NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Ayah Temanku

Obsesi Gila Ayah Temanku

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Duda / CEO / Ibu Pengganti / Cinta Paksa / Beda Usia
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: patrickgansuwu

"Kamu itu milik saya, seluruh tubuh kamu juga milik saya! Hanya saya yang boleh menikmatinya."
~ Vicky Salvino

•••
Azila Anastasya, sosok gadis cantik berusia muda itu harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya merupakan incaran dari sosok lelaki yang tak lain adalah ayah sahabat dekatnya sendiri. Azila tentu tak percaya, kehadirannya ke rumah sahabatnya justru menjadi awal mula malapetaka ini terjadi.

Vicky Salvino, duda tampan kaya raya yang telah bertahun-tahun ditinggal sang istri itu sudah lama tak merasakan kenikmatan duniawi. Sebab itulah Vicky mengincar Azila, teman dari anaknya. Sejak lama Vicky mengagumi gadis itu, bahkan ia bertekad memiliki Azila seutuhnya.

Mampukah Vicky mewujudkan keinginannya?
Atau justru Azila dapat kabur dari kejaran lelaki itu?
Baca yuk kelanjutan kisah mereka disini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17. Harus kembali

Lima tahun kemudian....

Tak terasa, lima tahun sudah Azila berada di luar negeri untuk menjalani kuliahnya. Dan kini, tepat saatnya bagi Azila untuk kembali ke negara asalnya setelah ia menyelesaikan pendidikannya itu. Ya Azila kini telah lulus dan menjadi sarjana, namun ia tak bisa terus berada disana karena ia harus kembali ke Indonesia dan bekerja disana.

Ia tampak menyiapkan segala keperluan yang akan ia bawa nantinya, saat ini ia masih berada di apartemen miliknya dan tengah membereskan barang-barang itu ke dalam koper. Ia tersenyum menatap foto dirinya di meja saat sedang wisuda kemarin, tampak juga mamanya turut hadir disana menemani Azila di hari bahagianya itu.

"Mama, aku senang banget bisa foto sama mama di waktu wisuda kemarin. Ya walau ini semua cuma editan, tapi aku tetap senang kok!" ujarnya seraya mengusap bingkai itu.

Azila menempelkan bingkai foto itu ke dadanya, lalu memejamkan mata dan membayangkan pelukan dari mamanya. Ia masih bisa merasakan kehangatan itu, meski saat ini mamanya sudah tidak ada lagi di sampingnya.

"Hari ini aku mau balik ke Indonesia, ma. Doain ya, semoga aku bisa sukses dan bikin mama bangga di atas sana!" ucapnya.

TOK TOK TOK...

Tiba-tiba saja, ada seseorang yang datang mengetuk pintu apartemennya dari luar. Sontak Azila membuka matanya, dengan cepat ia menyeka air mata di wajahnya dan meletakkan bingkai foto itu kembali. Lalu, ia pun bangkit untuk mencari tahu siapa yang datang kesana.

Ceklek

"Halo Azila! Selamat pagi!" begitu pintu dibuka, seorang pria langsung menyapanya dengan ramah dan tersenyum ceria.

Azila pun membalas senyumnya, ia tentu mengenali siapa pria itu. Selama ia kuliah disana, dialah yang selalu menemani dan juga membantunya. Ya namanya adalah Max, pria keturunan berambut pirang itu merupakan salah satu teman akrabnya.

"Halo Max! Kamu kok udah datang aja? Aku kan berangkatnya masih beberapa jam lagi," ucap Azila.

"Ahaha, gapapa zila. Kita kan bisa jalan-jalan dulu sebentar, sebelum meninggalkan kota cantik ini. Kamu pasti belum makan kan?" ucap Max.

"Belum." Azila menjawab dengan lirih.

Max reflek mengernyitkan dahinya, "Loh kamu kenapa Azila? Kok kayak abis nangis sih? Sedih ya mau pergi dari negara ini? Tenang aja kali, next time kan kita bisa datang lagi kesini kalau kamu mau!" ujarnya.

"Eh a-aku gak nangis kok, ini tadi aku kelilipan pas lagi beres-beres. Yaudah, kamu masuk dulu yuk! Aku soalnya belum selesai rapihin barang-barang aku," ucap Azila.

Max mengangguk saja disertai sedikit senyuman, ia tak yakin dengan jawaban Azila barusan. Namun, biarlah saja nanti ia akan kembali menanyakan itu ketika mereka sudah berada di dalam. Lagipula, tak mungkin ia memaksa jika Azila tak mau bercerita.

"Yuk masuk!" Azila melebarkan pintu, mengajak rekan prianya itu masuk ke dalam unit apartemennya.

Keduanya melangkah ke dalam sana, Azila langsung mempersilahkan Max untuk duduk dan menawarkan minum padanya. Akan tetapi, Max menolaknya karena nanti mereka juga akan segera pergi.

"Yakin nih kamu gak mau minum dulu? Emang gak haus?" tanya Azila memastikan.

"Iya gausah repot-repot, ini kan hari terakhir kamu disini. Kasihan kalo kamu harus cuci gelas dulu nanti, jadi mending sekalian aja kita minum di luar!" jawab Max.

"Hm, benar juga. Yaudah, aku mau lanjut beres-beres dulu ya? Tunggu sebentar gapapa kan?" ucap Azila.

"It's okay, santai aja."

Azila berbalik badan, lalu menuju kamarnya dan melanjutkan merapihkan barang-barang miliknya ke dalam koper.

Cekrek

"Ya mantap, bagus bagus! Okay, untuk hari ini selesai, terimakasih semuanya!"

Ceisya baru saja menyelesaikan sesi fotonya di studio dalam rangka mempromosikan model baju, ia pun merasa lega dan mengambil nafas panjangnya.

"Huft, akhirnya kelar juga hari ini. Capek banget sih!" keluhnya sembari mengipas-ngipas.

"Ahaha, ini belum seberapa cei. Nanti lu bisa lebih capek lagi dari ini, ya maklumlah resiko supaya nama lu bisa cepat naik!" seru Rendra—kameramen.

"Hm, bener sih lu. Tapi thanks ya buat hari ini, gue mau langsung cabut deh!" ucap Ceisya.

"Oh okay, hati-hati lu!"

Setelah berpamitan pada seluruh orang di studio itu, Ceisya pun berjalan menuju ruang ganti untuk menanggalkan pakaiannya dan membersihkan diri. Ya hari sudah mulai malam, tentu ia akan segera pulang dan beristirahat di rumah.

"Haaaahh, capek banget!" ia terduduk di depan cermin dan merapihkan dirinya.

"Ehem ehem, halo beb!" tiba-tiba, seorang pria datang menemuinya.

Ceisya terkejut dan segera menoleh, ia langsung tersenyum begitu sadar kekasihnya ada disana sambil membawakan bunga. Dengan cepat ia bangkit, lalu mendekati pria tampan itu.

"Eh sayang, hai! Kamu tumben banget datang kesini, biasanya juga aku yang nyamperin kamu duluan," ujar Ceisya.

"Haha, kali ini spesial dong sayang. Ini kan malam anniversary kita, jadi aku mau ajak kamu ke suatu tempat. Oh ya, aku juga beliin bunga khusus buat kamu!" ucap pria itu.

"Aww so sweet, makasih banyak ya sayang! Aku makin cinta deh sama kamu!" ucap Ceisya terharu.

"Iya sayang, aku juga cinta banget sama kamu. Yaudah, kamu buruan gih beres-beresnya! Malam ini kita senang-senang bareng, okay?" ucap pria itu.

"Okay!" Ceisya sangat gembira.

Malam ini ia akan pergi bersama Leon, kekasihnya yang juga merupakan seorang model papan tengah itu. Tentu saja Ceisya sangat tidak sabar, sebab cukup jarang mereka bisa memiliki waktu berdua seperti itu di tengah kesibukan mereka.

"Aku udah siap nih, yuk kita pergi!" ujar Ceisya yang telah mengganti pakaiannya.

"Eh tunggu tunggu, kayaknya ada yang kurang pas deh dari kamu." Leon langsung mendekat dan memegangi wajah gadis itu.

"Hm, apa sayang? Emangnya aku belum cantik ya?" tanya Ceisya penasaran.

Bukannya menjawab, Leon justru mengusap kening gadis itu dengan lembut dan menyibak rambutnya ke belakang. Tanpa diduga, selanjutnya Leon mendaratkan kecupan hangat disana. Cukup lama Leon menempelkan bibirnya di kening sang kekasih, sampai-sampai Ceisya dibuat tak berkutik saat ini.

"Nah udah, itu dia yang kurang sayang. Hari ini kan aku belum cium kamu, sekarang baru pas deh," ucap Leon setelah melepaskan bibirnya.

"Duh, kamu tuh romantis banget sih sayang! Aku kan jadi malu tau," ucap Ceisya tersipu.

Leon kini merangkulnya, mendekap erat dan kembali mengecupi kening serta pipi gadis itu secara berulang. Ceisya amat senang diperlakukan seperti itu, apalagi sejak dulu ia memang kekurangan kasih sayang.

"Gausah malu, kamu itu cantik banget loh sayang. Aku beruntung bisa jadi pacar kamu," ucap Leon.

"Ah dasar gombal!" Ceisya mencibirnya.

"Bukan gombal sayang, ini aku serius loh. Kalau di dunia ini—"

"Ah udah udah, cukup ya sayang! Aku bosen dengar kata-kata itu, mending kita langsung pergi aja ya!" sela Ceisya.

"Hahaha, iya deh iya.." Leon tertawa dibuatnya, lalu melangkahkan kakinya sambil terus mendekap erat tubuh sang kekasih.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GUYS YA!!!...

1
sella surya amanda
lanjut
Bunda HB
Terlalu polos dan bodoh iku,otak pinter tpi cara pikir yg lain ziro.skrg ijasah asli gk bisa diambil.apa lgi bos nakal pandai mutar kata fitnah.masuk mulut srigala jatan syila
pat_pat: hhe kn dblg dia nak polos🥺
total 1 replies
Aqil Aqil
mnktkn om vikyx
sella surya amanda
lanjut
Aqil Aqil
sngt luar biasa
Aqil Aqil
wahh...slnjtx apkah yg trjdi,hnx outhor yg tau,lnjt ya kk outhor jngn lm2 upx.
Dewi hartika
wah terkejut nech, next thor..
Bunda HB
Lah dalah gk bisa keluar dri mulut harimau ini syila...
Erni Nofiyanti
masuk kandang buaya deh
Gabutz
kpn update thor?
pat_pat: nnti klo byk yg nnyain
total 1 replies
Widya Ayu Saputri
pingin tau reaksi si om waktu ketemu azila lagi
pat_pat: si omnya udh msk rsj
total 1 replies
sella surya amanda
lanjut
Gabutz
lanjut thor yang banyak
sella surya amanda
lanjut
Erni Nofiyanti
apa mamanya udh meninggal
pat_pat: sprtinya bgtu🥲
total 1 replies
Bandar Jayalampung
mudahan ceisa di tolongin
Bandar Jayalampung
bisa GK si Thor tiap hari klo up yg banyak ya 🙏
pat_pat: maaf kak, nnti aku usahakan up lg🙏soalnya lbh fokus ke pf sblh😁
total 1 replies
Erni Nofiyanti
mudah2an ngga ketemu dan amar jgn ngasih tau.biat tuh Vicky Ama cesiya mikir.
sella surya amanda
next
sella surya amanda
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!