NovelToon NovelToon
Dahaga Sang Tuan

Dahaga Sang Tuan

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cerai / CEO / Duda / Pengasuh / Ibu susu / Tamat
Popularitas:13.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: your grace

Demi melunasi hutang keluarga, Amara (19) nekat merantau ke Jakarta dengan rahasia tubuh yang tak lazim: ia mampu menghasilkan ASI meski masih perawan. Keajaiban itu membawanya menjadi pengasuh bayi milik Arlan, pengusaha dingin yang dikhianati istrinya.

Saat bayi Arlan menolak segala jenis susu formula, hanya "anugerah" dari tubuh Amara yang mampu menenangkannya. Namun, rahasia itu terbongkar. Bukannya marah, Arlan justru terobsesi. Di balik pintu kamar yang tertutup, Arlan menyadari bahwa bukan hanya putranya yang haus akan kehangatan Amara—ia pun menginginkan "jatah" yang sama.

Antara pengabdian dan gairah terlarang, Amara terjebak dalam jerat cinta sang tuan yang posesif. Apakah ini jalan keluar bagi kemiskinannya, atau justru awal dari perbudakan nafsu yang manis?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon your grace, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Arlan tidak bisa lagi memfokuskan pikirannya pada grafik penjualan di layar proyektor. Pikirannya sudah dipenuhi oleh bayangan Amara. Dengan wajah dingin yang tak terbaca, ia berdiri dari kursi pimpinan, membuat seluruh peserta rapat terdiam seketika.

"Rapat dilanjutkan tanpa saya. Sekretaris, kirimkan notulensinya ke meja saya nanti sore," ucap Arlan tegas. Ia melangkah keluar tanpa menunggu jawaban.

Begitu sampai di ruang kerja pribadinya, Arlan segera mengunci pintu. Ia melepaskan jas mahalnya dan langsung melakukan panggilan video ke nomor Amara. Di kamar mansion, Amara tersentak saat ponselnya bergetar menampilkan panggilan dari Arlan. Dengan pakaian tidurnya yang tipis, ia mengangkat ponsel tersebut.

"Letakkan ponselnya di depan cermin, Amara," perintah Arlan dengan suara rendah dan serak.

Arlan menatap lekat-lekat sosok Amara di layar. Tatapannya penuh dengan dominasi dan keinginan yang kuat untuk memiliki wanita itu sepenuhnya.

"Lihat aku, Amara... lihat apa yang kau lakukan pada tuanmu," gumam Arlan, mengagumi kecantikan Amara yang tampak tersipu di seberang sana. "Sekarang, ikuti kata-kataku. Dekati cermin itu, dan biarkan aku melihat seberapa besar kau merindukanku."

Amara terisak kecil karena malu, namun ia menuruti perintah itu. Di bawah tatapan intens Arlan, atmosfer di antara mereka berdua mendadak terasa begitu panas dan menyesakkan, meski mereka terpisah jarak.

"Ya, begitu... tatap mataku, sayang. Biarkan aku mendengar suaramu," geram Arlan. Napas Arlan kian memburu seiring dengan ekspresi Amara yang mulai terbawa suasana keintiman yang intim di layar. "Bayangkan aku sedang bersamamu saat ini, Amara. Bayangkan kehadiranku di dekatmu."

Pemandangan Amara yang tampak begitu pasrah dan terengah-engah membuat pertahanan Arlan runtuh. Ketegangan di antara mereka berdua mencapai puncaknya seiring dengan detak jantung yang kian berpacu cepat.

"Amara... panggil namaku!" Arlan menggeram rendah, melepaskan seluruh ketegangan yang menumpuk di dadanya.

"T-Tuan Arlan... ahhh! Tuan!" seru Amara di seberang telepon, ikut larut dalam gelombang emosi yang membuncah.

Arlan bersandar di kursinya dengan napas memburu, mencoba menenangkan debaran dadanya yang bergemuruh. "Jangan ganti pakaian itu, Amara. Aku akan segera pulang malam ini."

***

Sore itu, suasana di kamar bayi nampak tenang. Amara sedang berjalan mondar-mandir menenangkan Kenzo yang sedang rewel. Di balik daster tipisnya yang setengah terbuka, Kenzo sedang menyusu dengan tenang di pelukan Amara.

Pintu kamar terbuka. Arlan masuk tanpa suara. Ia terpaku di ambang pintu, matanya menggelap melihat pesona Amara yang begitu anggun sekaligus sensual sebagai seorang ibu. Tanpa peringatan, Arlan melangkah mendekat dan mendekap tubuh Amara dari belakang.

"Teruslah berjalan, Amara. Jangan berhenti menimang putraku," bisik Arlan serak sembari memberikan kecupan hangat di leher Amara.

Arlan menyusupkan tangan besarnya ke pinggang Amara, menarik tubuh wanita itu agar semakin merapat pada dada bidangnya.

"T-tuan... jangan... Kenzo sedang menyusu..." rintih Amara lemah, mencoba bertahan di antara tanggung jawab dan debaran instan yang menyerangnya.

"Biarkan dia menikmati waktunya, dan biarkan aku menikmati waktuku bersamamu," gumam Arlan. Jemari Arlan mulai bergerak lembut di balik pakaian Amara, memberikan sentuhan-sentuhan intim yang membakar gairah tersembunyi wanita itu.

Sedikit sentuhan dan kecupan dari Arlan membuat tubuh Amara gemetar. Sensasi ketenangan bayinya di dekapan depan, berpadu dengan sentuhan menuntut dari sang tuan di bagian belakang, menciptakan badai emosi yang luar biasa. Ia harus menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara yang bisa mengganggu ketenangan bayi mereka.

"Kau sangat hebat, Amara... menjaga putraku sekaligus memikat ayahnya secara bersamaan," bisik Arlan dengan seringai penuh kepuasan.

1
Rahma diana
namanya jg crt
Niluhminia Wati
dari awal saja kalian pindah, ibunya arlan gk bisa memperbudak amara
Niluhminia Wati
Moga saja arlan melihat cctv di ruang tengah rumahnya dan amara kalau ibunya membuat istrinya amara biar mentalnya hancur, moga dapat karma Sofia
Niluhminia Wati
Moga ada yang beritahu arlan kalau ibunya sofia memperlakukan istrinya dengan mempermalukan amara di depan umum🥺🥺🥺
Niluhminia Wati
kapan Amara mengandung keturunan aditama ya
Jamayah Tambi
orang lain hamil juga tak ada la dikontrol sangat kayak gitu.Orang di desa siap pergi ke sawah angkat padi,jerami,menugal kandungan merekacelok2 saja.Anak yg lahir sihat walafiat.Ibu pun sihat.Tak ada yg bentan.
Niluhminia Wati
moga saja amara jadi nyonya muda yang baik hati dan mau membantu rakyat kelas bawah
Niluhminia Wati
Hukum saja ibumu itu arlan, ibumu memisahkan kenzo dari amara
Niluhminia Wati
Moga saja nyonya besar aditama gk bisa menyingkirkan amara, karena amara tahu2 niat licik sofia
Niluhminia Wati
moga saja benar pikiran amara tentang ibu arlan
Niluhminia Wati
Bagus arlan kamu lindungi amara dan bayi kamu
Masliah Masliah
tolol najis
wikha Sandra
sumpah baru kali ini baca cerita yg dpn pemeran prianya stegas ini.tahu mana yg salah mna yg benar.gk meye meye.good gob thoor,aku padamu 💪💪💪💪
Aman Ijan
cerita bagus 👍👍👍
Niluhminia Wati
arlan tergila-gila sama amara yang baru 19 tahun
Jamayah Tambi
Kenapa nak duduk serumah lagi.Banysk duit dan kaya raya kan.Bawa usteri dan anakmu mandiri.
Niluhminia Wati
dh digempur di pesawat sekarang gk punya hati buat amara susah jalan
Niluhminia Wati
jangan sampai hamil amara arlan, karena amara masih panjang masa depannya
Niluhminia Wati
benar-benar arlan yang salah malah buat amara hancur hatinya/Sob//Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Kenapa masih tinggal srbumbung dgn keluarga Arlan.Kau byk uang sediakan rumah lain ep sedehana utk mereka.Tinggal ramau2 serumah ada byk masalah.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!