekik terdengar dari mulut salah seorang dari mereka ..

"di...a...bisa membelah ruang..??"

" di .a.a...ada di alam apa??"

" Setidaknya dia ada di alam raja kan??tamat..tamat sudah...!"

Kesombongan orang orang ini seketika runtuh, Candra Naya jatuh berlutut...

" ampuni kami Gusti prabu.."

anak murid nya bersujud , sudah tidak peduli lagi dengan harga diri ..

harga diri?? Di saat seperti ini..??

Cih...apa itu masih penting??..batin mereka.

 bukan sekedar bersujud...mereka juga membentur benturkan jidat nya ke bumi

Sambil bersujud .Candra Naya berkata .

" hamba yang tua terima salah, hukum saja hamba , jangan libatkan mereka.."

prabu munding menatap wajah Candra, yang ditatap menundukkan kepala, dengan suara dingin sang prabu berkata..

" Kamu tau apa salah mu?

" Hamba telah berlaku lancang ..hamba merendah kan martabat Gusti prabu..."

" ohhh tau salah ..lalu apakah kamu tahu apa hukuman nya pak tua..?"

Candra Naya terdiam, begitu juga yang lain,mereka tau apa hukuman nya tapi takut untuk mengatakan nya..

" kamu...kamu..jangan kelewatan menekan, bukankah kami sudah minta ampun..!!"

citra laya berteriak nyaring ,tapi suaranya bergetar, bahkan dua mata indah nya berkaca kaca .

" ohhh...aku kelewatan , baik .jika kalian pikir aku kelewatan aku beri kelonggaran,

kita bertanding lagi...

ayoo .aku baru melukai 4 orang kan ..? Berarti masih ada 8...kalian boleh maju bersama..!!

Citra laya berdiri...Candra Naya segera menarik nya untuk berlutut kembali..

"aiss...citra ..sudah sudah...diam saja..jangan memperkeruh suasana...!!"

" ampun Gusti prabu..nyawa orang tua ini memang tidak ada harganya...hanya saja ..

" tambah nyawaku...dan negri Martapura..!! citra laya berteriak lagi sebelum Candra Naya menyelesaikan bicara nya

" aduh ..kamu itu siapa?? Martapura itu apa? tanpa kamu beri, asal aku mau, Martapura juga bisa aku ambil...

Rakyat Martapura pasti tidak akan keberatan kok..bukankah begitu uwak guru...??"

" benar Gusti prabu..."

Prabu munding melanjutkan perkataannya

" sudahlah..."ayoo bangun, aku beri kesempatan untuk kalian mati terhormat..!"

" ampun...ampun Gusti prabu..tidak berani...kami menyerah..tidak mau bertanding ."

8 orang yang belum terluka sama berteriak...

 memang masih ada dua tetua,dan 6 orang murid inti, tapi bisa apa?? ketua nya saja tak berdaya..

("Buset di ajak bertanding sampai mati.. bukankah sudah jelas yang bakal mati siapa??) batin mereka.

Candra Naya buru buru bicara sebelum Citra laya berbuat ulah lagi .

 "Jika memang Gusti prabu inginkan nyawa kami semua, kami bisa apa selain pasrah menerima hukuman..

..kami tidak akan melawan .. silahkan hukum kami..

" Tapi hamba mohon berikan hamba kesempatan untuk menjelaskan alasan kami berbuat begini..

" ohh ada alasan??. baik aku beri kesempatan... semoga alasan mu masuk akal

" terimakasih Gusti prabu

"Hamba sengaja'melakukan ini ,hamba ingin melihat kekuatan Gusti prabu..

Maaf Gusti prabu..

Saya bersama jaya laya mendirikan kerajaan Martapura dengan harapan negri yang kami dirikan dapat berjaya.

Harapan itu sepertinya hanya akan menjadi angan belaka,

Sekarang Martapura hanya menyisakan dua orang tua bangka dan seorang perempuan yang masih lemah.

Setibanya disini,hamba banyak mendengar tentang kebesaran Gusti prabu ,

terus terang hamba penasaran...ada setitik harapan tapi lebih banyak keraguan,

Citra laya dan saya tidak tau apa apa soal pemerintahan

Martapura tergantung pada mpu Gambir Anom seorang...

Saya takut negri ini hancur .

Jika negri ini harus berlindung dari kehancuran, bukankah negri ini harus bergantung pada negri yang kuat..sosok yang kuat ??

maka dari itu hamba mengambil resiko dengan mencoba mengukur kekuatan Gusti prabu...

Bukan apa apa..hamba kenal orang yang telah menghancurkan Martapura ini Gusti prabu.

hamba tau betapa licik nya orang ini..dia pasti masih menunggu untuk menyerang Martapura kembali.

 hamba terima salah ..telah kelewatan hamba siap menerima hukuman...

hanya saja hamba mohon kemurahan hati Gusti prabu...

lepaskan murid murid hamba, mereka hanya menuruti perintah....hamba mohon..."

Candra Naya bersujud... murid murid nya berlutut..

Semua sudah di katakan tinggal menunggu apa keputusan sang raja

  mereka tau di negri manapun penghinaan terhadap seorang raja,hukuman mati adalah yang teringan.

"..ya sudahlah kalau harus mati..ya mati saja.."begitu pikir mereka semua.

" pak tua .kamu bilang kamu tau orang yang menghancurkan Martapura??"

Suara sang prabu terdengar,namun bukan itu yang mereka ingin dengar..

Iya Gusti prabu...sangat tau..

" dia bernama basura, pengkhianat sekte kami, ..!!"

" sudah tau orang nya ..kenapa tidak kamu tangkap?

" kami telah memburu nya sayang belum berhasil...

kami hanya bisa menghancurkan sekte nya saja ."

" andai dia datang ke Martapura lagi..kamu yakin bisa mengatasinya??"

" yakin... sangat yakin..!, bahkan jika di ijinkan, kami akan terus memburu orang ini..!!

" ohhh kalau begitu sudah beres dong uwak guru.."

"Martapura sudah ada pewaris dan penjaga nya

" kamu, pak tua . tidak perlu kembali ke sekte mu..jaga saja negri Martapura yang telah susah payah kamu bangun ini ..

" sudah..begitu saja .uwak guru..aku pamit..."

" terimakasih Gusti prabu... selamat jalan.."

Candra Naya dan murid nya masih berlutut,ketika prabu munding telah melangkah pergi

Lama mereka dalam ke adaan seperti itu,mereka masih berlutut seolah olah prabu munding masih ada ,

mereka hanya menunggu perkataan sang prabu tentang nasib mereka.

Akhirnya mpu Gambir Anom tak sabar,

" ahem....paman guru, nyi mas ...mau sampai kapan kalian berlutut? Ini sudah sore loh..!"

orang orang sekte puncak dewa tersadar..

" murid Anom...kemana Gusti prabu.. bagaimana nasib kami .??"

" ahemm... Gusti prabu sudah kembali, nasib kalian ?? dewa maut enggan mengambil nyawa busuk kalian..

ayo bangun... istirahat di dalam...!!

" ahhh...kita tidak jadi mati..!! "

" Gusti prabu mengampuni kita..!!"

" horeee..kita selamat..!!

" terimakasih Gusti prabu... kemurahan hati Gusti prabu akan kami ingat selamanya.."

teriak mereka sambil kembali bersujud

**

Malam hari

 Istana Martapura ceria, orang orang sekte kembali berkumpul di halaman ,mereka terbiasa hidup di gunung salju, dataran rendah Martapura agak membuat sumpek..

Wajah mereka segar.. senang bukan kepalang..lolos dari kematian.

" tetua mayesh, tetua askan dan tetua Sapta..kalian bertiga sekarang bertanggung jawab atas sekte puncak dewa

"ini token nya.." Candra Naya menyerah kan token itu ke tangan tetua Mayesh, lalu melanjutkan perkataannya

"aku tidak bisa kembali ke Sekte..

kalian tadi dengar sendiri prabu munding meminta ku bertanggung jawab atas Martapura..

Tinggallah disini untuk beberapa hari lagi terserah kalian kapan kalian mau pulang'.

" ketua...!!"

mereka berlutut...

aish...jangan berlebihan...bangunlah .kalian kan bisa kapan saja datang kesini.. kenapa sedih begitu sih .lebay ah.."

" bukan soal itu ketua... tapi..."

" maaf ketua..aku tidak mau pulang aku mau tetap disini..mayesh berkata..

" kami juga .

" sama aku juga .."

" hei..hei..apa apaan ini..kenapa tidak ada yang mau pulang'!! Terus sekte bagaimana?latihan kalian bagaimana??

" Sekte?? Latihan??

maaf ketua .. bolehkah aku berterus terang??

silahkan ...!

"begini ketua...

Di dunia kita, Semua berlatih mencari tempat dengan energi spiritual berlimpah,

Untuk naik tingkat, satu tingkat tan kecil saja sulit nya bukan kepalang

tidak cukup dengan hanya berlatih keras,kita masih harus dibantu dengan menyerap esensi dari batu spiritual dan pil.

 batu spritual susah di cari begitu juga bahan bahan untuk membuat pil..selain itu harga nya sangat mahal..

Hari ini kami melihat dunia disini.

.tidak ada energi spiritual,tidak ada batu spiritual kami juga yakin di sini tidak ada bahan pil berusia ratusan tahun .

Tapi mereka tetap bisa berlatih, kekuatan mereka aku yakin tidak lemah

 jangan lihat prabu munding deh lihat saja mpu Gambir Anom,ilmu lari nya saja kita tak bisa menandingi nya..

"Dunia kita terlalu ribet ketua .jalan menjadi kuat terlalu mahal..."

Jadi ketua..mohon maaf

Sejak hari ini , dunia kami sudah hancur .jalan kami sudah rusak, keyakinan kami sudah hilang...

kami tidak mungkin bisa berlatih lagi di jalan yang dulu..

kami ingin berlatih dari awal dengan keyakinan baru ...kami semua ingin menetap di negri ini ketua..!

Candra Naya terdiam, dalam hatinya dia sangat setuju dengan pemikiran itu, akhirnya dia pun berkata..

" pemikiran yang bagus....pintar ...sangat pintar ...aku setuju...

baiklah...kita semua tinggal disini..!

" horeee.... terimakasih ketua .!"

tapi...tetap harus ada yang pulang...sekte puncak dewa tetap harus ada pemimpin nya..

" ah..soal itu mudah ketua, bukankah masih ada dua tetua ...biarkan mereka saja..toh mereka tidak tahu apa yang kita alami..

" ohhh begitu juga bisa...lalu token ini siapa yang akan mengantarkan nya..??"

" Kansa...!!"

semua orang berteriak menyebut nama Kansa..

" waduh... kalian curang...!! kenapa harus aku?

"Hahaha....

1
anggita
top lah... 👍
Lintang88: terimakasih suhu..🙏
total 1 replies
anggita
saran saja, tiap awal paragraf/alinea sebaiknya pakai huruf besar🙏
Lintang88: hatur nuhun saran nya..🙏
total 1 replies
Batsa Pamungkas Surya
lanjutkan👍💪🙏
Batsa Pamungkas Surya
lnjiuuut
Lintang88: 👍 siappp..
total 1 replies
Batsa Pamungkas Surya
siapakah yg akan menyelesaikan kekacauan ini..?
nantikan kisah selanjutnya pd episode yg akan datang
SAMPAI JUMPA.....
Lintang88: 😄😄..sabar ya .👍
total 1 replies
Rhaka Kelana
nah gitu dong jadi pemimpin harus tegas, berwibawa dan bijaksana jangan lembek serta mudah terpengaruh 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!