NovelToon NovelToon
Hamil Anak Kakak Iparku

Hamil Anak Kakak Iparku

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / One Night Stand / Hamil di luar nikah
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mesya icha

Jamila Anata gadis sembilan belas tahun yang tiba-tiba hamil anak kakak Iparnya kejadian itu terjadi karena Kakak ipar Mila pulang kantor dalam keadaan Mabuk parah dan dia menganggap Jamila adalah sang istri

Bagaimana kejadian nya simak di novel terbaru ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mesya icha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan Dinda

Selama hampir sebulan ini Jovan bolak-balik menemui Bara. Ya sejak sebulan ini Jovan telah menemukan keberadaan Bara dan Mila. Jovan rutin Mengunjungi sang anak dan membawa beberapa mainan untuk Bara.

Tanpa Jovan ketahui jika Dinda sang istri mulai curiga karena kerap kali melihat bukti pembelian mainan anak laki-laki dan tentu itu bukan untuk Chira anaknya.

" Mas Jovan selalu beli mainan untuk anak laki-laki, siapa yang dia kasih mainan sebenarnya?? apa Mas Jovan menghianati aku ya?? Dinda mulai curiga dan ingin mencari tahu kemana sang suami setelah pulang kantor selama ini.

Dinda menelpon Jovan dan bertanya dimana suaminya itu sekarang. Jawaban Jovan di kantor padahal Dinda tau jika sekarang pria yang sudah menikahinya bertahun-tahun itu baru saja keluar perusahaan dan entah akan pergi kemana.

Mobil Jovan melaju santai menuju sebuah rumah minimalis namun lumayan mewah. Dinda tetap mengikuti mobil Jovan dari belakang.

Beruntung Dinda menggunakan taksi online sehingga suaminya tidak tau jika sedang di buntuti. Mobil Jovan berhenti di depan taman rumah minimalis itu dan seorang anak kecil laki-laki keluar sambil memeluk kaki Jovan.

Jovan memeluk anak laki-laki itu. " Bara" Panggil Jovan tersenyum. Bara sudah mulai membuka hati untuk sang Papa. Mila pun tidak bisa menolak lagi karena saat Bara sakit hanya nama Papa yang dia sebut sehingga Mila memutuskan berdamai, demi. Bara dia akan membiarkan Jovan bertemu anak mereka.

" Papa bawa mainan buat Bara, ucap Jovan lalu membuka pintu mobil samping nya dan mengeluarkan robot dan mobil-mobilan untuk Bara. Anak laki-laki itu sangat senang dan memeluk Jovan.

" Terima kasih Papa" Ucap Bara memeluk mainan nya. Jovan sangat bahagia kala Bara selalu memanggilnya Papa. Dia ingin memperbaiki semua nya, jika tidak bisa menikahi Mila dia tidak apa-apa asalkan Bara tetap memiliki figur seorang ayah.

Dinda terdiam kala mendengar suara Bara memanggil Papa kepada suaminya. Jantung Dinda bagaimana berhenti kala itu juga. " Mas Jovan kamu hianati aku mas!! Ucap Dinda sendu.

Dinda masih memperhatikan dari jauh hingga seorang yang selama ini dia rindukan keluar rumah dengan membawa kopi.

" Mila" ucap Dinda tersedak. Terlebih melihat anak laki-laki itu memanggil Mila Mama. Semakin hancur dan runtuh lah dunia Dinda.

Dinda menatap suami dan adiknya serta anak diantara mereka. Mereka bagaikan pasangan dan keluarga bahagia.

Kejam kalian, dinda menangis melihat suami dan adiknya. Dinda yang sudah tidak kuat menahan akhirnya keluar dari mobil dan berjalan ke arah suami dan adiknya.

" Maaf aku ganggu kalian" Ucap Dinda tiba-tiba membuat Jovan dan Mila terkejut bukan main.

Dinda, Kakak" Ucap kedua orang itu gagap. Dinda menatap sendu kedua orang itu lalu Jovan menarik dinda. Tak ingin salah paham akhirnya Mila pun mempersilahkan kakak nya duduk.

" Duduk dulu kak, ucap Mila. Dinda duduk lalu menatap Bara. " Anak ini kenapa mirip mas Jovan?? tanya Dinda.

Mila menatap Bara lalu Jovan. Bara " Kamu masuk dulu ya nak. Mama mau ngobrol sama Tante Dinda dulu, ucap Mila.

Bara mengangguk dan berjalan masuk dengan membawa mainan nya. " Jadi sejak kapan kamu bertemu Mila Mas?? dan sejak kapan kamu memiliki anak sama Mila?? tanya Dinda. Jovan terdiam begitu pula Mila.

Jovan memegang tangan Dinda. Mila menunduk sedih, apa yang dia takutkan sekarang sudah ada di depan mata.

" Jawabbbbbbbbbbbb aku" Teriak Dinda. Mila dan Jovan saling tatap. Enggak usah kalian tatap-tatapan, jawab pertanyaan aku Mas. Kalian udah mempermainkan aku!! teriak Dinda.

Jovan menggeleng pelan. " Dinda kamu jangan marah sama Mila, Dia enggak salah. SEMUA ini salah aku Din, aku yang bajingan. Aku brengsek., Dinda menatap tajam suaminya.

" Katakan semuanya Jovan, aku enggak mau di bohongin lagi sama kalian. Jovan akhirnya kembali mengatakan kebenarannya.

Malam kamu di Jepang tiga tahun lalu, aku mabuk dan di kasih obat perangsang Din, Aku pulang ke rumah dan setan menguasai aku. Aku memperkosa Mila, ucap Jovan.

Mila menangis tertunduk. Aku membuat Mila terhina dan brengsek nya aku malah tidak bertanggung jawab Din, aku meninggalkan dia begitu saja. Aku tidak tau jika hasil perbuatan aku malam itu Mila hamil anak ku

Mila selama ini pergi karena ingin menjauhi kita Din. Tolong jangan salahkan Mila, dia korban akulah bajingan.

Dinda menangis menatap Mila. Pantas adiknya selama ini menghilang. Kau bajingan Jovan, kau juga Mila jahat. Kenapa kamu tidak jujur sama kakak, Kamu harus menanggung malu sendirian

Mila menangis begitu pula dinda. " Maafkan aku kak, Aku sungguh tidak bermaksud melukai. Aku menghilang karena aku ingin kalian bahagia, Jika sekarang kehadiran ku dan Bara mengusik kakak, aku akan kembali pergi. Aku tidak ingin merusak kehidupan kalian. Aku tidak akan menuntut apapun kak, Bara tanggung jawab aku, dia hadir karena aku yang memutuskan nya.

Kak Dinda dan kak Jovan tidak perlu khawatir, mulai sekarang aku akan bawa Bara kembali pergi. Jovan menggeleng namun Mila udah memutuskan.

Dinda menatap keduanya penuh kecewa. Aku tidak ingin memiliki madu mas, aku tidak ingin rumah tangga kita hancur. Kita masih punya Chira, sekarang kamu pilih mas, Aku atau Mila.

Chira atau Bara?? Ucapan Dinda membuat Jovan terdiam.

Jawab aku mas!! Dinda kembali emosi.

Jovan bingung harus merespon bagaimana, dua anak itu sama-sama darah daging nya dan Dinda jelas istrinya.

" Kak, jangan minta kak Jovan memilih. Aku akan pergi, dan tidak akan pernah muncul di depan kalian. Kalian bisa bahagia seperti biasanya.

Bara tidak akan pernah mengusik kalian aku janji, selama aku hidup Bara akan jadi tanggung jawab aku sendiri.

Kalian pulang lah, aku mau istirahat, ucap Mila. Jovan menarik Dinda dan pamit pulang.

Setelah kepergian Jovan dan Dinda, Mila terdiam dan menangis sendiri. Sampai kapan dia harus hidup dengan ketidakadilan begini. Bara butuh kehidupan normal.

Rena yang melihat semua kejadian itu sangat sedih. Jadi sekarang Lu mau gimana Mil? tanya Rena.

Mila menatap halaman luas itu. " Gue akan pulang malam ini juga ke pekanbaru Ren, Gue akan bawa Bara dan mungkin kami tidak akan menginjakkan kaki di ibukota lagi" Ucap Mila.

Rena mengeluh namun juga memeluk Mila. Rena sangat tau bagaimana jadi Mila. Hidup Mila serba salah.

Baiklah, Gue akan carikan tiket untuk kalian malam ini, ucap Rena.

Mila mengangguk dan masuk ke rumah untuk membereskan pakaian nya dan Bara.

1
Siti Maryati
tuh sama" enak kan saling iklas jd semua bahagia
Aira Comel
terima kasih udah mampir kakak🙏
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa
Rumit juga y Kak ceritanya..kasihan Mila yg jadi korban..sabar & kuat y Mil..pasti kmu menemukan pria yg dapat menerima Bara..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!