Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.
Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.
Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana Menyingkirkan Xuan Hao
Shang Tai baru saja pergi setelah Xuan Hao menyelesaikan pembayaran, sekaligus memberikan bonus yang tidak main-main pada orang itu.
Sekarang Xuan Hao dihadapkan pada para budak yang berbasis rapi menunggu intrusi lanjutan darinya.
“Apa diantara kalian ada yang mengenaliku?” tanya Xuan Hao sembari membuka topeng perak yang semula menutupi bagian matanya.
Saat itu juga semua orang mengarahkan pandangan ke arah wajah Xuan Hao, tapi mereka saat itu juga bukannya mencoba mengenali Xuan Hao, melainkan mereka baik pria maupun wanita justru terpesona dengan wajah yang begitu tampan, tapi di lain sisi juga tampak cantik.
Semua dian, sampai akhirnya seorang wanita membuka suara, “Wajah Tuan Muda mengingatkan hamba pada sosok wanita yang dulu pernah menyelamatkan hamba. Dari yang hamba tau, wanita itu bernama Su Yulan, dan ia adalah pendekar hebat yang pada waktu itu berhasil mengalahkan belasan bandit gunung!”
Sret!!!
Pandangan Xuan Hao seketika tertuju ke arah wanita yang baru saja selesai bicara.
“Kamu mengenal Ibundaku?” tanya Xuan Hao, penasaran.
Wanita itu mengangguk kecil. “Tuan Muda, saya hanya sekedar mengenal nama, dan di hari saya bertemu dengannya, di hari itu juga saya berpisah dengannya, jadi hamba hanya sedikit tau tentang Nyonya Su,” ungkapnya.
Xuan Hao mengangguk kecil. “Ibunda sudah lama tiada, tepatnya sejak kelahiranku di dunia ini,” ucapnya.
Mendengar itu, wanita yang pernah diselamatkan Su Yulan merasakan kesedihan, tapi ia tetap tegar, membuat Xuan Hao puas melihat sosok yang masih bisa tegar di tengah kesedihan.
“Sepertinya kalian tidak ada yang mengenaliku, tapi aku yakin kalian pasti pernah mendengar siapa itu Xuan Hao, Pangeran buangan, Pangeran sampah, atau bahkan julukan Pangeran penuh kesialan!~”
Mendengar itu, semua orang saling lirik, dimana kenyataannya mereka memang tidak asing dengan nama Xuan Hao dan berbagai julukannya, tetapi mereka belum pernah melihat langsung seperti apa wujud asli Xuan Hao.
“Kalau kalian ingin tau wujud asli orang itu, kalian cukup melihat ke arahku, karena akulah Xuan Hao, sosok Pangeran yang sangat terkenal dengan keburukannya!” ucapnya, sama sekali tidak menutup-nutupi identitas buruk yang dimilikinya.
Mengetahui semua itu. Semua orang di tempat itu dibuat tercengang, tak menyangka kalau sosok yang terdengar begitu buruk, tapi begitu melihat sosok aslinya, segala keburukan seketika sirna dari pikiran mereka.
“Sebenarnya semua hal buruk itu memang nyata adanya, tapi bagiku semua itu hanyalah masa laluku, dan kini aku hadir sebagai sosok yang baru, dimana kalian semua harus tunduk dan setia padaku, dan kalau sampai ada pengkhianat diantara kalian, kematian adalah jalan keluar yang aku janjikan untuk pengkhianatan!”
Aura di sekeliling Xuan Hao seketika berubah menjadi mencekam, memberikan tekanan emosional pada semua orang, dimana mereka semua bisa merasakan aura sosok pemimpin yang luar biasa, dan di bawah kebesaran aura iti mereka harus tunduk dan patuh.
“Kami semua tunduk, patuh, dan setia pada Yang Mulia Pangeran Xuan Hao!” ucap semua orang sambil berlutut penuh rasa hormat.
Mendengar suara mereka, Xuan Hao tersenyum bangga dan juga puas, lalu saat mereka berlutut, cepat ia menyuruh mereka bangkit.
“Kedepannya jangan pernah berlutut padaku, tapi kalau kalian tetap ingin memberi hormat, cukup tundukkan kepala!” tegas Xuan Hao, dan semua orang patuh mengikuti aturannya.
Setelahnya ia menjelaskan tujuan membeli mereka semua, dimana ia ingin menjadikan mereka sebagai pasukannya, dan nantinya mereka akan ikut dengannya begitu menikah dengan putri Kekaisaran Yan Zhao.
Mendengar semua itu, satupun orang tidak ada yang keberatan, bahkan mereka menjadi sangat bersemangat menjalani pelatihan yang akan dilakukan sepanjang hari oleh Xuan Hao.
Selesai menyampaikan semua yang perlu disampaikan pada mereka semua. Xuan Hao mengatur orang-orang untuk mengurus dapur dan kandang kuda.
Ia juga mengatur siapa saja yang memiliki kemampuan mengolah keuangan rumah selama satu bulan ke depan.
Dalam waktu singkat seluruh urusan terselesaikan, termasuk urusan uang biaya hidup, dimana Xuan Hao menyerahkan dua keping emas untuk biaya hidup mereka semua selama satu minggu.
Saat tau dua keping emas adalah biaya hidup mereka selama satu minggu, jelas mereka terkejut karena satu keping emas saja cukup untuk biaya hidup mereka selama satu sampai dengan dua bulan ke depan, itu juga mereka sudah akan mendapat kehidupan yang sangat layak.
“Kalian harus membeli banyak hal termasuk pakaian dan keperluan harian lainnya, terutama kalian para wanita. Jadi, gunakan dua keping emas itu untuk memenuhi segala keperluan kalian, dan jika masih kurang, besok saat aku datang, aku akan memberikan uang tambahan!”
Xuan Hao sama sekali tidak pelit, apalagi setelah mendapat satu gunung koin emas warisan ibunya, yang mana jumlah itu bahkan lebih banyak dari seluruh harta milik Pangeran Xuan Lie.
***
Xuan Hao yang telah selesai dengan urusan di rumah pinggir ibukota, cepat ia kembali ke Paviliun Qingfeng, dan ia kembali sebelum datangnya malam.
Mei Yun dan Lan Xi menyambut kedatangannya, dimana Mei Yun menyampaikan pada Xuan Hao kalau belum lama ini Xuan Mingyu datang berkunjung, tapi begitu tau pemilik Paviliun tidak berada di tempat, orang itu langsung saja pergi, tapi sebelum benar-benar pergi, Xuan Mingyu sempat masuk melihat-lihat suasana di dalam Paviliun Qingfeng.
[Ding!]
[Tuan, orang itu menaruh sesuatu di bawah tempat tidur di kamar Tuan.]
[Benda itu tidak berbahaya, tapi bisa mendatangkan bahaya bagi Tuan dan seluruh penghuni Paviliun Qingfeng!]
[Sebentar lagi ada sekelompok orang yang datang untuk melakukan pemeriksaan. Tuan sebaiknya cepat membuang barang itu, atau paling tidak simpat di tempat yang tersembunyi, tempat dimana barang itu tidak bisa ditemukan oleh orang lain!]
Mendengar semua itu alarm bahaya langsung berbunyi, membuat Xuan Hao cepat pergi ke kamarnya.
Gerakannya sangat cepat membuat kedua pelayan kuat-kuat memegangi pakaian mereka, takutnya pakaian mereka terangkat ke udara dan menunjukkan pemandangan yang tidak semestinya terlihat.
Melihat arah kepergian Xuan Hao, cepat mereka menyusul, dan tidak lama kemudian mereka melihat sang Pangeran di dalam kamarnya, sedang merapikan tempat tidurnya sendiri, yang mana seingat keduanya, tempat itu tadi sudah mereka rapikan.
Baru juga mereka ingin bertanya kenapa Xuan Hao merapikan ulang tempat tidur. Gu Shan dengan napas terengah-engah datang menghadap ke Xuan Hao.
“Pangeran, di depan ada orang-orang dari Paviliun Zhenlong. Mereka datang untuk memeriksa Paviliun Qingfeng, dikarenakan hari ini di Paviliun Zhenlong telah kemasukan pencuri, dan banyak barang berharga hilang, termasuk sebuah Peta Pertahanan Ibukota milik Pangeran Xuan Lie.”
Dengan cepat Gu Shan menyelesaikan laporannya, membuat Xuan Hao tersenyum kecil, dan dengan sikap yang begitu tenang, ia mengajak mereka semua menemui orang-orang yang berasal dari Paviliun Zhenlong, tempat yang baru pagi tadi di datangi Xuan Hao demi menyelesaikan Misi Sistem.
‘Si Xuan Mingyu ini. Sepertinya dia ingin membuatku celaka dengan tuduhan palsu!’ batin Xuan Hao, dan untungnya ia memiliki Sistem yang telah menyelamatkannya dari rencana jahat Xuan Mingyu.