Apa arti bertahan menurutmu?Lari dari luka dan segala problematika atau menetap hingga tak tahu kapan akhirnya.Pilihan itu sulit bukan?
Katanya takdir mempertemukan seseorang agar saling mengenal dan memahami.Entahlah, nyatanya benci dan cinta itu beda tipis.Samuel Prasaja, dipertemukan dengan gadis yang menurutnya unik,hingga dendam menghancurkan segalanya.Cinta itu datang tiba-tiba dan tanpa di minta.Tak bisa memilih kepada siapa hati kita berlabuh dan menetap.Semuanya terjadi begitu saja.Lantas bagaimana sifat CEO perusahaan ternama itu ketika perasaannya terombang-ambing oleh sebuah dendam.Hana yang merupakan putri dari mafia dan akankah dendam antara keluarga bisa terselesaikan dengan sebuah cinta tulus?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anisa mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 12
Malam ini Sam memutuskan untuk berangkat bersama sekretaris Elnan.sesuai janjinya tadi siang dia akan menghadiri undangan makan malam tuan Ragam.
"Sayang kenapa kau rapi sekali malam ini?"Hana bertanya pada Sam yang sangatlah rapi malam ini dia juga binggung kenapa Sam melewatkan makan malam itu tidak biasanya.
"Aku akan makan malam diluar,jangan menungguku aku pasti akan pulang larut nanti"Ucap Sam membuat hati Hana berdetak.Hana melihat kelembutan dimata Sam saat ini.
"Baiklah"Hana menatap punggung Sam yang kian lama kian menjauh.Sam berangkat dengan sekretaris Elnan mengunakan mobil yang berbeda.
Tuan aneh sekali tidak biasanya menyuruhku untuk membawa mobil sendiri apalagi dia ingin mengendari mobil sendirian -Elnan-
Sekretaris Elnan mengendarai mobil mengikuti mobil Sam yang berada di depannya.
Mobil tersebut masuk kedalam rumah yang cukup besar walaupun tidak sebesar mention Sam.keluarga Werder menyambut kedatangan tamunya dengan ramah.
"Terimakasih tuan sudah menerima undangan makan malam kecil ini"Ucap Ragam.
"Mari masuk!!"Istri Ragam menyuruh Sam dan sekretaris Elnan untuk masuk kedalam.
Mereka masuk kedalam rumah tersebut.Sam duduk dimeja makan diiringi sekretaris Elnan.
Terdengar suara langkah kaki wanita menuju kearah mereka.dia adalah putri Ragam Werder.seorang model terkenal asal Prancis.
"Permisi maaf menunggu"Ujar wanita itu duduk tepat dihadapan Sam.Wanita itu terus tersenyum melihat wajah Sam.
"Oh iya perkenalkan ini putri saya,namanya Violetta Werder"nyonya Werder memperkenalkan anaknya.
Sepertinya aku tidak asing dengan wajahnya, sudahlah aku tidak akan berpikir hal yang aneh aneh-Elnan-
Makan malam terasa sunyi disana hanya terdengar suara dentingan sendok masing masing orang. Saat semuanya sudah selesai dengan makanannya Violetta memanggil Sam.
"Maaf aku ingin bicara denganmu sebentar"Violetta ingin berbicara dengan Sam.
"Hem"Sam menjawab dengan deheman.
Sampailah dua orang itu dibalkon kamar Violetta.wanita itu memandang wajah Sam seolah merasakan rindu yang teramat berat.
"kau"Ucap wanita itu memeluk tubuh Sam.terdengar suara wanita itu terisak.
"Apakah kau yang bicarakan kemarin benar? katakanlah!!"Tanya Sam pada Violetta mengenai perkataannya kemarin.
"Iya aku hamil"jawabnya diiringi air mata yang menetes deras.
Apakah benar yang dikatakan wanita ini jika benar aku akan mendapatkan anak itu tapi jika dia berbohong aku tidak segan segan memberikannya penderitaan-Sam-
Flashback on
Beberapa bulan lalu saat Hana belum menetap di mention Sam.Sam sedang melakukan perjalanan bisnis di Prancis.saat itu Sam sedang mabuk berat dia bertemu dengan model wanita yang bernama Violetta.
"Kenapa kepalaku pusing"Sam merasakan kepalanya teramat pusing apalagi dia tidak bisa mengingat apa yang dia lakukan semalam.
"Kau sudah bangun"Ucap wanita dengan suara serak khas bangun tidur.
Sam baru menyadari bahwa mereka sama sama dalam keadaan telanjang.Sam meremas rambutnya kuat menyadari kebodohannya.
"Pargi kau"bentak Sam.
"Apa? seenaknya saja kau bilang pergi setelah kau mengambil keperawananku Ha"Bentak perempuan itu dia manangis terisak.
Cih merepotkan-Sam-
"Aku akan memberikanmu uang sebanyak apapun yang kau mau sekarang pergilah"nada bicara agak melembut membuat wanita itu berhenti menagis.
"aku tidak butuh uangmu!! simpanlah uangmu kembali"Ucapnya bergetar berderai air mata menetes deras dipipinya.
Wanita itu memunguti pakaiannya yang berserakan dilantai membawanya kekamar mandi.setelah selesai memakai pakaian wanita Keluar dari kamar hotel Sam tanpa membawa uang yang Sam berikan padanya.
Flashback off
"Katakan apakah kau benar benar mengandung anakku,jika kau membohongiku aku tidak akan segan segan menghancurkan hidupmu"Sam tidak percaya begitu saja dia ingin memastikan bahwa anak yang wanita ini kandung adalah anaknya.
Kau harus mendapatkan walaupun dengan sedikit kebohongan, bagaimana pun dia butuh bukti-Violetta-
"Jika kau tidak percaya maka besok aku akan membuktikannya,kita akan tes DNA"ujar wanita itu mantap walau ada keraguan dihatinya.
"Baiklah,aku akan pergi"Sam meninggalkan balkon kamar memutuskan untuk pulang.
Sam sudah merencanakan hal ini saat wanita yang bersamanya mengatakan kalau hamil anaknya oleh karena itu dia bertemu dengan Ragam Werder.
makasi tor semangat selalu y